Malam Puncak Kemerdekaan di Balongbendo, Tiga Singa Reog Ponorogo Pukau Ratusan Warga
- account_circle Ruang Nurudin
- calendar_month 5 jam yang lalu
- print Cetak

Atraksi tiga Singa Reog Ponorogo sukses memukau ratusan warga Sidoarjo dalam penutupan HUT ke-81 RI di Balongbendo. (Din)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sidoarjo, Ruang.co.id – Spektakuler! Tiga Singa Reog Ponorogo Suro Bekti Budoyo menjadi maskot penutupan LIGA JAWARA dan Gowes Onthel Merah Putih,v di HUT ke-81 RI di Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo, Minggu (30/8/2026) vmalam.
Atraksi budaya itu, membius pertunjukan di halaman kantor BAAM Entertainment, di Dusun Kendal, Desa Bakung Pringgondani. Ratusan warga bergeming menikmati warisan Nusantara yang lama mendunia tersebut.
Pergelaran akbar ini, menyemarakkan malam penutupan Liga Jawara. Rangkaian acara meliputi gowes onthel meriah, sepak bola jalanan, hingga pemutaran video mapping kreatif dan film Kemerdekaan.
“Ekonomi kreatif harus menjadi kekuatan. Kita punya ide, talenta, dan budaya,” ujar Billy Arizona, owner BAAM Entertainment dalam sambutan acara penutupan itu.
“Ini bagian dari kemasan kolaborasi antara melestarikan budaya dengan kemajuan teknologi ekonomi kreatif dan inovasi digital murni karya masyarakat Sidoarjo. Ini sebagai bukti warga Sidoarjo bisa dan mampu berinovasi dan berkreasi tinggi,” ungkapnya.
Sementara, Ardi Anindita, Camat Balongbendo dalam sambutannya mengatakan, “Tanpa dukungan kita sendiri, budaya itu pasti akan hilang. Mari jaga warisan nenek moyang kita.”
Data Badan Pusat Statistik (BPS) Sidoarjo 2025 mencatat sektor ekonomi kreatif berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) daerah sebesar 7,2 persen.
Perhelatan ini sejalan dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan, yang mengamanatkan perlindungan, pengembangan, dan pemanfaatan objek pemajuan kebudayaan nasional.
Inovasi digital berupa video mapping perdana di Sidoarjo ini, memadukan teknologi modern dengan akar budaya lokal secara harmonis.
Pejabat yang hadir di acara penutupan tersebut, Kartini Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Kabupaten Sidoarjo, Camat Ardi Anindita, Kompol Sunari Kapolsek Kapten Inf. Hendro Sugiono, dr. Farida Anwari, Komisaris Anwar Medika Grup, Kades Sa’i, dan Billy Arizona owner Studio BAAM Entertainment PT. Arizona Kreativa Dansiwara.
Kapolsek Balongbendo, Kompol Sunari, mengatakan, acara ini merupakan kolaborasi kegiatan dalam memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-81.
“Reog Ponorogo dari Suro Bekti Budoyo merupakan pagelaran pelestarian budaya dan bagian dari kolaborasi kegiatan Gowes Onthel Merah Putih, Liga Jawara, dan karya film Kemerdekaan dari mas Billy BAAM Entertainment,” ujar Kompol Sunari.
“Kami, tiga pilar bersama pihak – pihak swasta terkait, menyemarakkan hari kemerdekaan, untuk warga Balongbendo. Semua warga yang datang terlihat senang dan terhibur,” pungkasnya.
Reog Ponorogo dan Kolaborasi lima pilar (Polsek, Koramil, Kecamatan, Anwar Medika Group, dan BAAM Entertainment), telah membuktikan bahwa pelestarian tradisi dan budaya mampu berjalan beriringan dengan dinamika era digital masa kini.
- Penulis: Ruang Nurudin

