Breaking News
light_mode
Selasa, 27 Oktober 2026
Beranda » Daerah » Pelatihan Wartawan PWDPI Sidoarjo: Perkuat Etika dan Pertajam Karya di Tantangan Era AI

Pelatihan Wartawan PWDPI Sidoarjo: Perkuat Etika dan Pertajam Karya di Tantangan Era AI

  • account_circle Ruang Nurudin
  • calendar_month Senin, 28 Jul 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Mojokerto, Ruang.co.id – Di tengah derasnya gelombang disrupsi digital dan ancaman kecerdasan buatan atau Artificial Inteligence (AI) terhadap profesi jurnalistik, Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (DPC PWDPI) Sidoarjo hadir dengan langkah progresif. Menyelenggarakan pelatihan jurnalistik berbasis etika dan perlindungan hukum, dan tantangan AI.

Selama dua hari, Sabtu–Minggu (26–27 Juli 2025), sebanyak 60 peserta dari 30 media mengikuti pelatihan intensif di Pondok Pesantren Penjaga Al-Qur’an Al Maghribi, Desa Jiu, Mojokerto.

Kegiatan ini tidak sekadar transfer ilmu, tetapi menjadi ruang reflektif sekaligus strategis untuk mengokohkan kembali marwah jurnalisme yang berintegritas.

Materi pertama langsung menggugah, yakni perlindungan hukum bagi wartawan. Praktisi hukum Supono, SH. mengingatkan pentingnya kesadaran legal dalam bekerja.

“Wartawan tidak hanya butuh pena, tapi juga tameng hukum. Pemahaman akan hak dan batas kewenangan mutlak diperlukan untuk menghindari kriminalisasi dan pelanggaran etik,” tegas Supono dalam forum terbuka yang dipandu Ketua DPC PWDPI, Agus Subakti, ST.

Sesi kedua tak kalah menginspirasi. Andre Yuris, Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Surabaya, mengajak peserta berpikir kritis tentang peran teknologi buatan dalam jurnalisme.

“AI boleh membantu, tapi nurani wartawan tak boleh digantikan,” tandasnya. Ia menegaskan bahwa akurasi dan keberpihakan pada kebenaran, merupakan pilar utama yang tak boleh digoyahkan oleh kemudahan teknologi, termasuk artifisial buatan atau aplikasi penunjang pencarian dan validasi data.

“Sebaiknya AI atau aplikasi – aplikasi digital, digunakan secara berlapis lapis, kalau bisa lebih dari tiga aplikasi, untuk pencarian dan pengecekan akurasi data, supaya berita wartawan tidak menyesatkan,” tandas Andre.

“Kalau wartawan hanya mengandalkan AI semata untuk mengerjakan berita, wajib hukumnya menyertakan berita ini dikerjakan oleh AI apa namanya. Tapi, karya itu bukan termasuk orisinilitas karya jurnalistik, yang sesuai dengan UU Pers, UU No. 40 tahun 1999,” tandas pungkas wartawan Tempo Biro Jatim.

Baca Juga  Meski Kalah 6-0, Surabaya dan Jepang Cetak “Gol Emas” Diplomasi Budaya dan Tenaga Kerja

Malam hari menjadi momen spiritual yang menyentuh. KH. Rakay Muhammad, ulama karismatik sekaligus mentor profesional, mengingatkan bahwa jurnalisme bukan hanya profesi, tapi juga jalan juang.

“Jurnalisme adalah jalan juang, bukan jalan pintas. Wartawan harus punya hati, bukan sekadar insting memburu sensasi,” ucap Kyai Rakay, disambut tepuk tangan peserta.

Kyai pengasuh ponpes ini juga memberikan gerakan senam otak dan hati dan diikuti semua peserta, untuk menjaga kejernihan batin para jurnalis.

Pembekalan dan pelatihan hari kedua, diisi praktik fotografi jurnalistik bersama Mamuk Ismuntoro, yang dipandu Nurudin jurnalis Ruang co.id.

Pelatihan fotojurnalistik ini, para peserta langsung mempraktikkan hunting foto on the spot di lokasi pelatihan, dan langsung dilakukan previw untuk evaluasi karya fotonya.

“Sebagian besar peserta sudah memahami pelatihan fotojurnalistik ini. Yang paling penting wajib diingat, ketepatan pencahayaan obyek foto yng disesuaikan dengan kondisi suasananya, komposisi penempatan subyek dan obyek fotonya yang pas di bingkai, dan momen yang termenarik dan sesuai dengan narasi beritanya,” pungkas Mamuk, sang kurator fotojurnalistik internasional ini.

Pemandu materi fotojurnalistik Nurudin merangkum, karya fotojurnalistik berkualitas untuk unggahan di media sibernya itu menghindari pose atau momen seremoni foto bersama, atau momen semacam foto e-KTP.

Namun menciptakan momen karya fotojurnalistik dengan news value yang termenarik yang bernilai tinggi dan berkorelasi dengan narasi beritanya.

“Mulai sekarang, teman – teman yang ikut pembekalan dn pelatihan ini, wajib hukumnya meninggalkan memotret foto bersama, tinggalkan memotret kayak e-KTP. Buatlah karya fotojurnalistik yang momennya eskpresi bernilai tinggi,”ujar Nurudin.

Pelatihan ditutup dengan semangat baru, di tengah derasnya arus hoaks dan tekanan ekonomi media.

Pelatihan ini menjadi suluh, menumbuhkan jurnalis profesional tangguh, cerdas, dan berjiwa merdeka.

Baca Juga  Tapaki 300 Anak Tangga, Hidden Gem Pantai Di Bali Wajib Dikunjungi!
  • Penulis: Ruang Nurudin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Petugas Kepolisian Melakukan Release

    Rebutan Lokasi Pencarian Kepiting, Jadi Motif Pelaku di Sukolilo Surabaya

    • calendar_month Senin, 25 Mar 2024
    • account_circle Ruang Arif
    • 0Komentar

    Ruang.co.id- Pelaku pembunuhan seorang pencarian kepiting di area tambak, Jalan Raya Sukolilo Kasih Surabaya, berhasil dibekuk jajaran Polrestabes Surabaya. sebelumnya, Korban berinisial MH (44) seorang penambak Surabaya ditemukan tewas dengan luka bacok pada Dada Kiri. Sementara pelaku, diketahui adalah teman kerja korban, SH (42) warga asal Jalan Kejawan Putih Tambak, Surabaya. Tak lama dalam pelarian, […]

  • Alex Martins mencetak Gol saat Persebaya menghadapi Garudayaksa FC

    Persebaya Gagal Menang, Bernardo Tavares Ungkap Kesalahan di Gol Garudayaksa

    • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
    • account_circle Ruang Wawan
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Persebaya harus berbagi poin dengan Garudayaksa FC setelah pertandingan pekan ketiga Super League 2026/2027 berakhir 1-1 di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (19/9). Sempat unggul melalui Alex Martins, Green Force kehilangan kemenangan setelah lawan mencetak gol balasan hanya beberapa menit kemudian. Hasil tersebut terasa kurang maksimal bagi Persebaya. Pasalnya, tim asuhan Bernardo Tavares […]

  • Asal-usul Olahraga Bulutangkis

    Asal-Usul Olahraga Bulutangkis dari Poona ke Olimpiade

    • calendar_month Minggu, 3 Nov 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Bulutangkis adalah olahraga raket yang populer, berasal dari permainan kuno seperti “battledore and shuttlecock” di Cina dan Inggris. Bentuk modern bulutangkis berkembang di India pada abad ke-19 dengan nama “Poona.” Permainan ini terkenal pertama ke Inggris oleh tentara pada tahun 1873 dan dinamai setelah Badminton House di Gloucestershire. Aturan resmi pertama kali […]

  • Penggusuran PKL Pepelegi

    Tolak Penggusuran Balai Besar Brantas, PKL Pepelegi Gelar Istighotsah untuk Menuntut Solusi yang Adil

    • calendar_month Selasa, 18 Feb 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Puluhan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di sepanjang tepi sungai Pepelegi, Kecamatan Waru, Sidoarjo, menggelar acara Istighotsah bersama pada Senin malam (17/2/2025). Acara ini merupakan bentuk protes terhadap upaya penggusuran yang dilakukan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas. Dalam doa bersama tersebut, mereka berharap agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo dapat […]

  • Teknologi Canggih UNU-Water Permudah Air Bersih

    Teknologi Canggih UNU-Water Permudah Air Bersih, Kolaborasi CT ARSA dan Unusa

    • calendar_month Rabu, 27 Mar 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Lembaga Center For Environmental Health of Pesantren (CEHP) Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) dan Lembaga Amil Zakat, Infaq, Sedekah, dan Wakaf (ZISWAF) CT ARSA Foundation menandai langkah progresif dalam penyediaan akses air bersih. Melalui kerjasama ini, CEHP Unusa dan ZISWAF CT ARSA menghadirkan teknologi canggih dari UNU-Water […]

  • Jadwal Tayang Film Interstellar di Bioskop

    Jadawal Film Interstellar Tayang di Bioskop Surabaya, Saksikan Petualangan Luar Angkasa yang Spektakuler!

    • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Di tengah ancaman kepunahan umat manusia akibat bencana alam yang mengerikan, Interstellar hadir sebagai sebuah mahakarya fiksi ilmiah yang memukau. Film yang disutradarai oleh Christopher Nolan ini mengisahkan tentang perjalanan Cooper, seorang mantan pilot NASA yang kini beralih profesi menjadi petani, dalam upayanya menyelamatkan bumi. Bersama putrinya, Murph, Cooper menemukan petunjuk misterius yang […]

expand_less