Breaking News
light_mode
Sabtu, 12 September 2026
Beranda » Daerah » Tolak Penggusuran Balai Besar Brantas, PKL Pepelegi Gelar Istighotsah untuk Menuntut Solusi yang Adil

Tolak Penggusuran Balai Besar Brantas, PKL Pepelegi Gelar Istighotsah untuk Menuntut Solusi yang Adil

  • account_circle Ruang Nurudin
  • calendar_month Selasa, 18 Feb 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sidoarjo, Ruang.co.id – Puluhan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di sepanjang tepi sungai Pepelegi, Kecamatan Waru, Sidoarjo, menggelar acara Istighotsah bersama pada Senin malam (17/2/2025). Acara ini merupakan bentuk protes terhadap upaya penggusuran yang dilakukan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas. Dalam doa bersama tersebut, mereka berharap agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo dapat mempertimbangkan nasib mereka dan mencari solusi yang lebih baik.

Para PKL yang telah berjualan di kawasan tersebut selama lebih dari 30 tahun merasa tidak adil jika harus digusur begitu saja. Tito Pradopo, seorang tokoh warga yang turut hadir dalam acara Istighotsah, mengatakan bahwa selama ini hubungan mereka dengan Pemkab Sidoarjo, termasuk Satpol PP, sangat baik. Tito mengajak semua pihak untuk berdialog dan mencari solusi yang menguntungkan semua pihak.

“Kami mohon BBWS tidak serta-merta membenturkan pemangku kepentingan Sidoarjo dengan warga PKL. Ayo duduk bersama dan temukan solusi, jangan hanya sekadar memerintahkan penggusuran. Kami ingin para PKL ini bisa naik kelas menjadi bagian dari program UMKM Pemkab Sidoarjo,” ujar Tito, yang juga pernah menjabat sebagai anggota DPRD Sidoarjo.

Sebagian besar PKL di Pepelegi sudah berjualan di sana sejak tahun 1995 dan merasa bahwa keberadaan mereka tidak pernah mengganggu lingkungan. Bahkan, mereka secara aktif berpartisipasi dalam kegiatan bersih-bersih lingkungan. Buyung Ampera Daeng Siruah, Ketua Paguyuban PKL Pepelegi, menegaskan bahwa mereka tidak keberatan jika ada solusi untuk relokasi, namun penggusuran secara sepihak tanpa solusi jelas tidak dapat diterima.

“Surat yang diterima dari BBWS Brantas meminta kami untuk pindah secara mandiri, padahal kami sudah puluhan tahun menghidupi keluarga dari sini. Kami juga ikut membantu menjaga kebersihan sungai Pepelegi,” ungkap Buyung dengan penuh kekecewaan.

Baca Juga  Drama Politik Sidoarjo Bak “Krawang-Bekasi” Rakyat Hanya Jadi Penonton

Pihak BBWS Brantas sendiri menilai bahwa keberadaan PKL di sempadan sungai merupakan salah satu penyebab terhambatnya normalisasi sungai, yang menjadi penyebab banjir di kawasan tersebut. Namun, PKL dan warga setempat menanggapi hal tersebut dengan menyatakan bahwa selama ini tidak ada masalah banjir di sekitar lokasi mereka. Bahkan, banjir yang terjadi tahun ini juga melanda banyak wilayah lain di Sidoarjo, yang disebabkan oleh fenomena rob.

Normalisasi sungai menjadi salah satu solusi yang digalakkan pemerintah untuk mengatasi masalah banjir. Upaya ini bertujuan untuk memperbaiki aliran sungai, mengurangi sedimentasi, serta meningkatkan kualitas air. Namun, dalam pelaksanaannya, normalisasi sungai kerap menimbulkan konflik dengan warga yang tinggal di sepanjang bantaran sungai. Pendekatan yang kurang komunikatif antara pihak terkait dan warga menjadi salah satu faktor pemicu permasalahan tersebut.

Diharapkan bahwa pihak BBWS Brantas dan Pemkab Sidoarjo dapat lebih terbuka dalam berkomunikasi dengan warga dan pedagang kaki lima, serta mencari solusi yang lebih adil. Para PKL Pepelegi siap berdialog untuk mencari jalan tengah yang menguntungkan semua pihak, tanpa harus merugikan mata pencaharian mereka.

  • Penulis: Ruang Nurudin

Rekomendasi Untuk Anda

  • 61 Persen Dispensasi Nikah pijar jatim goes to campus

    61 Persen Dispensasi Nikah Menghindari Zina

    • calendar_month Selasa, 2 Jul 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Angka dispensasi nikah di Provinsi Jawa Timur masih menjadi pekerjaan rumah bagi BKKBN Provinsi Jawa Timur. Berdasarkan data Kependudukan 2023, tingginya angka pernikahan anak relevan dengan tingginya angka perceraian. Melihat hal itu, Kelompok Kerja Insan Jurnalistik keluarga berencana (Pijar) Jatim tergugah untuk meningkatkan kesadaran remaja melalui kegiatan Dialog Akademisi. Kepala Perwakilan BKKBN […]

  • Desak Basarnas Evakuasi 24 Jam

    Keluarga Korban Ponpes Al Khoziny Menyuarakan Hati ke Basarnas, Desak Evakuasi 24 Jam dan Minta Izin untuk Bantu Evakuasi

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Aktivitas evakuasi dan pencarian korban di hari ke empat, yang diduga masih ada korban yang tertimbun di reruntuhan material bangunan Musalah dan asrama putra Ponpes Al Khoziny, diwarnai permintaan dan desakan keluarga/ wali maupun kerabat santri korban. Mereka sekitar puluhan orang yang mewakili keluarga korban yang belum ditemukan, Kamis malam (2/10/2025) sekitar […]

  • Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor PKB

    Program Pemutihan PKB 2025 di Jatim, Simak Jadwalnya!

    • calendar_month Minggu, 13 Jul 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Kabar gembira bagi pemilik kendaraan bermotor warga Jawa Timur. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur kembali menggelar program Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di 2025 ini. Program ini menjadi kabar baik bagi para pemilik kendaraan yang menunggak pajak, karena memberikan berbagai keringanan dalam penyelesaian kewajiban membayar pajaknyal. Tak hanya membebaskan denda keterlambatan, pemutihan ini […]

  • Mulyadi-Ardika: Air, Pupuk Murah dan Distribusi Merata Jadi Kunci Majukan Pertanian Tabanan

    Mulyadi-Ardika: Air, Pupuk Murah dan Distribusi Merata Jadi Kunci Majukan Pertanian Tabanan

    • calendar_month Sabtu, 2 Nov 2024
    • account_circle Ruang Hadilies
    • 0Komentar

    Bali, Ruang.co.id– Pasangan calon bupati dan wakil bupati Tabanan nomor urut 1, I Nyoman Mulyadi dan I Nyoman Ardika (Mulyadi-Ardika),  berkomitmen kuat untuk mempertahankan sektor pertanian di Tabanan. Langkah ini penting untuk mencegah ancaman dicabutnya status Warisan Budaya Dunia (WBD) Jatiluwih oleh UNESCO akibat maraknya aktivitas pembangunan di kawasan catur angga. Dalam debat terbuka Pilkada […]

  • Drama Korea

    13 Rekomendasi Serial Drama Korea Terpopuler

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Drama Korea atau yang lebih dikenal dengan sebutan K-Drama telah menjadi salah satu hiburan favorit di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Menonton drama Korea bukan hanya sekadar mengikuti alur cerita yang menarik, tetapi juga merasakan berbagai emosi yang dihadirkan melalui kisah cinta, persahabatan, hingga perjuangan hidup yang penuh liku. Dari kisah romansa […]

  • Lawar Khas Bali

    Lawar Bali Simfoni Rasa dan Filosofi yang Menggetarkan Hati

    • calendar_month Kamis, 24 Apr 2025
    • account_circle Ruang Sely
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Di balik kelezatan Lawar Bali tersimpan kisah panjang tentang harmoni antara manusia, alam, dan sang pencipta. Kuliner ikonik ini bukan sekadar hidangan biasa, melainkan sebuah mahakarya yang lahir dari tradisi turun-temurun masyarakat Bali. Setiap suapannya seperti membawa kita menyusuri lorong waktu, menelusuri warisan kuliner yang telah mengakar sejak ratusan tahun silam. Rahasia di […]

expand_less