Breaking News
light_mode
Sabtu, 12 September 2026
Beranda » Peristiwa » Keluarga Korban Ponpes Al Khoziny Menyuarakan Hati ke Basarnas, Desak Evakuasi 24 Jam dan Minta Izin untuk Bantu Evakuasi

Keluarga Korban Ponpes Al Khoziny Menyuarakan Hati ke Basarnas, Desak Evakuasi 24 Jam dan Minta Izin untuk Bantu Evakuasi

  • account_circle Ruang Nurudin
  • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sidoarjo, Ruang.co.id – Aktivitas evakuasi dan pencarian korban di hari ke empat, yang diduga masih ada korban yang tertimbun di reruntuhan material bangunan Musalah dan asrama putra Ponpes Al Khoziny, diwarnai permintaan dan desakan keluarga/ wali maupun kerabat santri korban.

Mereka sekitar puluhan orang yang mewakili keluarga korban yang belum ditemukan, Kamis malam (2/10/2025) sekitar pukul 18.00 WIB mendatangi tenda posko BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah), sebagai tempat pusat informasi dan koordinasi pengendalian lapangan tragedi ambruknya bangunan Musalah dan asrama putra Ponpes Al Khoziny.

Kedatangan mereka menyuarakan isi hatinya disambut oleh Kolonel Emi Freezer sebagai Kasubdit RDPO dan KMM Direktorat Operasi Basarnas (sub-direktorat Pengarahan & Pengendalian Operasi Bencana dan Kondisi Membahayakan Manusia), dan Kolonel Nanang Sigit PH., S.IP., MM. (Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan/ Kakansar Basarnas Surabaya), dengan ramah dan tanpa emosional untuk berdialog.

Merek menanyakan keberadaan nasib korban santri yang belum ditemukan. Khusnul Khotimah asal Desa Sukolilo, Bangkalan Madura, mewakili keluarga dari dua adik sepupunya sebagai korban yang belum ditemukan, salah satunya bernama Achmad Alby Fahri (bin Moch Nawari.

Dan seorang kakak dari atas nama korban Syamsul Arifin bin Adnan Sholeh asal Desa Gelis, Kecamatan Konang, Kabupaten Bangkalan, Madura.

Dua nama tersebut, memang terdaftar resmi sebagai korban dalam pencarian, yang tercatat di data laman Tanggap Darurat Sidoarjo.

Baca Juga  Empat Santri Korban Reruntuhan Bangunan Al Khoziny Berhasil Dievakuasi, Dipastikan Satu Tewas

Sedangkan sepupu dari Khusnul Khotimah yang satunya lagi bernama Muhammad Zaky bilamana yang dimaksudkan atas nama korban M. Zaky Ibrahim (13), merupakan korban yang tercatat dalam data korban berhasil ditemukan dievakuasi, dan kini dirawat inap di RSUD RT. Notopuro Sidoarjo, dalam kondisi luka berat.

Puluhan korban yang mengajak dialog di posko Basarnas, meminta penjelasan dan merasa cukup kecewa dengan kinerja tim evakuasi dan pencarian korban di lokasi kejadian bangunan ambruk, yang dianggapnya lamban.

Sedangkan informasi yang mereka ketahui, bahwa mulai Kamis ini, resmi dinyatakan evakuasi menggunakan alat berat, karena tiga macam alat deteksi pencarian korban dan analisa tim assesmennya nihil, yang diduga dan dimungkinkan tidak ada lagi tanda – tanda korban hidup.

“Kami ingin mendapatkan kepastian informasi yang jelas untuk hari ini, apakah sudah ada korban lagi yang ditemukan? Kalau melihat kerjanya di lokasi bangunan runtuh memantau dari video (real time video) proses evakuasi di posko, yang kerja diatas reruntuhan kok tampak tiga sampai empat orang, terus tim evakuasi yang lainnya mana?,” tanya kecewa salah seorang perwakilan wali santri.

“Sejak diputuskan evakuasi pakai alat berat mulai hari ini, kami pasrah dan Ikhlas pak. Tapi kalau kerjanya lamban begini, kapan adik saya bisa ditemukan dan diselamatkan?. Kami sedih pak kalau sampai adik saya membusuk di reruntuhan bangunan itu pak, kalau itu korban adik bapak, gimana perasaan bapak kalau melihat evakuasi lamban gini?,” tanya lagi bernada kecewa.

Rasa kecewa mereka bertambah, ketika tim evakuasi material reruntuhan bangunan sejak sore sekitar pukul 17.00 WIB tadi tim Basarnas berhenti istirahat. Mereka berharap dan mendesak, evakuasi dilakukan 24 jam dan semua alat berat yang ada dioperasikan maksimal, agar terjadi percepatan temuan korban yang masih tersisa dalam pencarian.

Baca Juga  Doa dan Usaha Tak Henti untuk Santri di Reruntuhan Ponpes Al Khoziny

Sedangkan kedua kolonel dari tim Basarnas ini dengan sabar dan telah berupaya menjelaskan SOP pekerjaan evakuasi dan pencarian korban dengan sebaik – baiknya, menjawabnya tidak dengan memancing emosi dan keributan kepada perwakilan wali santri.

Sekalipun Kolonel Freezer secara panjang lebar dan mendetail menjelaskan tentang kondisi reruntuhan material bangunan dan bekerja evakuasi dengan kehati – hatian, agar tidak terjadi risiko tinggi yang dapat menimbulkan masalah dan korban baru.

Ini bagi Basarnas merupakan kewajibannya untuk menyamakan persepsi dari penjelasannya SOP dan mekanisme pelaksanaan evakuasinya dalam kondisi terbaru saat ini, terutama terhadap wali santri korban yang masih dalam pencarian.

“Kita ingin berhati – hati dalam mengevakuasi korban dalam keadaan utuh, entah terhadap korban yang mungkin masih bisa bertahan hidup maupun korban yang meninggal. Melihat kondisi reruntuhan dan struktur bangunan saat ini berisiko tinggi bisa menimbulkan korban lagi, kalau dilakukan rame – rame orang banyak yang rentan dengan keselamatan annya, dan berisiko tinggi terjadinya pergeseran atau pergerakan pada reruntuhan dan struktur bangunannya,” terang Kolonel Freezer.

Terkait permintaan dan desakan evakuasi bekerja selama 24 jam, terutama di malam hari, para wali korban mengaku dan menyatakan siap turun tangan membantu evakuasi rame – rame, bila permintaan izinnya disetujui oleh Basarnas.

Namun demikian, guna menjembatani untuk mendapatkan solusi yang terbaik atas permintaan izin dan desakan dari para wali santri, Kolonel Freezer meminta keinginannya para wali santri dituangkan dalam lembaran tertulis surat, untuk disampaikan kepada Kepala Basarnas.

Baca Juga  Duka Reruntuhan Al Khoziny, PKB Sidoarjo Galang Bantuan untuk Korban

Namun permintaan itu ditolak para wali santri, lantaran dianggap prosesnya masih lamban untuk mendapatkan jawaban dari pimpinan Basarnas.

“Kalau pakai surat khawatirnya prosesnya lama pak, ini kan kondisi darurat apalagi di lokasi korban dinyatakan zona hitam. Kami sudah ikhlas pak, tapi kami tidak mau anak kami membusuk di reruntuhan itu pak. Gimana kalau menghubungi pimpinan lewat video call?,” pinta gusar wali santri lainnya di kerumunan.

Kemudian, Kolonel Nanang mencoba membantu para wali santri yang kerumunannya makin bertambah banyak untuk mendesak Basarnas, lewat ponselnya Ia kemudian mencoba menelpon Wagub Emil Elestianto Dardak, untuk menyambungkan keinginan wali santri.

Dalam percakapan yang dengan menghidupkan pengeras suara ponsel, Wagub Emil akan menindaklanjuti keinginan wali santri, terutama terkait permintaan evakuasi 24 jam kerja tim Basarnas, akan disampaikan kepada Dandim dan Kapolresta Sidoarjo, sebagai pelaksana tugas di titik lokasi zoba reruntuhan bangunan.

Hingga berita ini diunggah, belum diketahui apakah disetujui atau tidak, terkait permintaan izin para wali santri siap untuk turun tangan ikut mengevakuasi korban di reruntuhan bangunan.

  • Penulis: Ruang Nurudin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Delta Tirta Umbulan

    Air Bersih Umbulan Perumda Delta Tirta Jadi Penopang Harapan di Tengah Duka Ponpes Al Khoziny

    • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Deru tangis keluarga korban dan luapan denting doa yang tak henti-henti terdengar di Desa Siwalanpanji, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo. Tragedi ambruknya bangunan empat lantai Musala dan asrama putra Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, meninggalkan duka mendalam bagi semua pihak. Peristiwa tragedi ini pun, sontak menghentak ke seluruh penjuru, tersiar kabar duka cita […]

  • Hari Lahir Pancasila

    Hari Lahir Pancasila, Wali Kota Eri Gelorakan Gempur Kejahatan Sentil Jukir Liar demi Surabaya Aman dan Guyub

    • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Taman Surya, jantung Pemerintahan Kota Surabaya, pagi ini bergema semangat kebangsaan. Dalam balutan upacara peringatan Hari Lahir Pancasila, Senin (2/6/2025), Wali Kota Eri Cahyadi menyerukan seruan tegas: “Gempur kejahatan dengan semangat Pancasila!”. Hari sakral ini bukan sekadar seremoni. Bagi Eri, ini momentum strategis untuk membumikan nilai-nilai luhur Pancasila ke dalam tindakan nyata, mulai […]

  • Ketua Fraksi Gerinda

    Ketua Fraksi Gerindra DPRD Jatim Gus Fawait Dukung Langsung Timnas U-19 di GBT

    • calendar_month Selasa, 30 Jul 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Ruang.co.id – Ketua Fraksi Gerindra DPRD Jawa Timur, Muhamad Fawait, menyambut antusias pertandingan final Piala AFF U-19 yang mempertemukan Timnas Indonesia. Final ASEAN Boys U-19 Championship 2024 ini memang menarik perhatian semua kalangan masyarakat Indonesia, mulai dari suporter dan warga biasa hingga pejabat teras di tingkat nasional, provinsi, maupun kota. Tak terkecuali […]

  • Penyerobotan tanah Program Prona Dusun Prijek

    Penyerobotan Pengurusan Sertifikat Tanah Masaal Prijek Lamongan Berujung Sengketa Hukum

    • calendar_month Minggu, 20 Okt 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 2Komentar

    Lamongan, Ruang.co.id – Baru – baru ini pengurusan SHM (Sertifikat Hak Milik) warga secara massal dalam program Prona di Dusun Prijek (Prijeg), Desa Taman Prijek, Kec. Laren, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, menguak masalah perkara penyerobotan tanah milik orang lain yang nékad di sertifikatkan. Hal ini diungkap Hayomi Gunawan, SH., MH., yang akrab dipanggil Bram, kuasa […]

  • Kades Sidoarjo AntiKorupsi

    Kades se-Sidoarjo Minta Arahan Antikorupsi ke Kejari

    • calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Puluhan kepala desa yang tergabung dalam Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Kabupaten Sidoarjo, mendatangi Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo, Kamis (14/8/2025). H. Budiono sebagai Ketua DPC PKDI terpilih bersama kades lainnya, meminta arahan langsung dari Kepala Kejari, Zaidar Rasepta, S.H., M.H., demi memastikan tata kelola pemerintahan desa bersih dari praktik korupsi. Kedatangan mereka […]

  • Pengukuhan IKG Jatim

    Pengukuhan Pengurus IKG Jatim Pererat Silaturahmi Gorontalo

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Babak baru perjuangan organisasi masyarakat Gorontalo di Jawa Timur resmi dimulai. Prosesi pengukuhan pengurus Ikatan Keluarga Gorontalo Jawa Timur untuk periode 2025–2028 berlangsung penuh khidmat, menandai komitmen baru dalam memperkuat jaringan persaudaraan warga Gorontalo. Acara strategis ini menjadi fondasi penting untuk membangun koneksi yang lebih erat antar perantau dan keturunan Gorontalo di tanah […]

expand_less