Breaking News
light_mode
Rabu, 28 Oktober 2026
Beranda » Daerah » Kasus Perkosaan Anak Disabilitas di Sidoarjo, Tim Hukum Terdakwa Tolak Tuntutan JPU 13 Tahun

Kasus Perkosaan Anak Disabilitas di Sidoarjo, Tim Hukum Terdakwa Tolak Tuntutan JPU 13 Tahun

  • account_circle Ruang Nurudin
  • calendar_month Jumat, 7 Mar 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Sidang kasus pemerkosaan terhadap BIM, seorang anak gadis disabilitas tuna netra dari Desa Bligo, Kecamatan Candi, Sidoarjo, kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Sidoarjo. Sidang kali ini membahas Duplik dari tim kuasa hukum terdakwa SW sebagai jawaban atas Replik Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo, Kamis (5/3).

Dalam Duplik-nya, Dibertius Deimau, kuasa hukum terdakwa SW, memohon kepada majelis hakim agar menolak Replik JPU dan membebaskan kliennya dari segala tuntutan. Dibertius menegaskan bahwa dakwaan JPU tidak sesuai dengan fakta yang dihimpun oleh tim hukumnya.

Dibertius menyatakan bahwa alat bukti berupa celana dalam korban yang diklaim mengandung bercak sperma dan hasil visum et repertum dari RS Bhayangkara Porong Sidoarjo tidak sesuai dengan fakta persidangan. Menurutnya, bukti-bukti tersebut tidak memenuhi kriteria sebagai petunjuk yang valid.

“JPU dinilai kurang cermat dan tidak teliti dalam menyusun argumentasi. Mereka terjebak dalam kesesatan berpikir (fallacy) dan tidak berdasarkan logika penalaran yang benar,” ujar Dibertius di hadapan majelis hakim.

Tim kuasa hukum juga menyoroti bahwa visum et repertum dalam kasus ini tidak dilakukan oleh dokter spesialis forensik dan tidak memuat indikasi perkosaan. Hal ini dianggap bertentangan dengan Pasal 133 KUHP, Undang-Undang Kesehatan, serta Pedoman Modul Kedokteran Forensik Internal Kejaksaan tahun 2019.

“Dokter yang menangani korban, dr. Niek Sri Wulan, tidak dihadirkan sebagai saksi atau ahli di persidangan. Ini menunjukkan ketidakcermatan JPU dalam mengumpulkan bukti,” tambah Dibertius.

Tim hukum terdakwa juga mempertanyakan mengapa JPU tidak melakukan tes DNA untuk membuktikan bahwa sperma yang ditemukan adalah milik terdakwa. “Visum et repertum tidak menyebutkan sperma tersebut milik siapa. Tanpa tes DNA, klaim JPU hanya bersifat spekulatif,” tegas Dibertius.

Baca Juga  Porprov 2025 – Saatnya Sidoarjo Jadi Raja Baru Jatim!

Dibertius juga mengungkapkan bahwa kliennya, SW, telah lama menderita sakit dan memiliki libido seksual yang sangat rendah. “Klien kami bahkan tidak mampu berhubungan badan dengan istrinya sendiri. Bagaimana mungkin dia bisa melakukan perkosaan?” tanyanya.

Kasus ini bermula ketika korban, BIM, sering bermain di toko milik kerabat terdakwa SW di Desa Bligo, Kecamatan Candi, Sidoarjo. Keluarga terdakwa mengaku sering memberikan perhatian dan uang jajan kepada korban karena merasa iba. Namun, kebaikan ini justru berbalas tuntutan hukum setelah korban melapor ke Komisi Perlindungan Ibu dan Anak (KPIA) dan Polresta Sidoarjo.

Kini, keluarga terdakwa hanya bisa pasrah dan berharap majelis hakim mempertimbangkan pembelaan tim kuasa hukumnya dalam putusan sidang berikutnya

  • Penulis: Ruang Nurudin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tenaga honorer non-database BKN

    Syarat Tenaga Honorer Non-Database BKN Menjadi PPPK: Peluang, Ketentuan, dan Proses Terbaru

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Pemerintah Indonesia terus berupaya untuk merapikan status tenaga honorer, dan baru-baru ini membuka peluang bagi tenaga honorer non-database BKN untuk diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Ini adalah langkah besar yang memberikan harapan baru bagi banyak honorer yang selama ini bekerja tanpa status jelas di instansi pemerintah. Namun, agar bisa mengubah […]

  • Pencalonan Gus Kikin Ketum PBNU 2026

    Ra Nasih Apresiasi Pencalonan Gus Kikin Dalam Bursa Ketua Umum NU

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle Ruang Gentur
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Pencalonan Ketua PWNU Jawa Timur, KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin dalam bursa Ketua Umum NU dalam Muktamar NU 27-31 agustus 2026 nanti memberikan harapan cerah bagi segenap warga Nahdliyin di Jawa Timur maupun nasional. Karena dengan majunya cicit pendiri NU Hadratussyikh KH Hasyim Asy’ari itu diharapkan mampu membawa NU kembali ke […]

  • Rotasi posisi podium debat kedua paslon Pilgub Jatim

    Debat Kedua Pilgub Jatim 2024: KPU Fokuskan Tata Kelola Pemerintahan Inovatif dan Pelayanan Publik Inklusif

    • calendar_month Sabtu, 2 Nov 2024
    • account_circle Ruang Gentur
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur akan kembali menggelar debat publik Pilgub Jatim yang kedua, yang kali ini bertema “Tata Kelola Pemerintahan yang Efektif dan Inovatif.” Acara ini akan dilangsungkan di Grand City Surabaya pada Minggu, 3 November 2024 malam. Komisioner KPU Jatim Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat (Sisdiklih dan […]

  • Koalisi Mahasiswa

    Koalisi Mahasiswa HMI, PMII, IMM, GMNI, dan SEMMI Dukung Evaluasi LPP APBD Sidoarjo 2024

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

      Sidoarjo, Ruang.co.id – Penolakan terhadap Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan (LPP) APBD Sidoarjo Tahun Anggaran 2024 oleh tujuh fraksi DPRD memantik perhatian serius dari kalangan intelektual muda. Gelombang dukungan penolakan itu datang dari Koalisi Cipayung Plus Sidoarjo yang terdiri dari HMI, IMM, PMII, GMNI, dan SEMMI, menyatakan sikap melalui konferensi pers yang berlangsung pada Sabtu, 3 […]

  • Read Aloud

    Tingkatkan Minat Baca Anak Sejak Dini, Disperpusip Jatim Dorong Read Aloud di Keluarga

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
    • account_circle Ruang Sely
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Provinsi Jawa Timur terus berupaya meningkatkan minat baca anak melalui metode read aloud atau membaca nyaring. Kegiatan ini digalakkan di lingkup keluarga sebagai langkah awal menumbuhkan kecintaan membaca sejak dini. Rabu, (26/2/2025). Read aloud bukan sekadar aktivitas membaca biasa. Metode ini melibatkan pembacaan buku dengan suara lantang, memperhatikan […]

  • Jam Malam Anak Surabaya

    Surabaya Wajibkan Anak di Rumah Jam 10 Malam!

    • calendar_month Sabtu, 21 Jun 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Langkah berani diambil Pemerintah Kota Surabaya dalam menghadapi tantangan zaman yang makin kompleks. Melalui Surat Edaran (SE) Nomor 400.2.4/12681/436.7.8/2025, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi secara resmi menetapkan jam malam bagi anak-anak di bawah usia 18 tahun. Mulai pukul 22.00 hingga 04.00 WIB, mereka wajib berada di rumah demi keselamatan dan masa depan yang […]

expand_less