Breaking News
light_mode
Minggu, 2 Agustus 2026
Beranda » Terkini » Kronologi Insiden yang Merenggut Nyawa Pendaki Usia 60 Tahun, Lilie Wijayanti dan Elsa Laksono, di Puncak Carstensz Pyramid

Kronologi Insiden yang Merenggut Nyawa Pendaki Usia 60 Tahun, Lilie Wijayanti dan Elsa Laksono, di Puncak Carstensz Pyramid

  • account_circle Ruang Ilham
  • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
  • visibility 852
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Langit di Puncak Carstensz Pyramid, Papua, yang awalnya cerah tiba-tiba berubah drastis. Salju tipis yang menempel di bebatuan kini disertai dengan hujan deras dan angin kencang. Cuaca ekstrem ini akhirnya membawa bencana: dua pendaki WNI, Lilie Wijayanti Poegiono dan Elsa Laksono, meninggal dunia akibat hipotermia saat turun dari puncak.

Tiga pendaki lainnya, yang juga mengalami gejala hipotermia, selamat setelah terjebak semalaman di dekat puncak hingga tim penyelamat datang keesokan harinya. Tragedi ini menjadi pengingat akan risiko besar yang selalu mengintai di gunung tertinggi Indonesia ini.

Bagaimana kronologi kejadian tragis ini? Berikut adalah rekaman peristiwa dari awal pendakian hingga proses evakuasi.

Pendakian Dimulai Menuju Base Camp Yellow Valley

Rabu, 26 Februari 2025, pukul 07.16 WIT, rombongan pendaki berangkat dari Bandara Moses Kilangin, Timika, menuju Base Camp Yellow Valley. Tim ini terdiri dari 5 pendaki WNI, termasuk Lilie Wijayanti Poegiono dan Elsa Laksono, serta didampingi oleh beberapa pemandu lokal berpengalaman.

Pendakian menuju Puncak Carstensz dikenal penuh tantangan. Jalur ini bukan hanya membutuhkan stamina tinggi, tetapi juga keterampilan teknis, mengingat medan yang terdiri dari tebing berbatu, jalur vertikal, serta perubahan cuaca yang sulit diprediksi.

Menuju Puncak Carstensz Pyramid Cuaca Buruk Mulai Mengancam

Pendakian awal berlangsung lancar. Pada Jumat, 28 Februari 2025, rombongan akhirnya tiba di Base Camp Yellow Valley, titik terakhir sebelum memulai pendakian menuju puncak.

Namun, tanda-tanda bahaya mulai muncul. Cuaca yang awalnya cerah mulai berubah drastis—awan gelap menyelimuti langit, angin kencang bertiup, dan suhu semakin menurun.

Sabtu, 1 Maret 2025, sekitar pukul 00.30 WIT, rombongan mulai mendaki menuju puncak Carstensz Pyramid. Mereka menaklukkan medan berbatu dengan tali dan peralatan khusus untuk melewati jalur vertikal.

Baca Juga  Simak Jadwal Tayang Tragedi Gunung Gede: Kisah Nyata yang Bikin Merinding di Layar Lebar Surabaya Hari Ini

Pada pukul 06.00 WIT, lima pendaki ini berhasil mencapai puncak Carstensz Pyramid, yang berada di ketinggian 4.884 mdpl.

Namun, keberhasilan ini hanya berlangsung singkat. Saat mereka mulai turun, cuaca berubah semakin ekstrem. Hujan deras turun, disertai hujan salju dan angin kencang, yang menghambat pergerakan mereka.

Perjuangan Melawan Hipotermia

Saat turun dari puncak, cuaca semakin memburuk. Suhu di bawah nol derajat Celsius, ditambah dengan angin kencang dan hujan es, membuat tubuh pendaki semakin lemah.

Di Teras 2, sekitar pukul 02.07 WIT, dua pendaki, Lilie Wijayanti Poegiono dan Elsa Laksono, mulai menunjukkan gejala hipotermia parah.

Menurut kesaksian rekan pendaki, keduanya mengalami kesulitan bergerak, tubuh menggigil hebat, dan kesadaran mulai menurun. Pemandu yang menemani mereka mencoba memberikan bantuan, tetapi kondisi mereka semakin memburuk.

Hingga akhirnya, Lilie Wijayanti dan Elsa Laksono dinyatakan meninggal dunia di lokasi akibat hipotermia.

Sementara itu, tiga pendaki lainnya—Indira Alaika, Alvin Reggy Perdana, dan Saroni—juga mengalami gejala hipotermia, tetapi masih bisa bertahan. Karena kondisi yang sangat buruk, mereka terpaksa bermalam di area dekat puncak hingga tim penyelamat datang keesokan harinya.

Evakuasi: Tim Penyelamat Datang di Tengah Cuaca Ekstrem

Berita tragedi ini segera sampai ke pihak terkait. Tim penyelamat segera dikerahkan untuk mengevakuasi para pendaki yang masih terjebak di gunung.

Pada Minggu, 2 Maret 2025, tim SAR bersama pemandu lokal berhasil mencapai lokasi tiga pendaki yang selamat. Mereka segera diberikan pertolongan pertama untuk mengatasi gejala hipotermia sebelum dievakuasi ke base camp.

Sementara itu, proses evakuasi jenazah Lilie Wijayanti dan Elsa Laksono menjadi tantangan tersendiri. Medan yang sulit, ditambah dengan cuaca buruk yang masih berlanjut, membuat proses ini berlangsung lama. Jenazah akhirnya berhasil dibawa turun dan dievakuasi ke Timika untuk proses lebih lanjut.

Baca Juga  Mengenal Suku Tengger: Penjaga Spiritualitas di Kaki Gunung Bromo

Identitas Korban Tragedi Carstensz Pyramid

Pendaki yang Meninggal Dunia:

  1. Lilie Wijayanti Poegiono (Perempuan, lahir 1965)
  2. Elsa Laksono (Perempuan, lahir 1965)

Pendaki yang Selamat:

  1. Indira Alaika (mengalami hipotermia)
  2. Alvin Reggy Perdana (mengalami hipotermia)
  3. Saroni (mengalami hipotermia)

Pelajaran dari Tragedi Carstensz Pyramid

Kejadian ini memberikan banyak pelajaran bagi dunia pendakian, terutama bagi mereka yang ingin menaklukkan gunung-gunung dengan cuaca ekstrem seperti Carstensz Pyramid.

Beberapa hal yang harus diperhatikan oleh para pendaki:

  • Cuaca bisa berubah dengan sangat cepat. Jangan pernah meremehkan kondisi alam, terutama di gunung dengan medan sulit.
  • Pentingnya kesiapan fisik dan mental. Pendaki harus memiliki kondisi tubuh yang benar-benar prima sebelum mendaki gunung ekstrem.
  • Jangan memaksakan diri. Jika kondisi cuaca sudah membahayakan, lebih baik menunda pendakian atau mencari tempat berlindung.

Tragedi Puncak Carstensz yang merenggut nyawa Lilie Wijayanti Poegiono dan Elsa Laksono menjadi pengingat bahwa gunung bukan hanya tentang puncak, tetapi juga tentang keselamatan.

Meskipun dua sahabat ini telah pergi, kisah mereka tetap akan dikenang sebagai bagian dari sejarah pendakian Indonesia.

Semoga kejadian ini menjadi pembelajaran bagi pendaki lainnya agar lebih waspada dan mempersiapkan diri dengan lebih baik sebelum menghadapi tantangan alam yang tak terduga.

 

  • Penulis: Ruang Ilham

Rekomendasi Untuk Anda

  • Musyafak Rouf Ketua DPRD Jatim

    Perdana Pimpin Rapat, Musyafak Rouf Fokus pada Alat Kelengkapan DPRD Jatim

    • calendar_month Kamis, 24 Okt 2024
    • account_circle Ruang Gentur
    • visibility 557
    • 1Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Setelah ditetapkan menjadi ketua DPRD Jatim beberapa pekan lalu, Musyafak Rouf resmi memimpin rapat Paripurna DPRD Jatim yang membahas soal alat kelengkapan di ruang rapat paripurna gedung DPRD Jatim, kamis (24/10). Dalam rapat yang diikuti kurang lebih 119 anggota DPRD itu, Rapat dibuka oleh ketua sementara Anik Maslachah. Kemudian setelah dibacakan penetapan […]

  • Bupati dan Wabup Sidoarjo Harmonis

    Idul Adha di Sidoarjo: Harmoni Bupati Wabup di Momen Pengorbanan, Solidaritas, dan Kepedulian Sosial

    • calendar_month Jumat, 6 Jun 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • visibility 429
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Jumat pagi (6/6/2025), ribuan jamaah dari berbagai penjuru kabupaten memadati Masjid Agung Sidoarjo untuk menunaikan Sholat Idul Adha 1446 H. Namun, tahun ini nampaknya terasa lebih istimewa. Tak hanya karena antusiasme umat yang membludak, tetapi juga karena simbol solidaritas kekompakan luar biasa yang terpancar dari para pemimpin daerah dan masyarakat. Bupati Sidoarjo […]

  • Hari Bhayangkara ke-79 Polresta Sidoarjo

    Hari Jadi Bhayangkara ke- 79, Polresta Sidoarjo Tuai Apresiasi Pemkab dan Warga

    • calendar_month Rabu, 2 Jul 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • visibility 452
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Langit pagi di atas Mako Polresta Sidoarjo, berlangsung upacara Hari Bhayangkara ke-79 tahun, Selasa (1/7/2025). Kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan refleksi mendalam tentang keberanian, dedikasi, dan keteladanan. Dengan tema “Polri Untuk Masyarakat”, Bupati Sidoarjo H. Subandi dan Wakil Bupati Hj. Mimik Idayana, hadir langsung memberi penghormatan. Wajah-wajah penuh semangat mewarnai barisan […]

  • Pemusnahan sabu Polresta Sidoarjo

    Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, Polresta Sidoarjo Musnahkan 30 Kg Sabu

    • calendar_month Senin, 18 Nov 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • visibility 478
    • 1Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Satuan Reserse Narkotika dan Obat Terlarang Kepolisian Resort Kota (Sat Resnarkoba Polresta) Sidoarjo, menggelar pemusnahan barang bukti Narkotika jenis Sabu di halaman gedung utama Polresta Sidoarjo, Senin pagi (18/11). Kapolresta Sidoarjo Kombes. Pol. Christian Tobing, S.I.K., S.H., MH., M.Si. mengatakan, “Kegiatan gelar pemusnahan barang bukti ini, merupakan keberhasilan Satnarkoba jajarannya berhasil mengungkap […]

  • Manfaat Bangun Pagi

    5 Manfaat Luar Biasa Bangun Pagi

    • calendar_month Rabu, 25 Sep 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • visibility 529
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Siapa bilang menjadi orang pagi itu membosankan? Justru sebaliknya, bangun pagi adalah cara ampuh untuk memulai hari dengan semangat dan produktivitas yang tinggi. Bangun pagi bukan sekadar kebiasaan, tetapi investasi untuk hidup yang lebih sehat dan produktif. Penasaran ingin tahu alasannya? Yuk, simak 5 manfaatnya berikut ini! 1. Meningkatkan Produktivitas Bangun pagi […]

  • manchester United vs Arsenal

    Manchester United vs Arsenal: Hasil Imbang 1-1 di Old Trafford, Drama di Menit Akhir

    • calendar_month Senin, 10 Mar 2025
    • account_circle Ruang Wawan
    • visibility 799
    • 0Komentar

    ruang.co.id – Manchester United harus puas dengan hasil imbang 1-1 saat Manchester United vs Arsenal di Old Trafford dalam lanjutan Premier League, Minggu (10/3). The Gunners menguasai jalannya babak pertama, tetapi gagal menciptakan peluang berbahaya hingga Bruno Fernandes mencetak gol lewat tendangan bebas tepat sebelum turun minum. Babak Pertama – Dominasi Arsenal, Kejutan dari Bruno […]

expand_less