Breaking News
light_mode
Senin, 21 September 2026
Beranda » Terkini » Kronologi Insiden yang Merenggut Nyawa Pendaki Usia 60 Tahun, Lilie Wijayanti dan Elsa Laksono, di Puncak Carstensz Pyramid

Kronologi Insiden yang Merenggut Nyawa Pendaki Usia 60 Tahun, Lilie Wijayanti dan Elsa Laksono, di Puncak Carstensz Pyramid

  • account_circle Ruang Ilham
  • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Langit di Puncak Carstensz Pyramid, Papua, yang awalnya cerah tiba-tiba berubah drastis. Salju tipis yang menempel di bebatuan kini disertai dengan hujan deras dan angin kencang. Cuaca ekstrem ini akhirnya membawa bencana: dua pendaki WNI, Lilie Wijayanti Poegiono dan Elsa Laksono, meninggal dunia akibat hipotermia saat turun dari puncak.

Tiga pendaki lainnya, yang juga mengalami gejala hipotermia, selamat setelah terjebak semalaman di dekat puncak hingga tim penyelamat datang keesokan harinya. Tragedi ini menjadi pengingat akan risiko besar yang selalu mengintai di gunung tertinggi Indonesia ini.

Bagaimana kronologi kejadian tragis ini? Berikut adalah rekaman peristiwa dari awal pendakian hingga proses evakuasi.

Pendakian Dimulai Menuju Base Camp Yellow Valley

Rabu, 26 Februari 2025, pukul 07.16 WIT, rombongan pendaki berangkat dari Bandara Moses Kilangin, Timika, menuju Base Camp Yellow Valley. Tim ini terdiri dari 5 pendaki WNI, termasuk Lilie Wijayanti Poegiono dan Elsa Laksono, serta didampingi oleh beberapa pemandu lokal berpengalaman.

Pendakian menuju Puncak Carstensz dikenal penuh tantangan. Jalur ini bukan hanya membutuhkan stamina tinggi, tetapi juga keterampilan teknis, mengingat medan yang terdiri dari tebing berbatu, jalur vertikal, serta perubahan cuaca yang sulit diprediksi.

Menuju Puncak Carstensz Pyramid Cuaca Buruk Mulai Mengancam

Pendakian awal berlangsung lancar. Pada Jumat, 28 Februari 2025, rombongan akhirnya tiba di Base Camp Yellow Valley, titik terakhir sebelum memulai pendakian menuju puncak.

Namun, tanda-tanda bahaya mulai muncul. Cuaca yang awalnya cerah mulai berubah drastis—awan gelap menyelimuti langit, angin kencang bertiup, dan suhu semakin menurun.

Sabtu, 1 Maret 2025, sekitar pukul 00.30 WIT, rombongan mulai mendaki menuju puncak Carstensz Pyramid. Mereka menaklukkan medan berbatu dengan tali dan peralatan khusus untuk melewati jalur vertikal.

Baca Juga  Gempita Pesilat Simokerto Deklarasi 'Anti Tawuran' yang Mengubah Narasi Kekerasan Menjadi Simfoni Kedamaian

Pada pukul 06.00 WIT, lima pendaki ini berhasil mencapai puncak Carstensz Pyramid, yang berada di ketinggian 4.884 mdpl.

Namun, keberhasilan ini hanya berlangsung singkat. Saat mereka mulai turun, cuaca berubah semakin ekstrem. Hujan deras turun, disertai hujan salju dan angin kencang, yang menghambat pergerakan mereka.

Perjuangan Melawan Hipotermia

Saat turun dari puncak, cuaca semakin memburuk. Suhu di bawah nol derajat Celsius, ditambah dengan angin kencang dan hujan es, membuat tubuh pendaki semakin lemah.

Di Teras 2, sekitar pukul 02.07 WIT, dua pendaki, Lilie Wijayanti Poegiono dan Elsa Laksono, mulai menunjukkan gejala hipotermia parah.

Menurut kesaksian rekan pendaki, keduanya mengalami kesulitan bergerak, tubuh menggigil hebat, dan kesadaran mulai menurun. Pemandu yang menemani mereka mencoba memberikan bantuan, tetapi kondisi mereka semakin memburuk.

Hingga akhirnya, Lilie Wijayanti dan Elsa Laksono dinyatakan meninggal dunia di lokasi akibat hipotermia.

Sementara itu, tiga pendaki lainnya—Indira Alaika, Alvin Reggy Perdana, dan Saroni—juga mengalami gejala hipotermia, tetapi masih bisa bertahan. Karena kondisi yang sangat buruk, mereka terpaksa bermalam di area dekat puncak hingga tim penyelamat datang keesokan harinya.

Evakuasi: Tim Penyelamat Datang di Tengah Cuaca Ekstrem

Berita tragedi ini segera sampai ke pihak terkait. Tim penyelamat segera dikerahkan untuk mengevakuasi para pendaki yang masih terjebak di gunung.

Pada Minggu, 2 Maret 2025, tim SAR bersama pemandu lokal berhasil mencapai lokasi tiga pendaki yang selamat. Mereka segera diberikan pertolongan pertama untuk mengatasi gejala hipotermia sebelum dievakuasi ke base camp.

Sementara itu, proses evakuasi jenazah Lilie Wijayanti dan Elsa Laksono menjadi tantangan tersendiri. Medan yang sulit, ditambah dengan cuaca buruk yang masih berlanjut, membuat proses ini berlangsung lama. Jenazah akhirnya berhasil dibawa turun dan dievakuasi ke Timika untuk proses lebih lanjut.

Baca Juga  May Day 2025: SAPMA PP Jatim dan Buruh Serukan Keadilan Upah & Hapus Omnibus Law!

Identitas Korban Tragedi Carstensz Pyramid

Pendaki yang Meninggal Dunia:

  1. Lilie Wijayanti Poegiono (Perempuan, lahir 1965)
  2. Elsa Laksono (Perempuan, lahir 1965)

Pendaki yang Selamat:

  1. Indira Alaika (mengalami hipotermia)
  2. Alvin Reggy Perdana (mengalami hipotermia)
  3. Saroni (mengalami hipotermia)

Pelajaran dari Tragedi Carstensz Pyramid

Kejadian ini memberikan banyak pelajaran bagi dunia pendakian, terutama bagi mereka yang ingin menaklukkan gunung-gunung dengan cuaca ekstrem seperti Carstensz Pyramid.

Beberapa hal yang harus diperhatikan oleh para pendaki:

  • Cuaca bisa berubah dengan sangat cepat. Jangan pernah meremehkan kondisi alam, terutama di gunung dengan medan sulit.
  • Pentingnya kesiapan fisik dan mental. Pendaki harus memiliki kondisi tubuh yang benar-benar prima sebelum mendaki gunung ekstrem.
  • Jangan memaksakan diri. Jika kondisi cuaca sudah membahayakan, lebih baik menunda pendakian atau mencari tempat berlindung.

Tragedi Puncak Carstensz yang merenggut nyawa Lilie Wijayanti Poegiono dan Elsa Laksono menjadi pengingat bahwa gunung bukan hanya tentang puncak, tetapi juga tentang keselamatan.

Meskipun dua sahabat ini telah pergi, kisah mereka tetap akan dikenang sebagai bagian dari sejarah pendakian Indonesia.

Semoga kejadian ini menjadi pembelajaran bagi pendaki lainnya agar lebih waspada dan mempersiapkan diri dengan lebih baik sebelum menghadapi tantangan alam yang tak terduga.

 

  • Penulis: Ruang Ilham

Rekomendasi Untuk Anda

  • harga tiket KM Kirana VII Lombok-Surabaya

    Lautan Tiket Murah! Jadwal & Harga KM Kirana VII Lombok-Surabaya 2025

    • calendar_month Selasa, 22 Apr 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Bagi para pelancong yang ingin menyeberang dari Lombok ke Surabaya dengan budget terbatas, KM Kirana VII menjadi salah satu pilihan terbaik. Kapal ferry ini menawarkan kenyamanan dan harga yang bersahabat, terutama bagi mereka yang membawa kendaraan pribadi atau sekadar ingin menikmati perjalanan laut yang santai. Jadwal & Rute KM Kirana VII KM Kirana […]

  • cara bayar zakat fitrah

    3 Syarat Sah Menjadi ‘Muzaik’ untuk Bayar Zakat Fitrah 2025, Jangan Sampai Terlewat!

    • calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Menjelang Idulfitri 1446 Hijriah, umat Muslim di seluruh dunia bersiap menunaikan kewajiban zakat fitrah. Namun, tahukah Anda bahwa ada syarat-syarat khusus yang harus dipenuhi agar zakat fitrah yang dibayarkan sah? Yuk, simak penjelasan lengkapnya! Apa Itu Zakat Fitrah? Zakat fitrah adalah kewajiban bagi setiap Muslim yang mampu, baik laki-laki maupun perempuan, tua maupun […]

  • RPS Gelar Ruwatan

    Ruwatan dan Tirkatan RPS, Merawat Sidoarjo Tentram Sejahtera untuk Lebih Baik

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id — Komunitas Ruang Publik Sidoarjo (RPS), sebuah grup komunitas .masyarakat Sidoarjo melalui WA (WhatsApp), menggelar malam ruwatan dan tirakatan di Pendapa Graha Saba, Disporapar (Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata) Kab. Sidoarjo, Kamis (20/8/2026) malam. Kegiatan tersebut, sekaligus menjadi momentum doa bersama untuk keselamatan, kedamaian, dan kemajuan Kabupaten Sidoarjo. Nuansa kebersamaan terasa kuat dalam […]

  • penghargaan tenaga PPPK

    Penuhi Enam Syarat PPPK, Dapatkan Tiga Penghargaan Bergengsi dari Pemerintah Indonesia!

    • calendar_month Senin, 3 Feb 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Pemerintah Indonesia terus berkomitmen untuk mengelola dan memberi penghargaan kepada Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang sudah memenuhi standar kualitas tinggi dalam menjalankan tugasnya. Setelah melalui seleksi yang ketat, bagi PPPK yang berhasil lolos, terdapat tiga penghargaan penting yang akan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kinerja dan pengabdian mereka. Melalui Peraturan Pemerintah […]

  • Mencari Pasangan yang Sepadan

    5 Alasan Kenapa Harus Mencari Pasangan yang Sepadan

    • calendar_month Kamis, 24 Okt 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Konsep pasangan yang sepadan seringkali diidealkan dalam masyarakat. Namun, apa sebenarnya yang dimaksud dengan “sepadan”? Secara sederhana, pasangan yang sepadan adalah dua individu yang memiliki keserasian dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari nilai-nilai, tujuan, hingga gaya hidup. Konsep ini begitu penting karena keserasian dalam hubungan dapat menjadi fondasi yang kuat untuk membangun […]

  • Timnas Indonesia Vs Australia

    Timnas Indonesia Vs Australia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Pemain Mulai Berangkat ke Sydney, Siap Berjuang!

    • calendar_month Senin, 17 Mar 2025
    • account_circle Ruang Wawan
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Timnas Indonesia Vs Australia, kini sedang mempersiapkan diri untuk menghadapi tantangan besar dalam lanjutan babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Mereka akan berhadapan dengan Australia di Sydney pada 20 Maret 2025. Empat pemain andalan, yaitu Thom Haye, Justin Hubner, Sandy Walsh, dan Rafael Struick, telah memulai perjalanan mereka ke Sydney sebagai […]

expand_less