Breaking News
light_mode
Selasa, 27 Oktober 2026
Beranda » Terkini » May Day 2025: SAPMA PP Jatim dan Buruh Serukan Keadilan Upah & Hapus Omnibus Law!

May Day 2025: SAPMA PP Jatim dan Buruh Serukan Keadilan Upah & Hapus Omnibus Law!

  • account_circle Mascim
  • calendar_month Kamis, 1 Mei 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Peringatan May Day 2025 di Jawa Timur menjadi lebih dari sekadar ritual tahunan. Di tengah catatan suram ketenagakerjaan Indonesia—di mana 1% orang terkaya menguasai 47% kekayaan nasional (Oxfam, 2024)—SAPMA PP (Satuan Siswa, Pelajar, dan Mahasiswa Pemuda Pancasila) bersama ribuan buruh turun menyuarakan. Tuntutan mereka jelas, penghapusan ketidakadilan sistemik, mulai dari revisi Omnibus Law Jilid 2 hingga penyesuaian upah minimum provinsi (UMP) yang benar-benar layak.

Arderio Hukom, Ketua SAPMA PP Jatim, dalam keteranganya menyebut situasi ini sebagai “krisis martabat pekerja”. Data BPS (2025) menunjukkan upah buruh hanya naik 1.2% per tahun, sementara harga sembako melonjak 12-15%. “Ini bukan lagi persoalan ekonomi, tapi penghisapan struktural,” tegasnya.

Sorotan utama aksi May Day 2025 adalah penolakan terhadap fleksibilisasi tenaga kerja lewat Omnibus Law Jilid 2. Aturan yang dianggap “merampas hak pekerja” ini memungkinkan perpanjangan masa kontrak outsourcing hingga 5 tahun dan menghilangkan sanksi bagi pelanggar UU K3. Padahal, survei Serikat Buruh Jatim (2025) menemukan 68% pekerja outsourcing menerima upah di bawah UMP.

“Fleksibilitas yang digaungkan pemerintah justru menjadi pintu eksploitasi,” kritik Hukom. SAPMA PP mendesak penguatan pengawasan ketenagakerjaan dan sanksi tegas bagi perusahaan yang melanggar, termasuk pencabutan izin usaha.

Angka UMP Jatim 2025 sebesar Rp3,4 juta—hanya Rp200 ribu di atas garis kemiskinan (Rp3,2 juta)—menjadi bukti kegagalan formula penghitungan upah. Ironisnya, laba 5 konglomerat terbesar di Indonesia justru melesat 34% (Forbes Asia, 2025). “Buruh dipaksa hidup pas-pasan, sementara pemilik modal menumpuk kekayaan,” protes salah satu peserta aksi dari serikat buruh tekstil.

SAPMA PP mengusulkan formula baru penghitungan UMP yang memasukkan variabel tunjangan inflasi dan kebutuhan hidup layak (KHL). “Tanpa ini, keadilan sosial hanya ilusi,” tegas Hukom.

Baca Juga  Jadwal Kapal Mudik Lebaran 2025 Balikpapan-Surabaya Cek Tanggal, Harga Tiket, dan Tips Mudik Nyaman!

Temuan BPS (2024) bahwa 75% sarjana bekerja serabutan dengan upah di bawah Rp2 juta menguak kegagalan sistem pendidikan dan ketenagakerjaan. “Lulusan S1 dipaksa jadi driver ojol atau karyawan toko karena lapangan kerja formal menyempit,” papar aktivis SAPMA PP asal Universitas Airlangga.

Mereka menuntut revisi kebijakan rekrutmen yang kerap mensyaratkan usia maksimal 25 tahun dan pengalaman 3 tahun untuk posisi entry-level. “Bagaimana mungkin fresh graduate bisa bersaing jika aturannya diskriminatif?”

Skandal penahanan ijazah oleh CV Sentosa Seal di Surabaya menjadi simbol lemahnya penegakan hukum ketenagakerjaan. Padahal, UU No. 13/2003 jelas melarang praktik semacam ini. SAPMA PP mendesak sanksi pidana bagi oknum perusahaan yang melanggar, bukan sekadar denda administratif. “Pengawasan harus menjangkau hingga level pemilik kebijakan di perusahaan,” tambah Hukom.

Aksi ini bukan sekadar unjuk rasa, melainkan gerakan pencerahan. “Kami mengubah amarah menjadi agenda perbaikan,” ujar Hukom. SAPMA PP berkomitmen mengawal tuntutan ini lewat jalur hukum, dialog publik, dan tekanan politik.

May Day 2025 menjadi penanda bahwa perlawanan terhadap ketidakadilan tak akan padam. SAPMA PP dan buruh Jatim mengingatkan pemerintah: “Kami bukan angka statistik, tapi manusia yang menuntut hak hidup layak.”

  • Penulis: Mascim

Rekomendasi Untuk Anda

  • Otak pemikiran sebelum usia 30 tahun belum sepenuhnya berkembang

    Usia 20-an Belum Matang? Ternyata Otak Belum Sepenuhnya Berkembang Sebelum Usia 30 Tahun!

    • calendar_month Jumat, 29 Nov 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Perkembangan otak manusia adalah proses yang panjang dan kompleks. Meski otak telah mencapai ukuran penuh pada usia 12 tahun, secara biologis dan fungsional, otak manusia belum sepenuhnya matang hingga memasuki usia 20-an akhir atau bahkan awal 30 tahun. Hal ini terutama terkait dengan prefrontal cortex, bagian otak yang bertanggung jawab untuk pengambilan […]

  • Aksi nyata penanganan bencana

    Anggota Fraksi Gerindra Ingatkan Penanganan Bencana Tanggung Jawab Bersama

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Ruang Gentur
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Rapat paripurna DPRD Jatim yang mengagendakan jawaban gubernur atas pandangan umum fraksi terhadap Raperda tentang Perubahan atas Perda No.3/2010 tentang Penanggulangan Bencana, Senin (27/10), mendapat interupsi dari anggota Fraksi Gerindra Ahmad Hadinuddin. Dalam interupsunya, Hadinudin mengingatkan bahwa penanganan bencana adalah tanggung jawab bersama dan bukan sekadar ajang tanya jawab. “Masalah bencana ini adalah […]

  • Hasil AHWA Muktamar NU Jombang

    KH Nurul Huda Djazuli Raih Suara Terbanyak AHWA Muktamar NU Jombang

    • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
    • account_circle Ruang Gentur
    • 0Komentar

    Jombang, Ruang.co.id – Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang menetapkan sembilan kiai dan ulama sebagai anggota Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA). Penetapan dilakukan berdasarkan rekapitulasi suara dari enam bilik atau panel. Total terdapat 4.703 suara yang diberikan kepada 34 nama calon anggota AHWA. Dari hasil rekapitulasi tersebut, KH Nurul Huda Djazuli dari Ploso meraih […]

  • Made Satria Menguat, Calon Bumi Serombotan Satu Di Pilkada 2024

    Made Satria Menguat, Calon Bumi Serombotan Satu Di Pilkada 2024

    • calendar_month Senin, 29 Jul 2024
    • account_circle Ruang Hadilies
    • 0Komentar

    Bali, Ruang.co.id – Made Satria menguat, calon Bumi Serombotan satu, di Pilkada 2024. Anggota DPRD Klungkung dari Fraksi PDI Perjuangan Klungkung, Made Satria nampak menguat menjadi calon kepala daerah di Bumi Serombotan, sebutan kabupaten Klungkung. Made Satria menguat, calon Bumi Serombotan satu, di Pilkada 2024 tersirat, ketika Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan semakin mantap mengusung […]

  • Film Moana 2

    Film “Moana 2” Sudah Tayang di Bioskop! Petualangan Disney yang Dinanti

    • calendar_month Kamis, 28 Nov 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Film Moana 2 rilis di bioskop pada 27 November 2024. Sekuel ini melanjutkan kisah Moana dan Maui yang berpetualang ke lautan luas bersama kru pelaut baru. David Derrick Jr. sebagai sutradara film ini dan musik dari pencipta lagu pemenang Grammy, seperti Abigail Barlow, Emily Bear, Opetaia Foaʻi, dan Mark Mancina. Kolaborasi ini […]

  • Pencabulan Padepokan

    Korban Kasus Pencabulan di Padepokan Trauma Berat, Kuasa Hukumnya Desak Polisi Bertindak Cepat  

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Sidoarjo kembali diguncang kasus dugaan pencabulan terhadap seorang remaja putri berusia 17 tahun, yang menyeret nama pimpinan sebuah padepokan spiritual. Dimas Yemahura Al Faruq,SH.,MH., Penasihat hukum (PH)/ kuasa hukum korban pencabulan tersebut. Dalam jumpa pers dia mengatakan, korban mengalami trauma psikis akut, hingga beberapa kali mencoba mengakhiri hidupnya. Kondisi ini membuat kuasa […]

expand_less