Breaking News
light_mode
Selasa, 13 Oktober 2026
Beranda » Rekomendasi » Wajib Tahu! Perbedaan Prona dan PTSL: Program Sertifikasi Tanah yang Perlu Kamu Ketahui

Wajib Tahu! Perbedaan Prona dan PTSL: Program Sertifikasi Tanah yang Perlu Kamu Ketahui

  • account_circle Ruang M Andik
  • calendar_month Minggu, 20 Okt 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Surabaya, Ruang.co.id – Program sertifikasi tanah menjadi salah satu fokus pemerintah dalam memberikan kepastian hukum atas kepemilikan tanah kepada masyarakat. Dua program yang sering disebut dalam konteks ini adalah Proyek Operasi Nasional Agraria (Prona) dan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Meski keduanya memiliki tujuan yang sama, yakni untuk memudahkan masyarakat dalam mendapatkan sertifikat tanah, ada beberapa perbedaan mendasar antara keduanya. Berikut adalah ulasan lengkap mengenai perbedaan Prona dan PTSL serta data terbaru terkait program ini.

Apa Itu Prona?

Proyek Operasi Nasional Agraria (Prona) adalah program pemerintah yang mulai dilaksanakan sejak tahun 1981 di bawah naungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Tujuan utama Prona adalah membantu masyarakat, khususnya golongan ekonomi menengah ke bawah, dalam mendapatkan sertifikat tanah secara gratis atau dengan biaya sangat terjangkau. Prona awalnya lebih ditujukan untuk mempercepat proses sertifikasi tanah di daerah-daerah tertentu yang dianggap memerlukan prioritas.

Namun, program Prona sering kali terbatas dalam cakupan wilayah, jumlah penerima manfaat, serta kurang sistematis dalam proses pelaksanaannya. Oleh karena itu, seiring waktu, muncul kebutuhan untuk memperbarui dan meningkatkan program sertifikasi tanah, yang kemudian melahirkan PTSL.

Apa Itu PTSL?

Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) adalah pengganti dan pengembangan dari Prona yang mulai diimplementasikan secara masif pada tahun 2017. PTSL memiliki cakupan yang lebih luas dan sifatnya lebih menyeluruh dibandingkan dengan Prona. Melalui PTSL, pemerintah menargetkan agar seluruh tanah di Indonesia, baik di daerah perkotaan maupun pedesaan, dapat terdaftar dan bersertifikat.

Data dari Kementerian ATR/BPN menunjukkan bahwa hingga tahun 2023, lebih dari 81 juta bidang tanah di seluruh Indonesia telah terdaftar melalui program PTSL. Program ini juga menargetkan bahwa seluruh tanah di Indonesia akan terdaftar pada tahun 2025, sebuah ambisi yang tak pernah dicapai oleh Prona sebelumnya.

Baca Juga  Sneakers Putihmu Menguning? Tenang, Ada Solusinya! Yuk, Bikin Sepatu Kesayanganmu Selalu Kinclong!

Perbedaan Prona dan PTSL

Perbedaan utama antara Prona dan PTSL terletak pada metode pelaksanaan, cakupan wilayah, serta target program. Berikut ini beberapa poin perbedaan yang lebih rinci:

Cakupan Wilayah: Prona sering kali bersifat terbatas pada wilayah-wilayah tertentu dan tidak mencakup seluruh tanah di suatu daerah. Sebaliknya, PTSL mencakup seluruh wilayah Indonesia secara sistematis dan lengkap.
Proses Pendaftaran: Pada Prona, pendaftaran tanah lebih bersifat sporadis dan tergantung pada inisiatif masyarakat setempat. Sementara itu, pada PTSL, pendaftaran tanah dilakukan secara kolektif dan terorganisir oleh pemerintah, dengan mengidentifikasi bidang tanah yang belum terdaftar.
Target Akhir: Prona tidak memiliki target waktu yang jelas dalam menyelesaikan seluruh sertifikasi tanah di Indonesia, sedangkan PTSL memiliki target yang lebih ambisius, yaitu semua tanah di Indonesia harus terdaftar pada tahun 2025.
Sistem Pendataan: PTSL menggunakan teknologi yang lebih canggih dalam proses pendataan tanah, seperti pemetaan menggunakan sistem informasi geografis (GIS), yang tidak dilakukan dalam program Prona.

Berdasarkan data dari Kementerian ATR/BPN, berikut adalah perkembangan terbaru mengenai PTSL dan Prona:
PTSL: Hingga 2023, lebih dari 81 juta bidang tanah di Indonesia telah terdaftar melalui PTSL, dengan target 126 juta bidang tanah pada tahun 2025. Pemerintah juga mengalokasikan anggaran yang signifikan untuk mempercepat proses sertifikasi tanah melalui PTSL, dengan fokus pada daerah-daerah yang memiliki tingkat kepemilikan tanah belum bersertifikat yang tinggi.
Prona: Meski Prona telah berhenti dilaksanakan secara terpisah sejak PTSL diimplementasikan, program ini tetap memiliki kontribusi penting pada awal proses sertifikasi tanah di Indonesia. Namun, karena sifatnya yang sporadis, pencapaian Prona relatif kecil dibandingkan dengan PTSL.

Secara umum, PTSL merupakan penyempurnaan dari program Prona, dengan cakupan yang lebih luas, sistem yang lebih terorganisir, serta target yang lebih ambisius. Program PTSL telah memberikan dampak yang signifikan dalam mempercepat proses sertifikasi tanah di Indonesia, dan diharapkan seluruh tanah di Indonesia akan terdaftar pada tahun 2025. Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan kepastian hukum atas tanahnya, memahami perbedaan antara Prona dan PTSL sangatlah penting, terutama terkait prosedur dan target yang berbeda.

Baca Juga  Rekomendasi Hadiah Natal untuk Anak yang Kreatif dan Berkesan

Dengan PTSL, pemerintah berupaya untuk memberikan perlindungan hukum yang lebih baik kepada seluruh masyarakat, sehingga diharapkan seluruh tanah di Indonesia akan tersertifikasi dalam waktu dekat.

  • Penulis: Ruang M Andik

Rekomendasi Untuk Anda

  • perbaikan pipa PAM Surabaya

    Pipa Raksasa MERR Bocor, Respon Cepat PAM Surya Sembada Surabaya Normalisasi Distribusi

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Perumda Air Minum (PAM) Surya Sembada Kota Surabaya berhasil menyelesaikan perbaikan kebocoran pada pipa jalur distribusi utama berdiameter 1.000 milimeter (mm) di Jl. Ir. H. Soekarno (MERR) pada Kamis (30/4/2026). Penanganan sigap ini dilakukan untuk memulihkan stabilitas suplai air bersih ke ribuan pelanggan di wilayah timur dan utara Surabaya yang sempat terganggu. Manajer […]

  • penghijauan PDAM Surabaya

    Bareng Jurnalis, PDAM Surabaya Lakukan Pelestarian Lingkungan

    • calendar_month Jumat, 26 Jul 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – PDAM Surya Sembada Kota Surabaya bersama jurnalis dan konten kreator melakukan penghijauan penanaman pohon di Sumber Air Plintahan Pasuruan. Pelstarian lingkungan ini, wijud program Corporate Social Responsibility (CSR), Jum’at (26/07/2024). Kegiatan ini merupakan wujud pelestarian lingkungan khususnya sumber air baku, sekaligus wujud sinergitas bersama awak media di Surabaya, yang telah terjalin dengan […]

  • Religi Nyadran Balongdowo Sidoarjo

    Sinergi Tradisi dan Religi Larung Sesaji Balongdowo Membahana Perkuat Identitas Pesisir Sidoarjo

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Gemuruh suara mesin perahu berpadu dengan sorak-sorai warga memecah keheningan Dermaga Balongdowo, Minggu (8/2/2026). Asisten II Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo, Bachrul Amig, secara resmi membuka dengan simbolik potong Tumpeng Keberkahan dan melepas prosesi sakral Nyadran Larung Sesaji, yang menjadi simbol rasa syukur masyarakat pesisir Sidoarjo atas melimpahnya hasil laut. Iring-iringan 10 unit […]

  • Masa Tunggu PPPK Paruh Waktu

    Masa Tunggu dari PPPK Paruh Waktu ke Penuh Waktu: Kuota Bukan Satu-satunya Faktor

    • calendar_month Minggu, 22 Des 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Pemerintah Indonesia telah menghapuskan sistem tenaga honorer dan menggantinya dengan skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Ada dua kategori dalam PPPK ini, yaitu Paruh Waktu dan Penuh Waktu. PPPK Paruh Waktu memiliki jam kerja lebih fleksibel dibandingkan PNS dan PPPK Penuh Waktu. Berdasarkan Keputusan Menpan-RB Nomor 347 Tahun 2024, PPPK Paruh […]

  • Bawaslu Jatim luncurkan Buku Petugas Adhoc Pemilu 2024

    Bawaslu Jatim Luncurkan Buku Perjuangan Petugas Adhoc Pemilu 2024

    • calendar_month Kamis, 19 Des 2024
    • account_circle Ruang Gentur
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Timur resmi meluncurkan buku berjudul “Sekali Berarti Sesudah Itu Abadi” di sebuah hotel kawasan Surabaya Barat. Buku ini menjadi bukti nyata apresiasi terhadap perjuangan para petugas adhoc yang berperan penting dalam suksesnya Pemilu Legislatif dan Pilpres 14 Februari 2024 lalu. Acara peluncuran berlangsung hangat dengan sesi talk […]

  • Sonim XP Pro

    Sonim XP Pro: Smartphone Tangguh dengan Kamera Thermal FLIR untuk Profesional dan Lingkungan Ekstrem

    • calendar_month Sabtu, 1 Mar 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Sonim kembali menghadirkan inovasi terbaru dengan meluncurkan Sonim XP Pro, sebuah smartphone tangguh yang dirancang khusus untuk para profesional yang bekerja di lingkungan ekstrem. Dilengkapi dengan kamera thermal FLIR Lepton 3.5, perangkat ini tidak hanya tahan banting, tetapi juga menawarkan fitur canggih yang bisa digunakan dalam berbagai situasi, mulai dari inspeksi bangunan hingga […]

expand_less