Breaking News
light_mode
Rabu, 28 Oktober 2026
Beranda » Lifestyle » 11 Februari Ada Perayaan Apa? Fakta Menarik yang Jarang Diketahui!

11 Februari Ada Perayaan Apa? Fakta Menarik yang Jarang Diketahui!

  • account_circle Ruang Ilham
  • calendar_month Selasa, 11 Feb 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Coba sebutkan nama ilmuwan terkenal! Mungkin yang terlintas pertama kali di benakmu adalah Albert Einstein, Isaac Newton, atau Stephen Hawking. Tapi, bagaimana dengan perempuan?

Padahal, sejarah mencatat banyak ilmuwan perempuan hebat seperti Marie Curie, Rosalind Franklin, dan Ada Lovelace yang kontribusinya luar biasa dalam dunia sains dan teknologi. Sayangnya, perempuan dalam sains masih menjadi minoritas, terutama di bidang STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics). Surabaya, 11/02/2025.

Makanya, setiap tanggal 11 Februari, dunia memperingati Hari Internasional Perempuan dan Anak Perempuan dalam Sains. Tujuannya? Agar lebih banyak perempuan yang percaya diri untuk terjun ke dunia sains dan membuktikan bahwa mereka juga bisa!

Tapi, kenapa masih sedikit perempuan yang memilih jalur ini? Yuk, kita bahas lebih dalam!

Perempuan Masih Minoritas di Dunia Sains

Di era digital seperti sekarang, perempuan sudah banyak berkiprah di berbagai bidang, tapi ketika masuk ke dunia sains dan teknologi, jumlahnya masih jauh lebih kecil dibanding laki-laki.

Menurut data UNESCO, hanya sekitar 30% dari total peneliti dunia yang merupakan perempuan. Dan di beberapa bidang seperti teknik dan kecerdasan buatan (AI), jumlahnya bahkan lebih kecil.

Ada beberapa alasan kenapa perempuan masih ragu untuk masuk ke dunia STEM:

  • Stereotip gender: Sains dianggap sebagai bidang “cowok”, sedangkan perempuan sering didorong ke bidang sosial dan humaniora.
  • Kurangnya role model: Tidak banyak ilmuwan perempuan yang mendapat eksposur sebesar ilmuwan laki-laki, sehingga anak perempuan jarang melihat contoh nyata.
  • Kurangnya dukungan: Baik dari lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat yang masih memiliki bias terhadap kemampuan perempuan dalam bidang sains.

Tapi, bukan berarti ini tidak bisa diubah! Justru, inilah alasan kenapa Hari Internasional Perempuan dalam Sains penting untuk terus digaungkan.

Baca Juga  Ini Kondisi yang Membolehkan Bayar Utang Puasa dengan Fidyah, Jangan Sampai Salah!

Kenapa 11 Februari Diperingati sebagai Hari Perempuan dan Anak Perempuan dalam Sains?

Tanggal 11 Februari ditetapkan sebagai Hari Internasional Perempuan dan Anak Perempuan dalam Sains oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada tahun 2015. Tujuan utama peringatan ini adalah untuk mengatasi ketimpangan gender di bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM) serta mendorong lebih banyak perempuan untuk berkarier di dunia sains.

Selama bertahun-tahun, perempuan menghadapi hambatan sosial dan struktural yang membatasi akses mereka ke pendidikan dan pekerjaan di bidang sains. Padahal, banyak ilmuwan perempuan hebat seperti Marie Curie, Rosalind Franklin, dan Katherine Johnson yang kontribusinya luar biasa tetapi sering kurang mendapat pengakuan.

Dengan adanya peringatan ini, dunia diingatkan bahwa sains bukan hanya untuk laki-laki. Semua orang, termasuk perempuan dan anak perempuan, berhak mendapatkan kesempatan yang sama untuk belajar, berinovasi, dan berkontribusi dalam dunia sains dan teknologi.

Perempuan Hebat yang Mengubah Dunia Sains

Kalau ada yang bilang perempuan tidak cocok jadi ilmuwan, tunjukkan saja daftar ini!

1. Marie Curie (1867–1934)

Satu-satunya perempuan yang memenangkan dua Nobel dalam dua bidang berbeda, yaitu Fisika dan Kimia. Penelitiannya tentang radioaktivitas membuka jalan bagi pengobatan kanker dan teknologi nuklir.

2. Rosalind Franklin (1920–1958)

Seorang ahli biologi molekuler yang berperan penting dalam menemukan struktur DNA. Sayangnya, kontribusinya kurang diakui saat itu.

3. Ada Lovelace (1815–1852)

Bisa dibilang sebagai programmer pertama di dunia. Dia menulis algoritma untuk mesin analitik Charles Babbage yang menjadi cikal bakal komputer modern.

4.Katherine Johnson (1918–2020)

Matematikawan jenius NASA yang membantu perhitungan navigasi untuk misi luar angkasa, termasuk pendaratan Apollo 11 di bulan.

Nah, kalau mereka bisa, kenapa tidak dengan perempuan masa kini?

Baca Juga  Lebih Ganas dari Rock in Solo! Thy Art Is Murder Janjikan Pertunjukan Paling Mengejutkan di Jakarta

Bagaimana Mendorong Lebih Banyak Perempuan ke Dunia Sains?

Supaya lebih banyak anak perempuan tertarik ke dunia sains dan teknologi, ada beberapa hal yang bisa dilakukan:

  1. Mengenalkan sains sejak dini: Anak perempuan harus tahu bahwa sains itu menyenangkan dan bisa diakses oleh siapa saja.
  2. Memberikan role model yang kuat: Semakin banyak ilmuwan perempuan yang dikenal, semakin banyak anak perempuan yang percaya bahwa mereka juga bisa.
  3. Menghapus stereotip gender dalam pendidikan: Jangan lagi membatasi pilihan berdasarkan gender. Semua anak berhak memilih jalur karier mereka sendiri!

Hari Internasional Perempuan dan Anak Perempuan dalam Sains bukan sekadar perayaan, tapi juga pengingat bahwa dunia sains masih membutuhkan lebih banyak perempuan berbakat.

Tidak ada alasan bagi anak perempuan untuk merasa minder dalam mengejar mimpi di bidang STEM. Dunia membutuhkan lebih banyak ilmuwan, insinyur, dan inovator perempuan untuk menciptakan perubahan nyata.

Jadi, kalau kamu seorang perempuan dan tertarik dengan sains, jangan ragu untuk melangkah! Dan bagi kamu yang ingin mendukung, sebarkan pesan ini agar semakin banyak perempuan berani menembus batas!

  • Penulis: Ruang Ilham

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cabut Perda Tidak Relevan

    Pembenahan Regulasi, Bapemperda Jatim Cabut Enam Perda Usang

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle Ruang Gentur
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Ketua badan pembuat peraturan daerah (Bapemperda) dewan perwakilan rakyat (DPRD) Jawa Timur, Yordan M Batara Goa Menyebutkan, pihaknya akan mencabut enam peraturan daerah (Perda) yang dinilai sudah tidak relevan untuk diterapkan Pemprov Jawa Timur. Keenam Perda tersebut antara lain, Perda nomer 1 tahun 2005 tentang usaha pertambangan dan galian C di wilayah sungai. […]

  • Hardiknas 2025 Sidoarjo

    Sinergi Semesta! Pendidikan Inklusif Sidoarjo Menyala di Hardiknas 2025

    • calendar_month Jumat, 2 Mei 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Semangat memperkuat kualitas pendidikan digaungkan dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025 di Kabupaten Sidoarjo. Upacara Hardiknas yang berlangsung khidmat di Alun-Alun Sidoarjo pada Jumat (2/5) pagi ini, dipimpin langsung oleh Bupati Subandi dan diikuti jajaran Forkopimda, hingga ratusan peserta dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar, mahasiswa, guru, ASN. Dalam upacara tersebut, […]

  • Pengadilan Negeri Surabaya

    Solidaritas Hakim Indonesia, 70 Hakim PN Surabaya Ikut Aksi Mogok

    • calendar_month Senin, 7 Okt 2024
    • account_circle Ruang M Andik
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Sebanyak 50 hingga 70 hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya ikut serta dalam aksi mogok sidang yang berlangsung mulai tanggal 7 hingga 11 Oktober 2024. Aksi ini merupakan bentuk dukungan terhadap gerakan solidaritas hakim se-Indonesia yang bertujuan memperjuangkan kesejahteraan para hakim. Humas PN Surabaya, Alex Adam Faisal, menyatakan bahwa pihaknya mendukung sepenuhnya aksi […]

  • Deni Prasetya Anggota Komisi B DPRD Jatim

    Pemerintah Perlu Membuat Program Agar Kaum Milenial Mau Terjun Ke Pertanian

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Ruang Gentur
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Produksi pertanian di Jawa Timur yang mencapai 10, 51 juta ton dari lahan seluas 1,84 juta hektare di tahun 2025 lalu membuat provinsi ini menjadi salah satu daerah unggulan program swasembada pangan di Indonesia. Untuk mempertahankan keunggulan di sektor pertanian itu, anggota komisi B DPRD Jatim, Deni Prasetya mempunyai pandangan strategis dalam menjaga […]

  • Timnas Indonesia di eFootball 2025

    Garuda di Dunia Digital! Timnas Indonesia Resmi Meluncur di eFootball 2025 – Begini Cara Bermainnya

    • calendar_month Sabtu, 12 Apr 2025
    • account_circle Ruang Wawan
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Kabar gembira untuk para penggemar sepak bola dan gaming di Indonesia! Timnas Indonesia akhirnya mendapatkan pengakuan resmi di dunia virtual melalui eFootball 2025, berkat kolaborasi antara PSSI, PT Garuda Sepakbola Indonesia (GSI), dan Konami. Ini adalah momen bersejarah, karena Indonesia menjadi salah satu negara Asia Tenggara yang diakui secara resmi dalam game football […]

  • Khofifah Emil dan Dewa 19 Kampanye politik dengan musik

    Khofifah dan Emil Dardak Kolaborasi dengan Dewa 19 dalam Video Klip Kampanye Pilkada 2024

    • calendar_month Selasa, 15 Okt 2024
    • account_circle Ruang Gentur
    • 1Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur nomor urut 2, Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elistianto Dardak, menggarap video klip bersama grup musik legendaris asal Surabaya, Dewa 19, yang gawangi oleh Ahmad Dhani. Video klip ini menampilkan lagu “Hidup Adalah Perjuangan” yang dinyanyikan oleh Khofifah-Emil sebagai bagian dari kampanye Pilkada Jawa […]

expand_less