Breaking News
light_mode
Rabu, 28 Oktober 2026
Beranda » Terkini » Menyibak Rahasia Pradaksina: Ritual Biksu Thudong yang Menghidupkan Kembali Spirit Borobudur

Menyibak Rahasia Pradaksina: Ritual Biksu Thudong yang Menghidupkan Kembali Spirit Borobudur

  • account_circle Ruang Sely
  • calendar_month Senin, 12 Mei 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Kedatangan 36 biksu Thudong asal Thailand di Candi Borobudur bukan sekadar kunjungan biasa. Mereka membawa misi spiritual yang dalam, melakukan ritual pradaksina sebagai bagian dari perayaan Waisak. Sabtu (9/5/2025) sore menjadi saksi bisu langkah-langkah khidmat mereka mengelilingi stupa induk, menorehkan makna di setiap putaran.

Pradaksina: Lebih dari Sekadar Mengelilingi Stupa

Filosofi di Balik Ritual Mengitari Candi

Pradaksina, menurut situs resmi Kemenag, adalah ritual penghormatan dengan mengitari objek suci seperti stupa. Biksu Thudong melakukannya dengan sikap anjali, kedua tangan merangkap di dada, sambil melangkah perlahan searah jarum jam. Tiga putaran penuh makna ini diiringi lantunan parita suci, menciptakan harmoni antara gerak dan doa.

Di Candi Borobudur, ritual ini tak hanya dilakukan oleh biksu. Samanera, attasilani, hingga umat awam (upasaka dan upasik) turut serta, menyatukan energi spiritual dalam satu lingkaran penghormatan. Setiap langkah mereka adalah bentuk penghayatan terhadap Triratna: Buddha, Dharma, dan Sangha.

Tiga Pilar Pelaksanaan Pradaksina

Syarat yang Menjadikan Ritual Ini Begitu Spesial

Ritual pradaksina tak bisa dilakukan asal-asalan. Ada tiga syarat pokok yang harus dipenuhi, menjadikannya sebagai aktivitas spiritual yang utuh. Pertama, adanya objek penghormatan yang benar atau dakkhineyya sampada. Stupa induk Candi Borobudur dipilih bukan tanpa alasan, melainkan karena kesuciannya dalam tradisi Buddha.

Kedua, cetana sampada atau kehendak yang benar. Niat tulus menjadi fondasi utama. Tanpa ini, ritual hanyalah gerakan fisik tanpa jiwa. Ketiga, sikap yang benar. Anjali bukan sekadar gestur tangan, melainkan simbol kerendahan hati dan fokus penuh pada spiritualitas.

Pradaksina sebagai Meditasi Berjalan

Ketika Setiap Langkah Menjadi Perenungan

Bagi biksu Thudong, pradaksina adalah bentuk meditasi dalam gerak. Mereka menyebutnya sebagai “kesadaran kekinian dalam setiap langkah”. Ritual ini mengajarkan untuk hadir sepenuhnya di saat ini, merasakan setiap hembusan napas, dan menyelaraskan gerak dengan batin.

Baca Juga  Festival Reog Ponorogo FNRP XXXI 2026 Diguncang Dugaan Kecurangan, Heri Lentho: “Diciderai dengan Pelanggaran Etik”

Tak heran jika setelah ritual, wajah-wajah mereka terlihat lebih tenang. Pradaksina telah menjadi jembatan antara dunia fisik dan spiritual, mengondisikan batin untuk mencapai ketenangan sejati. Dalam keheningan Borobudur yang megah, ritual ini terasa seperti dialog antara manusia dan alam semesta.

  • Penulis: Ruang Sely

Rekomendasi Untuk Anda

  • LSM GEMPAR Sidoarjo

    LSM GEMPAR Sidoarjo Berbagi 1.000 Takjil Gratis di Desa Candinegoro Aksi Peduli di Bulan Suci Ramadhan

    • calendar_month Minggu, 16 Mar 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – LSM GEMPAR Sidoarjo kembali menunjukkan kepeduliannya melalui aksi sosial berbagi takjil gratis di bulan suci Ramadhan. Kegiatan ini dilaksanakan di jalan raya depan BUMDES Candinegoro, Desa Candinegoro, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo, pada Sabtu (15/03). Sebanyak 1.000 paket takjil dibagikan kepada pengguna jalan yang sedang berpuasa, menciptakan momen penuh kebahagiaan dan kebersamaan. Ketua DPD […]

  • 5 Destinasi Wisata ke Malaysia Wajib Dikunjungi

    5 Destinasi Wisata ke Malaysia Wajib Dikunjungi

    • calendar_month Rabu, 27 Nov 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Malaysia, negara tetangga kita yang kaya akan budaya dan keindahan alam, menawarkan beragam destinasi wisata yang memikat hati. Dari gedung pencakar langit modern hingga hutan hujan tropis yang masih asri, Malaysia memiliki semuanya. Yuk simak 5 destinasi wisata di Malaysia yang wajib Anda kunjungi! 1. Kuala Lumpur Malaysia ini adalah perpaduan sempurna […]

  • Kim Go Eun Love In The Big City

    Film Terbaru Kim Go Eun “Love in The Big City”, Dari Teman jadi Cinta

    • calendar_month Rabu, 4 Sep 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang,co,id – Aktris berbakat, Kim Go Eun, akan muncul kembali dalam film layar lebar berjudul “Love in The Big City”. Kali ini bersama Noh Sang Hyun, ia akan membintangi film bergenre drama bertema dari teman jadi cinta. Sukses dengan film terakhirnya “Exhuma”, para penggemar Go Eun sudah sangat menantikan karyanya berikutnya.   Sinopsis film […]

  • Keshi

    Keshi Akan Konser Spektakuler di Jakarta, Tiket Sudah Dibuka!

    • calendar_month Jumat, 13 Sep 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Bagi para penggemar Keshi yang sudah tidak sabar menantikan kehadiran sang idola di Indonesia, bersiaplah untuk bersorak kegirangan! Keshi telah mengumumkan akan kembali menggelar konser di Jakarta pada tanggal 23 Februari 2025 mendatang. Konser yang bertajuk “Requiem World Tour” ini akan diselenggarakan di Istora Senayan, Jakarta. Keshi sebelumnya telah sukses memukau penggemarnya […]

  • Pencabutan Ketetapan MPR oleh Dr. Hufron, pakar hukum tata negara dari Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Surabaya

    Analisis Pencabutan Ketetapan MPR 11/1998 dan Rehabilitasi Nama Baik Soekarno dan Soeharto

    • calendar_month Rabu, 2 Okt 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Pencabutan Ketetapan MPR Nomor 11 Tahun 1998, khususnya Pasal 4 yang mengatur perintah pengadilan terhadap mantan Presiden Soeharto, memicu diskusi hangat terkait rehabilitasi nama baik tokoh-tokoh besar Indonesia. Perubahan ini menimbulkan berbagai pandangan mengenai pentingnya menghormati jasa Presiden Soeharto dan Soekarno, meskipun keduanya dicatat dengan pro dan kontra dalam sejarah bangsa. Dr. […]

  • Libur 18 April 2025

    18 April: Libur Jumat Agung & Warisan Konferensi Asia-Afrika yang Mengguncang Dunia

    • calendar_month Jumat, 18 Apr 2025
    • account_circle Ruang Sely
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Tanggal 18 April 2025 akan menjadi momen istimewa bagi Indonesia. Di satu sisi, umat Kristiani bersiap menyambut Jumat Agung, hari penuh khidmat untuk mengenang pengorbanan Yesus Kristus. Di sisi lain, tanggal ini juga mengingatkan kita pada Konferensi Asia-Afrika (KAA) 1955, sebuah pertemuan bersejarah yang mengubah peta politik global. Bagi yang merencanakan long weekend […]

expand_less