Breaking News
light_mode
Rabu, 28 Oktober 2026
Beranda » Hukrim » Viral! Terbongkar Sindikat Jual Beli Ginjal Lintas Negara di Sidoarjo: Fakta Mengejutkan di Ruang Sidang

Viral! Terbongkar Sindikat Jual Beli Ginjal Lintas Negara di Sidoarjo: Fakta Mengejutkan di Ruang Sidang

  • account_circle Ruang Nurudin
  • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sidoarjo, Ruang.co.id — Sidang lanjutan perkara Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dengan modus jual beli ginjal di Pengadilan Negeri Sidoarjo berubah menjadi sorotan nasional setelah fakta-fakta mencengangkan terungkap dari kesaksian para saksi, termasuk adanya kompensasi finansial besar dan peran medsos dalam memuluskan transaksi ilegal tersebut, Selasa (4/6/2025).

Dalam persidangan maraton selama lima jam, Ketua Majelis Hakim D. Herjuna Wisnu Gautama menyoroti kesaksian Siti Nurul Haliza alias Nunu, saksi keempat yang keterangannya berbelit – Belit alias plin-plan dan berbeda dengan Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Nunu mengklaim dirinya menjadi donor ginjal atas dasar sukarela dn ikhlash, namun dalam BAP disebutkan ia menerima kompensasi sebesar Rp600 juta, sebagian sudah ditransfer ke rekening perantara terdakwa AWS sebesar Rp300 juta.

“Anda ini sebelum memberikan kesaksian di sini sudah bersumpah, dan ada sanksi hukumnya terhadap saksi kalau memberikan keterangan berbeda dengan BAP!” tegas Hakim Ketua Herjuna dalam sidang.

Tak hanya Nunu, kesaksian saksi lain, Rina, memperlihatkan sisi kelam realitas ekonomi masyarakat bawah. Ia mengaku menjual ginjalnya atas bujukan sang suami, terdakwa BA, demi mencukupi kebutuhan rumah tangga. Ironisnya, terdakwa BA sendiri pernah menjadi pendonor ginjal dua tahun sebelumnya dan kini berperan sebagai penghubung dengan calon pembeli, yang dikenalnya melalui grup Facebook “Kumpulan Pasien Hemodialisis.”

“Saya tahu total ginjal saya dijual Rp600 juta. Semua biaya berangkat ditanggung pembeli,” kata Rina dengan suara lirih yang membuat suasana ruang sidang hening seketika.

Jaksa Penuntut Umum mengungkap sindikat ini tidak hanya mengandalkan relasi personal, tapi juga membentuk struktur rapi: pembiaya, pendonor, perantara, hingga pengatur logistik perjalanan. Semua ditutupi dalih kemanusiaan, padahal praktiknya adalah perdagangan organ tubuh manusia.

Baca Juga  Prof Bowo Analisis Proses Hukum Penetapan Dahlan Iskan sebagai Tersangka

Pihak kuasa hukum terdakwa menilai proses hukum masih timpang, sebab sosok pembiaya seperti Nunu hanya dijadikan saksi padahal memiliki peran sentral. Mereka mendorong prinsip “equality before the law” agar semua pelaku, dari lapangan hingga penyandang dana, diproses secara adil dan proporsional.

Kasus ini mencuatkan urgensi revisi mekanisme pengawasan donor organ, mempertegas hukum, serta mendesak literasi digital agar masyarakat tak mudah terjebak rayuan sindikat via media sosial. Di tengah krisis ekonomi, kisah nyata ini menyisakan pelajaran bahwa kebutuhan tak seharusnya dibayar dengan nyawa, secara harfiah.

Edy Waluyo,SH.,MH. Anggota Supolo Law and Firm dari tim kuasa hukum terdakwa usai persidanganengatakan, bahwa apa yang kami tanyakan dari rasa penasaran terhadap saksi Nunu, sudah terbantu dengn pertanyaan yng disampaikan majelis hakim dan JPU.

“Fatdi fakta persidngan saksi Nunu menyampaikan kalau dia membayar dengan uang senilai Rp300 juta dari Rp.600 juta sisanya setelah operasi tlanspalansi Ginjal, ditambah yang Rp10 juta untuk kebutuhan operasional dari biaya operasional yng terungkap senilai Rp650 juta termasuk biaya operasi di rumah sakit di India, kepada klien kami AWS. Itu artinya telah yerjadi transaksional seperti yang disampikan majelis hakim,” ujar Edy.

“Sudah pasti nantinya kami akan mengajukan pra peradilan atas keterlibatan Nunu yang semestinya juga dijadikan sebagai tersangka,” tandas pungkas Edy.

Sidang akan dilanjutkan pekan depan, publik kini menanti, apakah keadilan hanya tajam ke bawah, atau bisa menembus batas!.

  • Penulis: Ruang Nurudin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gadis Muda di Surabaya rampasan mobil taksi online

    Motif Gadis 23 Tahun Rampas Mobil Taksi Online: Demi Liburan ke Australia

    • calendar_month Rabu, 2 Okt 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Warga Perumahan Gunung Anyar Mas, Surabaya, digegerkan dengan insiden penusukan dan perampasan mobil taksi online pada Selasa (1/10) siang. dan kini sudah diketahui motif gadis tersebut. Seorang gadis muda berusia 23 tahun bernama Maria Livia, warga asal Ende, Nusa Tenggara Timur, ditangkap setelah merampas mobil milik seorang driver taksi online bernama Pujiono […]

  • Album kedua Tradisigila

    Young & Punk, Semangat Membara Album Kedua Tradisigila

    • calendar_month Minggu, 19 Okt 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Gelombang energi musik Punk Rock Indonesia kembali datang dari Kota Semarang. Band Tradisigila, yang terdiri dari tiga personil berpengalaman, Fandem Fay pada gitar dan vokal, Hoho Daniago pada bass, serta Riza Lala pada drum, secara resmi meluncurkan karya terbaru mereka. Album kedua Tradisigila yang bertajuk Young & Punk ini menjadi bukti nyata bahwa […]

  • Jumpa pers pascalaga Derbi Suramadu Persebaya vs Madura United

    Takluk 3-1 dari Persebaya, Madura United Kecewa dengan Keputusan Wasit

    • calendar_month 19 jam yang lalu
    • account_circle Ruang Wawan
    • 0Komentar

    SURABAYA – Madura United harus mengakui keunggulan Persebaya Surabaya 3-1 pada Derbi Suramadu di Stadion Gelora Bung Tomo, Senin (26/10/2026) malam. Usai laga, kubu Madura United menyampaikan kekecewaan terhadap kepemimpinan wasit. Pelatih Madura United Jose Gomes mengawali pernyataannya dengan memberi selamat kepada Persebaya yang meraih tiga poin. Namun ia menegaskan timnya kecewa dengan sejumlah keputusan […]

  • DIY (do it yourself)

    Apa Itu DIY (Do It Yourself)? Tren Kreatif yang Nggak Pernah Ketinggalan Zaman

    • calendar_month Kamis, 12 Des 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Di tengah era serba instan, ada sebuah tren unik yang justru menonjolkan kreativitas dan usaha mandiri, yaitu DIY atau Do It Yourself. Kalau kamu sering mendengar istilah ini tapi masih belum paham sepenuhnya. Artikel ini bakal mengupas tuntas tentang apa itu DIY, kenapa banyak orang suka, dan gimana cara memulai kegiatan DIY […]

  • Sekda Jember korupsi

    Dugaan Kasus Korupsi Billboard Senilai Rp1,7 Miliar, Sekda Jember Resmi Ditahan Polda Jatim

    • calendar_month Sabtu, 2 Nov 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Timur resmi menahan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jember, berinisial HS, atas dugaan korupsi dalam proyek pengadaan billboard yang diduga merugikan negara hingga Rp1,7 miliar. Penahanan HS dilakukan setelah ia ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus yang mencuri perhatian publik, mengingat posisinya sebagai pejabat strategis di […]

  • Huawei FreeArc earbud

    Huawei FreeArc Earbud Open-Ear Terjangkau dan Tahan Air untuk Olahraga

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Huawei telah memperkenalkan earbud open-ear terbaru mereka, Huawei FreeArc, yang dirancang khusus untuk para penggemar olahraga. Dengan desain hook yang nyaman dan harga yang terjangkau, FreeArc siap menjadi alternatif menarik untuk Powerbeats Pro 2 dari Beats by Dre. Selain harga yang lebih bersahabat, FreeArc juga menawarkan berbagai fitur canggih, termasuk ketahanan air dan […]

expand_less