Breaking News
light_mode
Rabu, 28 Oktober 2026
Beranda » Terkini » Prof. Dr. Hufron Ingatkan DPR Kembali ke Jati Diri

Prof. Dr. Hufron Ingatkan DPR Kembali ke Jati Diri

  • account_circle Mascim
  • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Seruan “bubarkan DPR” yang kerap bergema di ruang publik mendapat sorotan khusus dari pakar hukum tata negara. Guru Besar Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, Profesor Doktor Hufron, memberikan penjelasan mendalam bahwa seruan ini tidak boleh dimaknai secara harfiah. “Seruan untuk membubarkan DPR itu jangan dibaca secara harfiah karena sebenarnya ini lebih merupakan protes keras bahwa DPR tidak menjalankan tugas dan fungsinya secara maksimal,” tegasnya. Esensi dari teriakan masyarakat itu adalah sebuah teguran moral keras agar DPR kembali bekerja maksimal untuk kepentingan rakyat yang diwakilinya. Rabu, (27/8/2025).

Prof. Dr. Hufron menegaskan bahwa Indonesia menganut sistem presidensial murni pasca amandemen UUD 1945. “Dalam sistem presidensial, Indonesia tidak mengenal mekanisme mosi tidak percaya. Berbeda dengan sistem parlementer,” jelasnya. Presiden tidak dapat dijatuhkan dengan alasan politik semata, dan sebaliknya, Presiden juga tidak memiliki kewenangan untuk membubarkan DPR. “Pasal 7C UUD 1945 sengaja dibuat sebagai pagar konstitusi untuk mencegah pengalaman kelam masa lalu terulang kembali,” ungkap pakar hukum tata negara ini. Pasal ini lahir dari sejarah konstitusional Indonesia yang perlu dipahami sebagai bentuk perlindungan terhadap stabilitas sistem pemerintahan.

Baca Juga  Prof. Dr. Hufron Beberkan Dasar Hukum Royalti Musik untuk Bisnis

Menurut Prof. Dr. Hufron, Dewan Perwakilan Rakyat memiliki tiga fungsi utama yang menjadi pilar tugasnya. “Tiga fungsi DPR itu adalah fungsi legislasi, kemudian fungsi budgeting atau penganggaran dan fungsi controlling,” paparnya. Sayangnya, dalam praktiknya, fungsi pengawasan DPR dinilai sangat lemah. “Dalam fungsi controlling, ini menurut banyak pengamat termasuk lemah, tidak ada check and balancing system,” kritik Guru Besar Untag Surabaya ini. Berbagai kebijakan pemerintah sering disetujui tanpa proses pengawasan yang mendalam. Kelemahan inilah yang memicu kekecewaan publik dan erosi kepercayaan rakyat terhadap lembaga legislatif.

Fungsi perwakilan adalah jiwa dari Dewan Perwakilan Rakyat. Prof. Dr. Hufron mengingatkan bahwa esensi perwakilan ini sering terabaikan. “DPR itu kan Dewan Perwakilan Rakyat, ada kata perwakilan. Tapi kesannya DPR lebih merupakan penyambung lidah elit atau penyambung lidah partai politik ketimbang penyambung lidah rakyat,” tegasnya. Beberapa isu strategis nasional yang menyangkut hajat hidup orang banyak, justru tidak mendapat respons memadai dari DPR. “Mestinya DPR hadir dalam konteks kepentingan rakyat seperti ini,” tegas pakar hukum tata negara ini. DPR seharusnya menjadi juru bicara rakyat yang aktif menyuarakan kepentingan konstituennya.

Baca Juga  Amnesti dan Abolisi untuk Kasus Korupsi: Preseden Baru atau Intervensi Politik? Ini Analisis Prof. Dr. Hufron

Pada akhirnya, seruan bubarkan DPR adalah cerminan dari kekecewaan publik yang mendalam. Prof. Dr. Hufron menyatakan bahwa “seruan untuk bubarkan DPR itu lebih kepada protes keras agar DPR kembali kepada fungsinya sebagai dewan perwakilan rakyat.” Masyarakat melihat kesenjangan antara kinerja dengan fasilitas yang diterima anggota dewan. “Ini lebih berupa auto kritik kepada DPR agar menjalankan fungsi dan kinerjanya betul kembali untuk kemenangan rakyat,” pungkasnya. DPR harus kembali ke khittah-nya sebagai ruang berbicara rakyat dan memperjuangkan kepentingan publik agar demokrasi Indonesia tetap terjaga dengan baik.

  • Penulis: Mascim

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anak Disabilitas Sidoarjo Dicabuli Tetangga

    Miris! Anak Disabilitas Diduga Dicabuli Tetangga dan dibantu Istri Pelaku

    • calendar_month Selasa, 13 Agt 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Seorang anak disabilitas asal Sidoarjo diduga mengalami trauma lantaran pemerkosaan dan dicabuli oleh KS Warga Dusun Blige kecamatan Candi Sidoarjo dibantu istri pelaku. Pelaku sendiri kini sudah dilaporkan kepolresta Sidoarjo dan langsung dilakukan penangkapan. “Kami sudah laporkan ke polresta Sidoarjo pada 10 Agustus dan korban masih berusia 9 tahun dan anak tersebut […]

  • Ketan Subang CUP I

    Ketan Subang CUP I Cetak Harmoni Warga Lewat Domino

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Ruang Mujiono
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Geliat komunitas gaple di Perumahan Citra Harmoni, Sidoarjo, kembali berdenyut dengan penyelenggaraan turnamen domino internal bertajuk Ketan Subang CUP I. Ajang olahraga rekreasi yang digelar awal Februari ini berhasil memadukan semangat kompetisi dengan nilai-nilai kebersamaan warga. Format lomba gaple ganda yang diterapkan menambah dinamika kolaborasi antar peserta, membuktikan bahwa permainan domino bisa […]

  • Liga Muaythai Jatim Seri III 2026

    Liga Muaythai Jatim Seri III 2026 Digelar di Surabaya

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
    • account_circle Ruang Gentur
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Pengprov Muaythai Jawa Timur menggelar kejuaraan Muaythai bertajuk Rising Championship (Liga Muaythai Jatim Seri III) 2026. Kejuaraan bela diri asal Thailand itu digelar di atrium THR Mall Surabaya, mulai Kamis hingga Minggu, 1-4 Oktober 2026. Menurut Ketua Pengkot Muaythai Indonesia Surabaya, Hendri Lianto, kejuaraan ini sebagai ajang untuk menjaring atlet-atlet Muaythai Kota Surabaya […]

  • Status Validasi SKTP 2025

    Status Validasi SKTP 2025 Dipertanyakan Guru: Penjelasan Lengkap dan Solusi Praktis

    • calendar_month Jumat, 7 Mar 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Banyak guru di Indonesia sedang mempertanyakan status validasi SKTP 2025. Mengapa status validasi mereka masih belum valid? Mengapa informasi rekening di Info GTK masih kosong? Artikel ini akan memberikan penjelasan lengkap, penyebab, dan solusi praktis untuk mengatasi kebingungan tersebut. 1. Proses Validasi SKTP 2025 Masih Tahap Uji Coba Menurut informasi resmi dari info.gtk.dikdasmen.go.id, […]

  • Kompensasi Uang Debu

    Warga Pendopo Bersaksi Nyatakan Uang Kompensasi Debu Proyek Perumahan, Ambiguitas CSR Pengembang Dipertanyakan

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Tiga Warga Dusun Pendopo, Desa Entalsewu, Kabupaten Sidoarjo, tegas menyatakan uang yang diterima 7 terdakwa warga merupakan dana kompensasi Uang Debu proyek perumahan. Ketiga warga tersebut bernama Supris, warga RT 003/ RW 001 yang sekarang ketua RT, Jainul, Wakil RT 003 RW 001, dan David tang saat perkara berlangsung sebagai pengurus Kartar […]

  • Gus Ali Pilkada Sidoarjo

    Klarifikasi dan Kontroversi di Pilkada Sidoarjo: Doa Gus Ali “Buka Nomer Satu Coblos Nomer Dua”

    • calendar_month Rabu, 13 Nov 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Bunyi kalimat doa KH. Agoes Ali Masyhuri, Kyai yang akrab disapa Gus Ali, “Buka nomer satu, coblos nomer 2” dalam acara Shalawatan Akbar Jawa Timur Maju Berprestasi di lahan parkir Bumi Sholawat Sidoarjo, jadi polemik dan diduga jadi pemanfaatan kampanye bagi Paslon Cabup (Calon Bupati) di Pilkada Sidoarjo. Panitia penyelenggara Shalawat Akbar […]

expand_less