Breaking News
light_mode
Rabu, 9 September 2026
Beranda » Terkini » Rakernas JKSN 2026, Guru dan Ulama Garda Depan Perkuat Karakter Bangsa di Tengah Tantangan Zaman

Rakernas JKSN 2026, Guru dan Ulama Garda Depan Perkuat Karakter Bangsa di Tengah Tantangan Zaman

  • account_circle Mascim
  • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

ruang.co.id – Peran ulama dan guru bagaikan dua sisi mata uang yang tak terpisahkan dalam membangun peradaban bangsa. Jika kita menelisik sejarah, kemerdekaan Indonesia tidak lahir dari ruang hampa, melainkan dari keringat dan doa para ulama serta guru yang menggerakkan kesadaran kolektif masyarakat. Spirit itulah yang kembali mengemuka dalam forum Silaturahmi Alim Ulama dan Rapat Kerja Nasional Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN) dan Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) di Ponpes Amanatul Ummah, Surabaya, Sabtu (14/2/2026).

Forum yang berlangsung penuh khidmat ini menghadirkan sejumlah tokoh nasional yang memberikan pandangannya tentang posisi strategis guru dan ulama. Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, yang hadir langsung dalam kesempatan tersebut mengungkapkan komitmen pemerintah daerah dalam menyelaraskan program pendidikan dengan kebutuhan riil masyarakat. Ia menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mendukung program strategis pemerintah, khususnya di bidang kesehatan.

“Kami terus berkoordinasi dengan perguruan tinggi dan rumah sakit agar format terbaik bisa segera diterapkan. Jawa Timur siap menjadi bagian dari solusi nasional,” ujar Khofifah dengan nada optimis.

Lebih jauh, orang nomor satu di Jawa Timur ini memaparkan kesiapan daerahnya dalam mendukung pemerataan dokter spesialis. Skema pendidikan berbasis rumah sakit atau hospital based dinilai sebagai terobosan yang tepat mengingat Jatim memiliki infrastruktur kesehatan yang mumpuni. Beberapa rumah sakit milik pemerintah provinsi bahkan telah menjadi rujukan nasional, sehingga potensi ini harus dimanfaatkan semaksimal mungkin.

“Potensi tersebut dapat dioptimalkan untuk mendukung penempatan dokter spesialis di daerah tertinggal, terluar, dan terdepan,” imbuhnya sembari menegaskan bahwa akses kesehatan yang adil adalah hak setiap warga negara.

Di tengah derasnya arus globalisasi, Khofifah juga mengingatkan tentang pentingnya membangun keseimbangan antara pola pikir global dan kearifan lokal. Menurut perempuan berhijab ini, guru dan ulama memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk karakter generasi muda. Mereka tidak hanya dituntut cerdas secara intelektual, tetapi juga berintegritas dan memiliki wawasan kebangsaan yang kuat.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Djamari Chaniago, yang turut hadir dalam forum tersebut mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersatu padu. Ia mengingatkan bahwa sejarah telah membuktikan betapa kuatnya persatuan ketika semua komponen bangsa bahu-membahu tanpa memikirkan kepentingan kelompok semata.

“Tentara, polisi, dan umat sebagai tiga pilar utama penyangga negara,” ujarnya dengan tegas.

Menteri Djamari kemudian membawa hadirin menyusuri lorong waktu dengan menyinggung kembali peristiwa heroik Resolusi Jihad yang digelorakan oleh KH Hasyim Asy’ari pada 22 Oktober 1945. Resolusi tersebut menjadi titik balik yang membakar semangat perlawanan arek-arek Suroboyo hingga akhirnya meletus pertempuran dahsyat 10 November 1945, yang kini kita peringati sebagai Hari Pahlawan. Dalam pertempuran tersebut, para guru, ulama, dan santri turun ke medan laga dengan tekad membara mempertahankan harga diri bangsa.

“Di antara para pejuang itu ada guru, ulama, dan santri. Semangat itu harus kita warisi hari ini dalam bentuk penguatan pendidikan dan pembangunan karakter,” tegasnya.

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Djamari ini menekankan bahwa tugas guru tidak berhenti pada transfer ilmu pengetahuan semata. Lebih dari itu, seorang guru bertanggung jawab menanamkan nilai-nilai luhur sejarah, menumbuhkan jiwa nasionalisme, serta membangun kesadaran untuk menjaga kekayaan bangsa dari berbagai ancaman disintegrasi.

“Guru tidak hanya bertugas mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi juga menanamkan nilai sejarah, nasionalisme, dan tanggung jawab menjaga kekayaan bangsa,” tambahnya.

Baca Juga  Jadi Saksi, JKSN Gelar Istighotsah Doakan Gubernur Khofifah

Senada dengan itu, Ketua Umum JKSN yang juga Pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah, KH. Asep Syaifuddin Chalim, memberikan perspektif menarik tentang transformasi perjuangan pesantren. Menurut kiai kharismatik ini, jika dahulu pesantren identik dengan perjuangan fisik mempertahankan kemerdekaan, maka saat ini orientasinya harus bergeser pada upaya mewujudkan kesejahteraan dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Sejak awal berdirinya, Nahdlatul Ulama bertujuan menjaga faham Ahlussunnah wal Jamaah dan memperjuangkan Indonesia merdeka. Setelah kemerdekaan diraih, perjuangan harus diarahkan pada penguatan ekonomi dan keadilan sosial,” tuturnya.

KH. Asep kemudian memaparkan empat pilar utama yang harus dibangun secara simultan untuk mewujudkan cita-cita Indonesia maju dan makmur. Pertama, melahirkan ulama dan ilmuwan besar yang ilmunya mampu menerangi masyarakat dari kegelapan kebodohan. Kedua, membentuk birokrat profesional yang orientasinya benar-benar pada kepentingan rakyat, bukan kepentingan pribadi atau golongan. Ketiga, mencetak pengusaha nasional yang tidak hanya mengejar keuntungan, tetapi juga memberi kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.

Baca Juga  Berikan Santunan, JKSN Siapkan Umroh Gratis untuk Korban Musibah Ponpes Sidoarjo

“Serta menghadirkan profesional berkualitas dan bertanggung jawab,” lanjutnya menegaskan pilar keempat.

Forum yang berlangsung di Surabaya ini tidak hanya dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago, serta Ketua Umum JKSN KH. Asep Syaifuddin Chalim. Ratusan kiai, alim ulama, dan pengurus Pergunu dari berbagai kabupaten dan kota turut memadati lokasi acara. Kehadiran mereka menjadi bukti nyata bahwa semangat kolaborasi antara guru dan ulama masih terus berkobar hingga saat ini. Di tengah berbagai tantangan zaman yang semakin kompleks, sinergi keduanya menjadi fondasi kokoh bagi terwujudnya sumber daya manusia Indonesia yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing global tanpa kehilangan jati diri sebagai bangsa yang religius dan menjunjung tinggi nilai-nilai luhur Pancasila.

  • Penulis: Mascim

Rekomendasi Untuk Anda

  • Model Pengelolaan sampah Surabaya

    Surabaya Jadi Model Nasional Pengelolaan Sampah

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Surabaya, resmi dipilih sebagai daerah pertama peluncuran program pengelolaan sampah berkelanjutan, hasil kerja sama Indonesia, Norwegia, dan UNDP. Lahan 5,8 hektare di Sumberrejo, disiapkan untuk fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik. Survei lokasi sedang berlangsung, sebelum pembangunan akhir tahun. “Fasilitas tersebut ditargetkan mulai dibangun pada akhir tahun ini dan diharapkan mampu mengolah sisa […]

  • Shio Dalam Tahun Ular Kayu

    Prediksi Keberuntungan dan Tantangan untuk Setiap Shio di Tahun Ular Kayu 2025

    • calendar_month Minggu, 2 Feb 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Siapa sih yang nggak pernah ngerasain hidup itu naik turun kayak roller coaster? Kadang lagi asyik-asyiknya ngejar mimpi, eh tiba-tiba nyangkut di masalah yang bikin pusing tujuh keliling. Nah, tahun 2025 ini, shio kita bakal diajak berpetualang bareng si Ular Kayu. Katanya sih, tahun ini bakalan jadi tahun yang penuh kejutan dan tantangan. […]

  • pekerja migran Ni Kadek

    Malam Penyelamatan Ni Kadek Calon Buruh Migran: Perjuangan Berat, Ingin Pulkam dan Ijazah Ditahan, Anak Balita Menanti di Rumah

    • calendar_month Sabtu, 31 Mei 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Jumat malam, 29 Mei, menjadi saksi bisu sebuah drama kemanusiaan di Sidoarjo, Jawa Timur. Seorang calon pekerja migran bernama Ni Kadek Srumpon (28), akhirnya berhasil dibebaskan dari penahanan tidak resmi oleh sebuah perusahaan pelatihan tenaga kerja PT. Mulia Laksana Sejahtera, di Desa Siwalanpanji, Kec. Buduran. Sidoarjo. Perjuangan keras dan berat untuk pemulangannya […]

  • Penggusuran PKL Kebraon

    Buntut Penggusuran PKL di Lahan BTKD, Warga Kebraon Pertanyakan Proyek Perumahan

    • calendar_month Kamis, 7 Nov 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Imbauan Kepala Kelurahan Kebraon, Surabaya, yang didampingi Satpol PP terhadap PKL (Pedagang Kaki Lima) yang berjualan di atas lahan BTKD (Badan Tanah Kas Desa) untuk pindah alias digusur, berbuntut masalah dengan warga perumahan Kebraon. Persoalan baru muncul, lantaran beredarnya Surat dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pemkot (Pemerintah Kota) Surabaya, […]

  • Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan Ketua Ombudsman RI Mokhammad Najih saat menandatangani MoU untuk peningkatan pelayanan publik di Ruang Kerja Wali Kota.

    Pemkot Surabaya dan Ombudsman RI Sepakati MoU Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik

    • calendar_month Jumat, 29 Nov 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Ombudsman Republik Indonesia (RI) melaksanakan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) tentang Peningkatan Kualitas Penyelenggaraan Pelayanan Publik di Lingkungan Pemkot Surabaya di Ruang Kerja Wali Kota, Jumat (29/11/2024). Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan bahwa kerjasama ini dilakukan untuk meningkatkan pelayanan publik dalam hal keterbukaan dan transparansi. Wali […]

  • Al Nassr mengalahkan Al Wasl 4-0 di Liga Champions Asia. (c) Al Wassl Official

    Cristiano Ronaldo Bersinar! Dua Golnya Bawa Al Nassr Hancurkan Al Wasl 4-0 di Liga Champions Asia

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2025
    • account_circle Ruang Wawan
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Cristiano Ronaldo kembali menunjukkan kelasnya di panggung sepak bola Asia! Sang megabintang Portugal mencetak dua gol spektakuler saat Al Nassr menghancurkan Al Wasl dengan skor telak 4-0 di babak fase gugur Liga Champions Asia Elite. Kemenangan ini semakin menegaskan dominasi tim asal Arab Saudi tersebut di kompetisi bergengsi ini. Babak Pertama: Ronaldo Buka […]

expand_less