Breaking News
light_mode
Sabtu, 17 Oktober 2026
Beranda » Terkini » Kabinet Merah Putih: Dr Hufron Soroti Tantangan Koordinasi dan Efektivitas

Kabinet Merah Putih: Dr Hufron Soroti Tantangan Koordinasi dan Efektivitas

  • account_circle Ruang redaksi
  • calendar_month Rabu, 23 Okt 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Surabaya, Ruang.co.id – Prabowo Subianto resmi dilantik sebagai Presiden Republik Indonesia pada Minggu yang lalu, berpasangan dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, yang merupakan putra Presiden Joko Widodo. Pelantikan ini dilakukan di Gedung Nusantara MPR-DPR-DPD RI, Jakarta, dan menandai awal dari era baru pemerintahan Indonesia dengan susunan kabinet yang lebih besar dan ambisius dibandingkan kabinet sebelumnya.

Presiden Prabowo juga langsung memperkenalkan Kabinet Merah Putih, yang terdiri dari 48 menteri, 56 wakil menteri, dan 5 kepala badan. Susunan kabinet ini mencerminkan peningkatan yang signifikan dibandingkan kabinet Jokowi-Ma’ruf yang hanya memiliki 34 menteri dan 17 wakil menteri. Lonjakan jumlah menteri dan wakil menteri ini menjadi sorotan banyak pihak, terutama mengenai efektivitas dan efisiensi pemerintahan baru.

Menanggapi hal ini, Dr. Hufron, SH., MH., pakar hukum tata negara dari Universitas 17 Agustus Surabaya, menjelaskan bahwa secara yuridis, jumlah menteri yang ditunjuk oleh Presiden Prabowo tidak melanggar hukum. Ini sejalan dengan Undang-Undang Nomor 61 Tahun 2024 yang memperbolehkan penentuan jumlah kementerian berdasarkan kebutuhan pemerintahan yang berjalan.

“Secara hukum, tidak ada batasan jumlah menteri selama sesuai dengan kebutuhan presiden. Ini disebut dengan Rechtmatigheid van bestuur atau legitimasi hukum pemerintah,” ujar Dr. Hufron.

Meskipun diakui dari segi hukum, banyak pihak yang mempertanyakan kemampuan kabinet besar ini untuk bekerja secara efektif. Konsep Doelmatigheid van bestuur atau asas kemanfaatan pemerintahan menjadi krusial dalam menilai efektivitas kabinet baru ini. Kabinet yang besar memberikan peluang pembagian kerja yang lebih spesifik, namun juga menghadirkan tantangan dalam hal koordinasi, sinkronisasi, dan biaya anggaran.

Menurut Dr. Hufron, kabinet ini akan diuji dalam enam bulan pertama, terutama dalam hal kemampuan mereka menunjukkan program-program yang berdampak nyata pada masyarakat. “Tumpang tindih kewenangan antar kementerian menjadi salah satu kekhawatiran utama, terutama jika koordinasi dan sinkronisasi tidak berjalan baik,” tambahnya.

Baca Juga  DPRD dan Disbudpar Jawa Timur Menyelenggarakan Pergelaran Campursari "Guyon Maton" di Unitomo

Tantangan lainnya adalah persoalan sinkronisasi antar kementerian, terutama kementerian yang memiliki lingkup kerja serupa. Misalnya, pemecahan Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan menjadi beberapa kementerian baru yang berfokus pada isu keamanan dan hak asasi manusia. Dr. Hufron menegaskan bahwa penajaman tugas dan fungsi masing-masing kementerian harus dilakukan untuk mencegah tumpang tindih kewenangan.

“Koordinasi yang jelas antara kementerian-kementerian seperti Kementerian Hukum dan Kementerian HAM sangat penting. Jika tidak ada koordinasi, program-program strategis pemerintah bisa terhambat,” ungkap Dr. Hufron.

Di samping masalah koordinasi, Dr. Hufron juga mengingatkan akan potensi masalah anggaran akibat pengelolaan kabinet yang besar. “Bertambahnya jumlah kementerian, wakil menteri, dan badan-badan baru akan meningkatkan beban anggaran negara, yang bertentangan dengan semangat reformasi birokrasi,” jelasnya.

Namun, pemerintahan Prabowo-Gibran berkomitmen bahwa kabinet besar ini akan memperkuat efektivitas dalam menghadapi tantangan global dan mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Publik dan pengamat pun akan terus memantau dan mengevaluasi kinerja kabinet ini dalam menjalankan tugasnya.

Pada akhirnya, meskipun kabinet besar ini menyimpan tantangan tersendiri, Presiden Prabowo optimistis bahwa kabinet ini akan mempercepat pelaksanaan visi dan misi pemerintah. Efektivitas kabinet akan diuji dalam beberapa bulan ke depan melalui hasil yang nyata dan dapat dirasakan oleh masyarakat.

  • Penulis: Ruang redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Info Tayang Conclave jadwal di bioskop surabaya

    Info Tayang “Conclave” di Bioskop, Kisah Intrik Politik yang Masuk Nominasi Oscar 2025

    • calendar_month Rabu, 5 Mar 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Kehadiran film “Conclave” telah menciptakan gelombang kejutan di kalangan pecinta film, khususnya bagi mereka yang menggemari genre thriller politik. Dengan penampilan akting yang luar biasa dari para aktor kawakan seperti Ralph Fiennes, Stanley Tucci, dan John Lithgow, film ini berhasil menyajikan narasi yang penuh dengan intrik dan rahasia tersembunyi. Kisah yang diangkat berpusat […]

  • Lawan Timnas Indonesia U-17

    Siapa Lawan Timnas Indonesia U-17 di Perempat Final Piala Asia 2025? Ini Analisis Lengkapnya!

    • calendar_month Sabtu, 12 Apr 2025
    • account_circle Ruang Wawan
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Dengan kemenangan dramatis 2-0 atas Afghanistan, Timnas Indonesia U-17 resmi melenggang ke perempat final Piala Asia U-17 2025 sebagai juara Grup C. Kini, seluruh perhatian tertuju pada pertanyaan besar: siapa lawan Timnas U-17 Garuda Muda di babak 8 besar? Dominasi Tanpa Tanding di Fase Grup Tim besutan Nova Arianto ini menunjukkan konsistensi luar […]

  • AC Milan Singkirkan AS Roma di Coppa Italia. (c) AC MIlan Official

    AC Milan Singkirkan Roma di Coppa Italia, Ini Statistik Menariknya!

    • calendar_month Kamis, 6 Feb 2025
    • account_circle Ruang Wawan
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – AC Milan menunjukkan performa gemilang dengan mengalahkan AS Roma 3-1 dalam laga perempat final Coppa Italia. Tammy Abraham menjadi bintang dengan dua gol, sementara João Félix mencetak gol debutnya untuk Milan. Theo Hernández pun tak kalah bersinar dengan dua assist yang ia berikan. Kemenangan ini semakin menegaskan dominasi Milan di kompetisi domestik. Berikut […]

  • Kejanggalan Anggaran Lampu Hias Probolinggo

    Belajar dari Kasus Lampu Hias Probolinggo, Mengapa Uang Rakyat Rentan Terkait Anggaran Proyek Tanpa Perencanaan?

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Sidang perkara dugaan korupsi pengadaan lampu hias Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Probolinggo tahun 2023, mengungkap fakta-fakta penting dalam internal kedinasannya. Di ruang sidang Chandra Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya, terus saling menggali secara ketat dan masif, atas keterangan para saksi terkait prosedur perencanaan hingga pengadaan barang. Plt Kepala DLH Kota […]

  • Fosil Archaeopteryx

    Fosil Archaeopteryx, Penghubung Dinosaurus dan Burung

    • calendar_month Rabu, 11 Des 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Archaeopteryx adalah salah satu fosil paling ikonik dalam sejarah paleontologi, yang pertama kali ditemukan di daerah Solnhofen, Bavaria, Jerman, pada tahun 1861. Fosil ini diperkirakan berasal dari sekitar 150 juta tahun yang lalu, pada periode Jura. Penemuan awalnya mengejutkan dunia ilmiah karena fosil ini menunjukkan adanya karakteristik gabungan antara dinosaurus dan burung, […]

  • lembaga pengawas independen Pilkades

    DPRD Sidoarjo, Merajut Kembali Benang Kusut Pengawasan Pilkades Demi Demokrasi Desa yang Berdaulat

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Pelaksanaan Pilkades serentak di 80 Desa di Sidoarjp Masih berlangsung. namun fakta dilapangan terjadi keluhan dan pengaduan dari sejumlah calon kepala desa, terkait dengan dugaan kecurangan, baik yang dilakukan panitia pelaksana pilkades maupun tahapan pilkades yang sudah ditetapkan oleh panitia. merespon hal ini, Ketua DPRD Sidoarjo, H. Abdillah Nasih,SM angkat bicara. Aroma […]

expand_less