Breaking News
light_mode
Rabu, 28 Oktober 2026
Beranda » Pemerintah » Mahfud MD: Integritas Pagar Kebangsaan dan Fondasi Kebinekaan Jatim

Mahfud MD: Integritas Pagar Kebangsaan dan Fondasi Kebinekaan Jatim

  • account_circle Ruang Gentur
  • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Di hadapan para anggota DPRD Jatim dan Gubernur serta wakil gubernur Jatim, beserta para undangan yang hadir dalam Rapat Paripurna istimewa HUT ke 80 Provinsi Jawa Timur,
Prof. Mahfud menekankan pentingnya integritas keberagaman bagi seluruh warga Jawa Timur.

Dalam orasi ilmiahnya di Gedung DPRD Jatim, Minggu (12/10) tersebut, Mahfud mengatakan, menjaga keberagaman ini sangat penting karena Jawa Timur merupakan miniatur kebinekaan Indonesia.

“Di Jawa Timur itu berbagai suku, agama, dan ras itu lengkap. Oleh karena itu, satu, mari kita jaga ke-Indonesiaan kita ini,” ujarnya.

Mahfud menambahkan, gotong royong merupakan praktik nilai kebangsaan yang perlu terus dihidupkan. Ia menegaskan komitmen agar Jatim terus berperan sebagai motor persatuan, pagar kebangsaan, dan fondasi kebinekaan.

Pada kesempatan yang sama, ia juga mengulas posisi sejarah Jatim dalam fase krusial kemerdekaan. Ia menegaskan, di tengah konstelasi hukum internasional pasca-Perang Dunia II dan upaya kolonial kembali masuk, tekad bangsa dinyatakan tanpa ragu.

“Indonesia ini merebut dan akan melawan siapapun yang masuk kembali ke Indonesia,” katanya.

Menurutnya, perlawanan rakyat di Jatim yang puncaknya dikenang pada 10 November, membuat dunia menoleh dan membuka jalan ke pengakuan kedaulatan.

“Ketika pemerintah pusat sedang terdesak, berbagai kekuatan kucar-kacir, Jawa Timur melakukan perlawanan dalam apa yang disebut jihad. Fi sabilillah melalui resolusi jihad KH Hasyim Ash’ ari sehingga lahirlah peristiwa 10 November itu. Itu dari Jawa Timur,” jelas Mahfud.

Lebih jauh lagi, Mahfud juga memberikan paparan tentang akhlak masyarakat Jawa Timur yang berasal dari pendidikan di oondok pesantren. Karena itu, Mahfud mendorobg penguatan ekosistem pesantren sebagai sumber daya moral khas Jatim. Mahfud mendorong revitalisasi nilai kepesantrenan yakni, kesederhanaan, dan anti-tamak, yang membentuk karakter warga dan pejabat publik.

Baca Juga  Mensos Gus Ipul Gandeng Sidoarjo untuk Selamatkan Jutaan Anak “Invisible People”

“Kalau bisa hidup sederhana saja, secukupnya dan ingat kamu harus hidup jujur. Kata orang Madura mun tak jujur ancor (kalau kamu ndak jujur hancur),” tandas Mahfud.

“Kalau kamu ndak jujur, nunggu waktu. Sekarang selamat, besok enggak. Coba lihat, banyak sekarang gejala kan? Orang yang kemarin gagal gitu-gitu itu, enggak jujur. Sekarang patron-nya sudah tidak ada, kucar-kacir, pada ketakutan. Nah, itulah yang diajarkan,” lanjutnya.

Mahfud menggarisbawahi, kejujuran juga harus diterapkan pada kehidupan sehari-hari. Setiap perkataan yang telah diucapkan atau diumumkan, menurutnya harus dijalankan sesuai dengan yang telah disampaikan.

“Antara yang diumumkan dan yang dikerjakan itu sama, itu integritas. Sehingga di sini akan timbul apa yang disebut idenya demokrasi itu kan tiga. Satu: liberty (kebebasan), equality (kesetaraan), fraternity (persaudaraan),” tuturnya.

Mahfud juga menyoroti etika ruang publik di era digital. Ia mengkritik budaya saling caci dan adu domba di media sosial yang, menurutnya, merusak keadaban. “Sudah nir-akhlak,” tegasnya.

Di sisi lain, ia mengajak publik melihat kemajuan sosial-ekonomi sebagai proses estafet lintas pemerintahan mulai dari Presiden Soekarno hingga Jokowi. “Ini yang harus disyukuri, jangan marah-marah melulu,” ujarnya.

Sembari mengutip data ekonomi, Mahfud mengatakan bahwa di era sebelum kemerdekaan, angk kemiskinan di Indonesia mencapai 99 persen. Karena semua kekayaan alam diambil penjajah. Sedangkan kesempatan pendidikan hanya diberikan pada segelintir kaun bangsawan. Sehingga tidak rakyat tidak banuak yang mendapat pendidikan layak.

Kemudian pada saat presiden Soekarno pasca kemerdekaan dan di ujung kekuasaan pemerintahannya, yaitu tahun 1966 angka kemuskinan turun menjadi 51 persen.

Lsku jaman presiden Soeharto angka kemiskinan turun menjadi 18 persen. Sampai reformasi dari presiden Habibi, Gus Dur, Megawati hinhga Susilo Bambang Yudhoyono, angka kemiskinan turun menjadi 11 persen. Lalu kzman presiden jokowi turun hingga 7,5 persen.

Baca Juga  Betonisasi Waru Terancam Molor Disorot Keras: Dugaan Kualitas Buruk, DPRD Minta Evaluasi Total

“Saat ini di era Prabowo, khusus Jawa Timur turun hingga tinggal beberapa persen. Seperti yang dipaparkan Gubernur tadi,” tutur Mahfud.

  • Penulis: Ruang Gentur

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dugaan mal administrasi sertifikat PTSL

    Sertifikat PTSL Titik Handayani Warga Prijek Terancam Digugat, Perangkat Desa Diduga Terlibat Mal Administrasi

    • calendar_month Minggu, 27 Okt 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Lamongan, Ruang.co.id – Tiga Sertifikat lahan atas nama Tilik Handayani warga Dusun Prijek (Prijeg), Desa Taman Prijek, Kec. Laren, Kab. Lamongan, yang hampir sebulan lalu diterbitkan, masih jadi sengketa dan akhirnya resmi akan digugat oleh tetangganya, tidak lain adalah Choirul Roziqin. Melalui Hayomi Gunawan,SH.,MH. Sebagai kuasa hukum Choirul Roziqin mengatakan, permintaan kliennya berdasarkan jalur mediasi […]

  • Pameran Lukisan Khusnul Bahri

    Contemporary Ethnic Karya Khusnul Bahri: Lukisan yang Menyuarakan Bahasa Budaya ke Dunia Modern

    • calendar_month Sabtu, 17 Mei 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Galeri Merah Putih di kompleks Balai Pemuda Surabaya menjadi saksi bisu pertemuan antara tradisi dan modernitas melalui pameran tunggal Khusnul Bahri bertajuk Contemporary Ethnic. Seniman kelahiran Madura ini menghadirkan 16 karya lukisan yang tidak sekadar indah dipandang, tetapi juga sarat dengan pesan budaya, sosial, dan religi. Sebagai alumni IKIP Surabaya (kini UNESA) dan […]

  • THR Lebaran 2025 PNS-PPPK

    Rincian THR Lebaran 2025 untuk PNS dan PPPK: Besaran, Komponen, dan Jadwal Pencairan

    • calendar_month Minggu, 2 Mar 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Tunjangan Hari Raya (THR) Lebaran 2025 untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) diprediksi akan dicairkan lebih cepat dari biasanya. Menurut Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB), Rini Widyantini, pencairan THR Lebaran biasanya dilakukan 10 hari sebelum Idulfitri. Namun, tahun ini ada kemungkinan pencairan bisa lebih […]

  • Efektivitas Vaksin Covid-19

    Vaksin Covid-19 vs Varian NB.1.8.1: Perlindungan Terkini yang Perlu Anda Tahu

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Ruang Sely
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Dunia kembali dihebohkan dengan kemunculan varian NB.1.8.1, subvarian Omicron terbaru yang mulai menyebar di beberapa negara. Bagi masyarakat Indonesia yang sudah menjalani vaksinasi primer hingga booster, pertanyaan besar muncul: masih efektifkah perlindungan vaksin Covid-19 yang sudah diterima? Efektivitas Vaksin Menurut WHO dan Ahli Epidemiologi Berdasarkan pemantauan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), varian NB.1.8.1 memang […]

  • Advokat Muda Peduli Perempuan dan Anak

    Antonius Billy Handiwiyanto Raih Figur Akselerator Kemajuan Detik

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Komitmen nyata Antonius Billy Handiwiyanto, S.H., M.H., dalam memperjuangkan keadilan untuk kelompok rentan akhirnya mendapat pengakuan nasional. Advokat muda yang tekun ini berhasil meraih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan dari Detik.com, sebuah penghargaan bergengsi yang menempatkannya dalam kategori Advokat Muda Peduli Perlindungan Perempuan dan Anak. Kamis, (6/10/2025). Penganugerahan ini bukan sekadar simbol, melainkan cermin […]

  • Arum Sabil dukung Khofifah-Emil

    Arum Sabil Siap Menangkan Khofifah-Emil di Pilgub Jatim

    • calendar_month Senin, 11 Nov 2024
    • account_circle Ruang Gentur
    • 0Komentar

    Jember, Ruang.co.id – Dukungan penuh dari salah satu tokoh pertanian nasional Arum Sabil untuk paslon cagub Khofifah-Emil di pilgub Jawa Timur akan semakin memuluskan calon nomor urut 2 tersebut untuk menang di pilgub. “Pak Arum Sabil itu tokoh di Jember sekaligus nasional. Beliau tokoh yang sosial dan berpihak kepada rakyat. Kalau beliau sudah turun memberikan […]

expand_less