Breaking News
light_mode
Selasa, 27 Oktober 2026
Beranda » Terkini » DPRD Apresiasi Job Fair Inklusif Sidoarjo Bukakan Harapan Baru bagi Disabilitas

DPRD Apresiasi Job Fair Inklusif Sidoarjo Bukakan Harapan Baru bagi Disabilitas

  • account_circle Ruang Nurudin
  • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sidoarjo, Ruang.co.id — Semangat menembus batas terdengar menggetarkan ruang gedung futsal di GOR Sidoarjo pagi itu. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui Dinas Tenaga Kerja resmi membuka Job Fair Inklusif Hybrid 2025, Selasa (21/10).

Ketua DPRD Sidoarjo Abdilah Nasih hadir di acara ini dan menyampaikan apresiasi mendalam.

“Job Fair Inklusif ini bentuk nyata perhatian Pemkab terhadap kesejahteraan sahabat disabilitas. Kami di DPRD memberi kado manis lewat Perda Nomor 11 Tahun 2024 tentang penghormatan dan perlindungan disabilitas,” ujarnya penuh semangat.

Cak Nasik, sapaan akrabnya, menegaskan bahwa hak bekerja adalah hak konstitusional setiap warga negara. Ia mengajak seluruh perusahaan di Sidoarjo untuk membuka ruang lebih luas.

“Mereka tidak butuh dikasihani, mereka hanya butuh kesempatan. Dari tangan-tangan mereka, perusahaan akan mendapat berkah dan semangat luar biasa,” katanya lantang.

Sebanyak 10 perusahaan lokal menyediakan 108 lowongan kerja yang dikhususkan bagi penyandang disabilitas. Sebanyak 150 pencari kerja disabilitas tampak antusias mengikuti kegiatan hari pertama.

Mereka mendaftarkan diri melalui laman resmi Pemkab Sidoarjo di https://siapkerja.sidoarjokab.go.id/. Melalui sistem ini, peserta dapat memilih lowongan yang sesuai dengan minat dan kemampuan mereka.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Sidoarjo Ainun Amalia menegaskan kegiatan ini menjadi wujud nyata kesetaraan kesempatan kerja.

“Kita percaya teman-teman disabilitas memiliki potensi dan semangat luar biasa untuk berkontribusi di dunia kerja,” ujarnya.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) 2024, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Sidoarjo turun dari 8,05 persen menjadi 6,49 persen. Pemkab menargetkan angka itu kembali turun menjadi 5,40 persen di tahun 2025.

Namun, Ainun mengingatkan masih ada tantangan besar. “Kesenjangan keterampilan dan aksesibilitas fasilitas publik ramah disabilitas masih jadi penghambat utama. Kita butuh kebijakan strategis berupa road map pasar kerja inklusif yang menutup kesenjangan itu,” tegasnya.

Baca Juga  Setetes Darah Satu Nyawa, Humas Polda Jatim Gelar Donor Darah HUT ke-74

Ia menekankan pentingnya kolaborasi multi pihak: pemerintah sebagai fasilitator, dunia usaha sebagai penyerap tenaga kerja inklusif, dan komunitas disabilitas sebagai mitra advokasi.

“Kita ingin Sidoarjo menjadi daerah progresif yang memimpin integrasi prinsip inklusivitas dalam pembangunan daerah,” pungkas Ainun.

Dengan langkah berani ini, Sidoarjo menegaskan diri sebagai kota yang membuka harapan baru bagi semua, tanpa kecuali — menyalakan lentera inklusi yang menyinari masa depan kerja yang berkeadilan sosial.

  • Penulis: Ruang Nurudin

Rekomendasi Untuk Anda

  • buku 3 kisah inspiratif

    Karya Literasi Bocah SD Surabaya Luncurkan Buku 3 Kisah

    • calendar_month Minggu, 24 Agt 2025
    • account_circle Ruang Sely
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Dunia literasi anak Indonesia kembali mendapat angin segar melalui karya luar biasa seorang bocah SD Surabaya. Thersayang Btari Aruta, siswi kelas 1C SDN Medokan Ayu II Surabaya, berhasil membuktikan bahwa imajinasi anak tidak mengenal batas. Pada acara jalan sehat memperingati Kemerdekaan Indonesia di sekolahnya, Tere secara resmi meluncurkan buku cerita anak perdananya berjudul […]

  • Usia 35 tahun Mencapai hal seperti kebebasan keuangan

    Usia 35 Tahun Harus Sudah Mencapai Hal Berikut

    • calendar_month Kamis, 10 Okt 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Usia 35 tahun sering dianggap sebagai titik tengah dalam perjalanan hidup seseorang. Pada usia 35 tahun ini, banyak orang mengharapkan diri mereka telah mencapai berbagai pencapaian tertentu. Mendekati usia 35 tahun, seringkali kita merasa terpanggil untuk merenung sejenak. Menengok ke belakang, kita akan menemukan jejak langkah yang telah dilalui, lika-liku perjalanan yang […]

  • kasus TBC meningkat 2025

    Gempur TBC! Kasus Melonjak 1 Juta, Ini Alarm untuk Indonesia

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Indonesia sedang menghadapi tsunami kasus Tuberkulosis (TBC). Data terbaru Kementerian Kesehatan RI mengungkapkan, estimasi kasus TBC pada tahun 2025 mencapai 1.090.000 orang—angka yang memicu kekhawatiran di tengah upaya eliminasi global. Dr. Tiffany, Ketua Tim Kerja TBC Kemenkes RI, menjelaskan bahwa meski penemuan kasus mulai membaik pasca-pandemi COVID-19, tantangan seperti stigma sosial dan ketimpangan […]

  • The Accountant 2

    The Accountant 2 Konspirasi Berdarah Sang Jenius Autistik di Dunia Keuangan

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Delapan tahun setelah kesuksesan film pertamanya, The Accountant 2 hadir dengan cerita yang lebih gelap dan kompleks. Kali ini, Christian Wolff—diperankan kembali oleh Ben Affleck—tak hanya berhadapan dengan jaringan kriminal, tapi juga terlibat dalam pembunuhan berantai yang mengancam nyawanya. Film yang dirilis pada April 2025 ini berhasil mempertahankan ciri khasnya: kombinasi cerdas antara […]

  • Kebiasaan orang tua yang membuat anak hilang respek

    Anak Akan Respek Jika Orang Tua Tinggalkan Kebiasaan Ini

    • calendar_month Minggu, 15 Sep 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Keharmonisan dalam keluarga sangat dipengaruhi oleh rasa hormat yang saling dibangun antara orang tua dan anak. Anak-anak cenderung mencontoh perilaku orang tuanya. Oleh karena itu, untuk menumbuhkan rasa hormat pada anak, orang tua perlu menjadi contoh yang baik. Kebiasaan Orang Tua yang Sering Membuat Anak Hilang Respek Terlalu Mengontrol Ketika orang tua […]

  • Sejarah Awal Mula Kedatangan Bangsa Barat ke Indonesia

    Sejarah Awal Mula Kedatangan Bangsa Barat ke Indonesia

    • calendar_month Senin, 23 Sep 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Kedatangan bangsa Barat ke Indonesia dipicu oleh pencarian rempah-rempah yang sangat berharga di Eropa serta keinginan untuk menemukan jalur perdagangan baru setelah kejatuhan Konstantinopel tahun 1453. Motivasi utama mereka dikenal sebagai “Gold, Glory, and Gospel”—mencari kekayaan, kejayaan, dan menyebarkan agama Kristen. Portugis merupakan kedatangan bangsa Barat pertama yang tiba di Indonesia. Pada […]

expand_less