Breaking News
light_mode
Sabtu, 24 Oktober 2026
Beranda » Hukrim » Pemprov Jatim Pastikan Pengawasan Berlapis untuk Penyaluran Dana Hibah

Pemprov Jatim Pastikan Pengawasan Berlapis untuk Penyaluran Dana Hibah

  • account_circle Ruang redaksi
  • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sidoarjo, Ruang.co.id – Pemerintah Provinsi Jawa Timur memastikan penerapan pengawasan berlapis dalam penyaluran dana hibah daerah. Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan publik di lingkungan Pemprov Jatim.

Kepala Biro Hukum Setdaprov Jatim, Adi Sarono, menegaskan bahwa pengawasan terhadap dana hibah tidak hanya dilakukan pada tahap akhir. Proses pengawasan berlangsung secara berkelanjutan dan melekat dalam setiap siklus penyaluran hibah, mulai dari perencanaan hingga pertanggungjawaban.

“Proses pengawasan berlangsung terus. Pengawasan tidak hanya monev. Monev merupakan bagian dari siklus yang melekat dalam proses hibah pada perangkat daerah penyalur,” ujarnya dalam acara Teras Informasi di Sidoarjo, Kamis (12/2/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan menanggapi sorotan publik terkait dugaan korupsi dana hibah pokok pikiran (Pokir) DPRD Jatim periode 2019–2024. Dalam kasus tersebut, KPK tengah mendalami praktik penyelewengan yang melibatkan sejumlah pihak, dan Gubernur Jawa Timur bahkan sempat dihadirkan sebagai saksi dalam persidangan.

Menurut Adi, pengawasan yang dilakukan bersifat berlapis dari berbagai sisi. Secara internal, Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) atau Inspektorat berperan aktif mengawal proses penyaluran. Sementara secara eksternal, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) juga melakukan audit terhadap penggunaan dana hibah.

“Pengawasan ada dari APIP, ada dari BPK, juga pengawasan oleh DPRD selaku Wakil Rakyat, serta dari masyarakat langsung. Itu semua juga bagian dari pengawasan,” jelas Adi saat ditemui usai acara.

Ia menambahkan bahwa keterlibatan DPRD dan masyarakat menjadi elemen penting dalam kontrol publik. Dengan demikian, pengawasan tidak hanya bersifat administratif tetapi juga partisipatif.

Adi menjelaskan bahwa pengawasan telah dimulai sejak tahap pengusulan hibah. Setiap usulan dari lembaga calon penerima hibah harus melewati proses verifikasi berjenjang. Pertama, verifikasi dilakukan oleh Sekretariat DPRD, kemudian dilanjutkan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sesuai dengan kewenangan dan tugas pokok masing-masing.

“Sehingga, yang disorot adalah secara spesifik yang melekat dalam siklus hibah, khususnya yang dijalankan dalam domainnya organisator,” terangnya saat ditanya mengenai fokus pengawasan.

Verifikasi tidak hanya dilakukan secara administratif, tetapi juga mencakup pengecekan lapangan untuk memastikan keberadaan dan kelayakan lembaga penerima. Langkah ini penting untuk mencegah munculnya pokmas fiktif, duplikasi penerima, maupun praktik suap yang kerap menjadi celah penyimpangan.

Baca Juga  Khofifah Akui Abai Lakukan Monev Korupsi Ijon Hibah Pokir Jalur Kusnadi. Terdakwa DPRD Lainnya Tunggu Giliran!

Setelah melewati verifikasi, dokumen usulan hibah kemudian direview oleh APIP sebelum masuk ke tahap penganggaran. Pada tahap ini, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) bersama DPRD membahas alokasi hibah melalui Rapat Badan Anggaran (Banggar), Rapat Komisi, hingga Rapat Fraksi. Semua usulan harus mendapatkan persetujuan dalam Rapat Paripurna sebelum akhirnya ditetapkan.

“Sebagai bentuk kehati-hatian, juga dilakukan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD), Pakta Integritas, serta Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak oleh lembaga penerima hibah,” pungkas Adi.

Baca Juga  Nyanyian Sumbang Lupa Yang Mulia, Saean Choir Sang Residivis Makelar Dana Hibah Jatim Menembus Pengadilan Tipikor

Setelah dana hibah direalisasikan, pengawasan tidak lantas berhenti. Penerima hibah wajib menyampaikan laporan pertanggungjawaban penggunaan dana. Laporan ini menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah untuk menilai efektivitas dan ketepatan sasaran penyaluran hibah.

Dengan mekanisme berlapis tersebut, Pemprov Jatim berharap penyaluran dana hibah dapat berjalan lebih transparan dan akuntabel. Hal ini sekaligus menjadi upaya preventif untuk meminimalisir potensi penyimpangan di masa mendatang, terutama setelah kasus dugaan korupsi yang mencuat beberapa waktu terakhir.

  • Penulis: Ruang redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • urine bocor saat batuk

    Kenali Alarm Tubuh: Urine Bocor Saat Batuk, Haruskah Cemas?

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Munculnya urine tanpa disadari saat batuk, tertawa, atau mengangkat beban berat kerap dianggap gangguan sepele. Namun, dokter spesialis obstetri dan ginekologi memperingatkan, kondisi tersebut bisa menjadi “alarm” dari melemahnya otot dasar panggul atau Pelvic Floor Dysfunction (PFD) yang memerlukan perhatian serius. Peringatan ini disampaikan oleh dr. Ni Komang Yeni Dhana Sari, SpOG, FAUCICOG, […]

  • Buruh ECCO May Day Sidoarjo

    Peringati May Day Buruh ECCO Santuni Yatim dan Suarakan Tuntutan Hapus Ousorching

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – May Day atau peringatan hari buruh internasional, kerap melakukan aksi unjuk rasa. Agak berbeda yang dilakukan SPN (Serikat Pekerja Nasional) PT ECCO Indonesia di Sidoarjo. Di May Day kali ini mereka menyalurkan santunan kepada 105 anak yatim, dan menyampaikan tuntutan ketenagakerjaan kepada pemerintah. Acara ini berlangsung dan berjalan tertib dan damai di […]

  • PBB Sidoarjo

    Meski belum, PBB Sidoarjo Rencananya Naik, DPRD Ingatkan Jangan Bebani Warga

    • calendar_month Senin, 18 Agt 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Suasana khidmat peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-80 di lapangan Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Sidoarjo, Minggu pagi (17/8/2025). Ini menjadi panggung penting bagi Bupati Subandi, untuk menyampaikan arah kebijakan yang langsung menyentuh kehidupan masyarakat. Soal rencana kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Kepada awak media pers, Bupati Subandi menegaskan bahwa, keputusan saat […]

  • Diskon listrik 50 persen 2025

    Gempuran Diskon Listrik 50% Juni-Juli 2025 Peluang Emas Hemat Rp300 Ribu/Bulan

    • calendar_month Minggu, 25 Mei 2025
    • account_circle Ruang Sely
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Pemerintah baru saja melepas kebijakan yang bakal bikin dompet masyarakat lebih tebal di musim liburan ini. Diskon listrik 50% selama dua bulan penuh menjadi bensin penyulut gairah konsumsi di tengah lesunya ekonomi global. Program yang menargetkan 79,3 juta rumah tangga ini bukan sekadar bantuan biasa, melainkan strategi cerdas untuk memompa perputaran uang di […]

  • Film Pantaskah Aku Berhijab

    Film “Pantaskah Aku Berhijab” Menjadi Eksplorasi Jati Diri di Tengah Ketidakhadiran Ayah

    • calendar_month Sabtu, 9 Nov 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Film terbaru Garapan sutradara Hadrah Daeng Ratu berjudul “Pantaskah Aku Berhijab” akan tayang pada tanggal 21 November 2024. Film ini menghadirkan deretan pemain berbakat yang mampu menghidupkan karakter-karakternya dengan apik. Nadya Arina, sebagai pemeran utama Sofi, berhasil memukau penonton dengan aktingnya yang mendalam dan emosional. Kehadiran Bryan Domani sebagai lawan mainnya semakin […]

  • jurusan kuliah untuk peluang kerja di BUMN

    8 Jurusan Soshum yang Dicari BUMN di Masa Depan! Inspirasi untuk SNBP dan SNBT 2025

    • calendar_month Minggu, 19 Jan 2025
    • account_circle Ruang Sely
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Persaingan di dunia kerja semakin ketat, terutama di sektor Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang selalu jadi primadona bagi lulusan perguruan tinggi. Jika Anda adalah pejuang SNBP atau SNBT 2025, memilih jurusan yang sesuai kebutuhan BUMN adalah langkah strategis untuk memastikan karier yang gemilang. Lalu, jurusan apa saja yang punya peluang besar […]

expand_less