Breaking News
Senin, 8 Juni 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Advertorial » DPRD Sidoarjo Selamatkan PKL CFD Pedalindo di Ramadan, Rekomnya Stop di MPP dan Kembali ke Ponti atau Alun-Alun

DPRD Sidoarjo Selamatkan PKL CFD Pedalindo di Ramadan, Rekomnya Stop di MPP dan Kembali ke Ponti atau Alun-Alun

  • account_circle Ruang Nurudin
  • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
  • visibility 230
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sidoarjo, Ruang.co.id – Ketua DPRD Sidoarjo, Abdillah Nasih, dalam rekomendasinya meminta Pemkab menghentikan relokasi PKL Pedalindo (Perkumpulan Pedagang Jalanan Indonesia) di lokasi halaman MPP (Mall Pelayanan Publik) Lingkar Timur, memilih opsi kembali ke CFD (Car Free Day) Alun-Alun atau Ponti, melalui hearing terbuka, Senin (25/2/2026), demi selamatkan omzetnya selama Ramadan.

Ruang sidang di Gedung DPRD Kabupaten Sidoarjo terasa adem, tatkala para wakil rakyat ini membela tuntutan perwakilan 10 orang pengurus dari Ratusan pedagang kaki lima (PKL) dari Pedalindo, yang berdiri dengan wajah letih. Mereka tidak datang membawa spanduk. Mereka membawa angka kerugian dan rasa cemas, sebelum memasuki ruang utama sidang paripurna dengar pendapat (hearing).

Ketua DPRD Sidoarjo, Abdillah Nasih, langsung mengetuk arah kebijakan. Ia berbicara lugas. “Rekomendasi DPRD dari hasil hearing ini kami meminta kepada Pemkab untuk menutup kegiatan PKL CFD di MPP selama Ramadan,” ujarnya. Ia menilai keluhan sepi pembeli dan kerugian tidak boleh diabaikan.

Cak Nasik, sapaan akrabnya, kembali menawarkan dua opsi konkret. “Hasil rekomendasi DPRD ada dua opsi bagi PKL Pedalindo untuk kembali berjualan, yaitu kembali ke Ponti atau ke CFD Alun-Alun,” katanya.

Ia menegaskan dan menekankan serius agar pemerintah wajib hadir melindungi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang menjadi penyangga ekonomi daerah.

Sedangkan data Dinas Koperasi dan UMKM Kab. Sidoarjo, melalui Edi Kurniadi, Kepala dinasnya, menyampaikan catatan, sekitar 1.000 PKL tergabung dalam berbagai paguyuban. Jika satu lapak meraih omzet terendah Rp300 ribu selama tiga jam CFD, maka perputaran uang bisa menyentuh Rp300 juta setiap Minggu. Angka itu bukan Cuma sebatas transaksi, angka itu sangat berharga menjadi “THR orang cilik” di bulan Ramadan.

Perwakilan 10 orang pengurus dari Ratusan pedagang kaki lima (PKL) dari Pedalindo di Ruang sidang di Gedung DPRD Kabupaten Sidoarjo.Foto: Nurudin

Perwakilan 10 orang pengurus dari Ratusan pedagang kaki lima (PKL) dari Pedalindo di Ruang sidang di Gedung DPRD Kabupaten Sidoarjo.Foto: Nurudin

Junius Bram, Ketua Umum Pedalindo, menyampaikan dengan suara yang lebih lirih namun tegas. “Kami ini nggak kepingin neko-neko. Kami ingin agar perekonomian PKL binaan kami bisa berjalan sebagaimana mestinya,” katanya. Ia mengatakan PKL Pedalindo menerima opsi Ponti atau Alun-Alun, asalkan pemerintah memberi kepastian ruang hidup.

Relokasi ke halaman MPP di kawasan Lingkar Timur memicu gejolak. Pedagang mengaku kehilangan arus pembeli. Lokasi yang tertutup dan jauh dari keramaian CFD membuat omzet anjlok. Dari 505 PKL binaan Pedalindo, banyak yang pulang tanpa menutup biaya operasional.

Bram menambahkan, “Kalau kami orang kecil dipindah ke sana ya kami coba ikuti. Tapi ketika suasana itu mendesak, perut kami harus teriak, ya kami terpaksa harus teriak.” Kalimat itu menggaung usai dengar pendapat di ruang sidang, seperti peringatan bahwa kebijakan birokrat tanpa empati bisa melukai siapa saja.

Kepala Dinkop dan UMKM Sidoarjo, Edi, mengakui proses relokasi – relokasi itu berlangsung singkat. Ia mencatat evaluasi tiga kali pelaksanaan CFD di Alun-Alun menunjukkan perbaikan signifikan pada minggu kedua dan ketiga, terutama soal kebersihan. “Ini menunjukkan ada ketaatan dari teman-teman UMKM,” ujarnya.

Namun Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), selain mengeluh yang terkesan subyektif, melalui Kabidnya terkait, Vira,melaporkan penurunan jumlah pengunjung saat pelaksanaan CFD di Alun-Alun. Dari 18.030 orang di minggu pertama, 12.127 di minggu kedua, dan sekitar 9.000 di minggu ketiga. Data itu memperlihatkan euforia awal yang menurun, sekaligus menuntut pengelolaan lebih matang.

Kepala Dinas Perhubungan/ Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (DLLAJ), Budi Basuki, mengingatkan aspek hukum. Ia merujuk Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) serta Peraturan Kapolri Nomor 10 Tahun 2012. Ia menegaskan penggunaan jalan di luar fungsi lalu lintas wajib berizin kepolisian. “Kalau dikembalikan ke Ponti, akan bertentangan dengan undang-undang,” katanya.

Menurutnya, Pasal 274 dan 275 UU LLAJ mengatur sanksi pidana atau denda bagi penggunaan jalan tanpa izin yang mengganggu fungsi jalan. Budi menyarankan penataan UMKM dilakukan dalam rangkaian CFD resmi yang telah mengantongi izin Polda Jawa Timur, terutama di Jalan Ahmad Yani dan sekitar Alun-Alun.

Namun cak Nasik merespons dengan pendekatan humanis. “Ngomong penegakan aturannya ya kudu ditegakno kabeh. Tapi musuh wong cilik ya kudu luwes juga,” ujarnya.

Ia mengingatkan 11 tahun aktivitas PKL Pedalindo di Ponti berjalan tanpa konflik hukum berarti. Selain itu, Ia meminta diskusi teknis digelar cepat di internal OPD terkait, agar Ramadan tidak berlalu dalam ketidakpastian.

Emir Firdaus, anggota DPRD, menambahkan prioritas bagi pedagang ber-eKTP Sidoarjo. Ia mendorong pemanfaatan kantong parkir dan penataan teknis agar olahraga warga dan aktivitas ekonomi berjalan berdampingan.

Selain Ketua DPRD, yang turut hadir dalam hearing ini antara lain, dua Wakil Ketua, Warih Andono dan Suyarno, Bambang Pujianto (Ketua Komisi B), Kusumo Adi Nugroho (Sekretaris Komisi B), Supriyono (Anggota Komisi B), Prebata Ferdiansyah (Anggota Komisi C), dan Emir Firdaus (Anggota Komisi C).

Bambang Pujianto dan Supriyono, sebagai wakil rakyat yang memiliki fungsi pengawasan, melontarkan evaluasi yang lugas dan tajam untuk perbaikan OPD terkait. Pertama, mengevaluasi mekanisme pemindahannya tidak dilakukan secara matang dan akurat. Kurang mengoptimalkan fungsi kebersihan sebagai pelayan masyarakat, yang malah banyak membebankan tumpuannya kepada UMKM, dan fungsi pengawasan petugas terkait atas rusaknya tanaman dan fasilitas lainnya.

Bram Pedalindo, menutup dengan komitmen untuk kebersihan. “Kami siapkan bawa kantong plastik, bawa sapu dan cikrak. Tapi kami nggak mungkin membuntuti pembeli yang buang sampah,” katanya. Ia meminta payung hukum jelas agar tanggung jawab tidak dibebankan sepihak kepada PKL semata.

Hearing itu tidak hanya membahas lokasi. Ia menyibak tarik-menarik antara ketertiban kota, regulasi lalu lintas, dan denyut ekonomi rakyat kecil. Relokasi bukan hanya pindah lapak, namun telah menyentuh martabat dan keberlanjutan hidup PKL.

DPRD kini mendorong rapat kilat lintas organisasi perangkat daerah (OPD), untuk memutuskan opsi final sebelum Ramadan berakhir. Tidak ada lagi pilihan kembali ke MPP. Pilihannya menyempit: Alun-Alun dengan izin resmi atau Ponti dengan rekayasa hukum yang sah.

Di tengah perdebatan pasal dan perizinan, satu hal mengemuka. UMKM PKL CFD ini bukan menjadi angka statistik. Mereka wajah-wajah yang menggantungkan harapan pada tiga jam pagi setiap Minggu.

Jika negara atau Pemkab hadir dengan regulasi yang adil dan empati yang nyata, maka pasar rakyat bukan ancaman, melainkan denyut ekonomi yang menjaga Sidoarjo tetap hidup.

  • Penulis: Ruang Nurudin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Xiaomi Redmi K80 Series

    Xiaomi Redmi K80 Series: Rekor Penjualan 3,6 Juta Unit dalam 100 Hari, Spesifikasi Gahar & Edisi Lamborghini Eksklusif!

    • calendar_month Jumat, 7 Mar 2025
    • account_circle Mascim
    • visibility 465
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Xiaomi kembali menunjukkan taringnya di pasar smartphone global dengan meluncurkan Redmi K80 Series, yang berhasil mencatatkan penjualan lebih dari 3,6 juta unit dalam 100 hari. Pencapaian ini tidak hanya membuktikan dominasi Xiaomi di pasar gadget, tetapi juga menegaskan bahwa Redmi K80 Series menjadi salah satu smartphone terlaris di kelas premium. Spesifikasi Unggulan Redmi […]

  • pasangan idaman zodiak

    5 Zodiak dengan Sifat Pasangan Idaman, Kombinasi Romantis dan Setia yang Langka

    • calendar_month Kamis, 24 Apr 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • visibility 570
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Mencari pasangan dengan karakter penyayang, setia, dan penuh perhatian bukanlah hal mudah. Namun menurut astrologi, beberapa zodiak memiliki kecenderungan alami untuk menjadi partner ideal dalam hubungan asmara. Berikut analisis mendalam tentang 5 zodiak yang sering disebut sebagai “pasangan idaman” beserta alasan psikologis di balik sifat mereka. Cancer: Sang Pengayom yang Memahami Tanpa Banyak […]

  • Olahraga Bola Voli yang digemari banyakorang

    Sejarah Olahraga Bola Voli dari Sebutan Mintonette

    • calendar_month Rabu, 6 Nov 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • visibility 697
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Siapa sangka, sebuah permainan sederhana yang tercipta di sebuah gedung olahraga di Amerika Serikat pada akhir abad ke-19, kini telah menjelma menjadi olahraga global yang memikat jutaan pasang mata? Bola voli berawal pada 9 Februari 1895 oleh William G. Morgan, seorang instruktur di YMCA di Holyoke, Massachusetts. Awalnya terkenal dengan sebutan “Mintonette,” […]

  • KORMI Surabaya Incar Emas di FORNAS

    Tunggu Arahan Gubenur Jatim, Kontingen Kormi Surabaya Siap Kobarkan Semangat Juang di FORNAS 8 NTB

    • calendar_month Rabu, 16 Apr 2025
    • account_circle Mascim
    • visibility 438
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Semangat juang atlet Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Surabaya sedang membara menyambut Festival Olahraga Nasional (FORNAS) ke-8 di Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 5-11 Juli 2025. Setelah sukses meraih 97 emas, 61 perak, dan 46 perunggu dalam FORDA sebelumnya, Surabaya kini mempersiapkan 400 atlet terbaiknya untuk berlaga di ajang nasional ini. Dukungan […]

  • Menteri Agama Nasaruddin Umar mengumumkan 1 Ramadhan 1446 H jatuh pada 1 Maret 2025

    Menteri Agama Nasaruddin Umar Umumkan 1 Ramadhan 1446 H Jatuh pada 1 Maret 2025

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2025
    • account_circle Ruang Wawan
    • visibility 697
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar,  mengumumkan bahwa 1 Ramadhan 1446 H akan jatuh pada tanggal 1 Maret 2025. Penetapan ini didasarkan pada perhitungan hisab yang dilakukan oleh Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama. Proses Penetapan Awal Ramadhan Penetapan awal Ramadhan dilakukan melalui Sidang Isbat yang melibatkan berbagai pihak, termasuk perwakilan ormas Islam, ahli […]

  • Said Abdullah PDIP Jatim

    Hasil Konferda, Said Abdullah Kembali Nahkodai PDIP Jawa Timur periode 2025-2030

    • calendar_month Minggu, 21 Des 2025
    • account_circle Ruang Gentur
    • visibility 240
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – MH Said Abdullah atau yang akrab dipanggil Buya Said kembali pimpin DPD PDIP Jawa Timur periode 2025-2030. Kepengurusan Kepemimpina DPD PDIP ini diumumkan dalam Konfferensi daerah ( Konferda ) PDIP di hotel Shangrilla, Surabaya, sabtu, (20/12) sore. Namun demikian ada beberapa perubahan dalam kepengurusan DPD salah satunya sekretaris DPD PDIP Jatim yang semula […]

expand_less