Breaking News
light_mode
Sabtu, 12 September 2026
Beranda » Daerah » Viral di Medsos Rakor Bukber Elit Sidoarjo, Picu Kritik Soal Jalan Rusak nan Makan Korban Jiwa

Viral di Medsos Rakor Bukber Elit Sidoarjo, Picu Kritik Soal Jalan Rusak nan Makan Korban Jiwa

  • account_circle Ruang Nurudin
  • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

“Tampak kontras Sekda dr. Fenny Apridawati,S.KM.,M.Kes., mengenakan gaun Saree, saat foto bersama kepala OPD menghadiri rakor dan buka puasa Pemkab Sidoarjo, di Mahabarata Palace, Graha Unesa Surabaya, pada Jumat, 6 Maret 2026, yang berlangsung mewah, memicu kritik warga soal empati pemerintah terhadap jalan rusak, yang telah memakan korban jiwa tewas dan juga mengancam keselamatan jiwa lainnya.”

Surabaya, Ruang.co.id – Gedung Mahabarata Palace, di kompleks Graha Universitas Negeri Surabaya, menjadi lokasi rapat koordinasi, sekaligus buka puasa bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Sidoarjo pada Jumat petang, (6/3/2026).

Acara itu merupakan undangan resmi dari Sekretariat Daerah Kabupaten Sidoarjo, sesuai bunyi undangannya tertanggal 4 Maret 2026, mencantumkan kehadiran pimpinan perangkat daerah (OPD), camat, serta pimpinan badan usaha milik daerah.

Acara tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo, Fenny Apridawati, bersama jajaran kepala organisasi perangkat daerah.

Sejumlah foto yang beredar di media sosial, memperlihatkan suasana pertemuan di aula megah, dengan tema busana tertentu terkesan Glamour. Beberapa pejabat perempuan mengenakan busana bergaya saree—pakaian tradisional India—berwarna merah muda.

Rangkaian kegiatan resmi mencakup rapat koordinasi internal pemerintahan, yang dilanjutkan dengan buka puasa bersama pada bulan Ramadan.

Dalam keterangan kegiatan, tujuan agenda tersebut disebutkan, untuk mempererat silaturahmi dan konsolidasi antarperangkat daerah.

Namun, unggahan dokumentasi kegiatan itu, memicu perdebatan di media sosial. Pada akun Instagram (IG) @beritaseputarsidoarjo, yang mempublikasikan foto acara, lebih dari dua ratus komentar muncul.

Sebagian besar komentar menyoroti kontras antara suasana acara yang terlihat mewah, dengan keluhan warga mengenai kondisi jalan rusak di berbagai wilayah Kabupaten Sidoarjo.

Sejumlah komentar warganet, menyinggung kondisi infrastruktur yang mereka nilai belum tertangani secara merata. Kritik tersebut menguat, dengan munculnya slogan spontan di kolom komentar media sosial yang menyebut “buber elit, memperbaiki jalan sulit”, sebagai bentuk ekspresi kekecewaan publik.

Baca Juga  Gara-gara Tower BTS, Lahan Desa 'Dibajak' 11 Tahun: Pelanggaran Aturan Terbongkar!

Dari data APBD, pandangan fraksi DPRD, serta konteks kebijakan nasional di 2026 ini, terdapat fakta efisiensi dan pemotongan Anggaran di Pemkab dan di lingkungan DPRD Sidoarjo.

Selain dari sumber data, sejumlah sumber valid menyampaikan, APBD Sidoarjo 2026 memang mengalami pengetatan anggaran. Struktur APBD Kabupaten Sidoarjo Tahun 2026 menunjukkan adanya penyesuaian atau penghematan di beberapa sektor.

Total belanja daerah yang disepakati pemerintah daerah dan DPRD, berada di kisaran Rp5,716 triliun, dengan pendapatan sekitar Rp5,40 triliun.

Namun sebelum pengesahan, dalam pembahasan RAPBD muncul fakta penting bahwa, belanja daerah sempat diproyeksikan turun dari Rp5,94 triliun (2025), menjadi sekitar Rp5,13 triliun (2026) atau kontraksi sekitar 13,7%.

Penurunan itu disebut sebagai bagian dari penyesuaian fiskal dan efisiensi belanja daerah. Faktualnya terjadi pengurangan atau realokasi anggaran, tetapi tidak otomatis berarti pemangkasan di semua sektor.

Sedangkan sektor yang diduga mengalami pemotongan signifikan, di antaranya dari berbagai pandangan fraksi DPRD dan analisis RAPBD, beberapa pos anggaran yang paling disorot diantaranya, pos anggaran pendidikan yang dinilai paling kontroversial.

Tahun 2025, sekitar Rp1,53 triliun, dan tahun 2026 ini, sekitar Rp954 miliar, atau mengalami penurunan mencapai sekitar 37,7 persen.

Akibatnya, porsi anggaran pendidikan hanya sekitar 18,6% dari APBD. Ini lebih rendah dari amanat konstitusi minimal 20 persen. Hal itu memicu kritik keras sejumlah fraksi di DPRD.

Dari data juga menyebutkan, belanja modal infrastruktur dari beberapa sumber pembahasan RAPBD juga mencatat, mengalami penurunan sekitar 26 persen, dari Rp790,3 miliar menjadi Rp582,7.

Belanja modal tersebut biasanya digunakan untuk pembangunan jalan, drainase, pembangunan gedung publik, dan fasilitas infrastruktur. Penurunan ini menjadi perhatian, karena berpotensi mempengaruhi pembangunan fisik daerah.

Baca Juga  Sosialisasi Digitalisasi Keuangan di Sidoarjo & Blokir Rekening PPATK

Meski pemerintah menggaungkan efisiensi anggaran, kritik publik juga muncul terhadap sejumlah kegiatan pejabat yang dianggap tidak mencerminkan penghematan.

Sorotan juga datang dari kalangan legislatif daerah. Mengutip unggahan sebuah media online, Sekretaris Fraksi Partai Gerindra DPRD Sidoarjo, Ir. H. Supriyono, SH., MH., menyatakan kegiatan silaturahmi sebenarnya tidak bermasalah, selama dilaksanakan dengan mempertimbangkan kondisi sosial masyarakat.

“Kami tidak mempersoalkan kegiatan silaturahmi atau buka puasa bersama. Namun ketika pemerintah sedang mendorong efisiensi anggaran dan masyarakat masih menghadapi berbagai tekanan ekonomi, maka kegiatan seperti ini seharusnya dilaksanakan secara sederhana,” kata Supriyono, Minggu (8/3/2026).

Ia menilai pemerintah daerah perlu memberi contoh dalam pengelolaan anggaran publik, khususnya kegiatan yang bersifat seremonial.

Menurutnya, pesan moral kepemimpinan publik terlihat dari sikap sederhana dan kepekaan sosial aparatur pemerintahan.

“Ketika pemerintah mendorong efisiensi, maka aparatur pemerintah juga harus menunjukkan kepekaan sosial dan kesederhanaan dalam setiap kegiatan,” imbuh Supriyono.

Dalam tata kelola keuangan daerah, penggunaan anggaran kegiatan pemerintahan mengacu pada ketentuan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Regulasi ini menegaskan bahwa, pengelolaan keuangan daerah harus dilaksanakan secara efektif, efisien, transparan, dan akuntabel untuk kepentingan masyarakat.

Selain itu, prinsip efisiensi anggaran juga menjadi perhatian pemerintah pusat, melalui berbagai kebijakan pengendalian belanja daerah, termasuk pembatasan kegiatan seremonial yang tidak berkaitan langsung dengan pelayanan publik.

Sementara, saat jurnalis Ruang.co.id menemui di kantor Sekretariat daerah (Setda) dan protokoler Kab. Sidoarjo pada Senin siang (9/3)2026), tidak menjumpai Sekda Fenny.

“Monggo, konfirmasi langsung ke Bu Sekda aja, mungkin beliau lagi zoom,” ujar seorang staf protokoler. Staf Setda di ruang kerja Sekda Fenny juga mengatakan, “Ibu sedang ada rapat, beliau lagi rapat di luar kantor”.

Baca Juga  PJ Gubernur Adhy Karyono Launching Bus Trans Jatim Koridor IV

Hingga tayangan laporan ini, belum terdapat keterangan resmi dari Sekretariat Daerah maupun dari Dinas Kominfo Sidoarjo, atau humas Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, terkait alasan kegiatan di Surabaya itu.

Termasuk, siapa panitia penyelenggaranya, asal anggaran yang digunakan, dan berapa biaya keseluruhan acara rakor dan bukber itu.

Di ruang digital, perdebatan dan kritik tajam publik medsos, masih berlangsung. Sebagian besar warganet dan warga Sidoarjo, menunggu penjelasan pemerintah daerah.

Sementara, sebagian lainnya menilai polemik tersebut menjadi pengingat tentang pentingnya sensitivitas sosial, dalam setiap kebijakan dan kegiatan pejabat publik.

  • Penulis: Ruang Nurudin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Makanan yang bagus untuk daya ingat tajam sampai tua

    Awal Mula Tercetus Tanggal 22 Desember Sebagai Hari Ibu dan Makna untuk Perempuan

    • calendar_month Senin, 16 Des 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Hari Ibu selalu menjadi momen spesial yang dirayakan di berbagai belahan dunia. Di Indonesia, Hari Ibu jatuh setiap tanggal 22 Desember. Hari ini bukan hanya tentang memberikan hadiah atau ucapan, tetapi juga momen untuk merenungkan betapa besarnya peran ibu dalam hidup kita. Untuk generasi milenial dan Gen Z, Hari Ibu bisa menjadi […]

  • Menguap itu menular

    Benarkah Menguap Itu Menular? Ini Jawaban Sains yang Bikin Kamu Penasaran

    • calendar_month Senin, 23 Des 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Menguap adalah salah satu hal paling sederhana yang sering kita lakukan, tetapi tetap bikin penasaran. Pernahkah kamu memperhatikan, setiap kali melihat orang lain menguap, kamu jadi ikut-ikutan menguap? Atau bahkan hanya membaca tentang menguap saja, sudah cukup untuk membuatmu ingin melakukannya? Fenomena ini memang menarik perhatian banyak peneliti. Tapi, benarkah menguap itu […]

  • Becak Listrik Sidoarjo

    Nanang Siswandoko Anggota DPRD Sidoarjo Serahterimakan Becak Listrik Prabowo Menyeka Keringat Pengayuh Becak

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Anggota DPRD Sidoarjo Fraksi Gerindra, Nanang Iswandoko, turut menyerahkan unit becak listrik bantuan Presiden Prabowo Subianto kepada warga senior di Dapil 1 Sidoarjo, Rabu (21/1/2026), guna memacu ekonomi sektor informal. Langkah nyata ini menjadi oase bagi para pengayuh pedal yang selama puluhan tahun menggantungkan hidup di aspal panas. Bertempat di Pendopo Delta […]

  • rizky ridho

    Reaksi Teman Kuliah Kapten Timnas U-23 Rizky Ridho, Setelah Tumbangkan Korea Selatan

    • calendar_month Sabtu, 27 Apr 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Kemenangan Timnas Indonesia atas Korea Selatan setelah saama kuat 2-2 2×45 menit dan dilanjutkan melalui drama adu penalti dalam perempat final Piala Asia U-23 2024 di Doha Qatar, Jumat, 26 April 2024 dini hari tadi, membuat bangga seluruh masyarakat Indonesia. Tak terkecuali, sejumlah teman kuliah satu angkatan Kapten Timnas Indonesia U-23 Rizky Ridho […]

  • kanker paru pada non-perokok

    WHO Sebut Risiko Kanker Paru pada Non-Perokok Meningkat, Ini Penyebabnya!

    • calendar_month Sabtu, 8 Feb 2025
    • account_circle Ruang Sely
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Kanker paru-paru selalu dikenal sebagai penyakit yang paling sering menyerang perokok, tetapi sebuah fenomena baru kini semakin mengkhawatirkan. Banyak kasus kanker paru yang terjadi pada orang yang tidak pernah merokok. Faktanya, kanker paru pada non-perokok kini tercatat sebagai salah satu penyebab kematian akibat kanker tertinggi di dunia. Menurut data terbaru dari WHO dan […]

  • Pondok Ramadhan SMPN 4 Sidoarjo

    Pondok Ramadhan SMPN 4 Sidoarjo Perkuat Karakter Siswa

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id — Bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, menjadi momentum penting bagi SMP Negeri 4 Sidoarjo, untuk memperkuat pendidikan karakter siswa, melalui kegiatan Pondok Ramadan, Senin (9/3/2026). Program yang dikemas dalam bentuk pesantren kilat ini, digelar sebagai ruang pembelajaran religius, sekaligus penguatan nilai moral di lingkungan sekolah. Kegiatan tersebut diikuti seluruh siswa, dengan rangkaian aktivitas […]

expand_less