Breaking News
light_mode
Sabtu, 12 September 2026
Beranda » Kesehatan » WHO Sebut Risiko Kanker Paru pada Non-Perokok Meningkat, Ini Penyebabnya!

WHO Sebut Risiko Kanker Paru pada Non-Perokok Meningkat, Ini Penyebabnya!

  • account_circle Ruang Sely
  • calendar_month Sabtu, 8 Feb 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.idKanker paru-paru selalu dikenal sebagai penyakit yang paling sering menyerang perokok, tetapi sebuah fenomena baru kini semakin mengkhawatirkan. Banyak kasus kanker paru yang terjadi pada orang yang tidak pernah merokok. Faktanya, kanker paru pada non-perokok kini tercatat sebagai salah satu penyebab kematian akibat kanker tertinggi di dunia. Menurut data terbaru dari WHO dan Badan Internasional untuk Penelitian Kanker (IARC), sekitar 25% hingga 30% dari semua kasus kanker paru terjadi pada mereka yang tidak pernah menghisap rokok.

Pada tahun 2022, diperkirakan bahwa sekitar 2,5 juta orang didiagnosis menderita kanker paru, dengan lebih dari 700.000 kasus terjadi pada individu yang tidak merokok. Yang lebih mengejutkan, jenis kanker paru yang paling banyak ditemukan pada kelompok ini adalah adenokarsinoma, yang kini menjadi subtipe kanker paru yang paling umum di seluruh dunia, baik pada pria maupun wanita.

Polusi Udara: Penyebab Utama Kanker Paru pada Non-Perokok

Salah satu faktor utama yang menyebabkan peningkatan kasus kanker paru pada non-perokok adalah polusi udara. Penelitian yang dipublikasikan oleh The Lancet Respiratory Medicine mengungkapkan bahwa paparan terhadap polusi udara memiliki hubungan yang signifikan dengan risiko terjadinya adenokarsinoma, jenis kanker paru yang lebih sering menyerang mereka yang tidak merokok.

Polusi udara yang mengandung bahan kimia berbahaya, partikel halus (PM2.5), dan polutan lainnya dapat merusak jaringan paru-paru dan meningkatkan risiko kanker. Menurut data Global Cancer Observatory 2022, sekitar 200.000 kasus adenokarsinoma pada tahun 2022 berhubungan langsung dengan paparan polusi udara. Asia Timur, terutama China, tercatat sebagai wilayah dengan beban tertinggi terkait polusi udara yang memicu kanker paru.

Dampak Polusi Udara Terhadap Kesehatan Paru-Paru

Kota-kota besar dengan tingkat polusi udara yang tinggi menjadi zona berisiko bagi kesehatan pernapasan. Paparan jangka panjang terhadap polusi udara dapat menyebabkan peradangan kronis pada paru-paru, yang pada akhirnya berkontribusi pada pembentukan sel-sel kanker. Meskipun merokok tetap menjadi faktor utama penyebab kanker paru, polusi udara sekarang diakui sebagai faktor risiko penting yang tidak dapat diabaikan. Dengan semakin tingginya jumlah kendaraan bermotor dan industrialisasi di banyak bagian dunia, kita perlu memperhatikan bagaimana polusi udara memperburuk kondisi kesehatan paru-paru kita.

Baca Juga  Kendalikan Hipertensi Saat Arus Balik dengan Cara Ini!

Adenokarsinoma: Subtipe Kanker Paru yang Semakin Meningkat

Adenokarsinoma kini menjadi jenis kanker paru yang paling umum pada non-perokok, menyumbang lebih dari 70% dari semua kasus kanker paru pada orang yang tidak merokok. Pada tahun 2022, adenokarsinoma menyumbang 45,6% dari seluruh kasus kanker paru pada pria dan 59,7% pada wanita di seluruh dunia. Ini adalah pergeseran signifikan dibandingkan beberapa dekade lalu, di mana karsinoma sel skuamosa dan karsinoma sel kecil mendominasi kasus kanker paru.

Adenokarsinoma lebih sering ditemukan pada wanita dibandingkan pria, dan lebih sering terjadi pada mereka yang tidak memiliki kebiasaan merokok. Meskipun faktor genetika dan lingkungan lainnya juga berperan, polusi udara tampaknya menjadi pemicu utama yang memperburuk kondisi ini.

Mengapa Non-Perokok Terkadang Lebih Rentan?

Ada beberapa alasan mengapa non-perokok mungkin lebih rentan terhadap kanker paru. Faktor genetik memainkan peran penting, karena beberapa individu mungkin memiliki mutasi genetik tertentu yang membuat mereka lebih rentan terhadap kerusakan sel akibat polusi udara atau paparan bahan kimia lainnya. Selain itu, kondisi lingkungan seperti paparan radon, bahan kimia industri, atau bahkan polusi rumah tangga (misalnya asap masak dari kompor yang tidak terventilasi dengan baik) dapat berkontribusi pada peningkatan risiko kanker paru.

Tren Kanker Paru pada Wanita: Kesenjangan yang Menyempit

Tren yang semakin mengkhawatirkan adalah meningkatnya insiden kanker paru pada wanita. Meskipun pria masih lebih banyak terdiagnosis kanker paru secara keseluruhan, jumlah wanita yang menderita penyakit ini terus meningkat. Pada 2022, sekitar 900.000 wanita didiagnosis dengan kanker paru, dan tren ini menunjukkan bahwa kesenjangan antara pria dan wanita dalam kejadian kanker paru semakin menyempit.

Mengapa hal ini terjadi? Salah satu penyebab utamanya adalah peningkatan paparan terhadap polusi udara. Wanita sering kali lebih terpapar polusi udara di rumah, terutama di negara-negara berkembang, di mana penggunaan bahan bakar biomassa (seperti kayu bakar dan arang) untuk memasak sangat umum. Selain itu, perubahan gaya hidup dan peningkatan jumlah wanita yang bekerja di lingkungan industri yang berisiko tinggi dapat berkontribusi pada tren ini.

Baca Juga  Gong Harlah ke-2 JOSS Getarkan Empati, Ratusan Warga Desa Lambangan Serbu Pengobatan Gratis Sembari Rayakan Kejutan Ultah Kades

Apa yang Bisa Dilakukan untuk Mencegah Kanker Paru pada Non-Perokok?

Mencegah kanker paru pada non-perokok memerlukan pendekatan yang lebih holistik. Salah satu langkah pertama yang dapat diambil adalah mengurangi paparan terhadap polusi udara, baik di luar maupun di dalam rumah. Menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, menjaga ventilasi rumah dengan baik, dan menghindari paparan asap kendaraan dan industri adalah langkah-langkah pencegahan yang dapat membantu.

Di tingkat global, kebijakan pengendalian polusi udara harus diperkuat untuk mengurangi dampak buruknya terhadap kesehatan masyarakat. Di sisi lain, deteksi dini sangat penting untuk mereka yang berisiko tinggi, seperti mereka yang tinggal di wilayah dengan polusi udara tinggi atau memiliki riwayat keluarga dengan kanker paru.

  • Penulis: Ruang Sely

Rekomendasi Untuk Anda

  • 7 Panelis Debat Pilgub Jatim 2024

    Debat Pertama Pilgub Jatim 2024: Panelis Akademisi Siap Uji Visi Misi Paslon

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2024
    • account_circle Ruang Gentur
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur siap menggelar debat pertama bagi tiga pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur (Cagub-Cawagub) yang akan berlaga dalam Pemilihan Gubernur Jawa Timur (Pilgub Jatim) 2024. Debat ini akan berlangsung pada Jumat malam (18/10) di Graha Unesa, Surabaya. Nursalam, Komisioner KPU Jatim yang bertanggung jawab di bidang Partisipasi […]

  • Bedah Warung

    Wabup Mimik Tinjau Hasil Bedah Warung Sarirogo, yang Jadi Harapan Baru UMKM Desa

    • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, membuka harapan baru bagi pelaku usaha mikro, dengan meninjau langsung renovasi warung rakyat milik Bu Sumi di Desa Sarirogo, Senin (25/8). Warung sederhana yang dahulu beratap terpal, kini tampil rapih dan nyaman. Pemerintah daerah menyelesaikan tiga unit warung, melalui Program Bedah Warung Rakyat. Program ini telah direalisasikan […]

  • jamaah haji indonesia

    Kementerian Agama, 195.917 Visa Jemaah Haji Indonesia Sudah Terbit

    • calendar_month Jumat, 3 Mei 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Percepatan penerbitan visa jemaah haji Indonesia oleh Kementerian Agama terus dikebut. Hingga hari ini, tercatat sudah lebih 195ribu visa jemaah haji reguler yang terbit atau sekitar 92% dari total kuota. Tahun ini, kuota haji Indonesia berjumlah 221.000 jemaah. Selain itu, Indonesia juga mendapat tambahan kuota sebanyak 20.000 jemaah. Sehingga total kuota haji Indonesia […]

  • single terbaru Mawar de Jongh

    Mawar de Jongh Rilis Single KAN, Suara Sahabat yang Sering Diabaikan

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Ada satu momen paling menyebalkan dalam hidup: saat sahabat sendiri sudah menunjuk-nunjuk tanda bahaya di depan mata, tapi kita pura-pura tidak lihat. Lalu semuanya runtuh, dan yang tersisa cuma suara kecil di kepala yang berbisik lirih “kan, sudah kubilang.” Momen itulah yang coba ditangkap Mawar de Jongh lewat single terbarunya. Bukan lewat lagu […]

  • Salat ghaib santri

    Ribuan Santri Satu Hati Lantunkan Doa untuk Korban Musala Ambruk di Sidoarjo

    • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Sebuah lautan santri memadati area Pondok Pesantren Amanatul Ummah di Pacet, Mojokerto, membentuk shaf yang rapat dan penuh khidmat. Mereka berkumpul usai menunaikan salat Jumat untuk melaksanakan salat ghaib. Aksi ini merupakan bentuk solidaritas terdalam bagi para korban yang meninggal dunia dalam musibah ambruknya musala di Ponpes Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo. Jum’at, (3/10/2025). […]

  • stabilitas harga telur

    Membangun Kedaulatan Pangan Lewat Stabilitas Harga Telur Peternak Jatim

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle Ruang Sely
    • 0Komentar

    Blitar, Ruang.co.id – Paguyuban Peternak Ayam Petelur (PPAP) Jawa Timur menegaskan bahwa jalan menuju kedaulatan pangan nasional dapat ditempuh melalui fondasi yang paling dasar, yakni stabilitas harga di tingkat produsen. Hal ini mengemuka dalam forum silaturahmi dan dialog strategis yang digelar di Kota Blitar, Rabu (24/6/2026). Ketua PPAP Jawa Timur, Safik, menyatakan bahwa stabilitas harga […]

expand_less