Sapi Limosin Bantuan Presiden Prabowo 1 Ton Lebih, Berkah Idul Adha untuk Peternak dan Warga Sidoarjo

Sapi Limosin Prabowo Sidoarjo
Presiden Prabowo Subianto bantu seekor sapi limosin bobot lebih dari 1 ton kurban Idul Adha di Sidoarjo, disembelih di masjid di Jabon (Ist)
Ruang Nurudin
Ruang Nurudin
Print PDF

Sidoarjo, Ruang.co.id – Idul Adha 1447 Hijriyah atau tahun 2026 ini, membawa cerita menarik dari Kabupaten Sidoarjo. Presiden Prabowo Subianto menyalurkan bantuan hewan kurban, berupa seekor sapi limosin berbobot lebih dari satu ton.

Sapi tersebut bukan hanya menjadi simbol kepedulian, tetapi juga bukti apresiasi pemerintah RI terhadap kerja keras peternak lokal. Sapi yang disumbangkan berasal dari tangan dingin seorang peternak bernama Koiyik, warga Desa Pesawahan, Kecamatan Porong.

Dia bercerita, empat tahun lalu, ia membeli sapi kecil dari Probolinggo seharga Rp14 juta. Dengan ketekunan dan kesabaran, sapi itu dirawat hingga tumbuh menjadi raksasa dengan bobot jumbo.

“Saya tidak pernah menyangka, sapi yang dulu kecil bisa menjadi hewan kurban Presiden,” ujar Koiyik dengan mata berbinar. Nilai jual sapi tersebut mencapai Rp102 juta.

Angka itu bagi Koiyik bukan hanya meraup keuntungan finansial. Ia berencana menggunakan hasil penjualannya itu, untuk membeli bibit baru dan memperluas usaha ternaknya.

“Uang ini akan saya putar lagi untuk ternak, supaya bisa terus berkembang,” katanya penuh semangat.

Sapi limosin itu kemudian, disalurkan ke salah satu masjid di Kecamatan Jabon. Kehadiran hewan kurban dari Presiden, menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat setempat. Selain menambah semarak Idul Adha, distribusi daging kurban juga membantu pemerataan konsumsi protein hewani bagi warga Sidoarjo.

Wakil Bupati Mimik Idayana, yang melaksanakan prosesi serah terima pembelian Sapi kurban Presiden Prabowo terhadap Koiyik. Sedangkan Bupati Subandi yang menyerahterimakan hewan kurban bantuan presiden (banpres) itu, kepada takmir masjid di Jabon, untuk dilakukan prosesi sakral penyembelihan hewan kurban. Dagingnya, didistribusikan ke warga kab. Sidoarjo, khususnya warga desa – desa di Kecamatan Jabon.

Baca Juga  Pesan Pemulihan Dari Presiden Prabowo, Menko Zulhas Nyalakan Harapan Santri Al-Khoziny

“Kami merasa sangat terhormat menerima sapi kurban dari Presiden. Ini bukan hanya daging, tapi juga bentuk perhatian,” ungkap salah satu takmir masjid penerima.

Program Bantuan Presiden (Banpres) hewan kurban, memang dirancang untuk menjangkau seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur.

Setiap daerah mendapat satu ekor sapi, dengan syarat kesehatan yang ketat. Hewan harus bebas dari penyakit menular, seperti PMK dan LSD. Sapi dari Koiyik pun lolos pemeriksaan, sehingga aman untuk dikonsumsi masyarakat.

Lebih dari sebuah nilai ritual, kisah ini menegaskan pentingnya peran peternak lokal dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Dengan adanya apresiasi dari pemerintah, semangat para peternak untuk terus berproduksi semakin kuat. “Ini bukti bahwa kerja keras peternak desa bisa sampai ke istana,” tutur Koiyik, menutup kisahnya dengan senyum bangga.

Idul Adha di Sidoarjo tahun ini bukan hanya tentang pengorbanan, tetapi juga tentang harapan. Harapan bahwa perhatian terhadap peternak lokal akan terus berlanjut, sehingga mereka dapat tumbuh bersama masyarakat yang mereka layani.