Breaking News
light_mode
Sabtu, 10 Oktober 2026
Beranda » Daerah » Desa Santri Berubah Jadi Desa Mesum, DPRD Sidoarjo Desak Bongkar Warung Remang di Jabon

Desa Santri Berubah Jadi Desa Mesum, DPRD Sidoarjo Desak Bongkar Warung Remang di Jabon

  • account_circle Ruang Nurudin
  • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sidoarjo, Ruang.co.id – Komisi A DPRD Sidoarjo merekomendasikan pembongkaran warung remang-remang di Kecamatan Jabon. Rekomendasi ini muncul setelah hearing bersama tokoh masyarakat, ulama, dan aparat yang tergabung dalam Forkompimka Jabon.

Ketua Komisi A DPRD Sidoarjo, Rizza Ali Faizin, menegaskan langkah ini penting demi menjaga moral warga. “Kami sepakat menutup warung remang-remang yang dijadikan tempat maksiat,” ujarnya, Rabu (1/7/2026).

Menurut Gus Reza, sapaan akrabnya, kegiatan maksiat di kawasan exit tol Jabon semakin vulgar. “Sudah tidak ada malu-malunya, bahkan dilakukan secara terbuka. Ini membahayakan generasi muda,” tegasnya.

Hearing atau dengar pendapat tersebut, juga melibatkan Komisi C DPRD Sidoarjo. Anggota Komisi C DPRD Sidoarjo, Ainun Jariyah, turut mendukung pembongkaran. Ia menuturkan keresahan warga, khususnya ibu-ibu muslimat NU.

“Muslimat NU di Jabon cerita, ada anak-anak yang diberi uang Rp5.000 hanya karena menyalakan korek gas di warung remang-remang. Ini mengkhawatirkan,” ungkapnya.

Forkopimka Jabon, tokoh agama, dan masyarakat hadir dalam forum tersebut. Mereka menyampaikan keresahan atas maraknya aktivitas mesum di tiga desa sekitar exit tol.

Kepala Desa Dukuhsari, Ikhwan Widodo, mengungkapkan jumlah warung remang-remang mencapai sekitar 25 unit. “Harapan saya, semua dibongkar dan ditindak tegas,” katanya.

Ikhwan juga menyoroti peredaran minuman keras ilegal. “Kami betul-betul berharap bisa diberantas karena dampaknya luar biasa bagi masyarakat,” tambahnya.

Meski begitu, Ikhwan menegaskan tidak ada keterlibatan kepala desa dalam aktivitas tersebut. “Insya Allah tidak ada yang terlibat. Hanya oknum tertentu di luar kantor desa demi kepentingan pribadi,” jelasnya.

Gus Reza menambahkan, tidak semua warung akan ditutup. “Warung angkringan yang baik-baik tetap dipertahankan. Hanya yang terbukti jadi tempat maksiat dibongkar,” jelasnya.

Satpol PP Sidoarjo mengaku membutuhkan dukungan aparat dan masyarakat. “Kami minta bergerak bersama dengan TNI, Polri, dan ormas agar eksekusi berjalan efektif,” kata Gus Reza lagi.

Baca Juga  Anaknya Mendapat Pelecehan Seksual, Oknum Guru MI Darunnajah Sidoarjo Terancam Dilaporkan ke Polisi

Komisi A menargetkan eksekusi segera dilakukan setelah koordinasi dengan BPLS sebagai pemilik lahan. “Nanti kita hearing lagi dengan BPLS agar tidak ada hambatan,” tambahnya.

Sejarah panjang keberadaan warung remang-remang di Jabon disebut telah merusak citra desa santri. “Nama kota santri Sidoarjo mulai tergerus. Kita harus bertindak demi menjaga marwah,” tegas Gus Reza.

Diketahui, warung remang-remang di kawasan Exit Tol Jabon muncul sejak lahan bekas proyek tol tidak dimanfaatkan optimal.

Lokasi strategis ini, kemudian dimanfaatkan oknum, untuk membuka usaha remang-remang, yang berkembang menjadi tempat maksiat vulgar hingga kini.

Cikal Bakal Warung Remang di kawasan Jabon itu, awal mulanya tumbuh di lahan bekas proyek tol HK Jabon yang mangkrak, memanfaatkan akses jalan keluar tol yang ramai.

Awalnya berupa warung kopi biasa, namun dalam perkembangannya, sebagian berubah menjadi “warung pangku” dengan praktik maksiat dan peredaran miras ilegal.

Satpol PP pernah merazianya, mdan enemukan pemandu lagu dan puluhan botol miras, menandakan adanya jaringan terorganisir.

Sebagian area itu merupakan milik BPLS dan Jasa Marga, sehingga penertiban harus melibatkan mereka.

Diduga ada oknum masyarakat dan aparat yang mengambil keuntungan pribadi, meski kepala desa menegaskan kalau pihaknya tidak terlibat.

Pengelola dan pemilik warung remang-remang, memanfaatkan lemahnya pengawasan, sehingga sampai saat ini tetap beroperasi, bahkan saat bulan Ramadan.

Meski demikian, Komisi gabungan DPRD ini segera melakukan mitigasi di kawasan tersebut, dan mengundang pihak BPLS Lumpur Lapindo dan Pemkab Sidoarjo untuk membahas teknis pelaksanaan penutupan dan pembongkarannya.

Dengan rekomendasi ini, DPRD berharap Pemkab Sidoarjo segera menutup dan membongkar warung remang-remang. Tujuannya menciptakan ketentraman dan kenyamanan warga Jabon.

  • Penulis: Ruang Nurudin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kostum baru Spider-Man 2026

    Tom Holland Bocorkan Desain Kostum Spider-Man Terbaru, Janjikan Petualangan Baru di 2026

    • calendar_month Minggu, 3 Agt 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Dunia superhero kembali digemparkan oleh Tom Holland lewat unggahan Instagram terbarunya. Aktor berbakat asal Inggris ini memperlihatkan sekilas kostum Spider-Man yang akan digunakan dalam film mendatang berjudul Spider-Man: Brand New Day. Video pendek yang diunggah pada Sabtu (2/8) itu menunjukkan siluet Holland di balik pintu panggung sebelum akhirnya menampakkan diri dengan kostum ikonik […]

  • Kusnadi Mantan Ketua DPRD Jawa Timur

    Kusnadi: Fakta Hibah Gubernur-Wagub dan DPRD Akan Kami Bongkar untuk Publik

    • calendar_month Senin, 18 Nov 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 1Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan korupsi dana hibah kelompok masyarakat (pokmas) yang bersumber dari APBD Jawa Timur tahun anggaran 2019-2022. Mantan Ketua DPRD Jawa Timur, Kusnadi, menjadi salah satu tokoh yang dimintai keterangan dalam pengusutan kasus ini. Pada pemanggilan sebelumnya, Kusnadi sempat absen karena alasan kesehatan. Namun, dalam pemeriksaan terbarunya, […]

  • Menu Diet sehat untuk penderita diabetes

    Menu Diet Sehat untuk Penderita Diabetes yang Aman dan Lezat

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Diabetes bukan berarti harus mengorbankan kenikmatan dalam makanan. Dengan memilih bahan yang tepat dan mengatur pola makan yang seimbang, penderita diabetes tetap bisa menikmati menu diet lezat tanpa khawatir kadar gula darah melonjak. Kunci utama dalam diet sehat ini adalah memilih karbohidrat kompleks, meningkatkan asupan serat, mengonsumsi protein tanpa lemak, serta membatasi gula […]

  • Jadwal Film Conclave di Bioskop Surabaya

    Jadwal Tayang Film Conclave di Bioskop Surabaya, Thriller Politik Sarat Skandal dan Intrik

    • calendar_month Sabtu, 1 Mar 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Dunia perfilman kembali dihebohkan dengan kehadiran Conclave, sebuah film thriller politik yang sukses mencuri perhatian publik. Dibintangi oleh Ralph Fiennes, Stanley Tucci, dan John Lithgow, film ini menyajikan kisah penuh ketegangan tentang rahasia dan skandal yang tersembunyi di balik pemilihan Paus baru. Pertama kali diputar di Telluride Film Festival ke-51, Conclave langsung menuai […]

  • konsultasi psikologi gratis Dispsial Surabaya

    HUT ke-72 Dinas Psikologi AL, Warga Surabaya Antusias Sambut Layanan Psikologi Gratis di Taman Bungkul

    • calendar_month Senin, 11 Nov 2024
    • account_circle Ruang Mujiono
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72, Dinas Psikologi TNI Angkatan Laut (Dispsial) menyelenggarakan berbagai kegiatan bhakti sosial untuk masyarakat Surabaya dan sekitarnya, yang bertepatan juga dengan peringatan Hari Pahlawan 10 November 2024. Salah satu kegiatan yang disambut antusias adalah layanan konsultasi psikologi yang digelar di Taman Bungkul Surabaya dan tes […]

  • Bedah Rumah HUT Bhayangkara

    Bedah Rumah di HUT Bhayangkara ke- 79 di Sidoarjo, Ada Luapan Haru Ida Disaksikan Wakil Rakyat

    • calendar_month Kamis, 26 Jun 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Sudah dekat. Jelang peringatan Hari Bhayangkara ke-79, senyum haru muncul dari sudut sederhana Desa Karangpuri, Sidoarjo. Ida Ruhayati warga Kec. Wonoayu, buruh rumah tangga yang hanya berpenghasilan Rp300 ribu per minggu, akhirnya melihat secercah harapan untuk menikmati rumah yang lebih layak. Hal yang sama juga dirasakan Kusmiati, warga Kec. Krian. Polresta Sidoarjo […]

expand_less