Temuan Sidak Bupati Sidoarjo: Progres Proyek Betonisasi Tambakcemandi Alami Deviasi 4 Persen
- account_circle Ruang Nurudin
- calendar_month 0 menit yang lalu
- print Cetak

Menelusuri asa warga Tambakcemandi saat Bupati Subandi menindak tegas deviasi proyek betonisasi demi menghadirkan jalan berkualitas. (Din)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sidoarjo, Ruang.co.id – Debu jalanan Tambakcemandi, Kecamatan Sedati, mengangkut derita warga. Akses ekonomi pesisir Sedati lumayan lumpuh, akibat pengerjaan betonisasi jalan yang terancam mangkrak dan lambat.
Bupati Sidoarjo, Subandi kemudian melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi proyek betonisasi jalan sepanjang 1,4 kilometer tersebut, pada Senin (24/8/2026). Dia menguji langsung ketegasan komitmen kontraktor.
Langkah drastis diambil guna merespons laporan berharga dari sumber tepercaya, mengenai keterlambatan pekerjaan. Temuan mengonfirmasi, adanya deviasi target progres pengerjaan fisik sebesar 4 persen.
Penambahan unit ekskavator langsung kemudian diinstruksikan, guna mengejar deviasi proyek. Pelaksana diminta memanfaatkan kondisi cuaca ideal demi menjaga percepatan tanpa sedikit pun mengorbankan kualitas.
“Alhamdulillah ekskavator ditambah menjadi dua unit. Ketersediaan U-ditch dan material wajib dijaga agar target pengerjaan selesai Desember 2026,” tutur Subandi.
Sesuai Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2021 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, keterlambatan progres pekerjaan mewajibkan pemberian sanksi administrasi hingga pemberlakuan denda keterlambatan proyek.
Penataan ruang, juga menyasar kesemrawutan tiang provider di sepanjang jalan. Konsultan pengawas, diperintahkan memangkas tiang liar demi kenyamanan, serta keamanan estetika ruang publik.
“Kalau ada lima tiang provider, sisakan dua saja. Jangan sampai pekerjaan terlambat atau kualitasnya buruk sehingga membebani rakyat,” tegas Subandi.
Partisipasi aktif masyarakat bersama kepala desa, amat krusial untuk mengawal proyek. Itu permintaan bupati saat sidak. Pengawasan ketat menjadi kunci utama agar hasil pembetonan jalan presisi serta tahan lama.
- Penulis: Ruang Nurudin

