GIIAS Surabaya 2026 Dibuka, Rekor Baru dan Optimisme Industri Otomotif
- account_circle Mascim
- calendar_month 12 menit yang lalu
- print Cetak

GIIAS Surabaya 2026 resmi dibuka dengan rekor area pameran 15.000 meter persegi dan 37 merek. Pemerintah optimistis penjualan nasional menembus 850.000 unit. (Ruangcoid)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Ruang.co.id – Pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) Surabaya 2026 resmi dibuka di Grand City Convex, Surabaya, Rabu (26/8/2026). Ajang tahunan ini memecahkan rekor dengan area pameran seluas 15.000 meter persegi serta menghadirkan 37 merek kendaraan.
Pembukaan dilakukan Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza bersama perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan pengurus GAIKINDO. Dalam sambutannya, Faisol menegaskan posisi strategis GIIAS lebih dari sekadar tempat jual beli kendaraan.
“Bagi pemerintah, GIIAS bukan sekadar pameran atau tempat transaksi, melainkan barometer kesehatan industri nasional serta ruang bertemunya inovasi dan pergerakan ekonomi daerah,” ujar Faisol di lokasi acara.
Faisol optimistis penjualan kendaraan domestik sepanjang 2026 mampu menembus angka 850.000 unit. Keyakinan ini ditopang oleh tren kenaikan penjualan grosir dan ritel, pertumbuhan ekspor, serta percepatan pengembangan kendaraan listrik.
Dari sisi daerah, Plt. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Timur Iwan membacakan sambutan gubernur. Ia menyebut GIIAS Surabaya menjadi sarana memperkuat inovasi dan daya saing produk otomotif lokal.
“Kami berharap melalui kegiatan GIIAS Surabaya 2026 ini Jawa Timur dapat terus berinovasi dan mengembangkan ide-ide untuk mempromosikan nilai tambah produk serta daya saing dalam industri otomotif,” kata Iwan.
Ketua Umum GAIKINDO Putu Juli Ardika menyoroti posisi strategis Surabaya. Jawa Timur tercatat sebagai provinsi dengan kontribusi penjualan mobil terbesar ketiga secara nasional hingga April 2026, dengan porsi 9,1 persen.
Pameran ini diharapkan memutar roda ekonomi lokal, mulai dari sektor transportasi, perhotelan, kuliner, hingga tenaga kerja lepas. Efek berganda semacam ini menjadi alasan pemerintah pusat dan daerah terus mendukung penyelenggaraan GIIAS di luar Jakarta.
Penyelenggara juga menyiapkan sejumlah area khusus, termasuk zona kendaraan listrik dan test drive. Program tersebut dirancang untuk memperkenalkan teknologi baru kepada pengunjung secara langsung.
Menutup pembukaan, Faisol berharap GIIAS Surabaya dapat memperkuat posisi Jawa Timur dalam peta industri otomotif nasional.
“Kami ingin pameran ini bukan hanya mencetak transaksi, tetapi juga menjadi pemicu pertumbuhan industri dan ekonomi daerah yang lebih merata,” tutupnya.
- Penulis: Mascim

