Kaji Reza Merawat Kerukunan Lintas Umat Beragama Sidoarjo
- account_circle Ruang Nurudin
- calendar_month 0 menit yang lalu
- print Cetak

GBI Centro Sidoarjo menjadi saksi simfoni keharmonisan. Ratusan pimpinan Aras dan ormas Kristen berkumpul menautkan doa bagi keselamatan bangsa. (Din)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sidoarjo, Ruang.co.id – GBI Centro Sidoarjo menjadi saksi simfoni keharmonisan. Ratusan pimpinan Aras dan ormas Kristen berkumpul menautkan doa bagi keselamatan bangsa.
Kehadiran H. Rizza Ali Faizin—akrab disapa Kaji Reza—menegaskan komitmen inklusivitas di Kota Udang. Ketua Komisi A DPRD Sidoarjo sekaligus Kasatkorwil Banser Jatim itu hadir merawat kohesi sosial.
Rekam jejak mantan Ketua GP Ansor Sidoarjo ini teruji konsisten. Saat akses ibadah terganggu jadwal Car Free Day, ia sigap memfasilitasi dialog hingga solusi tuntas tercipta.
“Keberagaman adalah kekuatan kita bersama. Sidoarjo rumah seluruh masyarakat. Mari terus menjaga kerukunan dan membangun persaudaraan,” tutur Kaji Reza tegas saat memberikan sambutan hangat.
Aksi nyata tersebut memantik simpati mendalam. Sekretaris Majelis Umat Kristen Indonesia Sidoarjo, Yonathan Toar Sangari, secara khusus menyematkan julukan tokoh pemersatu kepada politisi PKB tersebut.
“Beliau sangat layak disebut Bapak Keberagaman Sidoarjo. Kepeduliannya nyata merajut toleransi antarumat beragama,” puji Yonathan mantap dalam wawancara di lokasi acara.
Penyelenggaraan kegiatan keagamaan terlindungi regulasi Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Nomor 9 dan 8 Tahun 2006.
Aturan tersebut menjamin kepastian hukum pendirian tempat ibadah dan pemeliharaan kerukunan.
Implementasi regulasi ini di Sidoarjo berjalan mulus lewat komunikasi lugas yang dibangun para tokoh daerah.
Malam Doa Bagi Bangsa kemarin berakhir manis. Pelukan hangat dan jabat tangan antarumat menjadi fondasi kokoh untuk masa depan Sidoarjo yang lebih aman, inklusif, dan harmonis.
- Penulis: Ruang Nurudin

