Membuka Tabir Gelap Hasil Lab Kasus Keracunan Massal MBG Kalitengah antara Negatif Aditif dan Positif Bakteri. Ini penjelasan Dinkes
- account_circle Ruang Nurudin
- calendar_month 0 menit yang lalu
- print Cetak

Mengapa hasil lab keracunan MBG Sidoarjo dirahasiakan? Dinkes sebut bakteri patogen memicu mual santri Mambaul Hikam. (Din)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sidoarjo, Ruang.co.id – Tabir pengujian sampel Makan Bergizi Gratis SPPG Kalitengah, yang meracuni ratusan santri Ponpes Mambaul Hikam, hingga kini masih tersimpan sangat tertutup rapat.
Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, memilih mengunci rapat dokumen resmi hasil pemeriksaan laboratorium, dari jangkauan publik luas, dengan alasan yang sangat tertutup.
“Ya, pokoknya hasilnya tidak dirilis untuk umum,” ujar Kadinkes Sidoarjo dr. Lakhsmie Herawati Yuantina, pada Rabu (9/9/2026).
Itu disampaikannya dalam doorstop dengan awak media jurnalis, usai acara paripurna di DPRD Sisoarjo. Ia menegaskan keharusan pengetatan higienitas lingkungan pangan ke depan.
Namun Lakhsmie menjelaskan bernada wacana, bahwa paparan kuman patogen dapat bersumber dari air, bahan baku, atau kontaminasi kuman Stafilokokus, E. coli, maupun Bacillus cereus.
Terkait adanya dugaan temuan bahan zat aditif berbahaya, yang terkesan kembali sumir terjawab oleh dr. Lakhsmie. “Lali (lupa) aku pak, kalau begini kan aku agak lupa,” ujarnya.
Namun demikian, kebocoran informasi krusial justru datang langsung dari Penjabat Sekretaris Daerah Sidoarjo, Mohammad Ainur Rahman, yang memahami kerangka teknis dari hasil laboratorium medis tersebut.
“Ada satu yang positif, tapi saya enggak tahu apanya, yang negatif-negatif banyak, lebih dari 10 item parameter,” ungkap Ainur, bernada membocorkan hasil pengujian tersebut.
Ainur menambahkan, seluruh lembar dokumen telah diserahkan langsung kepada pihak penyidik Polresta Sidoarjo, guna mendukung proses pengusutan investigasi pidana hukum.
Parameter Pengujian Pangan Status Kualitatif Lab Implikasi Klinis Kesehatan
- Uji Toksisitas & Bahan Kimia (>10 Item) Negatif (Bebas Tercemar) Bahan baku awal terbebas dari racun zat aditif
- Uji Mikrobiologi Patogen Spesifik Positif (Terkonfirmasi) Memicu mual muntah akut akibat racun bakteri
Tabel (Diolah) Validasi Hasil Uji Sampel MBG Sidoarjo (Sumber: wawancara Kadinkes dan Pj. Sekda Sidoarjo)
Aturan Standar Laik Higienis Sanitasi (SLHS) berdasarkan Permenkes menegaskan seluruh fasilitas olah pangan massal, wajib mengantongi sertifikasi teknis sebelum diizinkan beroperasi resmi.
Ironisnya, dalam pembentukan Satgas SPPG di Pendopo Delta Wibawa, Kepala Dapur SPPG Kalitengah yang dikabarkan dipecat BGN diduga turut hadir. “Saya tidak paham person masing – masing SPPG-nya,” kilah Ainur.
Langkah pengawasan ketat pemerintah daerah kini menjadi kunci, agar tragedi keracunan pangan tak lagi berulang melukai generasi muda.
- Penulis: Ruang Nurudin

