Breaking News
light_mode
Kamis, 3 September 2026
Beranda » Terkini » Jerat Racun Dapur Massal, Ratusan Anak Tanggulangin Terkapar Akibat Longgarnya Pengawasan Gizi

Jerat Racun Dapur Massal, Ratusan Anak Tanggulangin Terkapar Akibat Longgarnya Pengawasan Gizi

  • account_circle Ruang Nurudin
  • calendar_month 11 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sidoarjo, Ruang.co.id – Jerit kesakitan ratusan anak sekolah menyayat hati nurani, saat program pemenuhan gizi gratis, justru berujung pada penderitaan massal yang sangat memprihatinkan.

Hari kedua pascainsiden keracunan di Tanggulangin, Sidoarjo, lonjakan korban mencapai angka fantastis. Ruang perawatan di berbagai rumah sakit, dipenuhi rintihan santri yang lemas.

Bupati Subandi dan wakil bupati (Wabup) Mimik Idayana, hadir dalam sidak bersama, Selasa kemarin, di SPPG Kalitengah. Subandi meminta pengawasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) diperketat, buntut dugaan keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menimpa ratusan santri dan siswa, di Kecamatan Tanggulangin.

Saat meninjau SPPG Kalitengah, Rabu (2/9/2026), Subandi mengungkap hasil evaluasi perizinan bersama instansi terkait. Dari 174 SPPG di Sidoarjo, terdapat 21 unit operasional yang belum mengantongi izin.

Pemkab Sidoarjo telah melaporkan temuan tersebut ke Badan Gizi Nasional (BGN) pusat, untuk ditindaklanjuti. Dari dapur SPPG yang tercatat itu di antaranya belum mengantongi izin lengkap atau Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Data resmi Dinas Kesehatan Sidoarjo mencatat dampak racun makanan meluas hingga ke 19 lembaga pendidikan. Anak-anak sekolah dasar hingga santri pesantren menjadi korban kepolosan ini.

Jumlah korban sementara yang dilarikan ke rumah sakit, terus meningkat pesat. Data dari Dinas Kesehatan Sidoarjo hingga Rabu sore, mencatat jumlah korban melejit hingga Total 567 pasien.

Daei jumlah itu, dengan rincian korban Masuk Rumah Sakit (MRS) sebanyak 80 pasien. Korban Keluar Rumah Sakit (KRS) berjumlah 457 pasien. Sedangkan korban yang menjalani Observasi, sebanyak 30 pasien.

Pada Rabu ini, terdapat tambahan 35 santri baru yang dievakuasi dan dirujuk ke rumah sakit, setelah baru merasakan gejala susulan.

Baca Juga  Tiga Sertifikasi Kunci Kadin Jatim Dukung Program Makan Bergizi

Mayoritas korban sudah membaik dan diperbolehkan pulang, mulai Selasa jelang tengah malam. Namun, setidaknya 88 pasien masih harus menjalani rawat inap dan observasi intensif di beberapa rumah sakit.

Dampak keracunan makanan ini tidak hanya menimpa santri Pondok Pesantren Manba’ul Hikam (Desa Putat), sebagai titik awal episentrum. Kasus ini dipastikan meluas ke 19 lembaga pendidikan di sekitar wilayah Tanggulangin.

Lembaga terdampak mencakup jenjang TK, SD, SMP, SMA, hingga madrasah/pesantren. Di antaranya juga menimpa belasan santri dari Pondok Pesantren Roisus Shobur yang bersekolah di SMP dan SMA Tribhakti Tanggulangin.

Para korban yang mengalami gejala mual, muntah, pusing, dan diare massal dirawat secara tersebar di delapan rumah sakit rujukan di Sidoarjo, namun dari data Dinkes Sidoarjo terdapat tujuh rumah sakit.

Yakni meliputi RSUD RT Notopuro Sidoarjo (menampung volume pasien terbesar), RSI Siti Hajar, RS Delta Surya, RSU Aisyiyah Siti Fatimah Tulangan, RS Bhayangkara Pusdik Porong, RS Pusura Candi, RS Anwar Medika, dan tambahan ke delapan, Klinik Azka.

Rekapitulasi Korban Keracunan MBG (Data Per Rabu Siang)

Status Pasien Jumlah Korban Keterangan

Rawat Inap (MRS) 80 Pasien Perawatan intensif

Rawat Jalan (KRS) 457 Pasien Kondisi membaik

Observasi Medis 30 Pasien Pemantauan ketat

Total Korban 567 Pasien Tidak ada korban jiwa

Sumber Data: Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo (Diolah)

Angka di atas membuktikan, betapa dahsyatnya dampak kelalaian pengelolaan dapur produksi MBG. Fasilitas kesehatan seperti RSUD RT Notopuro langsung diserbu ratusan pasien yang mual dan muntah.

Badan Gizi Nasional (BGN) Jawa Timur mengambil tindakan tegas. Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kalitengah mulai kejadian kemarin, resmi dihentikan total dari seluruh aktivitas memasaknya.

Baca Juga  Serap Suara Cipayung Plus, DPRD Surabaya Pastikan Aspirasi Mahasiswa Diteruskan hingga Tingkat Pusat

“Operasional dapur kami bekukan total untuk evaluasi menyeluruh,” tegas perwakilan tim BGN Jatim di lokasi inspeksi dadakan, Rabu sore.

Sidak BGN menemukan fakta mengejutkan di balik sertifikat kebersihan dapur tersebut. Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) ditemukan rusak dan sarana sanitasi dinilai sangat buruk.

Secara hukum, penyedia jasa boga wajib mematuhi Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 14 Tahun 2021 tentang Standardisasi Kegiatan Usaha dan Produk Pada Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko Sektor Kesehatan.

Regulasi ini menegaskan, bahwa setiap dapur pengolah makanan massal wajib menjamin kelayakan sanitasi, serta bebas dari pencemaran bakteri biologis maupun zat kimia berbahaya.

Dapur pengolah 2.800 porsi per hari ini terancam sanksi penutupan permanen. Polresta Sidoarjo kini telah memasang garis polisi untuk menyelidiki dugaan tindak pidana kelalaian.

Tragedi ini menjadi tamparan keras bagi masih lemahnya pengawasan sarpras dan pengawasan menu serta mutu gizi yang tepat sasaran sesuai yang dibutuhkan siswa, atas program nasional.

“Masak MBG untuk anak usia TK dikasih lauk telor bumbu merah semacam ada cabai merah. Anak saya ya jelas nggak suka dan sama gurunya disuruh bawa pulang dipindahkan ke tempat makan yang dibawa istri saya. Di rumah, saya yang makan, ada agak pedasnya,” ungkap Fadli, keluarga penerima manfaat MBG di tempat dan waktu berbeda.

Pelbagai kritikan tajam tersebut, dengan harapan penerima manfaat, nyawa dan kesehatan generasi penerus bangsa tidak boleh dikorbankan, demi mengejar target katering dan profit semata.

  • Penulis: Ruang Nurudin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Operasi Jukir Liar

    Surabaya Sapu Bersih Jukir Liar di Toko Modern, 20 Oknum Diamankan

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Keberadaan juru parkir (jukir) liar yang mangkal di toko modern dan swalayan di Kota Surabaya akhirnya ditindak tegas. Dalam operasi gabungan dua hari berturut-turut, 27–28 Mei 2025, Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya bersama Polrestabes, Satpol PP, dan Kogartap III berhasil mengamankan 20 jukir liar. Apalagi terhadap Jukir liar yang memungut tarif parkir secara ilegal, meskipun […]

  • Pengosongan DKS Surabaya

    Kosongkan DKS Tanpa Dialog dan Tidak Patuhi Putusan PTUN Pemkot Surabaya Tindas Seniman

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Ruang Gentur
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Tanpa Melalui dialog resmi serta tidak mematuhi putusan Pengadilan Tata Usaha Negara ( PTUN ) Pemerintah Kota Surabaya Kosongkan Dewan Kesenian Surabaya ( DKS ) di kompleks Balai Pemuda Surabaya senin (4/5). Pengosongan ini menimbulkan dampak besar terhadap kegiatan berkesenian. Selain membuat para seniman senior seperri perupa, pelukis, teater dan lainnya tidak bisa […]

  • Manfaat Aromaterapi untuk kesehatan

    10 Manfaat Aromaterapi untuk Hidup yang Lebih Sehat dan Bahagia

    • calendar_month Minggu, 2 Feb 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Aromaterapi sering hanya sebagai cara untuk membuat ruangan terasa lebih nyaman dengan wangi yang menenangkan. Padahal, manfaat aromaterapi jauh lebih luas dari sekadar itu. Dari membantu mengatasi stres, meningkatkan fokus, hingga meredakan nyeri, terapi aroma telah banyak konsumsi sejak ribuan tahun lalu dalam berbagai budaya sebagai metode penyembuhan alami. (Surabaya, 02/02/2025) Banyak orang […]

  • Social Butterfly

    Kenali Social Butterfly! Si Ramah yang Selalu Punya Teman di Mana Saja

    • calendar_month Senin, 31 Mar 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Pernah bertemu seseorang yang tampaknya selalu punya teman di mana pun mereka berada? Mereka yang mudah bergaul, supel, dan sepertinya memiliki energi sosial tak terbatas sering disebut sebagai “social butterfly.” Orang-orang ini bisa berpindah dari satu kelompok ke kelompok lain tanpa canggung, meninggalkan kesan menyenangkan di mana pun mereka berada. Namun, apa yang […]

  • Fenomena Hashtag #KaburAjaDulu

    Fenomena Hashtag #KaburAjaDulu! Ada Apa Sih?

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Fenomena hashtag #KaburAjaDulu sedang ramai di media sosial. Banyak warganet yang menggunakannya untuk mengungkapkan keinginan mereka untuk meninggalkan rutinitas yang membosankan. Kemudianmencari pengalaman baru di luar negeri, terutama di Jepang. Apa sebenarnya yang melatarbelakangi tren ini? Awal Hashtag #KAburAjaDulu Gerakan “kabur aja dulu” bukan sekadar lelucon di media sosial. Banyak generasi muda merasa […]

  • Warga Jangkungan peringati Tahun Baru Islam Hijriyah, dengan penuh khidmat dan kebersamaan.

    Antusiasme Warga Jangkungan Peringati Tahun Baru Islam Hijriyah

    • calendar_month Sabtu, 3 Agt 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co,id – Warga Jangkungan bersama pengurus Ta’mir Masjid At-Taqwa dan jajaran RW 7 (4) RT serta RW 8 (5) RT mengadakan peringatan Tahun Baru Islam Hijriyah, dengan penuh khidmat dan kebersamaan. Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat dan pejabat setempat 2 Agustus2004. Acara dimulai dengan pembukaan oleh pembawa acara yang dilanjutkan dengan pembacaan […]

expand_less