Breaking News
light_mode
Kamis, 22 Oktober 2026
Beranda » Terkini » Jerat Racun Dapur Massal, Ratusan Anak Tanggulangin Terkapar Akibat Longgarnya Pengawasan Gizi

Jerat Racun Dapur Massal, Ratusan Anak Tanggulangin Terkapar Akibat Longgarnya Pengawasan Gizi

  • account_circle Ruang Nurudin
  • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sidoarjo, Ruang.co.id – Jerit kesakitan ratusan anak sekolah menyayat hati nurani, saat program pemenuhan gizi gratis, justru berujung pada penderitaan massal yang sangat memprihatinkan.

Hari kedua pascainsiden keracunan di Tanggulangin, Sidoarjo, lonjakan korban mencapai angka fantastis. Ruang perawatan di berbagai rumah sakit, dipenuhi rintihan santri yang lemas.

Bupati Subandi dan wakil bupati (Wabup) Mimik Idayana, hadir dalam sidak bersama, Selasa kemarin, di SPPG Kalitengah. Subandi meminta pengawasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) diperketat, buntut dugaan keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menimpa ratusan santri dan siswa, di Kecamatan Tanggulangin.

Saat meninjau SPPG Kalitengah, Rabu (2/9/2026), Subandi mengungkap hasil evaluasi perizinan bersama instansi terkait. Dari 174 SPPG di Sidoarjo, terdapat 21 unit operasional yang belum mengantongi izin.

Pemkab Sidoarjo telah melaporkan temuan tersebut ke Badan Gizi Nasional (BGN) pusat, untuk ditindaklanjuti. Dari dapur SPPG yang tercatat itu di antaranya belum mengantongi izin lengkap atau Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Data resmi Dinas Kesehatan Sidoarjo mencatat dampak racun makanan meluas hingga ke 19 lembaga pendidikan. Anak-anak sekolah dasar hingga santri pesantren menjadi korban kepolosan ini.

Jumlah korban sementara yang dilarikan ke rumah sakit, terus meningkat pesat. Data dari Dinas Kesehatan Sidoarjo hingga Rabu sore, mencatat jumlah korban melejit hingga Total 567 pasien.

Daei jumlah itu, dengan rincian korban Masuk Rumah Sakit (MRS) sebanyak 80 pasien. Korban Keluar Rumah Sakit (KRS) berjumlah 457 pasien. Sedangkan korban yang menjalani Observasi, sebanyak 30 pasien.

Pada Rabu ini, terdapat tambahan 35 santri baru yang dievakuasi dan dirujuk ke rumah sakit, setelah baru merasakan gejala susulan.

Baca Juga  Mandi Iduladha: Ritual Penyucian Diri Jelang Hari Kurban

Mayoritas korban sudah membaik dan diperbolehkan pulang, mulai Selasa jelang tengah malam. Namun, setidaknya 88 pasien masih harus menjalani rawat inap dan observasi intensif di beberapa rumah sakit.

Dampak keracunan makanan ini tidak hanya menimpa santri Pondok Pesantren Manba’ul Hikam (Desa Putat), sebagai titik awal episentrum. Kasus ini dipastikan meluas ke 19 lembaga pendidikan di sekitar wilayah Tanggulangin.

Lembaga terdampak mencakup jenjang TK, SD, SMP, SMA, hingga madrasah/pesantren. Di antaranya juga menimpa belasan santri dari Pondok Pesantren Roisus Shobur yang bersekolah di SMP dan SMA Tribhakti Tanggulangin.

Para korban yang mengalami gejala mual, muntah, pusing, dan diare massal dirawat secara tersebar di delapan rumah sakit rujukan di Sidoarjo, namun dari data Dinkes Sidoarjo terdapat tujuh rumah sakit.

Yakni meliputi RSUD RT Notopuro Sidoarjo (menampung volume pasien terbesar), RSI Siti Hajar, RS Delta Surya, RSU Aisyiyah Siti Fatimah Tulangan, RS Bhayangkara Pusdik Porong, RS Pusura Candi, RS Anwar Medika, dan tambahan ke delapan, Klinik Azka.

Rekapitulasi Korban Keracunan MBG (Data Per Rabu Siang)

Status Pasien Jumlah Korban Keterangan

Rawat Inap (MRS) 80 Pasien Perawatan intensif

Rawat Jalan (KRS) 457 Pasien Kondisi membaik

Observasi Medis 30 Pasien Pemantauan ketat

Total Korban 567 Pasien Tidak ada korban jiwa

Sumber Data: Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo (Diolah)

Angka di atas membuktikan, betapa dahsyatnya dampak kelalaian pengelolaan dapur produksi MBG. Fasilitas kesehatan seperti RSUD RT Notopuro langsung diserbu ratusan pasien yang mual dan muntah.

Badan Gizi Nasional (BGN) Jawa Timur mengambil tindakan tegas. Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kalitengah mulai kejadian kemarin, resmi dihentikan total dari seluruh aktivitas memasaknya.

Baca Juga  Buruh Pencari Rumput Ternak Wujudkan Impian Istri Naik Haji

“Operasional dapur kami bekukan total untuk evaluasi menyeluruh,” tegas perwakilan tim BGN Jatim di lokasi inspeksi dadakan, Rabu sore.

Sidak BGN menemukan fakta mengejutkan di balik sertifikat kebersihan dapur tersebut. Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) ditemukan rusak dan sarana sanitasi dinilai sangat buruk.

Secara hukum, penyedia jasa boga wajib mematuhi Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 14 Tahun 2021 tentang Standardisasi Kegiatan Usaha dan Produk Pada Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko Sektor Kesehatan.

Regulasi ini menegaskan, bahwa setiap dapur pengolah makanan massal wajib menjamin kelayakan sanitasi, serta bebas dari pencemaran bakteri biologis maupun zat kimia berbahaya.

Dapur pengolah 2.800 porsi per hari ini terancam sanksi penutupan permanen. Polresta Sidoarjo kini telah memasang garis polisi untuk menyelidiki dugaan tindak pidana kelalaian.

Tragedi ini menjadi tamparan keras bagi masih lemahnya pengawasan sarpras dan pengawasan menu serta mutu gizi yang tepat sasaran sesuai yang dibutuhkan siswa, atas program nasional.

“Masak MBG untuk anak usia TK dikasih lauk telor bumbu merah semacam ada cabai merah. Anak saya ya jelas nggak suka dan sama gurunya disuruh bawa pulang dipindahkan ke tempat makan yang dibawa istri saya. Di rumah, saya yang makan, ada agak pedasnya,” ungkap Fadli, keluarga penerima manfaat MBG di tempat dan waktu berbeda.

Pelbagai kritikan tajam tersebut, dengan harapan penerima manfaat, nyawa dan kesehatan generasi penerus bangsa tidak boleh dikorbankan, demi mengejar target katering dan profit semata.

  • Penulis: Ruang Nurudin

Rekomendasi Untuk Anda

  • PKB SIDOARJO Idul Adha

    PKB Sidoarjo Tebar Keberkahan Idul Adha 1447 H: Kurban Sebagai Aksi Nyata Melayani Rakyat

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Idul Adha 1447 H, menjadi momentum penting bagi Dewan Pengurus Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Sidoarjo, untuk meneguhkan komitmen pelayanan kepada masyarakat. Di kantor DPC PKB Sidoarjo, Ketua Abdillah Nasih atau akrab disapa Cak Nasik, memimpin penyembelihan dan penyaluran hewan kurban, berupa 3 ekor sapi dan 20 ekor kambing. Dalam sambutannya, […]

  • Surabaya Printing Expo 2026

    Bagaimana Surabaya Printing Expo 2026 Membidik 15 Ribu Pengunjung di Pusat Cetak Digital

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Surabaya Printing Expo 2026 resmi menetapkan target ambisius sebanyak 15.000 pengunjung dalam gelaran empat hari di Grand City Convention Center, Surabaya. Pameran yang dijadwalkan berlangsung pada 8–11 Juli 2026 ini menjadi etalase strategis bagi percepatan transformasi sektor percetakan nasional. CEO Krista Exhibitions, Daud D. Salim, mengonfirmasi langsung target tersebut saat ditemui di Surabaya, […]

  • Benarkah Garam dapat mengusir ular

    Garam Mengusir Ular: Mitos atau Fakta? Simak Penjelasannya di Sini!

    • calendar_month Rabu, 18 Des 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Guys, pernah gak sih lo denger mitos kalau menaburkan garam bisa bikin ular kabur? Kayak di film-film horor gitu, ya? Nah, banyak banget yang percaya kalau garam punya kekuatan super buat ngusir si melata ini. Tapi, benarkah mitos ini faktanya? Percaya atau enggak, mitos garam bisa mengusir ular udah ada sejak zaman […]

  • Pasangan Harmonis Menghindari konflik dan tanda hubungan tanpa status

    5 Langkah Mengatasi Konflik dengan Pasangan agar Tidak Berlarut

    • calendar_month Kamis, 5 Sep 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Konflik adalah bumbu yang tak terhindarkan dalam setiap hubungan. Namun, jika tidak mengelolanya dengan baik, konflik dapat mengikis keharmonisan hubungan. Berikut simak 5 langkah yang dapat Anda coba untuk mengatasi konflik dengan pasangan. 1. Komunikasi yang Efektif Komunikasi yang efektif adalah kunci utama dalam menyelesaikan konflik. Saat berkomunikasi, usahakan untuk jujur dan […]

  • Menjaga Eksklusivitas Kehidupan

    Kemewahan Menjaga Eksklusivitas Kehidupan Pribadi di Era Modern

    • calendar_month Jumat, 9 Agt 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Dalam era globalisasi yang semakin menjembatani jarak dan perbedaan, menjaga eksklusivitas kehidupan pribadi mungkin terasa seperti sebuah paradoks. Namun, dalam banyak aspek kehidupan, eksklusivitas tetap menjadi nilai yang berharga. Apalagi semakin berkembangnya teknologi dan menciptakan berbagai platform media sosial yang membuat semua orang berlomba-lomba untuk membagikan kehidupannya. Apa sebenarnya yang dimaksud dengan […]

  • Sengap Prioritaskan Perbaikan Jalan Antosari-Pujungan-Sanda, Dengar Aspirasi Mahasiswa Tabanan

    Sengap Prioritaskan Perbaikan Jalan Antosari-Pujungan-Sanda, Dengar Aspirasi Mahasiswa Tabanan

    • calendar_month Rabu, 20 Nov 2024
    • account_circle Ruang Hadilies
    • 0Komentar

    BALI, Ruang.co.id– Calon Wakil Bupati Tabanan, I Nyoman Ardika (Jro Sengap), bertemu mahasiswa Tabanan untuk membahas infrastruktur. Diskusi tersebut difokuskan pada kondisi memprihatinkan Jalan Antosari-Pujungan-Sanda di Kecamatan Pupuan yang selama dua periode pemerintahan sebelumnya terabaikan. Mahasiswa menyoroti jalan tersebut sebagai jalur vital ekonomi, pendidikan, dan pariwisata, namun kondisinya yang rusak parah meningkatkan biaya transportasi dan […]

expand_less