Breaking News
light_mode
Selasa, 27 Oktober 2026
Beranda » Terkini » Kabinet Prabowo-Gibran 2024: Sahlan Azwar Sebut Terlalu Besar dan Tidak Efektif

Kabinet Prabowo-Gibran 2024: Sahlan Azwar Sebut Terlalu Besar dan Tidak Efektif

  • account_circle Ruang redaksi
  • calendar_month Rabu, 23 Okt 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Surabaya, ruang.co.id – Prabowo Subianto resmi dilantik sebagai Presiden Republik Indonesia di Gedung Nusantara, MPR-DPR-DPD RI, Jakarta. Bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, keduanya memimpin pemerintahan baru dengan kabinet yang diberi nama Kabinet Merah Putih. Namun, kabinet baru ini mendapat sorotan tajam dari berbagai pihak karena ukurannya yang jauh lebih besar dibanding kabinet pemerintahan sebelumnya.

Dalam Kabinet Merah Putih, terdapat 48 menteri, 56 wakil menteri, dan 5 kepala badan. Komposisi ini jauh melampaui kabinet Presiden Joko Widodo yang terdiri dari 34 menteri dan 17 wakil menteri. Salah satu kritik datang dari pengamat hukum asal Surabaya, Sahlan Azwar, yang menyebut kabinet Prabowo-Gibran sebagai “kabinet gemuk”. Sahlan menyampaikan enam poin kritik yang menyoroti berbagai aspek negatif dari ukuran kabinet yang dinilainya tidak efektif.

Sahlan menilai bahwa dengan merangkul semua kekuatan politik ke dalam pemerintahan, akan sulit terjadi pengawasan efektif yang diperlukan dalam demokrasi. “Jika semua kekuatan politik bergabung dalam pemerintahan, siapa yang akan melakukan kontrol?” ujar Sahlan. Menurutnya, kondisi ini mencederai prinsip check and balance dan justru lebih menyerupai pemerintahan monarki, di mana kekuasaan terpusat tanpa ada pihak yang mengawasi.

Selain itu, Sahlan mempertanyakan efektivitas pemilu yang menghabiskan biaya besar jika semua pihak pada akhirnya berada di pemerintahan. Menurutnya, kompromi politik yang terlalu luas membuat keberadaan pemilu menjadi dipertanyakan. “Kalau semua bisa berkompromi, untuk apa pemilu diadakan?” tambahnya.

Sahlan juga menyampaikan kekhawatirannya terhadap kompromi politik yang terjadi di kalangan elit. Menurutnya, kompromi ini cenderung lebih mengutamakan kepentingan elit politik daripada kepentingan rakyat. “Mereka berkompromi bukan untuk rakyat, tapi untuk mempertahankan kekuasaan,” katanya. Hal ini berpotensi membuat kebijakan yang dihasilkan lebih mengarah pada menjaga stabilitas politik daripada benar-benar mensejahterakan rakyat.

Baca Juga  Mekanisme Usulan Calon AHWA di Lokasi Registrasi Muktamar Ke-35 NU Ditegaskan Gus Yahya

Lebih lanjut, Sahlan menyoroti peningkatan anggaran negara yang harus dikeluarkan untuk menggaji para menteri, wakil menteri, dan pejabat tinggi lainnya. “Lebih dari 50% APBN digunakan untuk menggaji pegawai negeri, termasuk menteri dan wakil menteri. Dengan kabinet yang semakin besar, beban anggaran akan semakin berat,” tegas Sahlan. Menurutnya, hal ini dapat mengurangi kemampuan negara dalam menjalankan program-program yang berfokus pada kesejahteraan rakyat.

Selain itu, Sahlan juga menyoroti adanya potensi tumpang tindih kewenangan di antara kementerian. Salah satu contohnya adalah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kementerian Kehutanan, yang menurutnya memiliki fungsi yang hampir sama. “Efektivitas pemerintahan bisa terganggu jika tidak ada pembagian tugas yang jelas,” tambah Sahlan.

Dalam kritiknya, Sahlan menegaskan bahwa demokrasi membutuhkan oposisi yang kuat. Tanpa oposisi yang sehat, menurutnya, suara rakyat tidak akan terwakili dengan baik. “Jika semua partai berada di dalam pemerintahan, siapa yang akan menyuarakan aspirasi rakyat dan mengoreksi kebijakan yang keliru?” Sahlan menekankan pentingnya peran oposisi dalam menjaga demokrasi tetap hidup di Indonesia.

Sahlan Azwar memberikan pandangan kritis terhadap susunan Kabinet Merah Putih yang dianggap terlalu besar dan berpotensi menimbulkan tantangan dalam tata kelola pemerintahan. Kebutuhan akan oposisi yang kuat serta mekanisme pengawasan yang efektif dinilai penting untuk menjaga agar pemerintahan tetap berjalan sesuai mandat rakyat dan fokus pada kesejahteraan masyarakat.

  • Penulis: Ruang redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemenag Surabaya

    Surabaya Wani Berkibar! Kemenag Lahirkan Revolusi Moderasi, Digitalisasi, dan Literasi untuk Negeri

    • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Suasana Gedung Balai Besar Penjamin Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Timur pagi itu penuh dengan gelora semangat perubahan. Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surabaya secara resmi meluncurkan serangkaian program revolusioner dalam acara Pembinaan Pegawai yang dirangkai dengan halal bihalal, Rabu (16/4/2025). Acara ini bukan sekadar seremoni biasa, melainkan deklarasi kesiapan Surabaya menjadi pelopor […]

  • drakor adaptasi webtoon 2025

    3 Drakor Webtoon Terbaru April 2025 Dari Karma yang Gelap Sampai Romansa Crushology 101!

    • calendar_month Jumat, 11 Apr 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Penggemar drama Korea bersiap-siap, karena April 2025 akan menjadi bulan yang spesial. Tiga judul drakor adaptasi webtoon siap menghibur penonton dengan genre yang beragam, mulai dari thriller psikologis sampai romansa kampus yang menyegarkan. Yang menarik, ketiganya tidak hanya mengandalkan visual memukau tapi juga dibintangi oleh aktor-aktor papan atas yang siap memukau penonton. Bagi […]

  • Patrick Kluivert pantau Timnas U-20

    Patrick Kluivert dan Denny Landzaat, Tamu Spesial Garuda Muda

    • calendar_month Selasa, 14 Jan 2025
    • account_circle Ruang Wawan
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Latihan Timnas Indonesia U-20 di Stadion Madya, Senayan, pada Senin (13/1) mendadak terasa lebih spesial. Patrick Kluivert dan Denny Landzaat, dua nama besar dari sepak bola Belanda, hadir langsung untuk memantau aksi Garuda Muda yang tengah mempersiapkan diri menuju Piala Asia U-20 2025. Kehadiran mereka bukan hanya menambah semangat, tetapi juga memberikan […]

  • Terlapor Subandi

    Bersurat ke Jampidum Penyidik Mulai Bidik Dana 28 M, Terlapor Subandi Bermanuver Balik Laporkan Babe RM ke Pidum Polda Jatim

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Penyidik Bareskrim Polri menaikkan status dugaan investasi fiktif senilai Rp28 miliar di Kabupaten Sidoarjo terhadap terlapor Subandi ke tahap penyidikan, melalui penerbitan SPDP nomor B/SPDP/02.4a-I/II/RES.1.11./2026/Dittipidum pada Selasa, 20 Januari 2026 pasca laporan Rahmad Muhajirin. Dittipidum Bareskrim Polri kini memburu alat bukti kuat guna menyandera para aktor di balik hilangnya dana jumbo milik Pelapor […]

  • Pengunduran diri anggota DPRD Jatim

    Dua Kader PDIP Jatim Lepas Jabatan Usai Terjerat Badai Hukum

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • account_circle Ruang Gentur
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Karena Ditengarai bermasalah dengan hukum dua kader PDI Perjuangan menyatakan mundur dari anggota DPRD Jatim. Pengunduran diri dua legislator ni disampaikan wakil ketua sekaligus ketua badan kehormatan DPD PDIP Jatim, Kanang Budi Sulistiyono, di kantor DPD PDIP Jatim, senin (6/10). Kader PDI Perjuangan yang mengundurkan diri tersebut antara lain, Agus Black Hoe dan […]

  • Jawa Timur mencetak surplus APBN Rp100,5 triliun pada akhir 2024.

    Akhir Tahun 2024, APBN Regional Jawa Timur Surplus Rp100,5 Triliun

    • calendar_month Minggu, 1 Des 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Perekonomian Jawa Timur mencatatkan kinerja positif sepanjang 2024 dengan capaian surplus Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp100,5 triliun. Hal ini disampaikan oleh Kepala Kantor Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Jawa Timur, Sigit Danang Joyo, dalam laporan triwulan III 2024. Pertumbuhan Ekonomi dan Kinerja Pajak Pada triwulan III 2024, perekonomian Jawa Timur […]

expand_less