Sidoarjo, Ruang.co.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Jawa Timur, terutama di Kabupaten Sidoarjo, mendadak menjadi sorotan serius Badan Gizi Nasional (BGN).
BGN baru saja resmi menghentikan sementara operasional 372 Dapur Umum MBG se Jawa Timur. Dari angka itu, terdapat 19 dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Sidoarjo.
Penghentian itu dilakukan, karena fasilitas Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), dinilai BGN belum memenuhi standar lingkungan yang ditetapkan pemerintah.
Keputusan tersebut tertuang dalam Surat BGN Nomor 2741/D.TWS/05/2026 tertanggal 25 Mei 2026. Dari total 372 dapur MBG yang dihentikan sementara di Jawa Timur.
Lebih spesifik, temuan utama BGN menjelaskan tidak tersedianya IPAL grease trap, untuk memisahkan minyak dan sisa makanan dari limbah dapur. Kondisi itu dinilai berisiko mencemari lingkungan, sekaligus memengaruhi kualitas keamanan pangan.
Bupati Sidoarjo, Subandi, membenarkan penutupan sementara itu. Ia juga mendapati dari Plt Kepala DLHK Sidoarjo, Arief Mulyono, yang menegaskan dapur MBG skala besar, wajib memiliki IPAL sesuai standar.
“Grease trap dan sistem pengolahan limbah menjadi syarat penting agar aktivitas dapur tidak menimbulkan pencemaran,” ujarnya.
Bupati selanjutnya memastikan, pemerintah kabupaten (Pemkab) akan mendampingi seluruh pengelola dapur MBG, agar segera melakukan perbaikan.
“Kami bersama DLHK akan membantu percepatan pembenahan, supaya operasional dapur bisa kembali berjalan dan pelayanan kepada pelajar tidak terganggu terlalu lama,” katanya., saat membuka acara Jayandaru Vol.1 All2 Stroke, di Mall Pelayanan Publik (MPP) Pemkab. Sidoarjo, Minggu (31/5/2026).
Berikut SPPG MBG di sejumlah kecamatan di Sidoarjo yang beroperasi selama ini, Balongbendo, Buduran, Candi, Gedangan, Jabon, Krembung, Krian, Porong, Prambon, Sedati, Sukodono, Taman, Tanggulangin, Tarik, Tulangan, Waru, Wonoayu, dan Sidoarjo Kota.
Penelusuran Ruang.co.id, dari 19 dapur MBG bermasalah itu, dugaan dua dapur yang terdampak berada di Kecamatan Candi, dan di Kecamatan Sidoarjo, juga resmi ditutup sementara.
Penghentian operasional 19 SPPG dapur umum MBG di Sidoarjo, juga membuat dana MBG di lokasi terdampak dibekukan sementara, hingga pengelola menyerahkan bukti pemenuhan standar IPAL yang sesuai kepada BGN.

