Breaking News
light_mode
Rabu, 19 Agustus 2026
Beranda » Pemerintah » Gelontor Modal Rp 100 Miliar Komisi C Minta PT Jamkrida Agresif Kawal Modal UMKM

Gelontor Modal Rp 100 Miliar Komisi C Minta PT Jamkrida Agresif Kawal Modal UMKM

  • account_circle Ruang Gentur
  • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Akan mendapat Penyertaan modal Rp 100 miliar, PT Jamkrida Jawa Timur sebagai BUMD milik Pemprov Jatim didorong Komisi C agar lebih agresif mengawal sejumlah kesulitan para pelaku UMKM. Khususnya persoalanan penjaminan mendapatkan permodalan dari perbankan.

Pernyataan ini disampaikan Ketua Komisi C DPRD Jatim, Adam Rusydi dalam diskusi publik Sinergi Penyertaan Modal PT Jamkrida Jawa Timur yang digelar Pokja Indrapura DPRD Jatim, Selasa (30/6).

“PT Jamkrida kami dorong lebih agresif dalam peranannya terhadap pelaku UMKM,” tegas Adam.

Politisi Partai Golkar Jatim ini, menyebutkan keseriusan pada mitra kerja BUMD. Yaitu Bank Jatim dan Bank UMKM.

“Sangat terbuka DPRD melakukan pengawasan,” tandas Adam.

Seperti diketahui sinergi antar-BUMD dinilai menjadi kunci memperkuat akses pembiayaan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Jawa Timur.

Senada, Direktur PT Jamkrida Jatim, Untung Heri Sukariyanto menjelaskan lembaga penjaminan memiliki peran strategis dalam membantu UMKM yang belum memiliki agunan memadai untuk memperoleh akses kredit perbankan.
Melalui skema penjaminan kredit, kata dia, Jamkrida Jatim memberikan jaminan hingga maksimal 75 persen dari nilai kredit sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). “Dengan mekanisme tersebut, pelaku UMKM yang layak usaha namun terbatas agunan tetap memiliki kesempatan memperoleh pembiayaan,” imbuhnya.
Dalam kesempatan itu, Jamkrida Jatim juga memaparkan rencana penguatan permodalan melalui penyertaan modal dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Saat ini modal dasar perusahaan sebesar Rp 600 miliar, sementara modal yang telah disetor pemerintah provinsi baru mencapai Rp180 miliar.

“Apabila memperoleh tambahan penyertaan modal sebesar Rp100 miliar, kapasitas penjaminan Jamkrida Jatim diproyeksikan meningkat hingga Rp4 triliun dengan potensi menjangkau sekitar 106.667 UMKM dan menyerap sekitar 320 ribu tenaga kerja,” terang dia.

Baca Juga  Podium Porprov Jatim 2025 Medali Emas Anggar untuk Ego, Atlet Cuma Jadi Figuran?

Selain memperkuat struktur permodalan dan menjaga rasio penjaminan sesuai ketentuan OJK, tambahan modal tersebut juga membuka peluang perluasan wilayah operasional Jamkrida Jatim hingga tingkat nasional.

“Adapun sasaran penjaminan akan difokuskan pada sektor produktif, meliputi pertanian, industri, peternakan, perkebunan, serta perdagangan dan jasa sebagai sektor yang dinilai memiliki kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi Jawa Timur,” urainya.

Ditempat yang sama Direktur Pemasaran Bank UMKM Jawa Timur, Agung Soeprihatmanto menjelaskan Bank UMKM Jatim terus memperkuat perannya sebagai bank yang fokus pada pembiayaan sektor UMKM.

“Saat ini perseroan memiliki modal sekitar Rp442 miliar dengan komposisi kepemilikan terbesar berasal dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur sebesar 85,20 persen,” ujarnya.

Menurut Agung, Bank UMKM Jatim telah didukung 32 kantor cabang, 132 kantor kas, serta lebih dari 1.100 pegawai. Selain memperluas layanan keuangan yang inklusif, Bank UMKM juga membangun sinergi dengan berbagai BUMD, pemerintah daerah, hingga lembaga keuangan melalui penempatan dana, penyaluran kredit, dan digitalisasi layanan.

“Kolaborasi dengan Jamkrida Jatim menjadi bagian penting dalam memperluas akses pembiayaan bagi UMKM sehingga mampu menciptakan ekosistem pembiayaan yang sehat dan berkelanjutan,” jelasnya.

Assistant Vice President Investor Relations Bank Jatim, Derry Widya Ariyanta, mengatakan Bank Jatim menargetkan menjadi Bank Pembangunan Daerah (BPD) nomor satu di Indonesia melalui transformasi lima pilar utama, yakni penguatan tata kelola dan manajemen risiko, optimalisasi ekosistem bisnis, pengembangan sumber daya manusia, transformasi digital, serta penguatan kelembagaan.

Widya Ariyanta menambahkan, pertumbuhan ekonomi Jawa Timur yang berada di atas rata-rata nasional menunjukkan sektor UMKM masih menjadi tulang punggung perekonomian daerah sehingga membutuhkan dukungan pembiayaan yang semakin luas. “Sinergi Bank Jatim, Bank UMKM, dan Jamkrida Jatim menjadi bagian dari upaya memperkuat pembiayaan sektor UMKM sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi Jawa Timur,” katanya.

Baca Juga  BSI Region VIII Surabaya Catat Pertumbuhan Bisnis Emas dan Haji! Investasi Syariah yang Makin Diminati
  • Penulis: Ruang Gentur

Rekomendasi Untuk Anda

  • Barcelona merayakan gelar juara La Liga 2025 bersama Hansi Flick. (c) FC Barcelona Official

    Barcelona Juara La Liga 2025: Treble Domestik Bersama Hansi Flick

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Ruang Wawan
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Musim 2024/25 jadi salah satu yang paling dikenang dalam sejarah FC Barcelona. Di bawah komando pelatih asal Jerman, Hansi Flick, Barça menutup musim dengan cara spektakuler: menjuarai La Liga, Copa del Rey, dan Supercopa de España. Perjalanan menuju kejayaan ini dimulai pada 15 Agustus. Tepat 272 hari kemudian, Blaugrana memastikan gelar juara liga […]

  • Makhluk Hidup yang Bisa Hidup Abadi

    Makhluk Hidup yang Bisa Hidup Abadi, Benarkah Ada? Ini Faktanya!

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Dari mitologi Yunani hingga film fiksi ilmiah, konsep hidup abadi selalu menarik perhatian manusia. Kita sering melihat tokoh-tokoh fiksi seperti vampir yang hidup ratusan tahun atau pahlawan super dengan kekuatan regenerasi tanpa batas. Tapi, bagaimana dengan dunia nyata? Apakah ada makhluk hidup yang benar-benar bisa hidup selamanya? Mungkin kamu berpikir ini hanya dongeng […]

  • Cara Cek Status Penerima PIP 2025

    Panduan Terbaru Cek PIP 2025 via SiPintar dalam 3 Langkah Mudah

    • calendar_month Rabu, 30 Jul 2025
    • account_circle Ruang Sely
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Program Indonesia Pintar (PIP) kembali menjadi angin segar bagi lebih dari 2,5 juta siswa dari keluarga kurang mampu. Bantuan pendidikan ini menjadi solusi tepat untuk mengatasi kendala finansial yang sering menghambat akses sekolah. Kini, mengecek status penerima PIP 2025 semakin praktis berkat aplikasi SiPintar, memungkinkan siswa dan orang tua memantau langsung tanpa bergantung […]

  • KPU Sidoarjo lantik KPPS

    KPU Sidoarjo Lantik 19.131 Petugas KPPS, Penyandang Disabilitas Ikut Ambil Bagian

    • calendar_month Jumat, 8 Nov 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 1Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Sebanyak 19.131 anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) se-Kabupaten Sidoarjo resmi dilantik oleh Panitia Pemungutan Suara (PPS) di tingkat kelurahan dan desa pada 7 November 2024. Pelantikan ini dilaksanakan setelah para petugas KPPS melalui serangkaian pembekalan dan rapat koordinasi yang digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Timur dan KPU Kabupaten […]

  • Revitalisasi Alun-Alun Sidoarjo

    Revitalisasi Alun-Alun, Wabup Sidoarjo Harap Jadi Sarana Edukasi Ruang Publik bagi Semua Kalangan

    • calendar_month Minggu, 1 Jun 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Pendidikan tidak melulu tentang kelas dan kurikulum. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo kini menunjukkan bahwa ruang publik pun bisa menjadi media edukasi yang atraktif, inklusif, dan membangun. Melalui proyek revitalisasi Alun-Alun Sidoarjo senilai Rp 24,6 miliar, Pemkab menghadirkan konsep edukatif yang segar dan menyentuh langsung semua lapisan masyarakat, termasuk memfasilitasi UMKM Sidoarjo. Wakil […]

  • Skandal Festival Reog Ponorogo 2026

    Festival Reog Ponorogo FNRP XXXI 2026 Diguncang Dugaan Kecurangan, Heri Lentho: “Diciderai dengan Pelanggaran Etik”

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Festival Reog Ponorogo FNRP XXXI 2026, kembali menjadi sorotan tajam, setelah muncul dugaan pelanggaran kode etik, dalam penyelenggaraannya. Seniman sekaligus koreografer asal Malang, Heri Prasetyo alias Heri Lentho, menilai adanya ketidakadilan dalam tata kelola acara, yang seharusnya menjunjung tinggi nilai kejujuran dan profesionalisme. Heri mengungkapkan bahwa pemerintah daerah, yakni Dinas Kebudayaan dan Pariwisata […]

expand_less