Breaking News
light_mode
Minggu, 13 September 2026
Beranda » Terkini » Program PELITA SPTP-TPS Buktikan Stunting Bisa Dikalahkan di Semampir

Program PELITA SPTP-TPS Buktikan Stunting Bisa Dikalahkan di Semampir

  • account_circle Mascim
  • calendar_month Kamis, 17 Jul 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Di tengah dinamika pelabuhan Surabaya yang sibuk, Program PELITA (Pelindo Tanpa Balita Stunting) yang diinisiasi oleh Subholding Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) dan PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) menjadi cahaya harapan bagi warga Kampung Semampir. Sejak diluncurkan pada September 2024, program ini telah membebaskan 6 dari 14 balita peserta dari ancaman stunting melalui pendekatan holistik berbasis tiga pilar: perbaikan gizi, pendampingan pola asuh, dan pemantauan medis berkala. Keberhasilan ini tidak hanya terlihat dari angka, tetapi juga dari perubahan nyata dalam kehidupan keluarga peserta. Kamis, (17/7/2025).

Kolaborasi dengan RS PHC Surabaya menjadi fondasi utama Program PELITA. Setiap bulan, balita peserta menjalani pemeriksaan antropometri menyeluruh, mencakup pengukuran tinggi badan, berat badan, dan lingkar lengan. Namun, yang membedakan program ini dari sekadar skrining kesehatan adalah pendekatan preventif-kuratif yang dijalankan. Tim medis tidak hanya mengumpulkan data, tetapi juga memberikan intervensi langsung berupa paket nutrisi esensial, seperti susu fortifikasi, yang didistribusikan secara berkala.

Erika A. Palupi, Sekretaris Perusahaan TPS, menegaskan bahwa distribusi susu hanyalah langkah awal. “Kami tidak ingin sekadar memberi bantuan, melainkan memastikan orang tua memahami pentingnya gizi seimbang,” ujarnya. Edukasi nutrisi ini dirancang untuk menciptakan kesadaran jangka panjang, sehingga keluarga mampu menyusun menu harian yang memenuhi kebutuhan tumbuh kembang anak.

Selain intervensi medis, Program PELITA juga fokus pada pendampingan pola asuh sebagai pilar kedua. Psikolog Meutia Ananda memimpin sesi interaktif di Kelurahan Semampir, di mana para ibu diajak memahami pentingnya stimulasi dini. “Aktivitas sederhana seperti bernyanyi, bercerita, atau bermain dapat memacu perkembangan otak anak, terutama yang berisiko stunting,” jelas Meutia.

Pendekatan ini tidak hanya memperbaiki aspek fisik, tetapi juga membangun ikatan emosional antara orang tua dan anak. Dampaknya terlihat jelas pada balita seperti anak Siti (38), yang sebelumnya mengalami kesulitan kenaikan berat badan. “Sekarang dia tidak hanya lebih sehat, tetapi juga aktif bertanya dan bermain,” ungkap Siti. Hal ini membuktikan bahwa intervensi multidimensi menciptakan efek domino: kesehatan fisik yang membaik diikuti oleh perkembangan kognitif dan emosional yang pesat.

Baca Juga  Kebahagiaan Bersama: Lions Club Surabaya Shining Rayakan Imlek dengan 200 Lansia

Keberhasilan Program PELITA tidak lepas dari kolaborasi erat antara Puskesmas, Kecamatan Semampir, dan sektor korporasi. Mekanisme regenerasi peserta menjadi salah satu inovasi terbesar program ini. Setiap balita yang berhasil “lulus” dari program—artinya status stuntingnya teratasi—segera digantikan oleh kasus baru. “Ini seperti estafet. Satu anak pulih, kami langsung menangani anak berikutnya,” jelas Erika.

Model ini memastikan manfaat program dapat menjangkau lebih banyak keluarga, meskipun masa berlakunya terbatas hingga Agustus 2025. Selain itu, pendekatan ini juga menciptakan efek multiplikasi, di mana pengetahuan dan praktik baik yang diajarkan dalam program terus diadopsi oleh masyarakat bahkan setelah program berakhir.

Program PELITA bukan sekadar kampanye kesehatan, melainkan bukti bahwa intervensi terstruktur dan kolaboratif mampu memutus rantai stunting. Enam balita yang terbebas dari stunting adalah contoh nyata bahwa pendekatan komprehensif—gizi, pola asuh, dan medis—dapat membawa perubahan signifikan. Kisah sukses seperti anak Siti menjadi inspirasi bahwa dengan pendampingan tepat, masa depan anak-anak Semampir bisa lebih cerah.

Dengan mekanisme estafet yang diterapkan, Program PELITA tidak hanya menyelesaikan masalah saat ini, tetapi juga menanamkan fondasi kuat untuk pencegahan stunting di masa depan. Ini adalah langkah kecil di Semampir, namun dampaknya bisa menjadi besar bagi Surabaya dan bahkan Indonesia.

  • Penulis: Mascim

Rekomendasi Untuk Anda

  • Goerge Clooney dan Brad Pitt

    Goerge Clooney dan Brad Pitt Berdansa Saat Pemutaran Perdana Filmnya di Venice

    • calendar_month Sabtu, 7 Sep 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Goerge Clooney dan Brad Pitt baru-baru ini menghadir penayangan perdana film “Wolfs” di Venice Film Festival. Acara ini disambut dengan antusiasme yang luar biasa. Penonton memberikan standing ovation selama empat menit, membuktikan bahwa film ini berhasil memukau mereka. Bahkan, saking antusiasnya, pemutaran film sempat tertunda karena banyaknya penggemar yang ingin menyaksikan langsung […]

  • Lirik Lagu baru denny caknan Sinarengan

    Lirik dan Makna Lagu Denny Caknan Feat Bella Bonita, Sinarengan

    • calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Perhatian publik senantiasa tertuju pada pasangan Denny Caknan dan Bella Bonita. Setelah pernikahan mereka menjadi topik hangat, kini mereka kembali mengejutkan penggemar dengan lagu baru, Sinarengan. Dalam lagu berjudul “Sinarengan”, Denny tidak hanya menunjukkan keahlian vokalnya yang sudah dikenal luas, tetapi juga mengajak Bella Bonita untuk pertama kalinya terjun ke industri musik. Keputusan […]

  • Anak CB viral di Nganjuk

    Anak CB Viral di Nganjuk: Minimarket Jadi “Basecamp”, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

    • calendar_month Selasa, 17 Des 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruag.co.id – Komunitas Anak CB menjadi pusat perhatian warganet setelah insiden yang terjadi di sebuah minimarket di Nganjuk, Jawa Timur, pada Sabtu, 14 Desember 2024. Kejadian ini menuai pro dan kontra di media sosial, membuat banyak orang bertanya-tanya, “Apa itu Anak CB?” CB adalah singkatan dari City Bike, yang merujuk pada motor klasik Honda […]

  • dampak ekonomi Piala Dunia 2026

    KADIN Catat Piala Dunia 2026 Dorong Perputaran Ekonomi Nasional Lebih dari Rp5 Triliun

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Jakarta, Ruang.co.id – Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia mencatat bahwa penyelenggaraan Piala Dunia FIFA 2026 memicu perputaran ekonomi nasional lebih dari Rp5,03 triliun. Nilai tersebut terakumulasi dari aktivitas komersial yang timbul dari siaran langsung hingga kegiatan keramaian masyarakat selama turnamen berlangsung. Rabu (15/7/2026). Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia Bidang Pemberdayaan Ekonomi Daerah, Kukrit Suryo […]

  • Sidang ke- tiga Korupsi Tanah Cuilan Sidokerto

    Para Saksi Ungkap Kotak Pandora di Sidang ke- Tiga Dugaan Korupsi Tanah Cuilan Sidokerto Sidoarjo

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarji, Ruang.co.id – Sidang kasus korupsi soal penjualan tanah cuilan atau sisa Gogol Gilir di Dusun Klanggri, Desa Sidokerto, Kecamatan Buduran, Sidoarjo, kembali di gelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya, di Jalan raya Juanda, Sidoarjo, Senin (22/9/2025). Sidang yang ke tiga kasus korupsi ini menghadirkan sejumlah saksi, diantaranya 7 saksi datang dari Sekretaris […]

  • AKAMSI soroti Pencemaran limbah industri

    AKAMSI Soroti Ikan Mati Massal di Kali Surabaya Akibat Pencemaran Ekstrim

    • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Ruang.co.id — Aliansi Komunitas Penyelamat Bantaran Sungai (AKAMSI) mendesak Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa segera mengusut tuntas penyebab matinya ikan secara massal di aliran Kali Surabaya yang melintasi Desa Wringinanom, Kec. Wringinanom, Gresik. Desakan itu disampaikan usai aksi damai dan penyerahan laporan resmi hasil investigasi lapangan yang menunjukkan kondisi kritis sungai akibat pencemaran dan […]

expand_less