Breaking News
light_mode
Selasa, 27 Oktober 2026
Beranda » Hukrim » Para Saksi Ungkap Kotak Pandora di Sidang ke- Tiga Dugaan Korupsi Tanah Cuilan Sidokerto Sidoarjo

Para Saksi Ungkap Kotak Pandora di Sidang ke- Tiga Dugaan Korupsi Tanah Cuilan Sidokerto Sidoarjo

  • account_circle Ruang Nurudin
  • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sidoarji, Ruang.co.id – Sidang kasus korupsi soal penjualan tanah cuilan atau sisa Gogol Gilir di Dusun Klanggri, Desa Sidokerto, Kecamatan Buduran, Sidoarjo, kembali di gelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya, di Jalan raya Juanda, Sidoarjo, Senin (22/9/2025).

Sidang yang ke tiga kasus korupsi ini menghadirkan sejumlah saksi, diantaranya 7 saksi datang dari Sekretaris Desa (Sekdes) Sidokerto Suhermanto, M. Inwan Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) beserta 3 pengurusnya, Tri Susilawaty saksi Notaris, dan Suriyan saksi dari ahli waris pegogol Sidokerto.

Dari tiga majelis hakim, Ni Putu Sri Indayani, yang memimpin sidang kasus Tipikor yang melibatkan terdakwa Ali Nasikin Kepala Desa (Kades) non aktif Sidokerto, Sami’un, Ketua Tim 9 penjualan aset tanah cuilan atau sisa Gogol Gilir seluas 4.118 meter persegi bermasalah itu, Kastain anggota Tim 9 yang mengaku sebagai pemilik lahan Gogol Gilir bermasalah itu, dan Pengembang perumahan Griya Sono Indah dari PT. Kembang Kenongo.

Di awal sidang itu, sempat diwarnai perselisihan tentang penetapan lokasi lahan cuilan bermasalah itu, yang sempat terjadi beda pemahaman antara tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo, dengan saksi Sekdes, dan tim hukum eks Kades Ali Nasikin.

Akhirnya tersepakati pemahaman bersama tanah bermasalah itu adalah tanah cuilan atau sisa dari penjualan di Desa Klanggri yang secara bertahap sudah dua kali di jual, bukan lahan “Leter C nomor 909” yang diketahui lahan itu masih milik pengembang Perumahan Taman Dhika milik PT. YKP.

Terungkap simpul tali dugaan otak pelaku penjualan tanah cuilan di Dusun Klanggri, saat Ketua Majelis Hakim Ni Putu Sri Indayani, Notaris Tri Susilawati di persidangan mengatakan, bahwa yang datang pertama kali di kantornya sebelum terjadi transaksi PPJB yakni muncul nama Basuki yang tak lain adalah makelar penjualan dan eks Kades Ali Nasikin.

Baca Juga  Terdakwa Haryo Putra Sembodo, Bisnis PLN Fiktif Rugikan Korban Hingga 1 Milliar

Sekalipun saat berlangsungnya transaksi tanda tangan PPJB (Perjanjian Pengikatan Jual Beli) sebelum dilakukan proses penerbitan surat Akta Jual Beli (AJB) lahan cuilan Dusun Klanggri bermasalah itu l, sang eks Kades Ali Nasikin sebagai saksinya.

Ungkap pengakuan itu sekaligus mematahkan Eks Kades Ali Nasikin yang sempat mengajukan keberatan kepada majelis hakim, bahwa dirinya bukan yang datang awal di kantor Notaris Tri Susilawaty.

Hendry Rusdijanto ketua tim pengacara Notaris Tri Susilawaty mengatakan, bahwa semua bukti otentik PPJB sudah masuk kejaksaan sebelum di sidangkan.

“Bukti – bukti otentik klien kami yang diserahkan ke Kejari Sidoarjo yang sekarang disidangkan, semua sudah sesuai dengan prosedur dan mekanisme tentang PPJB atas kasus tanah ini. Sekali lagi, PPJB berbeda dengan proses mekanisme AJB,” ujar Henry.

Kasus korupsi tanah cuilan di Dusun Klanggri yang menjadi komplek perumahan Griya Sono Indah, dan kini masuk ranah sidang korupsi ini, juga menguak benang merah otak penjualannya.

Dalam sidang pula, terdakwa Eko selaku pengembang mengungkapkan bahwa dirinya telah menjadi korban dari kasus ini. “Mohon izin yang mulia, saya dalam perkara ini saya yang dirugikan, sekali lagi saya yang dirugikan yang mulia,” ujar Eko saat ditanya Ketua Majelis Hakim Ni Putu Sri Indayani.

Ma’in Suryono, Ketua Tim kuasa hukum Eko dari PT. Kembang Kenongo membenarkan bahwa kliennya sebagai korban dugaan rekayasa penjualan tanah cuilan bermasalah itu, mulai di pertemuan di Rumah Makan Joyo hingga di kantor notaris.

“Jadi intinya, pada saat jual beli tanah pak Eko itu tahunya tanah itu bersih. Karena tahunya dokumen – dokumen tanah itu berupa surat keterangan tidak sengketa, tanah itu bukan tanah aset desa, terus tanah itu berupa petok D itu semunya lengkap. Termasuk Ipeda dan termasuk PBB (Pajak Bumi dan Bangunan) atas nama H. Maliki (dari PT. YKP),” ujar Suryono.

Baca Juga  Sidang Penggelapan Mobil Rental di Surabaya: Bara Judi Sabung Ayam Korbankan Dua Terdakwa Lain dan Catut Anggota Dewan

Kasus korupsi penjualan tanah cuilan di Dusun Klanggri Desa Sidokerto itu, juga diungkap oleh saksi Inwan selaku Ketua BPD Sidokerto di persidangan.

Inwan mengatakan, bahwa sebelumnya hamparan tanah dikelola 25 pegogol gilir warga Susun Klanggri itu sudah dua kali dijual ke PT. Emitrico dan pengembang PT. YKP.

“Ceritanya hamparan tanah itu sudah dua kali dilepas oleh 25 pegogol gilir yang mulia. Juga ada surat pelepasannya. Sedangkan sisa tanah itu belum pernah diajukan ke BPN (Badan Pertanahan Nasional), jadi belum tahu apa status tanah yang dijual itu yang mulia,” ungkap Inwan.

Saksi Inwan juga menjelaskan bahwa dirinya dan pihak BPD Sidokerto tiba – tiba diundang di rumah makan Joyo itu, disampaikan untuk membahas perubahan dari status tanah gogol sawah untuk menjadi tanah pemukiman.

“BPD selama ini belum pernah diajak Musdes (Musyawarah Desa) pembahasan perubahan status tanah cuilan itu yang mulia,” ungkap saksi Inwan.

Tabir kasus korupsi tanah cuilan Dusun Klanggri Desa Sidokerto, Buduran, makin terurai dan terungkap keberadaannya di persidangan Tipikor.

Untuk membuka kotak pandora kasus korupsinya, majelis hakim akan melanjutkan sidang lanjutan dalam beberapa hari kemudian di pekan ini.

  • Penulis: Ruang Nurudin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fakta LKPJ ke Perkada: Anggaran Sidoarjo Terhambat, Aspirasi Masyarakat Tersandera

    Fakta LKPJ ke Perkada: Anggaran Sidoarjo Terhambat, Aspirasi Masyarakat Tersandera

    • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id — Ketegangan politik melanda Kabupaten Sidoarjo setelah DPRD secara resmi menolak Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun Anggaran 2024. Ini pertama kalinya terjadi dalam dua dekade terakhir, mengguncang ranah politik lokal. “Ini bukan soal politik, ini soal akuntabilitas dan fungsi DPRD,” tegas Abdillah Nasih, Ketua DPRD Sidoarjo, Kamis (7/8/2025), dalam wawancara pers. Penolakan […]

  • Safari Ramadan Masjid Asakinah

    Safari Ramadan di Masjid Asakinah: Santunan Anak Yatim Wujudkan Islam yang Menyelamatkan

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Ratusan jamaah memadati Masjid Asakinah Putra Bangsa, Surabaya, untuk mengikuti Safari Ramadan dan santunan anak yatim, Selasa (10/3/2026). Kegiatan bertema “Islam yang Menyelamatkan” ini menghadirkan Ustadz Marzki Imron serta memberikan santunan kepada anak yatim dan dhuafa di sekitar masjid sebagai wujud nyata kepedulian sosial di bulan suci. Ketua Yayasan Masjid Asakinah Putra Bangsa, […]

  • Dock UGreen Mac Mini

    UGreen Jawab Keterbatasan Port Mac Mini dengan Dock 10 Port + Ekspansi SSD NVMe!

    • calendar_month Sabtu, 5 Apr 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Bagi pengguna Mac Mini generasi terbaru, keterbatasan port sering menjadi kendala utama, terutama untuk kebutuhan multitasking seperti transfer data, koneksi monitor eksternal, atau aksesoris tambahan. UGreen, brand aksesoris ternama yang biasanya identik dengan charger berkualitas, kini meluncurkan docking station khusus Mac Mini yang tidak sekadar menambah port, tetapi juga menyediakan slot NVMe SSD […]

  • Munaslub APSI 2025

    APSI Gelar Munaslub 2025 Perkuat Barisan Advokat Syariah

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Asosiasi Pengacara Syariah Indonesia (APSI) mengambil langkah strategis dengan menyelenggarakan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) 2025. Agenda nasional yang digelar di Kota Surabaya ini mengusung semangat persatuan dengan tema “APSI Bersatu untuk Indonesia Berakhlak, Profesional, dan Berintegritas.” Munaslub ini menjadi wadah krusial untuk mengisi kekosongan kepengurusan sekaligus memperkuat konsolidasi organisasi advokat syariah di […]

  • DPRD Jatim

    DPRD Jatim Rampungkan 13 Raperda Sepanjang 2025

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Ruang Gentur
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Ketua DPRD DPRD Provinsi Jawa Timur, M Musyafak Rouf menyampaikan laporan kinerja tahunan 2025 dalam rapat paripurna, di gedung DPRD Jatim, senin (29/12). Dalam pidatonya, Musyafak melaporkan agenda legislasi sekama tahun berjalan. Dalam laporan tersebut, DPRD bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyepakati 13 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) hingga akhir 2025. Musyafak menjelaskan, Program […]

  • Coach Bernardo Tavares memimpin latihan di Lapangan C Gelora Bung Tomo (Dok. Official Persebaya)

    Dilema Kuota Pemain Asing Persebaya di Era Bernardo Tavares, Siapa yang Tersingkir?

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Ruang Wawan
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Persebaya Surabaya tengah berada di fase krusial. Di satu sisi, optimisme tumbuh seiring hadirnya pelatih anyar Bernardo Tavares. Namun di sisi lain, regulasi justru memaksa Bajul Ijo menghadapi dilema pelik sejak awal era baru. Kedatangan dua pemain Brasil, Bruno Paraiba dan Jefferson da Silva, memang menegaskan ambisi Persebaya menatap Super League 2025/2026. Akan tetapi, […]

expand_less