Breaking News
light_mode
Sabtu, 12 September 2026
Beranda » Pemerintah » Gaji Penyuluh Non-ASN Melejit! Simak Rincian Honorarium dari SMA hingga S2 yang Bikin Mata Berbinar

Gaji Penyuluh Non-ASN Melejit! Simak Rincian Honorarium dari SMA hingga S2 yang Bikin Mata Berbinar

  • account_circle Mascim
  • calendar_month Jumat, 25 Apr 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Pemerintah melalui Kementerian Keuangan baru saja mengeluarkan kebijakan segar yang bakal bikin senyum para penyuluh Non-ASN semakin lebar. Menteri Keuangan Sri Mulyani resmi menandatangani aturan terbaru tentang penyesuaian honorarium untuk tenaga penyuluh profesional di berbagai sektor strategis.

Kebijakan ini bukan sekadar kenaikan nominal belaka, melainkan bentuk nyata penghargaan atas dedikasi para penyuluh yang selama ini menjadi pahlawan tanpa tanda jasa di pelosok negeri. Dari mengedukasi petani tentang teknologi pertanian terkini hingga membantu nelayan memahami praktik budidaya berkelanjutan, kontribusi mereka sungguh luar biasa.

Rincian Kenaikan Honorarium Berdasarkan Jenjang Pendidikan

Bagi Anda yang penasaran dengan besaran angka, berikut detail lengkapnya. Penyuluh dengan ijazah Sekolah Menengah Atas (SMA) sekarang berhak menerima honorarium sebesar Rp2.100.000 setiap bulannya. Sementara itu, lulusan diploma (D1 hingga D3) mendapatkan peningkatan menjadi Rp2.400.000.

Tidak ketinggalan, para sarjana (S1) kini dihargai dengan honorarium Rp2.600.000 per bulan. Spesial untuk yang sudah menempuh pendidikan magister (S2), nominal yang diterima mencapai Rp2.800.000. Kebijakan progresif ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor penyuluhan.

Penyesuaian dengan UMR dan Tunjangan Tambahan

Yang lebih menggembirakan lagi, terdapat klausul khusus mengenai penyesuaian dengan Upah Minimum Regional. Jika honorarium ternyata lebih rendah dari UMR setempat, maka berlaku ketentuan penyesuaian. Bahkan untuk lulusan S2, besaran honorarium bisa mencapai 133% dari UMR wilayah tersebut.

Tidak hanya itu, para penyuluh juga mendapatkan tambahan Biaya Operasional Penyuluh (BOP) yang besarnya bervariasi tergantung wilayah tugas. Penyuluh yang bertugas di wilayah Barat mendapatkan Rp380.000, wilayah Tengah Rp475.000, dan wilayah Timur Rp500.000 setiap bulannya. Tunjangan ini khusus dialokasikan untuk mendukung mobilitas mereka dalam menjalankan tugas di lapangan.

Baca Juga  Anggota Komisi A DPRD Jatim Minta Layanan Haji Antisipasi Jamaah Lansia hingga Cuaca Ekstrem

Dasar Hukum dan Implikasi Jangka Panjang

Kebijakan mulia ini berlandaskan pada Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2006 tentang Sistem Penyuluhan Nasional. Dengan regulasi ini, pemerintah ingin memastikan bahwa para penyuluh mendapatkan penghidupan yang layak sebanding dengan kontribusi besar mereka dalam membangun ketahanan pangan nasional.

Dalam jangka panjang, kenaikan honorarium ini diharapkan dapat meningkatkan motivasi kerja sekaligus menarik minat generasi muda untuk terjun ke bidang penyuluhan. Bagaimanapun, penyuluh yang sejahtera akan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Tantangan dan Harapan ke Depan

Meski kabar ini patut disambut gembira, beberapa tantangan masih perlu diperhatikan. Distribusi honorarium yang tepat waktu dan merata di seluruh daerah menjadi pekerjaan rumah yang tidak boleh diabaikan. Selain itu, pelatihan berkala untuk meningkatkan kompetensi penyuluh juga perlu terus digalakkan.

Para penyuluh sendiri menyambut baik kebijakan ini. Banyak di antara mereka berharap agar ini menjadi awal dari berbagai kebijakan pro-kesejahteraan lainnya. Dengan dukungan yang memadai, bukan tidak mungkin Indonesia akan memiliki sistem penyuluhan yang menjadi model bagi negara-negara berkembang lainnya.

  • Penulis: Mascim

Rekomendasi Untuk Anda

  • Laskar Jenggolo DPRD Sidoarjo

    Aksi Laskar Jenggolo Desak DPRD Sidoarjo Panggil Islah  Bupati Wabup Termentahkan UU MD3

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Sekita 100 massa Laskar Jenggolo terdiri dari 17 elemen Ormas dan LSM, mendatangi Gedung DPRD Sidoarjo guna mendesak pemanggilan paksa Bupati Subandi dan Wakil Bupati (Wabup) Mimik Idayana, agar melakukan islah atau rekonsiliasi secara terbuka pada Selasa (10/2/2026). Suasana dari aksi orasi di luar halaman gedung wakil rakyat hingga audiensi di dalam […]

  • Fasilitas PPPK 2024

    Fasilitas Lengkap Honorer Lolos PPPK Tahap I 2024: Gaji, Tunjangan, dan Jaminan Sosial Terbaru

    • calendar_month Jumat, 7 Mar 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Bagi tenaga honorer yang berhasil lolos seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap I 2024, kabar gembira datang dari pemerintah. Mereka kini memasuki tahap pengusulan Nomor Induk Pegawai (NIP) dan akan segera dilantik secara resmi. Selain status sebagai PPPK, mereka juga berhak menikmati berbagai fasilitas menarik, mulai dari gaji bulanan, tunjangan, hingga […]

  • Eksekusi Gedung IMKA Cagar Budaya

    Air Mata di Tanah dan Bangunan Cagar Budaya, Ketika Hukum Garang Mengeksekusi Sejarah IMKA

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Ruang.co.id — Pagi yang seharusnya cerah di Jalan Kombes Pol M. Duryat, Surabaya, mendadak berubah menjadi panggung duka dan perlawanan. Gedung IMKA-YMCA, bangunan cagar budaya yang telah menjadi saksi tumbuhnya generasi muda selama puluhan tahun, dieksekusi oleh Pengadilan Negeri Surabaya pada Rabu (4/6/2025). Di balik pagar yang dijebol aparat, suara protes dan air mata pemilik […]

  • Kasus Korupsi Ikan Fiktif

    Dua Tersangka Korupsi Ikan Fiktif Terjaring, Negara Rugi Rp3 Miliar

    • calendar_month Jumat, 20 Jun 2025
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Kejaksaan Negeri Tanjung Perak Surabaya berhasil mengungkap kasus korupsi pengadaan ikan fiktif yang merugikan negara hingga Rp3 miliar. Dua tersangka utama dalam kasus ini adalah FD selaku Kepala PT PI Unit Surabaya dan P sebagai Direktur PT SRBLI. Keduanya diduga kuat terlibat dalam manipulasi dokumen pengadaan ikan cakalang dan baby tuna melalui pembuatan […]

  • SD Khadijah Wonorejo

    Discover to Deliver, Siswa SD Khadijah Wonorejo Ciptakan Payung Otomatis hingga Pangan Inovatif

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – SD Khadijah Wonorejo Surabaya memamerkan puluhan proyek inovatif bertema teknologi ramah lingkungan dan pangan kreatif dalam puncak presentasi bertajuk Discover to Deliver di aula sekolah, Rabu (13/5/2026). Kegiatan yang merupakan hasil dari program minat bakat intensif ini menjadi bukti nyata keberhasilan metode pembelajaran berbasis proyek atau Project-Based Learning (PjBL) dalam mencetak siswa yang […]

  • Stasiun pengisian kendaraan listrik DPRD Jatim

    Sekretariat DPRD Jatim Sediakan Charging EV Untuk Kendaraan Listrik

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle Ruang Gentur
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Sekretariat DPRD Provinsi Jawa Timur turut mendorong penggunaan kendaraan listrik sebagai bagian dari upaya mendukung transportasi yang lebih ramah lingkungan. Wujud dorongab itu adalah dengan menyediakan fasilitas Electric Vehicle (EV) Charging Station di dalam lingkungan Gedung DPRD Jatim, Jalan Indrapura Nomor 1 Surabaya. Sekretaris DPRD Provinsi Jawa Timur, M Ali Kuncoro, mengatakan, fasilitas […]

expand_less