Breaking News
light_mode
Selasa, 27 Oktober 2026
Beranda » Olahraga » Garam Cap Kapal Kembali Gelar Turnamen Catur Junior Surabaya

Garam Cap Kapal Kembali Gelar Turnamen Catur Junior Surabaya

  • account_circle Mascim
  • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Gelaran turnamen catur junior Checkmate Junior Triple Chess Championship 2025 berlangsung sukses dan lancar. Garam Cap Kapal sebagai sponsor utama kembali menunjukkan komitmennya dalam konsisten menyelenggarakan event olahraga catur bagi generasi muda di Kota Surabaya. Event ini menjadi bukti nyata dedikasi mereka dalam membina bakat-bakat muda dunia percaturan di Jawa Timur. Senin, (15/9/2025).

Konsep turnamen kali ini menghadirkan format yang unik dengan sistem Junior Triple dimana setiap tim terdiri dari tiga pemain. Terdapat dua kategori kelompok usia yang diperlombakan yaitu untuk usia 12 tahun dan 17 tahun. Para peserta bebas membentuk tim mereka sendiri asalkan memenuhi batasan usia yang telah ditetapkan untuk masing-masing kategori.

Kualitas turnamen ini tidak bisa dianggap remeh karena diikuti oleh mayoritas pemain yang pernah bertanding dalam PORPROV Jatim. Hal ini menjadikan ajang ini sebagai turnamen berbobot yang cocok untuk mengasah kemampuan dan strategi bermain catur para junior. Turnamen ini menggunakan format catur cepat dengan waktu 10 menit plus 5 detik increment per gerakan.

Sistem pertandingan yang diterapkan adalah sistem swiss yang berjalan sebanyak lima babak, menguji ketahanan mental dan konsistensi setiap peserta. Format ini dinilai efektif untuk melatih kemampuan decision-making under pressure bagi para atlet muda.

Baca Juga  King Knight Bangkitkan Gelora Catur Surabaya Usai Raih Emas Porprov Jatim

Rangkaian komitmen Garam Cap Kapal tidak berhenti sampai di sini. Event reguler berikutnya telah dijadwalkan pada tanggal 28 September di GWalk Citraland. Turnamen yang dikelola oleh organizer King Knight Creative ini akan mengusung konsep catur cepat perorangan.

Acara yang merupakan bagian dari Run Festival HUT Garam Cap Kapal ini diselenggarakan di area luar Mall BG Junction. Antusiasme masyarakat terhadap event-event catur ini terus menunjukkan peningkatan yang signifikan dari tahun ke tahun.

Di sela-sela event, banyak pemain dan wali atlet yang menyuarakan pertanyaan mengenai jadwal penyelenggaraan turnamen FIDE Rated kembali di Surabaya. Turnamen berlevel internasional ini sangat dirindukan para pecatur untuk dapat mengukir prestasi yang diakui secara global.

Baca Juga  Bidik Grandmaster Muda Surabaya Lewat Ajang Catur Penuh Strategi

Hesnud Daulah, M.Psikolog, selaku Ketua King Knight Creative, menyampaikan apresiasi mendalam kepada Garam Cap Kapal. “Pertama-tama kami terima kasih kepada Garam Cap Kapal yang telah dan terus konsisten untuk mengadakan turnamen catur bersama kami. Support dari Garam luar biasa menjadi bagian yang penting untuk meningkatkan percaturan di Kota Surabaya khususnya dan Jawa Timur pada umumnya,” ujarnya.

Dia menambahkan bahwa banyak jawara Jatim yang termotivasi dan belajar melalui event-event ini. Hesnud juga berterima kasih kepada para wali atlet dan pelatih yang terus mendukung anak didiknya. Lokasi turnamen di dalam mall menjadi nilai plus karena memberikan kenyamanan bagi orang tua dan memudahkan akses untuk konsumsi.

Di balik antusiasme tersebut, ada harapan besar yang disampaikan Hesnud. “Harapan kami yang lain adalah mudah-mudahan segera ada ketua Percasi Kota Surabaya, yang tentunya dibawah naungan KONI Kota Surabaya untuk terus memajukan organisasi percaturan kota Surabaya. Dimana sampai saat ini belum ada ketuanya.”

Meski tanpa naungan resmi, semangat untuk memajukan catur Surabaya tidak pernah pudar. Berbagai event dengan beragam konsep akan terus digelar untuk mempromosikan catur dan menjaganya agar terus berkembang di kota ini.

Baca Juga  Liburan Sekolah Anti-Boring! Asah Strategi dengan Pelatihan Catur Gratis Bareng King Knight Creative Surabaya

Hesnud Daulah juga menyampaikan pesan motivasi kepada seluruh peserta. “Kepada seluruh peserta bahwa kalah menang itu biasa. Kalau kalah itu berarti harus belajar kembali, berlatih kembali sehingga bisa dievaluasi kekalahannya itu di langkah seperti apa.”

“Bagi yang menang itu adalah bonus, tapi jangan berpuas diri, terus tetep berlatih mengembangkan jangan puas sampai di sini. Semoga bukan hanya kalah menang yang diharapkan oleh para seluruh peserta catur tetapi proses yang paling utama untuk terus berkembang,” tambahnya.

Pesan ini menjadi penutup yang inspiratif bagi seluruh peserta untuk terus mengembangkan kemampuan bermain catur mereka, tidak hanya berfokus pada hasil tetapi lebih kepada proses belajar dan berkembang sebagai pecatur yang lebih baik.

  • Penulis: Mascim

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rois Aam PBNU KH Miftachul Akhyar

    Poin Penting Rois Aam PBNU Gelar Pertemuan di Kantor PCNU

    • calendar_month Rabu, 21 Agt 2024
    • account_circle Ruang Gentur
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Rois Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, KH Miftachul Akhyar menjelaskan agenda pertemun PBNU bersama PWNU dan PCNU se Jatim di kantor PCNU, senen (19/8) lalu tidak lain adalah untuk melanjutkan amanah dari hasil musyawarah para kyai NU di ponpes Tebuireng Jombang pekan lalu. Karena itu sesuai dengan undangan yang ditanda tangani Rois […]

  • Jelang Persebaya vs Borneo FC

    Persebaya Surabaya vs Borneo FC: Pertarungan Dua Tim Tangguh di Pekan ke-16 BRI Liga 1 2024/25

    • calendar_month Jumat, 20 Des 2024
    • account_circle Ruang Wawan
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Persebaya Surabaya kembali menunjukkan dominasi sebagai salah satu tim tersubur di kandang pada BRI Liga 1 2024/25. Hingga pekan ke-15, Bajul Ijo telah mencetak 15 gol di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), atau 75% dari total 20 gol mereka musim ini. Rekor impresif ini turut mengokohkan posisi Persebaya di puncak klasemen dengan […]

  • Betonisasi Sidokerto

    Proyek Beton Baru Retak Suara Warga Sidokerto Tercekik, PUMBSDA dan Anggota Dewan Terdiam Seribu Bahasa

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Proyek betonisasi saluran air dan pavingisasi jalan di depan Balai Desa Sidokerto, Kecamatan Buduran, menuai keluhan serius warga akibat pemasangan U-Ditch bergelombang, tidak presisi, merusak pipa PDAM, dan minim pengawasan, sementara pihak terkait memilih diam. Keluhan warga mencuat sejak awal pengerjaan. Sepanjang sisi kiri dan kanan badan jalan, U-Ditch terpasang tidak senter, […]

  • Kesehatan Holistik

    Bukan Sekadar Tren, Kesehatan Holistik yang Harus Kamu Coba Sekarang!

    • calendar_month Rabu, 25 Des 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Kesehatan holistik adalah pendekatan kesehatan yang melihat tubuh manusia sebagai satu kesatuan yang saling terhubung, mencakup tiga aspek utama: fisik, mental, dan spiritual. Dalam konsep ini, kesehatan bukan hanya tentang bebas dari penyakit, tetapi juga tentang mencapai keseimbangan dan harmoni di semua aspek kehidupan. Kesehatan holistik mungkin terdengar seperti istilah mewah, tapi […]

  • Pencari Kerja Sidoarjo

    Jumlah Pencari Kerja di Sidoarjo Tembus 76 Ribu, Fakta TPT Mengejutkan Tembus Tertinggi Se-Jatim

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Kabupaten Sidoarjo kembali mencatat angka mengejutkan. Sebanyak 76.063 jiwa resmi tercatat sebagai pengangguran terbuka. Data Badan Pusat Statistik (BPS) melalui Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) mencatat, total angkatan kerja Sidoarjo mencapai 1.172.557 jiwa. Dari jumlah itu, 1.096.494 jiwa berhasil bekerja. Namun, beban pencari kerja tetap tinggi. Sidoarjo memikul angka terbesar di Jawa […]

  • Penurunan Tren Bordir Indonesia

    Bordir Tradisional Indonesia: Bertahan di Tengah Tekanan Tren Modern

    • calendar_month Minggu, 13 Okt 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Bordir merupakan salah satu kerajinan tradisional yang telah lama berkembang di Indonesia. Namun, tren usaha bordir saat ini mengalami penurunan, baik dari segi peminat maupun jumlah pengrajin. Salah satu usaha bordir yang masih bertahan adalah Rizza Bordir dari Pasuruan, Jawa Timur, yang telah eksis selama lebih dari 35 tahun, meski menghadapi tantangan […]

expand_less