Ruang.co.id – PT Pertamina (Persero) resmi memberlakukan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi terbaru per 1 Juni 2026. Dalam penyesuaian ini, harga Pertamax Turbo (RON 98) kembali mengalami kenaikan, sementara dua jenis BBM diesel justru turun harga cukup signifikan.
Berdasarkan daftar harga terbaru di seluruh SPBU Pertamina, Pertamax Turbo kini dibanderol Rp20.750 per liter, naik dari harga sebelumnya Rp19.900. Sebaliknya, Dexlite turun drastis dari Rp26.000 menjadi Rp23.000 per liter, dan Pertamina Dex turun dari Rp27.900 menjadi Rp24.800 per liter. Untuk BBM subsidi, harga Pertalite tetap Rp10.000 per liter dan Biosolar Rp6.800 per liter, tidak mengalami perubahan.
Penyesuaian harga ini merupakan respons terhadap dinamika harga minyak mentah global dan fluktuasi nilai tukar mata uang. Penguatan harga minyak dunia mendorong kenaikan pada produk beroktan tinggi seperti Pertamax Turbo, sementara pelemahan permintaan pada sektor diesel memberikan ruang penurunan harga.
Kenaikan harga Pertamax Turbo berdampak langsung pada pengguna kendaraan berperforma tinggi. Pasalnya, sejumlah sepeda motor dengan spesifikasi mesin tertentu memang disarankan pabrikan untuk menggunakan BBM dengan Research Octane Number (RON) 98. Penggunaan bahan bakar sesuai rekomendasi ini dinilai krusial untuk menjaga efisiensi pembakaran serta mencegah kerusakan mesin jangka panjang.
Berikut daftar motor yang disarankan menggunakan BBM RON 98:
- Kawasaki Ninja ZX-25R – Rasio kompresi 12,5:1, mesin 250 cc 4-silinder DOHC.
- Honda CBR250RR (Varian SP/QS) – Rasio kompresi 12,5:1, mesin 250 cc 2-silinder DOHC.
- Kawasaki Ninja ZX-6R / ZX-10R / Ninja H2 – Rasio kompresi 12,9:1 hingga 13,0:1, mesin 636 cc hingga 998 cc 4-silinder.
- Yamaha YZF-R6 / YZF-R1 / MT-09 / MT-10 – Rasio kompresi hingga 13,1:1, mesin 600 cc hingga 1.000 cc.
- Honda CBR600RR / CBR1000RR-R – Rasio kompresi hingga 13,4:1, mesin 600 cc hingga 1.000 cc.
- BMW S1000RR / M1000RR – Rasio kompresi hingga 13,5:1, mesin 1.000 cc 4-silinder.
- Ducati Panigale V4 / Streetfighter V4 – Rasio kompresi 14,0:1, mesin 1.100 cc V4.
Motor-motor tersebut memiliki mesin berasio kompresi tinggi yang menuntut bahan bakar mampu menahan tekanan ekstrem di ruang bakar. BBM RON 98 memastikan proses pembakaran berlangsung lebih terkontrol dan efisien, sehingga performa mesin tetap optimal. Sebaliknya, penggunaan BBM beroktan lebih rendah berpotensi memicu knocking dan mempercepat kerusakan komponen internal mesin.
Di sisi lain, pemilik kendaraan harian dengan spesifikasi mesin standar tidak disarankan beralih ke Pertamax Turbo tanpa alasan teknis. Penggunaan BBM harus tetap mengacu pada rekomendasi pabrikan. Meski harga Pertamax Turbo naik, bagi pemilik motor berperforma tinggi, langkah ini merupakan bagian dari perawatan rutin yang tidak dapat ditawar.
Masyarakat diimbau untuk selalu memeriksa informasi harga BBM terkini melalui kanal resmi Pertamina sebelum mengisi bahan bakar. Stok seluruh jenis BBM, termasuk Pertamax Turbo, dipastikan aman di seluruh jaringan SPBU Pertamina di Indonesia.

