Breaking News
light_mode
Rabu, 28 Oktober 2026
Beranda » Terkini » Kenangan Makan Malam Berdua, Sebelum “Vina” Calon Pamong Praja Meninggal Kecelakaan Maut di Jalan Tengkorak

Kenangan Makan Malam Berdua, Sebelum “Vina” Calon Pamong Praja Meninggal Kecelakaan Maut di Jalan Tengkorak

  • account_circle Ruang Nurudin
  • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sidoarjo, Ruang.co.id – Setiap keluarga, tentu tidak menghendaki kehilangan anak, meninggal dalam keadaan tragis memilukan. Itu yang saat ini masih dirasakan keluarga Anwar, Camat Wonoayu, Sidoarjo.

Namun perasaan tabah mendalam saat kuasa takdir Tuhan berkehendak lain, putri keduanya dipanggil dalam keadaan kecelakaan maut. Makan malam Sulami (Istri Anwar) hanya berdua dengan putrinya pada malam sebelum kecelakaan maut, menjadi kenangan terakhir untuk selamanya.

“Jelang malam sebelum meninggal, nggak basanya saya pulang kerja saya dipaksa anak saya untuk segera mandi dan dia bilang, Ma, Vina pingin makan malam berdua sama mama. Saat makan malam Vina manja banget nggak pernah seperti biasanya. Besok sorenya dia dipanggil menghadap Allaah,” tutur cerita Sulami dengan nada terbata – bata dengan spontan berlinang air mata kesedihan.

Tangis pilu memecah keheningan di kediaman Anwar, Camat Wonoayu, yang tinggal di Desa Urangagung, Kec. Sukodono, setelah putri tercintanya, Adzra Sybil “Vina” Afina, bersama rekannya bernama Adinata Putra Ali Rizqullah alias Asraf, dua Praja IPDN (Institut Pemerintahan Dalam Negeri), gugur seketika dalam kecelakaan maut tergilas truk tronton di jalur Arteri Porong saat mereka menjalankan ibadah puasa, Kamis sore (15/1/2026).

Tragedi ini menyisakan luka mendalam bagi keluarga dan korps Praja. Vina(23), yang merupakan putri kedua Anwar, Camat Wonoayu, meninggal dunia mengenakan seragam dinas kebanggaannya.

Kepergiannya terasa sangat membanggakan orangtua sekaligus menyayat pilu hati, karena peristiwa kecelakaan maut itu tepat saat Vina baru saja menyelesaikan tugas sosialisasi di SMA Negeri 2 Sidoarjo, sekalipun Ia alumnus SMA Negeri 3 Sidoarjo.

“Pagi – pagi (Kamis) dia sudah berangkat ke SMA 2 untuk sosialisasi memotivasi siswa selama anak saya di IPDN. Itu permintaan kating (kakak tingkat)nya di IPDN, kalau pulang kampung untuk sempetin sosialisasi di SMA 2. Padahal anak saya lulusan SMA 3,” tutur Sulami mengisahkan.

Baca Juga  Bagikan Flayer Himbauan Ditlantas Polda Jatim Tertibkan Penggunaan Lajur Jalan Tol

Memang, Vina dengan NPP 33.0513 sosok Praja angkatan ke-33 di lingkungan kampusnya, dikenal humble alias supel terhadap siapa saja, termasuk terhadap para pengajarnya. Tak heran banyak empati padanya dan permintaan sosialisasi jati dirinya di IPDN pun mengalir deras.

“Sebelum pulang libur kuliah, dia bercerita sibuk jadi ambasador diajak dosen – dosennya. Pulang kampung saja di sini, dia sibuk banget abis dari sosialisasi di SMA 2 terus lanjut ke Dispenduk katanya dalam corsa-nya wajib mengunjungi alumnus dan aktingnya. sampai – sampai tida ada waktu untuk ibu bapaknya di rumah,” lanjut cerita Sulami.

Memasuki hari ke-3 di rumah duka di Urangagung, Kec. Sukodono, Anwar dan Sulami kepada Ruang.co.id meluapkan kenangan – kenangan indah dan suka duka keluarganya, termasuk anak perempuan pertamanya yang sebentar lagi yudisium dokter muda di UIN, dan akan berdinas di Jember, Jatim.

“Kakaknya dan Vina sama – sama lulus bulan enam nati (2026). Kakaknya nanti penempatan dinas dokter di Jember dan Vina akan berdinas di daerah asalnya sini,” kenang cerita Anwar dengan sesekali merunduk pilu.

“Ya memang anak – anak lebih dekat sama mamanya apalagi soal curhat – curhat pribadinya. Waktu saya lebih banyak ibadah di pekerjaan,” lanjutnya.

Kepergian Vina, mungkin menjadi firasat orangtuanya, terutama beberapa kenangan yang dirasakan Sulami. Bahkan, Ia sempat protes pada Vina disaat pulkam jelang kematiannya.

Dengan suara bergetar dan mata sembab, Sulami kembali menceritakan firasat terakhir yang tidak ia sadari.

““Kamu itu nak, waktu pulang liburan kuliah, kapan punya waktu untuk Mama?. Selasa malam dia bilang, ‘Mama harus bisa menerima, ini belum tak tinggal lho’. Saya tidak menyangka kata ‘tak tinggal’ itu mungkin dia pamitan selamanya,” ungkapnya dengan nada lirih disertai dengan perasaan duka mendalam.

Baca Juga  Swasembada Pangan, Kapolri dan Panglima TNI Bentuk Gugus Tugas Kerja Tanam Jagung di Sidoarjo

Pada hari sebelum nahas menimpa Via, sang ibunya juga menceritakan kalau saat itu loose cantact atau tidak ada komunikasi sama sekali di gawai Vina dan Sulami. Terselip ada sedikit perasaan jengkel sang ibu padanya untuk tidak menghubungi WA atau chat WA, bagitu sebaliknya Vina yang sama sekali tidak komunikasi dengan mamanya mungkin karena kesibukan waktunya.

“Sehari saat kejadian sejak pagi setelah pamitan, kami sama sekali tidak saling kontak WA, tida kayak biasanya, anak saya dikit – dikit ngasih kabar, Ma aku lagi disini, Ma, aku lagi kerjakan ini itu. Sayapun juga mungkin agak jengkel ya kayak nggak ada waktu buat keluarga, kami loose contact sampai terdengar kabar Vina meninggal. Kabar duka itu disampaikan sama teman angkatannya malam hari, Malam tante, maaf, apa Tante sudah denger kabar kalau Vina meninggal kecelakaan?,” tutur Sulami, pendidik SMA ini spontan kemudian terisak pilu lagi.

Fakta mengejutkan terungkap bahwa Vina meninggal pada hari yang sama dengan hari kelahirannya. “Dia lahir Kamis Pahing, meninggal pun Kamis Pahing dalam keadaan berpuasa Senin-Kamis. Seperti Rasulullah yang lahir dan wafat di hari yang sama,” tambah Anwar sambil terisak melengkapi ceritanya.

Data rujukan dari Satlantas (Satuan Lalu Lintas) Polres Sidoarjo menyebutkan, kecelakaan terjadi di jalur tengkorak Arteri Porong yang kondisinya bergelombang. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 37 Tahun 2017 tentang Keselamatan Lalu Lintas, aspek infrastruktur jalan menjadi faktor krusial dalam pencegahan fatalitas kecelakaan.

Anwar, sang ayah, tetap tampak tegar meski hatinya hancur. Ia mengungkapkan putri sulungnya (kakak Vina), direncanakan akan melangsungkan lamaran pada bulan Agustus mendatang.

“Kami rencananya bulan delapan mantu anak pertama, kakak Vina. Minggu depan acara lamarannya. Kami lagi sibuk mempersiapkan itu. Tapi Gusti Allah punya rencana lebih indah dengan kepergian Vina. Kami sudah ikhlas, anak saya insya Allah husnul khotimah,” ujar Anwar yang berusaha menenangkan perasaannya.

Baca Juga  Komunitas AlFatihRPS Wujudkan Umrah Gratis Ibu Rumah Tangga Kediri

Kuasa Illahi berkehendak Vina meninggal sebelum yudisium sebentar lagi. Rekan-rekan sejawat Vina dari berbagai daerah seperti Blitar dan Tulungagung turut hadir memberikan penghormatan terakhir.

Mereka mengenang Vina sebagai sosok yang sangat rendah hati (humble). Seorang teman dari Blitar bahkan bercerita bahwa Vina pernah merawatnya dengan tulus saat ia sakit di rumah sakit.

Kepergian Vina dan Asraf, dua calon pamong ini, juga mengukir kenangan duka masyarakat Sidoarjo dan seluruh tanah air. Namun yang pasti, peristiwa kecelakaan maut itu menyisakan persoalan serius infrastruktur jalan. Sebuah kewajiban Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim untuk menuntaskan masalah tanggungjawab infrastruktur itu.

“Berbagai informasi tempat kejadian anak saya kecelakaan, tida ada kubangan jalan. Jalannya tidak rata, bergelombang. Tetangga saya sendiri sudah ngecek kesana untuk memastikannya ribut – ribut di medsos, anak saya dan Asraf kecelakaan karena jalan berlubang,” pungkas cerita Anwar.

Dua calon pemimpin bangsa ini menjadi pengingat keras bagi pemangku kebijakan Prov. Jatim, untuk segera membenahi jalur Arteri Porong yang sering memakan korban.

Perjuangan Vina dan Asraf yang gugur saat masih mengenakan atribut kedinasan dan dalam kondisi menjalankan sunnah puasa, menjadi catatan sejarah duka tersendiri yang akan selalu dikenang oleh masyarakat, khususnya warga Sidoarjo.

  • Penulis: Ruang Nurudin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sertifikasi halal

    Heboh! 9 Jajanan ‘Halal’ Ini Ternyata Disusupi Babi – BPOM Buru Pelaku!

    • calendar_month Rabu, 23 Apr 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Badai skandal kehalalan menerjang industri pangan Indonesia. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) bersama Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) baru saja mengungkap temuan mencengangkan: 9 produk makanan berlabel halal—termasuk jajanan anak—ternyata mengandung DNA babi. Hasil uji laboratorium parameter peptida spesifik porcine ini dipublikasikan dalam konferensi pers oleh Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan […]

  • Pujasera Komplex

    Usung Konsep One Stop Entertainment, Pujasera Komplex Pas Buat Nugas dan Meeting di Kawasan Surabaya Timur

    • calendar_month Kamis, 13 Jun 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Bertambahnya tempat tongkrongan di Kota Metropolis, membuat para pelaku bisnis ini semakin mengembangkan konsep beragam untuk menarik minat para pelanggan, khususnya kaum muda. Kini telah hadir di Kawasan Surabaya Timur, pujasera yang menawarkan konsep One Stop Entertainment. Pujasera Komplex yang terletak di Jalan Medokan Asri No. 86, Medokan Ayu, Kecamatan Rungkut, Surabaya dan […]

  • Tahu Gimbal Khas Semarang

    Lumpia Bukan Satu-satunya! 5 Kuliner Khas Semarang yang Wajib Dicoba

    • calendar_month Selasa, 16 Jul 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Semarang, ibu kota Provinsi Jawa Tengah, terkenal dengan ragam kuliner khas yang menggugah selera. Dari makanan berat hingga camilan, Semarang menawarkan pengalaman kuliner yang tak terlupakan. Berikut adalah beberapa kuliner khas Semarang beserta tempat-tempat terkenalnya. 1. Lumpia Semarang Lumpia Semarang merupakan salah satu ikon kuliner kota ini. Hidangan ini terdiri dari kulit […]

  • Manfaat Teh Hijau

    5 Manfaat Rutin Konsumsi Teh Hijau Setiap Hari

    • calendar_month Senin, 16 Sep 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Tren hidup sehat semakin digandrungi masyarakat modern. Salah satu kebiasaan sehat yang banyak diadopsi adalah mengonsumsi teh hijau. Minuman ini tidak hanya nikmat, tetapi juga kaya akan nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Selain itu, teh hijau juga menjadi bagian dari berbagai diet dan program detoks. Teh hijau, minuman yang kaya akan antioksidan, telah […]

  • Pemerintahan Sidoarjo

    Sidoarjo Pacu Pelayanan Publik Prima demi Pemerintahan Baik

    • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo kembali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pelayanan publik yang prima dan inklusif. Melalui kegiatan Sosialisasi Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP) 2025, Sidoarjo berupaya menciptakan sistem pemerintahan yang bersih, adaptif, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. Acara berlangsung di Ruang Delta Graha, Selasa (29/07/2025). Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo, Fenny […]

  • Kementerian UMKM

    Kabar Baik untuk UMKM: Penghapusan Piutang Macet Dimulai, Solusi untuk Bangkitkan Usaha Mikro!

    • calendar_month Rabu, 5 Feb 2025
    • account_circle Ruang Sely
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Bagi pelaku usaha mikro, kabar baik ini patut disambut dengan semangat. Kementerian UMKM Indonesia telah memulai program penghapusan piutang macet yang dirancang untuk membantu UMKM yang kesulitan. Deputi Usaha Mikro Kementerian UMKM, Riza Damanik, menyampaikan bahwa program ini dilaksanakan dalam beberapa tahap, dengan fokus utama pada 67 ribu UMKM di tahap pertama. Tahap […]

expand_less