Breaking News
light_mode
Minggu, 13 September 2026
Beranda » Terkini » Kenangan Makan Malam Berdua, Sebelum “Vina” Calon Pamong Praja Meninggal Kecelakaan Maut di Jalan Tengkorak

Kenangan Makan Malam Berdua, Sebelum “Vina” Calon Pamong Praja Meninggal Kecelakaan Maut di Jalan Tengkorak

  • account_circle Ruang Nurudin
  • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sidoarjo, Ruang.co.id – Setiap keluarga, tentu tidak menghendaki kehilangan anak, meninggal dalam keadaan tragis memilukan. Itu yang saat ini masih dirasakan keluarga Anwar, Camat Wonoayu, Sidoarjo.

Namun perasaan tabah mendalam saat kuasa takdir Tuhan berkehendak lain, putri keduanya dipanggil dalam keadaan kecelakaan maut. Makan malam Sulami (Istri Anwar) hanya berdua dengan putrinya pada malam sebelum kecelakaan maut, menjadi kenangan terakhir untuk selamanya.

“Jelang malam sebelum meninggal, nggak basanya saya pulang kerja saya dipaksa anak saya untuk segera mandi dan dia bilang, Ma, Vina pingin makan malam berdua sama mama. Saat makan malam Vina manja banget nggak pernah seperti biasanya. Besok sorenya dia dipanggil menghadap Allaah,” tutur cerita Sulami dengan nada terbata – bata dengan spontan berlinang air mata kesedihan.

Tangis pilu memecah keheningan di kediaman Anwar, Camat Wonoayu, yang tinggal di Desa Urangagung, Kec. Sukodono, setelah putri tercintanya, Adzra Sybil “Vina” Afina, bersama rekannya bernama Adinata Putra Ali Rizqullah alias Asraf, dua Praja IPDN (Institut Pemerintahan Dalam Negeri), gugur seketika dalam kecelakaan maut tergilas truk tronton di jalur Arteri Porong saat mereka menjalankan ibadah puasa, Kamis sore (15/1/2026).

Tragedi ini menyisakan luka mendalam bagi keluarga dan korps Praja. Vina(23), yang merupakan putri kedua Anwar, Camat Wonoayu, meninggal dunia mengenakan seragam dinas kebanggaannya.

Kepergiannya terasa sangat membanggakan orangtua sekaligus menyayat pilu hati, karena peristiwa kecelakaan maut itu tepat saat Vina baru saja menyelesaikan tugas sosialisasi di SMA Negeri 2 Sidoarjo, sekalipun Ia alumnus SMA Negeri 3 Sidoarjo.

“Pagi – pagi (Kamis) dia sudah berangkat ke SMA 2 untuk sosialisasi memotivasi siswa selama anak saya di IPDN. Itu permintaan kating (kakak tingkat)nya di IPDN, kalau pulang kampung untuk sempetin sosialisasi di SMA 2. Padahal anak saya lulusan SMA 3,” tutur Sulami mengisahkan.

Baca Juga  Apa yang Terjadi Jika Nilai SKD dan SKB CPNS 2024 Sama?

Memang, Vina dengan NPP 33.0513 sosok Praja angkatan ke-33 di lingkungan kampusnya, dikenal humble alias supel terhadap siapa saja, termasuk terhadap para pengajarnya. Tak heran banyak empati padanya dan permintaan sosialisasi jati dirinya di IPDN pun mengalir deras.

“Sebelum pulang libur kuliah, dia bercerita sibuk jadi ambasador diajak dosen – dosennya. Pulang kampung saja di sini, dia sibuk banget abis dari sosialisasi di SMA 2 terus lanjut ke Dispenduk katanya dalam corsa-nya wajib mengunjungi alumnus dan aktingnya. sampai – sampai tida ada waktu untuk ibu bapaknya di rumah,” lanjut cerita Sulami.

Memasuki hari ke-3 di rumah duka di Urangagung, Kec. Sukodono, Anwar dan Sulami kepada Ruang.co.id meluapkan kenangan – kenangan indah dan suka duka keluarganya, termasuk anak perempuan pertamanya yang sebentar lagi yudisium dokter muda di UIN, dan akan berdinas di Jember, Jatim.

“Kakaknya dan Vina sama – sama lulus bulan enam nati (2026). Kakaknya nanti penempatan dinas dokter di Jember dan Vina akan berdinas di daerah asalnya sini,” kenang cerita Anwar dengan sesekali merunduk pilu.

“Ya memang anak – anak lebih dekat sama mamanya apalagi soal curhat – curhat pribadinya. Waktu saya lebih banyak ibadah di pekerjaan,” lanjutnya.

Kepergian Vina, mungkin menjadi firasat orangtuanya, terutama beberapa kenangan yang dirasakan Sulami. Bahkan, Ia sempat protes pada Vina disaat pulkam jelang kematiannya.

Dengan suara bergetar dan mata sembab, Sulami kembali menceritakan firasat terakhir yang tidak ia sadari.

““Kamu itu nak, waktu pulang liburan kuliah, kapan punya waktu untuk Mama?. Selasa malam dia bilang, ‘Mama harus bisa menerima, ini belum tak tinggal lho’. Saya tidak menyangka kata ‘tak tinggal’ itu mungkin dia pamitan selamanya,” ungkapnya dengan nada lirih disertai dengan perasaan duka mendalam.

Baca Juga  Hakim Tipikor Vonis 3 Tahun Penjara Kades Sukriwanto dan Asruchin Ketua BPD, Kasus Korupsi Rp3,6 M Dana Desa Entalsewu

Pada hari sebelum nahas menimpa Via, sang ibunya juga menceritakan kalau saat itu loose cantact atau tidak ada komunikasi sama sekali di gawai Vina dan Sulami. Terselip ada sedikit perasaan jengkel sang ibu padanya untuk tidak menghubungi WA atau chat WA, bagitu sebaliknya Vina yang sama sekali tidak komunikasi dengan mamanya mungkin karena kesibukan waktunya.

“Sehari saat kejadian sejak pagi setelah pamitan, kami sama sekali tidak saling kontak WA, tida kayak biasanya, anak saya dikit – dikit ngasih kabar, Ma aku lagi disini, Ma, aku lagi kerjakan ini itu. Sayapun juga mungkin agak jengkel ya kayak nggak ada waktu buat keluarga, kami loose contact sampai terdengar kabar Vina meninggal. Kabar duka itu disampaikan sama teman angkatannya malam hari, Malam tante, maaf, apa Tante sudah denger kabar kalau Vina meninggal kecelakaan?,” tutur Sulami, pendidik SMA ini spontan kemudian terisak pilu lagi.

Fakta mengejutkan terungkap bahwa Vina meninggal pada hari yang sama dengan hari kelahirannya. “Dia lahir Kamis Pahing, meninggal pun Kamis Pahing dalam keadaan berpuasa Senin-Kamis. Seperti Rasulullah yang lahir dan wafat di hari yang sama,” tambah Anwar sambil terisak melengkapi ceritanya.

Data rujukan dari Satlantas (Satuan Lalu Lintas) Polres Sidoarjo menyebutkan, kecelakaan terjadi di jalur tengkorak Arteri Porong yang kondisinya bergelombang. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 37 Tahun 2017 tentang Keselamatan Lalu Lintas, aspek infrastruktur jalan menjadi faktor krusial dalam pencegahan fatalitas kecelakaan.

Anwar, sang ayah, tetap tampak tegar meski hatinya hancur. Ia mengungkapkan putri sulungnya (kakak Vina), direncanakan akan melangsungkan lamaran pada bulan Agustus mendatang.

“Kami rencananya bulan delapan mantu anak pertama, kakak Vina. Minggu depan acara lamarannya. Kami lagi sibuk mempersiapkan itu. Tapi Gusti Allah punya rencana lebih indah dengan kepergian Vina. Kami sudah ikhlas, anak saya insya Allah husnul khotimah,” ujar Anwar yang berusaha menenangkan perasaannya.

Baca Juga  ART SUB 2025: Seni Menuntut Ruang Kreatif di Surabaya

Kuasa Illahi berkehendak Vina meninggal sebelum yudisium sebentar lagi. Rekan-rekan sejawat Vina dari berbagai daerah seperti Blitar dan Tulungagung turut hadir memberikan penghormatan terakhir.

Mereka mengenang Vina sebagai sosok yang sangat rendah hati (humble). Seorang teman dari Blitar bahkan bercerita bahwa Vina pernah merawatnya dengan tulus saat ia sakit di rumah sakit.

Kepergian Vina dan Asraf, dua calon pamong ini, juga mengukir kenangan duka masyarakat Sidoarjo dan seluruh tanah air. Namun yang pasti, peristiwa kecelakaan maut itu menyisakan persoalan serius infrastruktur jalan. Sebuah kewajiban Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim untuk menuntaskan masalah tanggungjawab infrastruktur itu.

“Berbagai informasi tempat kejadian anak saya kecelakaan, tida ada kubangan jalan. Jalannya tidak rata, bergelombang. Tetangga saya sendiri sudah ngecek kesana untuk memastikannya ribut – ribut di medsos, anak saya dan Asraf kecelakaan karena jalan berlubang,” pungkas cerita Anwar.

Dua calon pemimpin bangsa ini menjadi pengingat keras bagi pemangku kebijakan Prov. Jatim, untuk segera membenahi jalur Arteri Porong yang sering memakan korban.

Perjuangan Vina dan Asraf yang gugur saat masih mengenakan atribut kedinasan dan dalam kondisi menjalankan sunnah puasa, menjadi catatan sejarah duka tersendiri yang akan selalu dikenang oleh masyarakat, khususnya warga Sidoarjo.

  • Penulis: Ruang Nurudin

Rekomendasi Untuk Anda

  • cara cuci rambut

    Cara Cuci Rambut yang Benar untuk Menjaga Kesehatan dan Kecantikan Rambutmu

    • calendar_month Jumat, 31 Jan 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Mencuci rambut sepertinya hal yang sepele, kan? Tapi, tahukah kamu kalau cara cuci rambut yang salah bisa berpengaruh besar pada kesehatan rambut dan kulit kepala? Yup, kalau kamu ingin rambut sehat, bersih, dan berkilau, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan dalam proses mencuci rambut. Jumat (31/1/2025). Yuk, simak panduan lengkap cara cuci […]

  • Kucing dapat melewati celah sempit

    Tubuh Kucing Menjadi “Cair” Saat Melewati Celah Sempit: Bagaimana Bisa?

    • calendar_month Sabtu, 23 Nov 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Kucing terkenal dengan kelincahan dan kemampuannya untuk masuk ke tempat-tempat sempit yang tak terduga. Bagaimana mereka bisa melakukan hal tersebut? Rahasianya terletak pada tulang belakang mereka yang sangat fleksibel. Tulang belakang kucing terdiri dari 53 tulang belakang, lebih banyak daripada manusia yang hanya memiliki 33 tulang belakang. Tulang belakang kucing juga memiliki […]

  • Emak-emak Arimbi Merah Putih

    Pelantikan Presiden 2024: Emak-emak Arimbi Merah Putih Rayakan dengan Nobar dan Tumpeng

    • calendar_month Minggu, 20 Okt 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Puluhan ibu yang tergabung dalam organisasi Emak-emak Arimbi Merah Putih dan Gardu Prabowo Sidoarjo menggelar acara syukuran dengan potong tumpeng dan nonton bareng (nobar) dalam rangka menyambut pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, di Gedung MPR RI, Senayan, Jakarta, pada Minggu (20/10). Acara potong tumpeng […]

  • Chido Obi merayakan gol bersama rekan setim Manchester United di Hong Kong Stadium.(c) Official ManUtd

    Manchester United Kalahkan Hong Kong 3-1, Chido Obi Cetak Brace Perdana

    • calendar_month Sabtu, 31 Mei 2025
    • account_circle Ruang Wawan
    • 0Komentar

    Ruang.co,id – Manchester United menutup tur pasca-musim mereka dengan kemenangan meyakinkan 3-1 atas Hong Kong, China, di Hong Kong Stadium. Meski sempat tertinggal lebih dulu di babak pertama, aksi gemilang Chido Obi di babak kedua membalikkan keadaan. Bermain di tengah hujan deras, laga ini juga menjadi momen bersejarah bagi dua bintang muda: Obi dan Ayden […]

  • Keraton Yogyakarta dan TNI AL

    DISPSIAL dan Keraton Yogyakarta Sinergi Kembangkan Psikologi Maritim untuk Ketahanan Nasional

    • calendar_month Rabu, 19 Feb 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Yogyakarta, Ruang.co.id – Kolaborasi antara Keraton Yogyakarta dan TNI Angkatan Laut (TNI AL) dalam pengembangan psikologi maritim resmi dimulai. Pertemuan antara Dinas Psikologi Angkatan Laut (DISPSIAL) oleh Kadispsial TNI AL, Laksma TNI Wisnu Agung Priyambodo, M.M., M.Phil., dan Sri Sultan Hamengkubuwono X di Kompleks Kepatihan Gedong Wilis menjadi langkah awal untuk mewujudkan Laboratorium Psikologi Maritim […]

  • Tidur dalam lampu mati - mimpi pertanda buruk

    5 Mimpi yang Menunjukkan Pertanda Buruk

    • calendar_month Kamis, 26 Des 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Mimpi, fenomena alam bawah sadar yang kompleks, telah menjadi objek penelitian selama berabad-abad. Meskipun belum ada penjelasan ilmiah yang pasti tentang arti mimpi, banyak budaya di seluruh dunia yang meyakini bahwa mimpi dapat menjadi cerminan dari pikiran dan perasaan kita, bahkan sebagai sinyal akan kejadian di masa depan. Salah satu jenis mimpi […]

expand_less