Breaking News
light_mode
Senin, 7 September 2026
Beranda » Daerah » Ketika Sepeda Onthel Terkayuh dari Gang Kampung Menuju Panggung Dunia

Ketika Sepeda Onthel Terkayuh dari Gang Kampung Menuju Panggung Dunia

  • account_circle Ruang Nurudin
  • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sidoarjo, Ruang.co.id – Di tengah riuh modernisasi dan laju kendaraan bermesin yang serba cepat, bunyi “kring… kring…” sepeda onthel, ternyata belum benar-benar hilang dari ingatan masyarakat Indonesia.

Ia tetap hidup. Bukan hanya sebagai alat transportasi tua, melainkan sebagai simbol perjalanan sejarah, persaudaraan, dan romantisme masa lalu yang terus dirawat lintas generasi.

Kini, denyut itu kembali terasa kuat di Kota Delta, Sidoarjo, yang bersiap menyambut gelombang besar ribuan onthelis, dalam event internasional, bertajuk Bumi Jenggolo III.

Komunitas Sepeda Tua Indonesia (KOSTI), sebuah perkumpulan Onthelis yang cukup lama terbangun seantero nusantara. Perkumpulan itu juga berkembang di Sidoarjo, dengan sebutan KOSTI Sidoarjo, yang kini dikomandani Ir. Ari Bayasi.

KOSTI Sidoarjo, penyelenggara event berskala nasional itu. Ia menjelaskan, ”Kami menyerap langsung bagaimana standardisasi global diterapkan di Prambanan. Mulai manajemen rute, pelayanan, hingga manajemen massa di IVCA Rally, akan kami modifikasi agar Bumi Jenggolo III berjalan lebih rapi, aman, dan berkelas dunia,” terang Ari Bayasi kepada awak media.

Event itu akan menghadirkan sekitar 10 ribu pecinta sepeda tua, dari berbagai daerah hingga mancanegara.

Bagi sebagian orang, onthel mungkin hanyalah sepeda besi kuno, terkadang cenderung berkarat termakan usia, dengan lampu jadul dan bel berbunyi khas.

Namun bagi para penggemarnya, onthel merupakan cerita panjang tentang perjuangan zaman.

Di masa kolonial hingga awal kemerdekaan, sepeda onthel pernah menjadi “kendaraan rakyat”. Dari guru desa, pegawai kantor, petani, hingga pejuang kemerdekaan, banyak yang menggantungkan hidupnya pada kayuhan sepeda tua itu.

Tak sedikit pula cerita lahir dari jok kulit yang mulai usang itu. Ada yang mengantar surat cinta, mengantar anak sekolah, bahkan menjadi saksi perjalanan hidup keluarga selama puluhan tahun.

Karena itulah, komunitas sepeda tua bukan hanya sebatas kumpulan penghobi. Mereka adalah penjaga memorabilia.

Semangat itu pula, yang kini dibawa dalam gaung IVCA Rally 2026, ajang sepeda veteran internasional terbesar dunia, yang akan berlangsung di Prambanan, Klaten, Jawa Tengah. Indonesia, untuk pertama kalinya dipercaya menjadi tuan rumah perhelatan dunia tersebut.

Ketua Panitia, Djoko Supriyadi, menyatakan Onthelis Bumi Jenggolo III siap digelar. ”Undangan dan misi kebudayaan Sidoarjo sudah kami sampaikan secara presisi di IVCA Rally kemarin. Respons dari onthelis nasional maupun mancanegara sangat luar biasa. Kami optimistis Sidoarjo siap menjadi hilir dari pergerakan sepeda tua internasional tahun ini,” ungkapnya.

Dari sana, semangat persaudaraan para onthelis kemudian diadopsi ke Sidoarjo, melalui event Bumi Jenggolo III. Sebuah agenda yang bukan hanya parade sepeda, melainkan pesta budaya rakyat.

Nantinya, para peserta akan diajak menikmati wajah khas Sidoarjo, mulai wisata budaya, kuliner tradisional, hingga geliat UMKM lokal, yang diproyeksikan ikut terdongkrak oleh kehadiran ribuan tamu dari luar daerah dan luar negeri.

*Kegiatan ini bukan sekadar olahraga masyarakat, melainkan mesin penggerak ekonomi dan pariwisata daerah. Kami siap menyambut para tamu domestik dan internasional dengan fasilitas terbaik,” ujar Yudhi Iriyanto, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kab. Sidoarjo.

Peserta dan Rute Wisata Event, yang akan dipusatkan di Parkir Timur GOR Sidoarjo, dengan target menghadirkan 10.000 onthelis, dan puluhan ribu pengunjung.

Yang menarik, sebagian peserta rela menempuh perjalanan lintas kota, hanya dengan mengayuh sepeda tua mereka. Peluh, panas jalanan, hingga hujan bukan hambatan.

Sebab bagi mereka, perjalanan bukan hanya perlintasan menuju lokasi acara, tetapi juga tentang menjaga warisan sejarah, agar tidak hilang ditelan zaman.

Di era digital yang serba instan, onthel justru mengajarkan sesuatu yang sederhana, yakni tentang kesabaran, kebersamaan, dan rasa hormat pada masa lalu.

Ketika nanti ribuan sepeda tua memenuhi jalanan Sidoarjo, yang hadir bukan hanya keramaian sebuah festival. Tetapi juga nostalgia panjang tentang Indonesia, yang pernah tumbuh dari kayuhan sederhana sebuah sepeda bernama onthel.

  • Penulis: Ruang Nurudin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Inovasi Ramah Lingkungan: Lamusa Bahari Tingkatkan Produktivitas Nelayan dengan Hemat Energi

    Inovasi Ramah Lingkungan: Lamusa Bahari Tingkatkan Produktivitas Nelayan dengan Hemat Energi

    • calendar_month Rabu, 6 Nov 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Tim Lampu Nusantara (Lamusa) dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menciptakan inovasi untuk meningkatkan produktivitas nelayan. Inovasi terbarunya, yang diberi nama Lamusa Bahari, merupakan lampu hemat energi berbasis LED yang dirancang khusus untuk penerangan kapal purse seine—kapal yang umum digunakan nelayan untuk menangkap ikan pelagis di permukaan laut. Ketua Tim Lamusa, […]

  • Jaga pola makan saat lebaran gar sehat

    Hindari Gangguan Penceraan Saat Lebaran, Jaga Pola Makan Sehat

    • calendar_month Senin, 31 Mar 2025
    • account_circle Ruang Sely
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Lebaran telah tiba! Momen yang dinanti-nanti untuk berkumpul bersama keluarga, saling bermaafan, dan tentu saja, menikmati hidangan khas yang menggugah selera. Namun, di balik kelezatan opor ayam, rendang, ketupat, dan kue-kue manis, terdapat potensi ancaman bagi sistem pencernaan kita jika tidak bijak dalam mengatur pola makan. Jangan sampai perayaan yang seharusnya penuh kebahagiaan […]

  • Kantor Pertanahan Kota Surabaya II

    Kantor Pertanahan Kota Surabaya II Modernisasi Layanan untuk Masyarakat

    • calendar_month Sabtu, 15 Feb 2025
    • account_circle Ruang M Andik
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Pembangunan Gedung Kantor Pertanahan Kota Surabaya II yang terletak di Jalan Medokan Sawah Gang Masjid kini telah resmi selesai. Dengan total anggaran sebesar Rp 8,9 miliar, gedung ini bertujuan untuk memperbarui fasilitas dan meningkatkan kualitas layanan pertanahan bagi masyarakat Surabaya. Sebagai bagian dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Surabaya, pembangunan ini memberikan kemudahan bagi […]

  • Timnas Indonesia di eFootball 2025

    Garuda di Dunia Digital! Timnas Indonesia Resmi Meluncur di eFootball 2025 – Begini Cara Bermainnya

    • calendar_month Sabtu, 12 Apr 2025
    • account_circle Ruang Wawan
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Kabar gembira untuk para penggemar sepak bola dan gaming di Indonesia! Timnas Indonesia akhirnya mendapatkan pengakuan resmi di dunia virtual melalui eFootball 2025, berkat kolaborasi antara PSSI, PT Garuda Sepakbola Indonesia (GSI), dan Konami. Ini adalah momen bersejarah, karena Indonesia menjadi salah satu negara Asia Tenggara yang diakui secara resmi dalam game football […]

  • Dugaan Korupsi Dinas Koperasi Jatim

    5 LSM Kepung Dinkop dan UMKM Jatim Tuntut Kepala Dinas Mundur, Scurity Sempat Halangi Jurnalis Meliput

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id — Massa dari lima elemen Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Jawa Timur memadati halaman kantor Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Timur, Kamis (14/8/2025). Mereka menggelar aksi demonstrasi menuntut pemecatan Kepala Dinkop UMKM Jatim, menyusul dugaan korupsi dalam pengadaan tiga paket penyelenggaraan acara. Kelima LSM tersebut adalah Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Peduli Rakyat […]

  • Komunitas AlFatihRPS

    Komunitas AlFatihRPS Wujudkan Umrah Gratis Ibu Rumah Tangga Kediri

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
    • account_circle Ruang M Andik
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Sebuah anugerah tak terduga menghampiri Ibu Siti Nur Hanipah, seorang ibu rumah tangga dari dusun terpencil di Desa Bendo, Kediri. Perjalanan spiritualnya untuk menjejakkan kaki di Tanah Suci Mekkah akhirnya menjadi kenyataan melalui program umrah gratis yang diinisiasi oleh Komunitas AlFatihRPS. Peristiwa mengharukan ini bukan sekadar pemberangkatan ibadah, melainkan bukti nyata keberkahan dari […]

expand_less