Breaking News
light_mode
Rabu, 26 Agustus 2026
Beranda » Daerah » Ketika Sepeda Onthel Terkayuh dari Gang Kampung Menuju Panggung Dunia

Ketika Sepeda Onthel Terkayuh dari Gang Kampung Menuju Panggung Dunia

  • account_circle Ruang Nurudin
  • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sidoarjo, Ruang.co.id – Di tengah riuh modernisasi dan laju kendaraan bermesin yang serba cepat, bunyi “kring… kring…” sepeda onthel, ternyata belum benar-benar hilang dari ingatan masyarakat Indonesia.

Ia tetap hidup. Bukan hanya sebagai alat transportasi tua, melainkan sebagai simbol perjalanan sejarah, persaudaraan, dan romantisme masa lalu yang terus dirawat lintas generasi.

Kini, denyut itu kembali terasa kuat di Kota Delta, Sidoarjo, yang bersiap menyambut gelombang besar ribuan onthelis, dalam event internasional, bertajuk Bumi Jenggolo III.

Komunitas Sepeda Tua Indonesia (KOSTI), sebuah perkumpulan Onthelis yang cukup lama terbangun seantero nusantara. Perkumpulan itu juga berkembang di Sidoarjo, dengan sebutan KOSTI Sidoarjo, yang kini dikomandani Ir. Ari Bayasi.

KOSTI Sidoarjo, penyelenggara event berskala nasional itu. Ia menjelaskan, ”Kami menyerap langsung bagaimana standardisasi global diterapkan di Prambanan. Mulai manajemen rute, pelayanan, hingga manajemen massa di IVCA Rally, akan kami modifikasi agar Bumi Jenggolo III berjalan lebih rapi, aman, dan berkelas dunia,” terang Ari Bayasi kepada awak media.

Event itu akan menghadirkan sekitar 10 ribu pecinta sepeda tua, dari berbagai daerah hingga mancanegara.

Bagi sebagian orang, onthel mungkin hanyalah sepeda besi kuno, terkadang cenderung berkarat termakan usia, dengan lampu jadul dan bel berbunyi khas.

Namun bagi para penggemarnya, onthel merupakan cerita panjang tentang perjuangan zaman.

Di masa kolonial hingga awal kemerdekaan, sepeda onthel pernah menjadi “kendaraan rakyat”. Dari guru desa, pegawai kantor, petani, hingga pejuang kemerdekaan, banyak yang menggantungkan hidupnya pada kayuhan sepeda tua itu.

Tak sedikit pula cerita lahir dari jok kulit yang mulai usang itu. Ada yang mengantar surat cinta, mengantar anak sekolah, bahkan menjadi saksi perjalanan hidup keluarga selama puluhan tahun.

Karena itulah, komunitas sepeda tua bukan hanya sebatas kumpulan penghobi. Mereka adalah penjaga memorabilia.

Semangat itu pula, yang kini dibawa dalam gaung IVCA Rally 2026, ajang sepeda veteran internasional terbesar dunia, yang akan berlangsung di Prambanan, Klaten, Jawa Tengah. Indonesia, untuk pertama kalinya dipercaya menjadi tuan rumah perhelatan dunia tersebut.

Ketua Panitia, Djoko Supriyadi, menyatakan Onthelis Bumi Jenggolo III siap digelar. ”Undangan dan misi kebudayaan Sidoarjo sudah kami sampaikan secara presisi di IVCA Rally kemarin. Respons dari onthelis nasional maupun mancanegara sangat luar biasa. Kami optimistis Sidoarjo siap menjadi hilir dari pergerakan sepeda tua internasional tahun ini,” ungkapnya.

Dari sana, semangat persaudaraan para onthelis kemudian diadopsi ke Sidoarjo, melalui event Bumi Jenggolo III. Sebuah agenda yang bukan hanya parade sepeda, melainkan pesta budaya rakyat.

Nantinya, para peserta akan diajak menikmati wajah khas Sidoarjo, mulai wisata budaya, kuliner tradisional, hingga geliat UMKM lokal, yang diproyeksikan ikut terdongkrak oleh kehadiran ribuan tamu dari luar daerah dan luar negeri.

*Kegiatan ini bukan sekadar olahraga masyarakat, melainkan mesin penggerak ekonomi dan pariwisata daerah. Kami siap menyambut para tamu domestik dan internasional dengan fasilitas terbaik,” ujar Yudhi Iriyanto, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kab. Sidoarjo.

Peserta dan Rute Wisata Event, yang akan dipusatkan di Parkir Timur GOR Sidoarjo, dengan target menghadirkan 10.000 onthelis, dan puluhan ribu pengunjung.

Yang menarik, sebagian peserta rela menempuh perjalanan lintas kota, hanya dengan mengayuh sepeda tua mereka. Peluh, panas jalanan, hingga hujan bukan hambatan.

Sebab bagi mereka, perjalanan bukan hanya perlintasan menuju lokasi acara, tetapi juga tentang menjaga warisan sejarah, agar tidak hilang ditelan zaman.

Di era digital yang serba instan, onthel justru mengajarkan sesuatu yang sederhana, yakni tentang kesabaran, kebersamaan, dan rasa hormat pada masa lalu.

Ketika nanti ribuan sepeda tua memenuhi jalanan Sidoarjo, yang hadir bukan hanya keramaian sebuah festival. Tetapi juga nostalgia panjang tentang Indonesia, yang pernah tumbuh dari kayuhan sederhana sebuah sepeda bernama onthel.

  • Penulis: Ruang Nurudin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Makan Sebelum Tidur

    Makan Sebelum Tidur, Picu Mimpi Buruk? Ini Kata Penelitian Terbaru!

    • calendar_month Selasa, 17 Sep 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Pernahkah Anda terbangun di tengah malam karena mimpi buruk setelah sebelumnya menikmati makan malam yang lezat? Ternyata, ada kemungkinan hubungan antara kebiasaan menikmati makanan sebelum tidur dengan kualitas tidur kita, termasuk frekuensi mimpi buruk. Penelitian terbaru mulai mengungkap misteri di balik fenomena ini. Mengapa Makan Sebelum Tidur Bisa Picu Mimpi Buruk? Beberapa […]

  • Septian Uki Wijaya pelaku Tabrak lari Kenjeran

    Kasus Tabrak Lari di Kenjeran: Septian Uki Wijaya Resmi Jadi Tersangka

    • calendar_month Selasa, 24 Des 2024
    • account_circle Ruang M Andik
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Kasus tabrak lari di Jalan Kenjeran, Surabaya, yang melibatkan enam titik kecelakaan menjadi perhatian publik. Dalam waktu kurang dari sehari, Polrestabes Surabaya menetapkan Septian Uki Wijaya (SUW), 28 tahun, sebagai tersangka utama dalam insiden yang terjadi pada Selasa, 24 Desember 2024. Menurut Kasatlantas Polrestabes Surabaya, AKBP Arif Fazulrrahman, mobil Mercedes-Benz hitam tipe […]

  • Sama Sama Tur

    Kejutan Musik! Tulus, Dere, Sal Priadi, Kunto Aji, dan IDGITAF Bersatu dalam ‘Sama Sama Tur’!

    • calendar_month Selasa, 18 Mar 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Di tengah hiruk-pikuk dunia musik Indonesia, kabar mengejutkan datang menghampiri para pecinta musik tanah air. Lima musisi ternama, Tulus, Dere, Sal Priadi, Kunto Aji, dan IDGITAF, memutuskan untuk bersatu dalam sebuah tur kolaborasi bertajuk ‘Sama Sama Tur’. Bayangkan, lima bintang ini berbagi panggung yang sama, menciptakan harmoni yang belum pernah terdengar sebelumnya. Jika […]

  • Indra Sjafri saat mendampingi Timnas U-20

    PSSI Resmi Pecat Indra Sjafri dari Kursi Pelatih Timnas Indonesia U-20

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle Ruang Wawan
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Federasi Sepak Bola Indonesia (PSSI) resmi mengumumkan pencopotan Indra Sjafri dari jabatan pelatih kepala Timnas Indonesia U-20 pada Minggu (23/02/2025). Keputusan ini diambil setelah kegagalan Garuda Muda melangkah lebih jauh di Piala Asia U-20 2025. Hasil Buruk di Piala Asia U-20 Jadi Pemicu Timnas Indonesia U-20 harus puas finis di peringkat ketiga Grup […]

  • Nobar Liga Champions Golkar Jatim

    Nobar Liga Champions di DPD Partai Golkar Jawa Timur Berlangsung Meriah

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • account_circle Ruang Gentur
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Gelaran nonton bareng (nobar) final Liga Champions UEFA 2026 bersama masyarakat di halan Kantor Dewan Pimpinan Daerah ( DPD ) Partai Golkar Jawa Timur, Jalan Kertomenanggal, Surabaya, Sabtu malam (30/5) hingga minggu dinihari (31/5) berlangsung meriah. Warga dan pengurus partai berlambang pohon beringin itu sangat antusias dan larut dalam atmosfer pertandingan puncak sepak […]

  • BLACKPINK WORLD TOUR 2025

    BLACKPINK Comeback 2025 Tur Dunia Megah Bakal Guncang 18 Kota, BLINK Siap-Siap Kehabisan Tiket!

    • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Gemuruh sorak penggemar BLINK di seluruh dunia akhirnya terjawab. YG Entertainment secara resmi mengumumkan BLACKPINK WORLD TOUR 2025 melalui unggahan Instagram pada Selasa (8/4/2025). Tur ini diprediksi menjadi yang terbesar dalam sejarah grup, mengalahkan kesuksesan BORN PINK TOUR yang sebelumnya menyedot 1,8 juta penonton. Kabar gembira ini langsung membanjiri jagat maya dengan tagar […]

expand_less