Breaking News
light_mode
Minggu, 2 Agustus 2026
Beranda » Daerah » Dugaan Menu MBG Dukuh Tengah Buduran Basi Siswa Jadi Korban, SPPG Berkelit Tutup Diri?

Dugaan Menu MBG Dukuh Tengah Buduran Basi Siswa Jadi Korban, SPPG Berkelit Tutup Diri?

  • account_circle Ruang Nurudin
  • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
  • visibility 572
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sidoarjo, Ruang.co.id – DPC PWDPI (Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia) Sidoarjo, menyoroti dan menyayangkan sikap petugas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terhadap jurnalis peliput dari kegiatan penyaluran MBG (Makan Bergizi Gratis), menunya ada yang basi yang diberikan di SDN Banjarsari, di Desa Dukuh Tengah, Kecamatan Buduran, Sidoarjo.

Ketua DPC PWDPI Sidoarjo, Agus Subakti, ST, melontarkan kritik pedas terhadap sikap tersebut. Menurutnya, masalah ini sudah menyangkut tanggung jawab moral, hukum, dan kesehatan publik.

“Kalau sampai ada makanan basi masuk ke sekolah, itu bukti pengawasan SPPG bobrok. Jangan hanya vendor yang dijadikan kambing hitam. Petugas SPPG digaji untuk memastikan makanan layak, sehat, dan bergizi. Kalau gagal, artinya mereka tidak menjalankan tugas,” tandas Agus, Kamis (2/10/2025).

Ia juga menyoroti arogansi petugas SPPG yang menolak keterbukaan informasi publik, bahwa sikap tersebut melanggar Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik serta Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

“Menutup akses informasi berarti melanggar hak publik dan menghalangi wartawan menjalankan tugasnya, berarti melanggar Undang – Undang Pers. Ini bukan sekadar salah prosedur, tapi pelanggaran hukum,” ujarnya keras.

Lebih lanjut, Agus menilai bahwa respons arogan Petugas SPPG seolah ingin berlindung di balik birokrasi untuk menutupi kegagalannya.

“Respons tidak bersahabat terhadap wartawan adalah sinyal ada sesuatu yang disembunyikan. Kalau transparan, kenapa harus takut membuka data? Ingat, ini program publik, bukan milik pribadi. Anggaran rakyat, untuk anak-anak rakyat, jadi wajib dipertanggungjawabkan secara terbuka,” katanya.

PWDPI Sidoarjo mendesak pemerintah kabupaten Sidoarjo, khususnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan Dinas Kesehatan, untuk segera mengevaluasi total kinerja SPPG Dukuh Tengah. Agus menegaskan bahwa pemerintah tidak boleh abai terhadap masalah ini.

Baca Juga  Gugatan Lahan di Sidoarjo Pemilik Tanah vs PT. Telkomsel, Mediasi Jadi Jalan Tengah

“Jangan tunggu ada anak yang jatuh sakit baru ribut. Ini soal kesehatan generasi penerus bangsa. Kalau pengawasan lemah, maka program MBG yang seharusnya mulia justru bisa berubah jadi bencana,” pungkasnya.

Diketahui, Program penyaluran MBG yang berlangsung di sekolah di Desa Dukuh Tengah beberapa sehari sebelumnya, Senin (29)9/2025), diduga kuat terdapati menu sayur Manisa dinilai sudah bau basi.

Sejumlah wali murid SDN Banjarsari kepada jurnalis halopos.id, mengeluhkan menu yang dibagikan kepada anak-anak mereka. Alih-alih menu makanan sehat dan bergizi, makanan tersebut diduga berbau tidak sedap alias basi, dan dianggap tidak layak konsumsi.

Namun yang mengejutkan baginya, saat jurnalis media itu mencoba meminta klarifikasi dengn mendatangi lokasi SPPG Dukuh tengah Kecamatan Buduran, namun petugas SPPG justru menutup diri dan menjawab berbelit – belit. Selasa ,(30/9/2025).

“Ada tiga orang yang mengaku petugas SPPG Dukuh Tengah yang menemui saya. Pas saya wawancarai terkait komplain sejumlah wali murid soal sayur Manisa yang basi, mereka selalu berkelit dan terkesan menghindar dan mengatakan apa sudah minta ijin ke bagian hukum SPPG kami? Kita liputan apa klarifikasinya dari pihak yang berwenang, kenapa minta izin dulu?,” ujar cerita Sapto, jurnalis halopos.id.

Dengan nada tidak bersahabat, dari mereka, seorang petugas berbaju putih mengatakan bahwa untuk masuk ke SPPG harus izin ke biro hukum MBG terlebih dahulu.

Sikap arogan ini menimbulkan tanda tanya besar, mengapa lembaga yang bertugas mengawasi kualitas makanan untuk anak-anak secara aman dan bermanfaat, justru menutup akses informasinya.

MBG yang merupakan program nasional dari pemerintah pusat, untuk meningkatkan kualitas gizi siswa sekolah, belakangan kembali mencuat diterpa permasalahan dan menuai kritik.

Baca Juga  Pesan Pemulihan Dari Presiden Prabowo, Menko Zulhas Nyalakan Harapan Santri Al-Khoziny

Kali ini sorotan tajam, tertuju pada kinerja Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dukuh Tengah, Kecamatan Buduran, Sidoarjo.

  • Penulis: Ruang Nurudin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelepasan calon haji Sidoarjo

    376 Calon Haji Sidoarjo Berangkat, Bawa Doa dan Harapan Bupati ke Tanah Suci

    • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • visibility 469
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Momen pelepasan 376 calon jamaah haji asal Sidoarjo, Kloter 20, di Pendopo Delta Wibawa pada Selasa (6/5) menjadi saksi bisu haru dan doa yang mengiringi langkah mereka menuju Tanah Suci. Bupati Sidoarjo, Subandi, hadir dengan wajah penuh kebanggaan sekaligus haru, menyampaikan pesan mendalam bagi para calon tamu Allah yang akan menunaikan rukun Islam […]

  • kriminalisasi polres sidoarjo

    Derita Keluarga Guru Ngaji Korban Kriminalisasi Polres Sidoarjo

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Ruang Gentur
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Kondisi lima anak Furqon Azizi, guru ngaji yang ditahan Polres Sidoarjo dalam kasus dugaan penipuan, kian memprihatinkan. Mereka kini tinggal bersama ibu mereka, Anggita Sefiani, di rumah kontrakan sederhana kawasan Pondok Jati, Sidoarjo, sambil menanti kepulangan sang ayah yang menjadi tulang punggung keluarga. Anggita mengaku anak-anaknya kerap bertanya kapan ayahnya pulang. Si […]

  • intolerance of uncertainty adalah

    Mengapa Rasa Cemas pada Ketidakpastian Bisa Membuatmu Terjebak FOMO dan Doomscrolling?

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle Ruang Ilham
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Menunggu balasan pesan, hasil wawancara kerja, atau kabar dari dokter seringkali memicu rasa gelisah. Dalam psikologi, kecenderungan untuk merasa sangat tidak nyaman saat menghadapi situasi yang belum pasti ini dikenal dengan istilah intolerance of uncertainty (IU). Kondisi ini diyakini menjadi akar dari berbagai perilaku pencarian kepastian yang justru kontraproduktif. Psikolog R. Nicholas Carleton […]

  • Case Galaxy S25

    Case Galaxy S25 yang Tahan Lama dan Stylish Kolaborasi Samsung dan Crocs

    • calendar_month Jumat, 14 Feb 2025
    • account_circle Mascim
    • visibility 420
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Ingin memberikan sentuhan unik pada Galaxy S25 Anda? Samsung dan Crocs baru-baru ini mengumumkan kolaborasi menarik dengan meluncurkan case ponsel edisi khusus untuk Galaxy S25 dan Galaxy S25 Plus. Case ini terinspirasi oleh desain sepatu Crocs yang ikonik, dengan sentuhan fungsionalitas dan kreativitas yang cocok untuk penggemar gadget dan fashion. Kolaborasi ini memungkinkan […]

  • Draco Malfoy Imlek

    Pesona Keberuntungan Draco Malfoy Menghiasi Pintu Rumah Imlek

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Ruang Ilham
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Karakter antagonis “Harry Potter”, Draco Malfoy, secara tak terduga menjelma menjadi simbol keberuntungan Tahun Baru Imlek 2025 di Tiongkok. Wajah aktor Tom Felton yang kerap menyunggingkan senyum sinis itu kini menghiasi pintu-pintu rumah warga dengan bingkai warna merah dan ornamen khas Imlek. Fenomena budaya pop yang viral ini berawal dari platform e-commerce dan […]

  • kebaya diresmikan UNESCO warisan takbenda

    Indonesia Bangga! Kebaya Resmi Jadi Warisan Takbenda Dunia oleh UNESCO!

    • calendar_month Selasa, 10 Des 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • visibility 640
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Kebaya adalah pakaian tradisional Indonesia yang telah lama menjadi bagian dari budaya dan identitas bangsa. Pada tanggal 15 November 2024, UNESCO secara resmi mengakui kebaya sebagai warisan budaya takbenda dunia. Ini merupakan sebuah prestasi yang membanggakan bagi Indonesia, karena kebaya menjadi salah satu dari sedikit pakaian tradisional yang diakui oleh UNESCO. Kebaya: […]

expand_less