Breaking News
Senin, 8 Juni 2026
Trending Tags
Beranda » Daerah » REI Sidoarjo Santuni dan Buka Puasa Ramadan 1.000 Anak Yatim di Pendopo Delta Wibawa, di Terpaan Penjualan Anjlok 30 Persen

REI Sidoarjo Santuni dan Buka Puasa Ramadan 1.000 Anak Yatim di Pendopo Delta Wibawa, di Terpaan Penjualan Anjlok 30 Persen

  • account_circle Ruang Nurudin
  • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
  • visibility 103
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sidoarjo, Ruang.co.id – Suasana haru dan penuh kebersamaan, menyelimuti Pendopo Delta Wibawa, Kabupaten Sidoarjo, Kamis (8/3/2026). Sebanyak 1.000 anak yatim berkumpul dalam kegiatan santunan dan buka puasa bersama, yang digelar Dewan Pengurus Daerah Real Estate Indonesia (DPD REI) Komisariat Sidoarjo.

Seribu anak yatim dari berbagai wilayah duduk bersila memenuhi halaman pendopo. Mereka datang dengan wajah cerah sambil membawa bingkisan yang disiapkan panitia.

Kegiatan ini menjadi momentum berbagi kebahagiaan di bulan Ramadan, sekaligus menguatkan kepedulian sosial kepada anak-anak yang membutuhkan perhatian.

Ketua panitia santunan dan bukber dari DPD REI Komisariat Sidoarjo, Min Anita mengatakan, bahwa kegiatan sosial tersebut merupakan yang kali ke duanya ini dan bentuk tanggung jawab moral dunia usaha terhadap masyarakat untuk berbagi bersama.

“Ramadan mengajarkan empati. Kami ingin memastikan anak-anak yatim merasakan kebahagiaan yang sama. Kegiatan ini bukan cuma acara seremonial, tetapi wujud kepedulian nyata terhadap anak yatim,” ujar Anita, yang juga Bendahara DPD REI Komisariat Sidoarjo.

“Semoga di tahun depan, kami dapat mengundang acara semacam ini hingga lebih dari 1000 anak yatim di bulan Ramadan berikutnya,” pungkas Anita.

Selain santunan berupa bingkisan paket kebutuhan, bingkisan menu buka puasa, dan bantuan dana, acara juga diisi dengan tausiyah singkat serta doa bersama. Para anak yatim tampak khusyuk mengikuti rangkaian acara hingga waktu berbuka puasa tiba.

Ketua DPD REI Komisariat Sidoarjo, Harry Hermawan, di acara ini juga mengatakan, acara ini merupakan keseimbangan dari kepedulian 109 pengusaha properti di Sidoarjo. Meskipun kondisi saat ini REI di Sidoarjo mengalami penurunan penjualan hingga 30 persen dibanding tahun lalu.

“Semoga dengan keseimbangan acara santunan dan buka puasa bersama 1000 anak yatim ini, dapat memulihkan kelesuan dari penurunan penjualan unit perumahan di segala tipe,” ujar Harry kepada wartawan.

Harry mengatakan, salah satu parameter anjloknya penjualan unit perumahan hingga 30 persen, disebabkan karena efek nasabah pinjol yang mengajukan kredit rumah ditolak oleh pihak bank lantaran konditurnya tercatat buruk.

“Banyak calon pembeli yang ditolak kreditnya lantaran silk dari bank catatannya buruk dan tida disetujui,” ungkap Harry.

Salah satu pengurus/ pengasuh pendamping anak yatim, Rofi’i dari Yayasan Mizan Amal di Desa Ngampelsari, Kec. Candi, Sidoarjo. Di acara santunan dan buka puasa bersama ini, pihaknya mengawal 60 anak yatim dari dalam dan luar asrama panti asuhannya.

“Dengan kepedulian menyantuni dan mengaja berbuka bersama anak yatim, semoga REI Sidoarjo diberkahi untuk semakin maju dan berkembang,” ujarnya.

Secara hukum dan prinsip kebijakan publik, kegiatan santunan sosial seperti ini, sejalan dengan semangat tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR (Corporate Social Responsibility), yang berarti tanggung jawab sosial dunia usaha kepada masyarakat.

Prinsip tersebut juga tercantum dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, khususnya Pasal 74, yang menegaskan perusahaan memiliki kewajiban menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkungan.

Kegiatan sosial berskala besar ini dinilai penting, karena memperkuat solidaritas masyarakat, terutama di tengah tantangan sosial ekonomi yang masih dirasakan sebagian keluarga.

Sejumlah relawan dan pengurus REI turut mendampingi anak-anak sepanjang acara. Kehadiran mereka memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, aman, dan penuh kehangatan.

Di penghujung acara, ratusan anak yatim mengangkat tangan memanjatkan doa bersama. Pendopo Delta Wibawa yang biasanya menjadi pusat kegiatan pemerintahan  petang itu, berubah menjadi ruang kebersamaan, tempat harapan dan kepedulian bertemu dalam satu suasana Ramadan yang menguatkan.

  • Penulis: Ruang Nurudin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rekor serapan gabah BULOG Jatim 2025

    BULOG Jatim Pecahkan Rekor: 425.000 Ton Gabah Diserap, Tonggak Baru Ketahanan Pangan

    • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • visibility 478
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Sebuah tonggak bersejarah baru ditorehkan Perum BULOG Kantor Wilayah Jawa Timur (Kanwil Jatim). Di bawah kepemimpinan Langgeng Wisnu, BULOG Jatim mencatat rekor luar biasa dengan berhasil menyerap lebih dari 425.000 ton setara beras dari petani lokal hingga 13 Mei 2025. Angka ini bukan sekadar statistik biasa. Ini adalah capaian tertinggi yang pernah dicapai […]

  • fosil Tyrannosaurus rex

    Ketahui Fosil Tyrannosaurus Rex, Raja Dinosaurus yang Terkenal

    • calendar_month Kamis, 12 Des 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • visibility 985
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Tyrannosaurus rex, atau T-Rex, adalah salah satu fosil dinosaurus yang paling terkenal dan paling banyak dipelajari. Fosil Tyrannosaurus Rex ditemukan pertama kali di Amerika Utara, khususnya di wilayah Montana, Dakota Utara, dan South Dakota. T-Rex hidup pada akhir periode Kreta sekitar 68 hingga 66 juta tahun lalu. Terkenal sebagai raja dinosaurus, T-Rex […]

  • TK At-Taqwa Surabaya

    Serunya Anak TK At-Taqwa Surabaya Membuat Klepon, Lestarikan Jajanan Tradisional

    • calendar_month Minggu, 26 Jan 2025
    • account_circle Ruang redaksi
    • visibility 586
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Di tengah maraknya sajian makanan dari luar negeri yang menggempur kota-kota besar di Indonesia, anak-anak zaman sekarang justru semakin asing dengan jajanan tradisional negeri sendiri. Melihat kekhawatiran ini, TK At-Taqwa di Surabaya punya cara unik untuk mengenalkan kekayaan kuliner lokal kepada anak didiknya. Lewat program Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P-5), mereka mengajak […]

  • Mitos Gula Membuat Anak Hiperaktif

    Mitos atau Fakta: Gula Membuat Anak Hiperaktif

    • calendar_month Minggu, 4 Agt 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • visibility 491
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Sudah lama beredar anggapan bahwa konsumsi gula berlebih dapat membuat anak menjadi hiperaktif. Namun, hingga kini belum ada bukti ilmiah yang kuat untuk mendukung klaim tersebut. Jawabannya adalah: MITOS! Mengapa Mitos Ini Sulit Dihilangkan? Kadang, setelah mengonsumsi makanan atau minuman manis, anak-anak memang terlihat lebih berenergi. Namun, ini lebih berkaitan dengan peningkatan […]

  • Patroli 97 Jogoboyo

    Patroli 97 Jogoboyo: Terobosan Kapolrestabes Surabaya untuk Keamanan Malam Hari

    • calendar_month Selasa, 7 Jan 2025
    • account_circle Ruang redaksi
    • visibility 443
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Polrestabes Surabaya menghadirkan program baru, Patroli 97 Jogoboyo, untuk mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan pada malam hari. Program ini beroperasi setiap hari mulai pukul 24.00 hingga 05.00 WIB dengan tujuan menciptakan suasana aman dan nyaman bagi warga Surabaya. Kapolrestabes Surabaya Kombespol Luthfie Sulistiawan menjelaskan, Patroli 97 Jogoboyo melibatkan 49 personel yang dibagi […]

  • makanan khas Surabaya seperti Rawon, Rujak Cingur, dan Lontong Balap yang menggugah selera.

    Panduan Wisata Kuliner Khas Surabaya

    • calendar_month Jumat, 13 Des 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • visibility 742
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Kota Surabaya bukan hanya terkenal sebagai Kota Pahlawan, tetapi juga surga kuliner bagi pecinta makanan tradisional. Di kota Surabaya ini, kamu bisa menemukan berbagai hidangan khas yang tidak hanya menggugah selera, tetapi juga sarat akan sejarah dan budaya. Jika kamu sedang merencanakan perjalanan ke Surabaya, artikel ini akan menjadi panduan lengkap untuk […]

expand_less