Breaking News
Senin, 8 Juni 2026
Trending Tags
Beranda » Lifestyle » Ludruk Lintas Generasi Patahkan Mitos Seni yang Mulai Asing

Ludruk Lintas Generasi Patahkan Mitos Seni yang Mulai Asing

  • account_circle Ruang Gentur
  • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
  • visibility 82
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Di tengah semakin terjepitnya seniman ludruk untuk bisa mengekspresikan penampilannya secara utuh dalam pentas ludruk yang semakin tergerus oleh zaman. Muncul harapan baru dengan tampilnya ludruk Medang Taruna Budaya ( MTB ) yang menampilkan pementasan ludruk secara utuh ( hampir sesuai pakem ) di taman Budaya Surabaya, kompleks balai pemuda, sabtu, (18/4).

Dalam pementasan yang berjudul wong salah mesti seleh ini, menampilkan kolaborasi seniman ludruk generasi tua dengan generasi ludruk pemula yang pelakonnya masih anak- anak.

Pementasan Ludruk yang dibesut Cak Sabil Lukito ini, tampil dengan formasi utuh sesuai pakem. Yakni di awal dibuka dengan tari remo khas Ludruk Jawa Timuran. Kemudian penampilan para bedayan atau pesinden perempuan berjumlah delapan. Jika dahulu biasanya para bedayan ini dimainkan oleh para laki- laki tapi dalam riasan dan pakaian kebaya perempuan . Namun kali ini bedayan dimainkan oleh perempuan tulen. Namun karena bedayannya masih anak-anak maka mereka hanya menampilkan gerak tari mengikuti suara gending dan sinden asli yang duduk diantara wiyogo ( para pemain gamelan ludruk ).

Selepas tampilan bedayan, pentas dilanjutkan dengan Kidungan yang dilanjutkan dengan dagelan. Setelah kidungan dilantunkan Cak Sabil. Kemudian diteruskan dengan dagelan yang ditemani Cak Insyaf. Dalam dagelan ini, kedua pelawak ini juga mengajak beberapa anggota ludruk yang berprestasi seperti Kenso, juara Cak cilik Surabaya 2023 dan dua anggota ludruk MTB juara parikan tahun 2024. Acara semakin menarik dengan tampilnya Selebgram Gen Z asal Surabaya Unieke si cantik bersuara cempreng.

Usai dagelan dilanjutkan dengan tampilan cak Sudrun dan pemain ludruk waria yang rampil sebagai pasangan suami istri seniman ludruk senior yang hidup miskin karena sepi job dan beralih profesi menjadi petani.

Usai dialog suami istri ini. Pentas ludruk masuk pada lakon utama yang berjudul Wong salah mesti seleh yang seluruh pemainnya adalah anak-anak.

Dalam lakon ini mengisahkan tentang Lamaran dua pangeran dari Kediri yakni Joko Taruno dan Pangeran Situbondo dari Sampang Madura yang ingin mempersunting putri Purbowati anak Adipati Surabaya, Prabu Jayengrono. Joko Taruno Karena kedua pengeran itu ngotot ingin mendapatkan Purbowari, maka Jayengrono membuat sayembara kepada keduanya agar bertarung siapa yang menang berhak mendapat putrinya.

Dalam perkelahian ini Joko Taruna kalah bahkan tubuhnyaa nyangsang atau terjepit di cabang pohon. Namun berkat bantuan Joko Jumput pemuda desa anak dari mbok rondo Praban Kinco, Joko Taruno bida diturunkan. Lalu Joko Taruno minta Joko Jumput untuk menghajar Pangeran Situbondo karena Joko Jumput punya pecut sakti. Dan benar Joko Jumput berhasil mengalahkan Pangeran Situbondo bahjan menyurub pangeran asal Sampang itu untuk membuka hutan di wilayah timur yabg jauh dari Surabaya yang di kemudian hari menjafi kabupaten Situbondo.

Namun, saat Pangeran Sitibondo menyerah dan memberikan udeng ( songkok pengikat kepal ala madura ) udeng itu diambil Joko Taruno dan dilaporksn ke Adipati Jayengroni dengan mengatakan bahwa dirinyalah yang mengalahkan Situbondo.

Namun usai diberikan pada Adipati, datanglah Joko Jumput untuk meminta udeng tanda kekalahan pangeran Situbondo itu dikembalikan. Joko Jumput juga menceritakan kepada Adipati bahw dialah yang sebenarnya mengalahkan pangeran Situbondo. Karena perlu klarifikasi kebenarannya. Maka Adipati menanyai Joko Taruno. Namun Joko Taruno yang sudah terlanjur malu hanya diam saja tidak menjawab. Sehingga Adipati mengatakan Joko Taruna diam saja seperti dolog atau batu. Maka seketika itu juga tubuh Joko Taruna berubsh menjadi patunh Joko Dolog yang hingga saat ini dikeramatkan oleh umat Hindu di Surabaya. Joko Taruna inilah yang disebut wong salah berakhir Seleh.

Usai pentas, Cak Sabil mengatakan kalau anak asuhnya yang sebagian besar masib duduk di SD dan SMP ini praktis hanya berlatih beberapa kali. Namun ternyata bisa bermain bagus di pentas. Bahkan mainnya lebih bagus.

“Saya senang anak- abak busa pentas dengan baik. Daya harapkan mereka bisa membawa kesenian ludruk ini dalam jiwanya hibgga mereka besar dan meraih cita-citanya nanti tidak lupa terhadap Ludruk. Sehingga meski nantinya berprofesi lain seperti menjadi dokter, polisi, TNI maupun pengusaha. Mereka tetap bisa berpartisipasi melestarikan ludruk yang saat ini mulai diambang kepunahan,” tutur Csk Sabil.

Memang diakui, kesenian ludruk secara utuh sudah jarang ditemui di masyarakat saat ini, karena sudah jarang ada orang nanggap ludruk. Sehingga banyak seniman ludruk yang berubah menjadi pelawak.

  • Penulis: Ruang Gentur

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tambak Kalanganyar

    2 Ribu Hektar Tambak Kalanganyar Hilang Dampak Rob Akan Kembali, Bupati Sidoarjo Pastikan ke Petambak!

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • visibility 452
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Langkah heroik Bupati Sidoarjo, H. Subandi, dalam meninjau langsung tambak seluas 2 ribu hektar di Desa Kalanganyar, Kecamatan Sedati, bukan sekadar rutinitas pemerintahan. Ini adalah sebuah ikhtiar menghidupkan kembali asa petambak yang sempat tenggelam bersama banjir rob selama sepuluh tahun. Di balik medan yang berat dan waktu yang telah mengikis harapan, Subandi […]

  • Bandara Dhoho Kediri

    Komisi D DPRD Jatim Minta Pemprov Optimalkan Bandara Dhoho Kediri

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle Ruang Gentur
    • visibility 552
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Keberadaan Bandara Dhoho Kediri yang sangat strategis untuk membuka jalur transportasi udara di wilayah selatan Jatim harus benar- benar ditangani secara baik dan lebih profesional. Sehingga keberadaannya tidak hanya sebagai jalur transportasi cadangan yang hanya menjadi lalu lintas udara temporer seperti bandara baru lainya yang dibangun di beberapa kabupaten di Indonesia, yang tampak […]

  • Keseruan Brave Unusa ke-4

    Keseruan Brave Unusa ke-4, Mahasiswa Asing Buat Totebag Tie Dye

    • calendar_month Minggu, 1 Sep 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • visibility 471
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Pengenalan budaya dan kebersamaan mencuat dalam brave ke-4 yang digelar Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) melalui Global Engagement of Nahdlatul Ulama University of Surabaya (Genus) di Halaman Tower Unusa Kampus B Jemursari Surabaya, Kamis (29/8/2024). Kegiatan ini bertema culture day, hasil kerjasama Fakultas Kedokteran (FK) dan International Organization for Migration (IOM). Tujuannya, untuk […]

  • Harlah Unusa

    Sederet Prestasi Perjalanan 11 Tahun Unusa di Dunia Pendidikan

    • calendar_month Jumat, 5 Jul 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • visibility 746
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Harlah ke-XI Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) ditandai dengan deklarasi menuju kampus bebas sampah plastik. Ini dilakukan dalam acara sidang senat terbuka yang ditandai dengan orasi ilmiah berjudul “Reformasi Paradigma Pendidikan Menghadapi Tantangan “Anthropocene” yang disampaikan oleh Ir Wardah Alkatiri, MA, PhD. Lewat orasi ilmiah itu Unusa mencanangkan diri sebagai kampus menuju […]

  • Jadwal Tayang film horor kisah nyata Petaka Gunung Gede di Surabaya Maret

    Jadwal Pemutaran Film “Petaka Gunung Gede” di Bioskop Surabaya Hari Ini, 4 Maret

    • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • visibility 924
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Saksikan petualangan menegangkan di Gunung Gede yang menyimpan rahasia gelap dalam film “Petaka Gunung Gede”. Diadaptasi dari peristiwa nyata yang menggemparkan, film ini menceritakan tentang Maya dan Ita, dua sahabat yang tanpa sengaja masuk ke dunia mistis yang mengerikan. Arla Ailani dan Adzana Ashel berhasil memerankan karakter Maya dan Ita dengan penampilan akting […]

  • Deep Sea Exploration

    Wow! Semakin Dekat Jelajahi Lautan Terdalam dengan Teknologi Deep Sea Exploration Makin Canggih

    • calendar_month Kamis, 31 Okt 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • visibility 759
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Lautan yang dalam masih menyimpan misteri terbesar di bumi kita, dan teknologi kini memungkinkan para peneliti mengungkap lebih banyak rahasia bawah laut. Ada yang disebut “mesin laut dalam” atau deep-sea rovers, yaitu alat yang mampu menjelajahi laut sampai kedalaman ribuan meter. Beberapa spesies baru bahkan ditemukan belum lama ini di dekat palung […]

expand_less