Breaking News
light_mode
Rabu, 26 Agustus 2026
Beranda » Lifestyle » Mengapa Rasa Cemas pada Ketidakpastian Bisa Membuatmu Terjebak FOMO dan Doomscrolling?

Mengapa Rasa Cemas pada Ketidakpastian Bisa Membuatmu Terjebak FOMO dan Doomscrolling?

  • account_circle Ruang Ilham
  • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Menunggu balasan pesan, hasil wawancara kerja, atau kabar dari dokter seringkali memicu rasa gelisah. Dalam psikologi, kecenderungan untuk merasa sangat tidak nyaman saat menghadapi situasi yang belum pasti ini dikenal dengan istilah intolerance of uncertainty (IU). Kondisi ini diyakini menjadi akar dari berbagai perilaku pencarian kepastian yang justru kontraproduktif.

Psikolog R. Nicholas Carleton dari University of Regina, dalam kajiannya berjudul Fear of the Unknown: One Fear to Rule Them All?, menjelaskan bahwa ketakutan terhadap hal yang tidak diketahui merupakan salah satu unsur penting dalam kecemasan. “Pada sebagian orang, yang terasa mengganggu bukan hanya kemungkinan terburuknya, melainkan kondisi ketika mereka belum tahu apa yang akan terjadi,” jelasnya, merujuk pada studi fundamental tentang IU.

Lebih lanjut, penelitian kontemporer menunjukkan bahwa IU memiliki kaitan erat dengan kebiasaan digital yang tidak sehat. Sejumlah studi menemukan intolerance of uncertainty dapat menjadi prediktor signifikan terhadap fenomena doomscrolling, yaitu perilaku terus-menerus menggulir berita negatif di internet. “Individu dengan IU tinggi cenderung mencari informasi secara kompulsif sebagai upaya meredakan kecemasan, namun ironisnya, paparan berita buruk yang terus-menerus justru memperburuk kondisi mental mereka,” ungkap sebuah tim peneliti dalam jurnal Computers in Human Behavior.

Tidak hanya doomscrolling, intolerance of uncertainty juga kerap menjadi jembatan menuju Fear of Missing Out (FOMO) dan penggunaan smartphone bermasalah. Sebuah studi pada mahasiswa mengonfirmasi, “Kebutuhan untuk selalu mengetahui apa yang terjadi agar tidak merasa tertinggal atau kehilangan kendali, secara signifikan memediasi hubungan antara intolerance of uncertainty dengan penggunaan ponsel yang bermasalah.” Dorongan ini membuat seseorang terus-menerus memeriksa ponsel demi memperoleh rasa aman sesaat.

Baca Juga  Hari Armada Ke-79: Dispsial Gelar Konsultasi Psikologi Gratis dan Fun Game Bareng Pemain Persebaya
  • Penulis: Ruang Ilham

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahalini Bawa Haru di Soundtrack Film 2nd Miracle in Cell No. 7

    Mahalini Bawa Haru di Soundtrack Film 2nd Miracle in Cell No. 7

    • calendar_month Rabu, 25 Des 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Pernah enggak sih nonton film terus tiba-tiba merinding karena lagunya bikin hati langsung terenyuh? Nah, itulah yang terjadi pas dengerin soundtrack film 2nd Miracle in Cell No. 7 yang dibawain sama Mahalini. Suara merdunya yang khas sukses bikin kita ikut merasakan emosi yang sama kayak para pemain film. Mahalini, penyanyi muda berbakat […]

  • penyelesaian sengketa RS Pura Raharja

    Strategi Komisi A DPRD Jatim Mengurai Benang Kusut Sengketa RS Pura Raharja

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Ruang Gentur
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Polemik antara Dewan Pengurus (DP) KORPRI Jatim dengan anggota DPRD Jatim Rasiyo terkait RS Pura Raharja Surabaya, menjadi perhatian Komisi A DPRD Jatim. Untuk membahas masalah tersebut, Komisi A DPRD Jatim mendengarkan laporan dari pihak KORPRI yang melakukan audensi langsung terkait masalah ini di ruang rapat komisi A, jumat, (12/12). Dalam rapat dengar […]

  • Cigarettes After Sex

    Cigarettes After Sex Siap Konser Manjakan Pendengar Indonesia Awal Tahun 2025, Tiket Sudah Dibuka!

    • calendar_month Sabtu, 14 Sep 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Kabar gembira bagi para penggemar musik dream pop! Band asal Amerika Serikat, Cigarettes After Sex, akan menggelar konser di Indonesia pada tahun 17 Januari 2025. Pengumuman ini langsung dapat sambutan antusias dari para penggemar yang telah lama menantikan kehadiran band dengan suara khasnya ini. Dengan balutan musik ambient yang menenangkan dan lirik-lirik […]

  • Sasaeng penngemar fanatik korea

    Sasaeng? Apa Sih Itu? Fenomena Penggemar Fanatik Korea yang Bikin Ngeri!

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Ada yang bilang cinta itu buta, tapi kalau sampai menerobos rumah idola, menguntit ke mana-mana, dan bahkan memasang kamera tersembunyi di hotel, itu bukan cinta lagi—itu obsesi! Dunia K-Pop dikenal dengan fanbase yang luar biasa besar dan setia. Dari membeli album dalam jumlah gila-gilaan sampai menghafal semua jadwal idolanya, semuanya masih dalam batas […]

  • Bek Indonesia Mees Hilgers FC Twente

    Jose Mourinho Akui Ketangguhan Bek Indonesia Mees Hilgers dalam Laga Imbang FC Twente vs Fenerbahce di Liga Europa 2024

    • calendar_month Jumat, 4 Okt 2024
    • account_circle Ruang Wawan
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Pelatih Fenerbahce, Jose Mourinho, memberikan pujian terhadap solidnya pertahanan FC Twente yang dijaga oleh bek Indonesia, Mees Hilgers, setelah pertandingan berakhir imbang 1-1 pada matchday kedua Liga Europa 2024-2025. Laga yang berlangsung di De Grolsch Veste, Enschede, Belanda, Jumat (4/10/2024) dini hari WIB, menyulitkan Fenerbahce meski mereka mendominasi di beberapa momen. FC […]

  • Guru Manipulasi Nikah Siri

    Guru Olahraga Sodok Siswinya Dalih Manipulasi Nikah Siri Terancam 10 Tahun Penjara

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id — Gelar akademik tak mampu menyelamatkan terdakwa Ganda Hadi Wijaya (45). Kamis (23/07/2026), ruang sidang PN Surabaya menjadi saksi tuntutan pidana 10 tahun penjara. Jaksa Penuntut Umum Kejari Surabaya membacakan tuntutannya, “Terdakwa terbukti melakukan tindak pidana dengan modus manipulasi perkawinan siri. Hukuman 10 tahun adalah bentuk keadilan.” Kasus bermula dari relasi kuasa timpang […]

expand_less