Bagaimana Surabaya Printing Expo 2026 Membidik 15 Ribu Pengunjung di Pusat Cetak Digital
- account_circle Mascim
- calendar_month 0 menit yang lalu
- print Cetak

Surabaya Printing Expo 2026 siap digelar 8-11 Juli di Grand City Convention Center, membidik 15.000 pengunjung dengan pameran teknologi cetak mutakhir dan inovasi industri. (Ruangcoid)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Ruang.co.id – Surabaya Printing Expo 2026 resmi menetapkan target ambisius sebanyak 15.000 pengunjung dalam gelaran empat hari di Grand City Convention Center, Surabaya. Pameran yang dijadwalkan berlangsung pada 8–11 Juli 2026 ini menjadi etalase strategis bagi percepatan transformasi sektor percetakan nasional.
CEO Krista Exhibitions, Daud D. Salim, mengonfirmasi langsung target tersebut saat ditemui di Surabaya, Jumat. Ia menyatakan lebih dari 150 peserta telah siap tampil, termasuk 10 pelaku usaha mikro kecil dan menengah yang mendapat panggung khusus.
“Pameran ini menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan inovasi, dunia usaha, dan para pelaku industri untuk bersama-sama mendorong percepatan transformasi sektor percetakan nasional,” ujar Daud.
Beragam teknologi mutakhir akan menjadi daya tarik utama pameran ini. Pengunjung dapat menyaksikan langsung demonstrasi mesin digital printing, offset printing, hingga terobosan cetak masa depan seperti 3D printing, UV printing, dan web-based printing system yang semakin efisien dan hemat biaya.
Daud menekankan bahwa Surabaya Printing Expo 2026 menjadi panggung bagi inovasi dalam dan luar negeri. “Pameran ini menampilkan berbagai inovasi teknologi, mesin, peralatan, material, serta solusi percetakan terkini dari pelaku industri dalam dan luar negeri,” tambahnya.
Pameran ini diposisikan sebagai platform strategis yang mempertemukan produsen, distributor, pelaku usaha, desainer, hingga profesional industri. Fokus utama adalah memperluas jejaring bisnis, mempercepat adopsi teknologi, dan mendorong pertumbuhan industri percetakan di kawasan Indonesia Timur yang masih menyimpan potensi besar.
Lebih lanjut, Daud menyampaikan harapan agar gelaran ini menjadi momentum penting bagi industri. “Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum strategis bagi para pelaku industri untuk memperkenalkan perkembangan teknologi percetakan terkini, menawarkan solusi produksi yang lebih inovatif dan berdaya saing, serta menjalin kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan,” tutupnya.
Pihak penyelenggara juga mengimbau masyarakat dan pelaku industri untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin guna memperkuat ekosistem percetakan nasional di tengah persaingan global yang semakin dinamis.
- Penulis: Mascim

