Breaking News
light_mode
Sabtu, 11 Juli 2026

Perkuat Keamanan Siber, Pemkab Sidoarjo Gandeng LSWare Korsel Demi “Layanan Publik Aman” dari Gimmick

  • account_circle Ruang Nurudin
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pertemuan di kantor Setda Sidoarjo juga dihadiri ASKOMPSI. Mereka menekankan pentingnya kolaborasi lintas daerah dalam menghadapi ancaman digital.

LSWare sendiri telah melayani lebih dari 500 organisasi dan mengamankan 200.000 server. Pengalaman itu menjadi modal penting mendukung keamanan digital di Indonesia.

Dengan dukungan ini, Sidoarjo berharap mampu menjaga kepercayaan publik sekaligus memperkuat fondasi transformasi digital yang berkelanjutan.

Meski demikian, kerja sama Pemkab Sidoarjo dengan LSWare Inc. Korea Selatan, bukan dengan tiba – tiba. Banyak temuan dilematis, atau setidaknya perusahaan keamanan siber asal Korsel ini resmi masuk melalui jalur ASKOMPSI yang menandatangani MoU di Seoul.

Yang pasti dari data – data penelusuran, LSWare merupakan perusahaan regional di Korsel dan berskala kecil bukan termasuk peringkat perusahaan global.

Selain itu, ancaman ransomware membuat Pemkab mencari proteksi instan. Produk LSWare telah tersertifikasi BSSN dan masuk e-katalog LKPP, sehingga dianggap aman secara hukum pengadaan.

Namun, dari penelusuran pula, terdapat potensi risiko. Fitur exception management bisa menjadi celah jika salah kelola. Jika pengecualian dibiarkan, itu pintu belakang bagi peretas.

Kerja sama ini memperlihatkan problematika klasikal, antara kebutuhan proteksi cepat versus risiko ketergantungan pada vendor asing, atau langkah Sidoarjo benar-benar memperkuat pertahanan digital ataukah hanya gimmick birokrasi?

  • Penulis: Ruang Nurudin
expand_less