Breaking News
light_mode
Senin, 21 September 2026
Beranda » Terkini » Sejarah dan Makna Hari Musik Nasional 9 Maret: Menghormati W.R. Supratman dan Budaya Indonesia

Sejarah dan Makna Hari Musik Nasional 9 Maret: Menghormati W.R. Supratman dan Budaya Indonesia

  • account_circle Ruang Sely
  • calendar_month Minggu, 9 Mar 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Setiap tanggal 9 Maret, Indonesia memperingati Hari Musik Nasional. Tanggal ini dipilih sebagai bentuk penghormatan terhadap Wage Rudolf Supratman, sang pencipta lagu kebangsaan “Indonesia Raya”. Namun, tahukah Anda bahwa penetapan tanggal ini sempat menimbulkan perdebatan? Yuk, simak sejarah dan makna di balik peringatan ini!

Mengapa 9 Maret Dipilih sebagai Hari Musik Nasional?

Penetapan Hari Musik Nasional pada 9 Maret didasarkan pada Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 10 Tahun 2013. Keppres ini menegaskan bahwa musik adalah ekspresi budaya universal yang mencerminkan nilai-nilai luhur kemanusiaan. Tanggal 9 Maret dipilih karena diyakini sebagai hari lahir W.R. Supratman, meskipun sempat ada perdebatan mengenai hal ini.

Kontroversi Tanggal Lahir W.R. Supratman

Beberapa pihak berpendapat bahwa W.R. Supratman sebenarnya lahir pada 19 Maret 1903, bukan 9 Maret. Perdebatan ini akhirnya diselesaikan melalui Putusan Pengadilan Negeri Purworejo pada 29 Maret 2007, yang menetapkan 19 Maret sebagai tanggal resmi kelahirannya. Namun, meskipun ada putusan tersebut, peringatan Hari Musik Nasionaal tetap dilaksanakan setiap 9 Maret sesuai dengan Keppres yang telah ditetapkan sebelumnya.

Makna Hari Musik Nasional bagi Indonesia

Hari Musikk Nasional bukan sekadar peringatan biasa. Ini adalah momen untuk merayakan kontribusi musik dalam membangun identitas dan budaya bangsa. Musik telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Indonesia, mulai dari lagu daerah hingga karya-karya nasional seperti “Indonesia Raya”.

Melalui peringatan ini, diharapkan masyarakat semakin menghargai musik sebagai sarana pemersatu bangsa dan media untuk mengekspresikan nilai-nilai kebudayaan.

Dengan memahami sejarah dan makna di balik Hari Musik Nasionall, kita bisa lebih menghargai peran musik dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Jadi, mari rayakan hari ini dengan mendengarkan lagu-lagu kebangsaan atau karya musik lokal yang membanggakan!

Baca Juga  Peringati Nuzulul Qur'an dan Bagi Takjil Warnai Harlah IKSTA ke-17
  • Penulis: Ruang Sely

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fashion show Imlek

    Peluang Bisnis Ifashion Imlek 2025, Dari Surabaya untuk Indonesia

    • calendar_month Rabu, 22 Jan 2025
    • account_circle Ruang Sely
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Imlek 2025 semakin dekat, dan antusiasme masyarakat Tionghoa di Indonesia untuk merayakan Tahun Baru China mulai terasa. Selain menjadi momen berkumpul keluarga, Imlek juga membawa peluang emas bagi para pelaku bisnis, khususnya di sektor fashion. Tradisi membeli pakaian baru untuk menyambut tahun baru menjadi simbol perubahan dan permulaan baru yang selalu ditunggu-tunggu. […]

  • hari tari internasional

    Menelusuri Jejak Tari Dunia: Kisah di Balik Hari Tari Internasional 29 April

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Di tengah gemerlap perkembangan seni kontemporer, Hari Tari Internasional yang diperingati setiap 29 April menjadi pengingat betapa tari telah menjadi bahasa universal manusia selama ribuan tahun. Tanggal ini bukan sekadar angka di kalender, melainkan penghormatan kepada Jean-Georges Noverre, sang revolusioner balet modern yang mengubah tari dari hiburan istana menjadi seni bermakna mendalam. Mari […]

  • RT RW Pilkades Sidoarjo

    Netralitas RT RW Jadi Sorotan Pilkades Sidoarjo, Wanti – Wanti Bupati Wajib Dibuktikan

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo meminta perangkat RT dan RW menjaga netralitas Pilkades Serentak 2026, terkait larangan dukungan politik calon kepala desa, demi pelayanan publik tetap objektif. Bupati Sidoarjo, Subandi, menegaskan perangkat RT maupun RW, tidak diperbolehkan terlibat sebagai tim sukses ataupun tim kampanye calon kepala desa. Penegasan itu tersampaikan dalam Deklarasi Pilkades […]

  • Earthquake, Lagu Terbaru Jisoo BLACKPINK Langsung Trending YouTube!

    Earthquake, Lagu Terbaru Jisoo BLACKPINK Langsung Trending No.1 YouTube!

    • calendar_month Sabtu, 15 Feb 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Kalau BLACKPINK comeback, dunia pasti geger! Dan kali ini, giliran sang visual sekaligus vokalis berbakat, Jisoo, yang kembali dengan lagu solo terbarunya berjudul “Earthquake”. Baru dirilis beberapa jam, lagu ini langsung melesat ke trending YouTube dan berbagai platform musik lainnya. Wah, secepat itu? Tenang, BLINK, kita kupas tuntas kenapa lagu ini begitu booming! […]

  • Dampak Pemisahan Pemilu 2029

    Pemisahan Pemilu 2029: Efisiensi Administratif atau Pengkhianatan Konstitusi?

    • calendar_month Jumat, 4 Jul 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Mahkamah Konstitusi (MK) baru saja menorehkan keputusan kontroversial dengan memisahkan penyelenggaraan Pemilu nasional dan daerah mulai 2029. Langkah ini mengakhiri sistem Pemilu lima kotak yang selama ini menjadi polemik di kalangan penyelenggara pemilu. Namun, di balik klaim efisiensi biaya dan penyederhanaan proses, muncul gelombang kritik dari para ahli hukum tata negara yang menilai […]

  • Tambak Kalanganyar

    2 Ribu Hektar Tambak Kalanganyar Hilang Dampak Rob Akan Kembali, Bupati Sidoarjo Pastikan ke Petambak!

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Langkah heroik Bupati Sidoarjo, H. Subandi, dalam meninjau langsung tambak seluas 2 ribu hektar di Desa Kalanganyar, Kecamatan Sedati, bukan sekadar rutinitas pemerintahan. Ini adalah sebuah ikhtiar menghidupkan kembali asa petambak yang sempat tenggelam bersama banjir rob selama sepuluh tahun. Di balik medan yang berat dan waktu yang telah mengikis harapan, Subandi […]

expand_less