Breaking News
light_mode
Sabtu, 12 September 2026
Beranda » Pemerintah » Polemik Dana Hibah Ormas Sidoarjo: APBD 2025 Jadi Sorotan

Polemik Dana Hibah Ormas Sidoarjo: APBD 2025 Jadi Sorotan

  • account_circle Ruang redaksi
  • calendar_month Rabu, 4 Des 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sidoarjo, Ruang.co.idBadan Penganggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sidoarjo dikejutkan dengan laporan pengesahan hasil Sidang Paripurna yang juga dihadiri Pemkab Sidoarjo di DPRD Sidoarjo pada Sabtu siang (30/11) kemarin.

Dimana dalam Sidang Paripurna, sebelum dilakukan pengesahan tentang alokasi anggaran dana hibah untuk tiga Ormas Islam di Sidoarjo, tiba – tiba berubah dihapuskan yang dianggapnya tidak sesuai dengan rapat – rapat penganggaran sebelumnya di DPRD Sidoarjo.

Alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dana hibah yang diberikan kepada tiga ormas yang dimaksudkannya tersebut, yakni Muslimat, Aisyiyah dan Fatayat NU di Kabupaten Sidoarjo untuk tahun 2025.

Oleh pihak Banggar, dinilai perubahan dokumen tersebut adanya dugaan kesalahan mekanisme persetujuan Rncangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kab. Sidoarjo tahun 2025.

Anggota Banggar DPRD Kab. Sidoarjo dari fraksi PKB, H. Usman, selanjutnya mendatangi kantor BK (Badan Kehormatan) DPRD Kab. Sidoarjo, untuk menyerahkan dokumen dugaan kesalahan mekanisme dalam proses persetujuan RAPBD Sidoarjo 2025.

Dugaan kesalahan tersebut, ditemukannya terkait pembahasan terakhir menjelang pembahasan terakhir APBD 2025, Sabtu (30/11) yang lalu.

Hal tersebut diakui Ketua BK, Dr. H. Emir Firdaus,ST.,MM., dimana kepada awak media pihaknya telah menerima berkas laporan Usman. Namun Ia mengaku belum membuka berkas yang tersimpan dalam amplop besar berwarna coklat yang diserahkannya.

Entah apa alasan yang mendasarinya, dari informasi yang didapatinya, Emir menegaskan poinnya adalah soal penghapusan dana hibah Muslimat, Fatayat dan Aisyiah. Berkas tersebut, katanya, nanti dibuka bersama 4 anggota BK lain, untuk dikaji bersama-sama. Ia berjanji dalam 2 atau 3 hari lagi akan mengadakan rapat BK untuk menyikapinya.

“Saya tidak tahu siapa saja penerima dana hibah yang dihapuskan. Setahun saya baru 3 Ormas. Mungkin ada Ormas lain yang juga dihapus setelah saya nanti buka dokumen laporan pak Usman, ” Tandasnya.

Baca Juga  Pemkot Surabaya Buka Posko THR, Pekerja Bisa Laporkan Perusahaan yang Tak Beri Tunjangan Hari Raya

Menurut Emir, laporan dugaan tersebut terkait mekanisme dalam proses persetujuan APBD, yang tidak melibatkan Banggar DPRD Sidoarjo dalam penghapusan hibah Ormas.

Dirinya sebagai anggota Banggar DPRD Sidoarjo tidak mengetahui tentang penghapusan itu, padahal alokasi dana hibah sudah dicantumkan dalam Kebijakan Umum APBD (KUA) – Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS), ” tandasnya. Karena Banggar belum sepakat dengan penghapusan hibah itu, pimpinan lalu menarik seluruh fraksi untuk dimintai persetujuan.

Sedangkan menurut Usman, kepada awak media mengatakan mekanisme rapat pimpinan dengan fraksi untuk membahas penghapusan hibah ini tidak sesuai PP 12/2018 dan Tata Tertib (Tatib) DPRD. Karena fraksi bukan alat kelengkapan dewan. “Kita punya Banggar, kenapa mengajak fraksi, ” jawab singkat Usman.

Dari informasi yang diperoleh, dana hibah yang dihapus dari Ormas, dialihkan untuk kepentingan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kab. Sidoarjo.

“Padahal dana hibah ini tidak melanggar aturan, dari tahun ke tahun APBD sudah digunakan untuk dana hibah Muslimat dan aisyiah, kenapa baru sekarang dimasalahkan?” tanya Usman.

Anggota Banggar DPRD Kab. Sidoarjo dari PAN, Bangun Winarso, juga membenarkan bahwa hibah itu sudah masuk KUA-PPAS, untuk Muslimat Rp 6 miliar, Aisyiah Rp 4 miliar dan Fatayat Rp 4 miliar. Tapi Tim Anggaran Pemkab tidak mau memasukkan dana hibah dalam APBD. Kecuali bila dana itu untuk biaya kegiatan.

“Kami tidak pernah menolak pemberian hibah, justru Tim anggaran Pemkab yang menolak setelah dapat masukan petinggi aparat hukum di Sidoarjo, ” Ujarnya.

Menurut Bangun, jika penghapusan tersebut digunakan ata dialihkan untuk kegiatan OPD, itu akan menyulitkan Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD). “Itu nanti membuat repot OPD, ” ujar Bangun lagi.

Baca Juga  Panduan Lengkap Cek Hasil Seleksi Administrasi PPPK Tahap 2 dan Cara Mengajukan Sanggahan

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui penjelasan resmi tentang terjadinya perubahan yang diduganya sebagai kesalahan prosedur penetapan tersebut. (DIN)

  • Penulis: Ruang redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sidoarjo banjir lippo

    Kota Sidoarjo Banjir, Pompa Siaga 24 Jam Dibawah Layang Tol Raya Jati Tarung Melawan Genangan Tanpa Henti

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id — Hujan deras yang mengguyur Sidoarjo pada Selasa (11/11/2025) sore kemarin, membuat kawasan di bawah layang tol di Jalan Raya Desa Jati hingga depan sebuah Mall kembali terendam setinggi mata kaki. Arus lalu lintas macet total hingga berjam-jam. Namun kali ini, pemerintah daerah tak tinggal diam. Dua rumah pompa dan tiga pompa portable […]

  • Tips Memilih Toner Wajah yang Bagus untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat

    Tips Memilih Toner Wajah yang Bagus untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat, No Lagi Breakout!

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Punya kulit berminyak itu ibarat naik roller coaster tanpa seatbelt, sering bikin panik! Baru cuci muka, eh, satu jam kemudian wajah sudah kinclong (bukan glowing, tapi berminyak). Belum lagi jerawat yang muncul tanpa izin, bikin bete pas lagi ada acara penting. Nah, kalau sudah begini, toner wajah bisa jadi senjata rahasia buat mengontrol […]

  • pendonor darah aktif Sidoarjo

    Bupati Subandi Apresiasi 1.932 Pendonor Darah Aktif Sidoarjo di HUT ke-80 PMI

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Pemkab Sidoarjo memberikan penghargaan khusus kepada 1.932 pendonor darah aktif, sebagai wujud apresiasinya, dalam peringatan HUT ke-80 Palang Merah Indonesia (PMI). Penghargaan ini menjadi bukti nyata, betapa besar peran setetes darah dalam menyelamatkan nyawa manusia. Bupati Sidoarjo, Subandi, yang menyerahkan penghargaan secara simbolis kepada pendonor dengan jumlah donor terbanyak, yang terbagi dalam […]

  • Kebiasaan Sehat yang Berisiko

    14 Kebiasaan Sehat yang Ternyata Bisa Membahayakan Tubuh Anda

    • calendar_month Jumat, 14 Feb 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Kesehatan adalah investasi terbesar yang bisa Anda miliki, dan banyak orang yang bertekad menjalani hidup lebih sehat di awal tahun. Namun, ada kebiasaan sehat yang berisiko, tidak semua kebiasaan yang tampaknya sehat itu benar-benar baik untuk tubuh kita. Dalam beberapa kasus, kebiasaan ini justru bisa membahayakan kesehatan tubuh jika dilakukan tanpa pemahaman yang […]

  • Garmin Descent G2

    Garmin Descent G2: Smartwatch Selam Canggih dengan Layar AMOLED, Daya Tahan Baterai 10 Hari dan Fitur Kesehatan Terlengkap

    • calendar_month Kamis, 13 Feb 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Garmin kembali memperkenalkan inovasi terbaru dalam dunia teknologi olahraga dengan Garmin Descent G2, smartwatch yang memadukan kecanggihan dive computer dan fungsionalitas smartwatch untuk penggemar selam dan olahraga luar ruangan. Descent G2 hadir dengan fitur selam profesional dan desain yang elegan, cocok untuk menyelam dalam berbagai kondisi. Layar AMOLED yang Jernih dan Nyaman untuk […]

  • Deep Learning Guru SD

    Deep Learning Guru SD Sidoarjo Didukung Penuh Pemkab dan DPRD Sidoarjo

    • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Semangat membangun kualitas pendidikan dasar di Sidoarjo kembali ditunjukkan dengan konkret. Sebanyak 200 lebih guru dan kepala sekolah SD dari Kecamatan Tulangan mengikuti pelatihan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) yang digelar di Pendopo Delta Wibawa, Selasa (22/7). Pelatihan ini difokuskan pada implementasi deep learning atau pembelajaran mendalam, demi mencetak generasi peserta didik yang […]

expand_less