Breaking News
light_mode
Minggu, 2 Agustus 2026
Beranda » Daerah » RPJMD Sidoarjo 2025-2029: Mimpi Baru Disetujui DPRD Tapi Ada Gerundel Potongan Dana BKK

RPJMD Sidoarjo 2025-2029: Mimpi Baru Disetujui DPRD Tapi Ada Gerundel Potongan Dana BKK

  • account_circle Ruang Nurudin
  • calendar_month Rabu, 9 Jul 2025
  • visibility 574
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sidoarjo, Ruang.co.id — Harapan baru tengah tumbuh di Kabupaten Sidoarjo. Melalui Rapat Paripurna yang sarat semangat dan dedikasi, Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang RPJMD Kabupaten Sidoarjo Tahun 2025-2029 resmi disepakati DPRD Kab. Sidoarjo, Selasa (8/7/2025).

Tak sekadar dokumen administratif, RPJMD ini adalah peta jalan kehidupan lima tahun ke depan, berisi mimpi, tekad, dan solusi untuk rakyat Sidoarjo.

“RPJMD ini bukan sekadar dokumen, melainkan janji kita kepada rakyat. Janji untuk menghadirkan keadilan, pemerataan, dan masa depan yang layak bagi seluruh warga Sidoarjo,” tegas Bupati Subandi dalam pidato sambutannya, usai disetujui dewan.

Dengan tema besar “Menata Desa, Membangun Kota Menuju Sidoarjo Metropolitan yang Berdaya Saing dan Berkelanjutan”, dokumen RPJMD ini memuat 8 tujuan, 10 sasaran, 45 indikator, serta 14 program unggulan. Fokusnya menyentuh sektor-sektor vital, yakni tentang pendidikan, kesehatan, pelayanan publik, ekonomi rakyat, hingga penguatan digitalisasi birokrasi.

“Penyusunan RPJMD ini adalah hasil gotong royong semua unsur, diantaranya pemerintah, DPRD, akademisi, pelaku usaha, media, dan masyarakat sipil. Ini bukti bahwa pembangunan bukan milik satu pihak, tapi milik bersama,” ungkap Abdillah Nasih Ketua DPRD Sidoarjo.

RPJMD ini juga menegaskan komitmen Sidoarjo sebagai kabupaten yang inklusif dan adaptif terhadap tantangan global.

Program penguatan ekonomi eksklusif, pendidikan vokasional berbasis industri kreatif, serta ekosistem digital berbasis desa menjadi prioritas utama. Tak ketinggalan, kaum muda pun turut diberi panggung dalam perencanaan.

Kusumo Adi Nugroho, S.E., Anggota fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Sidoarjo

Kiri: Kusumo Adi Nugroho, S.E., Anggota fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Sidoarjo, yang juga anggota Badan Anggaran, saat menghadiri Paripurna Pandangan Akhir Fraksi tentang Raperda RPJMD Kab. Sidoarjo tahun 2025 – 2029, di ruang Paripurna, DPRD Kab. Sidoarjo, Selasa (8/7/2025).

Harapan Kusumo Adi Nugroho, anggota muda parlemen Fraksi PDIP, pihaknya akan terus mengawal ketat dn tak segan mengkritisi atas apa yang dijanjikan rencana program – program kerja Bupati dan Wakil Bupati (Wabup), sejak kampanye hingga disampaikan dalam sambutannya ini.

Baca Juga  Banjir Selutut di Kramat Jegu: Bupati Sidoarjo Turun Langsung Beri Solusi Darurat

“Agar janji politik Bupati dan Wabup lima tahun ke depan prosesnya berjalan lancar dan tepat waktu, sehingga setiap program dapat segera diimplementasikan demi kesejahteraan rakyat Sidoarjo,” tandas Kusumo.

Yang jelas, bagi cak Bandi, sapaan akrab Bupati Subandi, RPJMD ini adalah langkah maju. Ia bukan akhir, tetapi awal dari perjalanan panjang membangun Sidoarjo yang lebih adil, tangguh, dan penuh harapan.

“Semoga Allah Ta’ala meridhai setiap langkah yang kita perjuangkan untuk kebaikan Sidoarjo tercinta,” tutup Bupati Subandi dengan suara yang bergetar haru.

Janji BKK Rp500 Juta untuk Desa, Tapi Dipotong?

Masyarakat Sidoarjo patut memberi perhatian serius terhadap dinamika politik yang menyelimuti pembahasan Raperda RPJMD 2025–2029.

Di tengah harapan besar desa atas janji bantuan keuangan Rp500 juta, mencuat kegelisahan mendalam dari sejumlah fraksi Dewan.

Mereka menilai ada potensi pemotongan dana tersebut untuk insentif kelembagaan lokal seperti RT/RW, BPD, dan LPMK.

Dalam sidang paripurna yang berlangsung Jumat lalu (4/7/2025), Fraksi Golkar secara terbuka menyatakan keberatan.

“Bantuan Keuangan Khusus (BKK) itu harus diberikan utuh. Tidak boleh dipotong untuk insentif RT-RW, LPMK-LPMD, BPD maupun purna kades,” tegas Wahyu Lumaksono, Juru bicara Fraksi Golkar,.

Ia menyebut bahwa desa besar seperti Desa Tropodo, Pabean, dan Wage, akan bisa kehilangan separuh dana bila potongan itu diberlakukan.

Sorotan tak kalah tajam datang dari Fraksi PKB. Rizza Ali Faidzin, Ketua Komisi A DPRD Sidoarjo, mengingatkan kembali janji kampanye Bupati dan Wabup yang menyatakan BKK Rp500 juta akan disalurkan tanpa syarat potongan.

“Coba simak di dalam janji politiknya, tidak ada janji BKK ini ada potongan. Lah kok sekarang mau dipotong,” ungkap Rizza yang berkomitmen akan mengawal penuh realisasi janji tersebut.

Baca Juga  2 Ribu Hektar Tambak Kalanganyar Hilang Dampak Rob Akan Kembali, Bupati Sidoarjo Pastikan ke Petambak!

Tak ketinggalan, Fraksi PDIP yang diwakili Ketuanya, Tarkita Erdianto, menyampaikan nada serupa.

Ia merasa ada keganjilan dalam naskah RPJMD yang mengatur berbagai insentif kelembagaan desa diambil dari dana BKK.

“Janjinya dulu gimana toh, kok insentif RT-RW dan lain-lain diambilkan dari BKK desa,” katanya retoris.

Padahal dalam visi besar RPJMD yang dibacakan Bupati Subandi, disampaikan pembangunan desa sebagai prioritas untuk menciptakan “pemerataan pembangunan yang adil dan merata”.

Ironis, bila justru desa-desa dengan beban kelembagaan besar harus menanggung biaya dari bantuan yang semestinya memperkuat pembangunan infrastruktur dan kesejahteraan rakyat.

Semua mata kini tertuju pada Gubernur Jawa Timur, yang akan mengesahkan Raperda ini.

Harapan cemas akan pemotongan dana anggaran masih menyala. Karena lima tahun ke depan desa tidak hanya menjadi objek pembangunan, tetapi subjek yang dihargai dengan keadilan anggaran.

Pertanyaan masyarakat Sidoarjo yang diwakili dewannya, kini sederhana namun mendalam, “apakah janji itu akan ditepati sepenuh hati?”.

  • Penulis: Ruang Nurudin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelatihan Wartawan

    Pelatihan Wartawan PWDPI Sidoarjo: Perkuat Etika dan Pertajam Karya di Tantangan Era AI

    • calendar_month Senin, 28 Jul 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • visibility 472
    • 0Komentar

    Mojokerto, Ruang.co.id – Di tengah derasnya gelombang disrupsi digital dan ancaman kecerdasan buatan atau Artificial Inteligence (AI) terhadap profesi jurnalistik, Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (DPC PWDPI) Sidoarjo hadir dengan langkah progresif. Menyelenggarakan pelatihan jurnalistik berbasis etika dan perlindungan hukum, dan tantangan AI. Selama dua hari, Sabtu–Minggu (26–27 Juli 2025), sebanyak 60 […]

  • latihan gabungan basarnas

    Melihat Latihan Gabungan BASARNAS Karuna Nisevanam di Selat Bali

    • calendar_month Kamis, 29 Agt 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • visibility 629
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Berlokasi di perairan Selat Bali, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS) Latihan gabungan dengan tajuk “Karuna Nisevanam Top Drill Exercise 2024” Kamis (29/8/2024). Latihan Karuna Nisevanam merupakan latihan SAR gabungan antara unsur yang dimiliki BASARNAS dengan unsur Kementrian atau Lembaga Pemerintah, BUMN, PIhak Swasta, organisasi berpotensi SAR. Pada tahun 2024 ini, latihan Karuna […]

  • ide kado valentine

    7 Kado Unik untuk Valentine yang Pasti Dia Suka

    • calendar_month Rabu, 5 Feb 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • visibility 520
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Bingung mau kasih kado apa buat pasangan di hari Valentine? Tenang saja, kamu tidak sendirian. Memilih hadiah yang tepat untuk orang terkasih memang bisa jadi membingungkan. Tapi jangan khawatir, artikel ini akan membantumu menemukan inspirasi kado Valentine yang pasti akan membuat pasanganmu senang. Kenapa harus repot-repot mencari kado yang unik dan berkesan? Karena […]

  • Sidang lampu hias Probolinggo

    Saksi Ahli JPU dan Kuasa Hukum Terdakwa Bentrok Memanas di Sidang Lampu Hias Probolinggo di Tipikor

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Persidangan dugaan korupsi pengadaan lampu hias Pemerintah Kota Probolinggo, kembali memunculkan perdebatan tajam di Pengadilan Tipikor Surabaya, di Jalan Ir. H. Juanda Sidoarjo, Kamis (25/6/2026). Sidang yang digelar di ruang Chandra PN Surabaya Kelas I itu, menghadirkan saksi ahli Jaksa Penuntut Umum Kejari Probolinggo, Abdul Kadir, S.T., M.M., dari Ikatan Ahli Pengadaan […]

  • Mengenal Seni Tari Tradisional Daerah Sulawesi Selatan

    Mengenal Seni Tari Tradisional Daerah Sulawesi Selatan

    • calendar_month Sabtu, 21 Sep 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • visibility 2.417
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Sulawesi Selatan, sebuah provinsi di Indonesia bagian timur, kaya akan keberagaman budaya yang tercermin dalam seni tari dan tradisi masyarakatnya. Salah satu bentuk ekspresi seni yang paling menonjol adalah tarian tradisional. Gerakan tubuh yang lincah, iringan musik yang khas, dan kostum yang indah menjadi ciri khas tarian tradisional Sulawesi Selatan. Setiap gerakan […]

  • Tumbuhan Bisa “Berbicara”? Inilah Cara Tumbuhan Berkomunikasi dan Melindungi Diri dari Ancaman

    Tumbuhan Bisa “Berbicara”? Inilah Cara Tumbuhan Berkomunikasi dan Melindungi Diri dari Ancaman

    • calendar_month Senin, 28 Okt 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • visibility 978
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Ternyata, tumbuhan bukanlah makhluk pasif yang hanya tumbuh tanpa interaksi! Para ilmuwan menemukan bahwa tumbuhan memiliki cara unik untuk “berbicara” satu sama lain, terutama dalam situasi darurat seperti saat diserang hama atau menghadapi perubahan lingkungan yang berbahaya. Meskipun mereka tidak berkomunikasi seperti manusia atau hewan, tumbuhan mengandalkan bahan kimia yang dapat mereka […]

expand_less