Breaking News
light_mode
Minggu, 13 September 2026
Beranda » Hukrim » Viral! Terbongkar Sindikat Jual Beli Ginjal Lintas Negara di Sidoarjo: Fakta Mengejutkan di Ruang Sidang

Viral! Terbongkar Sindikat Jual Beli Ginjal Lintas Negara di Sidoarjo: Fakta Mengejutkan di Ruang Sidang

  • account_circle Ruang Nurudin
  • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sidoarjo, Ruang.co.id — Sidang lanjutan perkara Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dengan modus jual beli ginjal di Pengadilan Negeri Sidoarjo berubah menjadi sorotan nasional setelah fakta-fakta mencengangkan terungkap dari kesaksian para saksi, termasuk adanya kompensasi finansial besar dan peran medsos dalam memuluskan transaksi ilegal tersebut, Selasa (4/6/2025).

Dalam persidangan maraton selama lima jam, Ketua Majelis Hakim D. Herjuna Wisnu Gautama menyoroti kesaksian Siti Nurul Haliza alias Nunu, saksi keempat yang keterangannya berbelit – Belit alias plin-plan dan berbeda dengan Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Nunu mengklaim dirinya menjadi donor ginjal atas dasar sukarela dn ikhlash, namun dalam BAP disebutkan ia menerima kompensasi sebesar Rp600 juta, sebagian sudah ditransfer ke rekening perantara terdakwa AWS sebesar Rp300 juta.

“Anda ini sebelum memberikan kesaksian di sini sudah bersumpah, dan ada sanksi hukumnya terhadap saksi kalau memberikan keterangan berbeda dengan BAP!” tegas Hakim Ketua Herjuna dalam sidang.

Tak hanya Nunu, kesaksian saksi lain, Rina, memperlihatkan sisi kelam realitas ekonomi masyarakat bawah. Ia mengaku menjual ginjalnya atas bujukan sang suami, terdakwa BA, demi mencukupi kebutuhan rumah tangga. Ironisnya, terdakwa BA sendiri pernah menjadi pendonor ginjal dua tahun sebelumnya dan kini berperan sebagai penghubung dengan calon pembeli, yang dikenalnya melalui grup Facebook “Kumpulan Pasien Hemodialisis.”

“Saya tahu total ginjal saya dijual Rp600 juta. Semua biaya berangkat ditanggung pembeli,” kata Rina dengan suara lirih yang membuat suasana ruang sidang hening seketika.

Jaksa Penuntut Umum mengungkap sindikat ini tidak hanya mengandalkan relasi personal, tapi juga membentuk struktur rapi: pembiaya, pendonor, perantara, hingga pengatur logistik perjalanan. Semua ditutupi dalih kemanusiaan, padahal praktiknya adalah perdagangan organ tubuh manusia.

Baca Juga  Polda Jatim Ungkap Kasus Pesta "Swinger" di Kota Batu

Pihak kuasa hukum terdakwa menilai proses hukum masih timpang, sebab sosok pembiaya seperti Nunu hanya dijadikan saksi padahal memiliki peran sentral. Mereka mendorong prinsip “equality before the law” agar semua pelaku, dari lapangan hingga penyandang dana, diproses secara adil dan proporsional.

Kasus ini mencuatkan urgensi revisi mekanisme pengawasan donor organ, mempertegas hukum, serta mendesak literasi digital agar masyarakat tak mudah terjebak rayuan sindikat via media sosial. Di tengah krisis ekonomi, kisah nyata ini menyisakan pelajaran bahwa kebutuhan tak seharusnya dibayar dengan nyawa, secara harfiah.

Edy Waluyo,SH.,MH. Anggota Supolo Law and Firm dari tim kuasa hukum terdakwa usai persidanganengatakan, bahwa apa yang kami tanyakan dari rasa penasaran terhadap saksi Nunu, sudah terbantu dengn pertanyaan yng disampaikan majelis hakim dan JPU.

“Fatdi fakta persidngan saksi Nunu menyampaikan kalau dia membayar dengan uang senilai Rp300 juta dari Rp.600 juta sisanya setelah operasi tlanspalansi Ginjal, ditambah yang Rp10 juta untuk kebutuhan operasional dari biaya operasional yng terungkap senilai Rp650 juta termasuk biaya operasi di rumah sakit di India, kepada klien kami AWS. Itu artinya telah yerjadi transaksional seperti yang disampikan majelis hakim,” ujar Edy.

“Sudah pasti nantinya kami akan mengajukan pra peradilan atas keterlibatan Nunu yang semestinya juga dijadikan sebagai tersangka,” tandas pungkas Edy.

Sidang akan dilanjutkan pekan depan, publik kini menanti, apakah keadilan hanya tajam ke bawah, atau bisa menembus batas!.

  • Penulis: Ruang Nurudin

Rekomendasi Untuk Anda

  • live streaming muktamar NU

    Iklan Nyempil di Live Streaming Pembukaan Muktamar NU, Peserta Online Bisa Salah Fokus

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle Ruang Gentur
    • 0Komentar

    Jombang, Ruang.co.id – Pembukaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Kabupaten Jombang, Kamis (27/8/2026), berlangsung khidmat di lokasi acara. Namun, situasi berbeda dialami peserta yang mengikuti secara daring melalui kanal YouTube Cita Entertainment. Sebuah iklan yang dinilai tidak pantas tiba-tiba muncul di layar saat acara sedang berjalan. Iklan itu tampak […]

  • Kejurprov Ju-Jitsu Gresik 2026

    Hadiri Kejurprov Gresik, Cak Yebe Dorong Target Ju-Jitsu Juara Umum PON 2028

    • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Gresik, Ruang.co.id – Ketua Dewan Penasihat IJI Kota Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, mendorong target juara umum cabang ju-jitsu pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028. Seruan itu disampaikan saat ia menghadiri Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Ju-Jitsu Piala Gubernur Jawa Timur 2026 di Wahana Ekspresi Poesponegoro, Gresik, Sabtu (29/8/2026). Pria yang akrab disapa Cak Yebe itu hadir langsung […]

  • Makanan yang Kamu Hindari Saat Buka Puasa

    Hindari 5 Makanan Ini Saat Buka Puasa untuk Kesehatan Optimal

    • calendar_month Sabtu, 1 Mar 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Ramadan telah tiba, dan saatnya kita menjalankan ibadah puasa dengan penuh semangat. Setelah seharian menahan lapar dan dahaga, momen buka puasa menjadi saat yang dinanti-nantikan sudah membayangkan makanan enak. Namun, jangan sampai rasa lapar membuatmu kalap dan memilih makanan yang kurang tepat. Alih-alih merasa kenyang dan puas, salah memilih menu buka puasa bisa […]

  • Silpa Surabaya

    Silpa Surabaya Sentuh Rp516 Miliar, Wali Kota Eri Tegaskan Bukan Anggaran Sisa

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle Ruang Gentur
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mencatatkan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) sebesar Rp516,89 miliar dalam Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025. Wali Kota Eri Cahyadi menegaskan angka tersebut merupakan komponen wajib yang dialokasikan sebagai cadangan kas untuk membiayai operasional awal tahun anggaran berikutnya. Penegasan itu disampaikan Eri Cahyadi usai mengikuti Rapat Paripurna DPRD […]

  • Jadwal Tayang Film Novocaine di Surabaya

    Jadwal Tayang Film Novocaine, Aksi Jack Quaid Taklukkan Rasa Sakit di Bioskop Surabaya Hari Ini!

    • calendar_month Rabu, 12 Mar 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – “Novocaine” (2025) siap mengguncang bioskop dengan genre aksi-thriller yang penuh kejutan. Di bawah arahan duo sutradara Dan Berk dan Robert Olsen, film ini menampilkan Jack Quaid sebagai Nathan Caine, seorang pria yang hidup dengan kondisi langka, Congenital Insensitivity to Pain (CIP), yang membuatnya kebal terhadap rasa sakit. Kisah berpusat pada Nathan, seorang pegawai […]

  • masalah gigi bungsu

    Mengurai Masalah Gigi Bungsu Sejak Dini untuk Hindari Komplikasi

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Ruang Sely
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Gigi bungsu atau wisdom teeth merupakan geraham ketiga yang terletak di posisi paling belakang pada rahang atas dan bawah. Pertumbuhan gigi geraham akhir ini umumnya mulai terjadi pada usia remaja akhir hingga dewasa muda, tepatnya antara tujuh belas hingga dua puluh lima tahun. Periode tumbuhnya gigi ini seringkali menjadi momen yang ditunggu sekaligus […]

expand_less