Breaking News
light_mode
Selasa, 27 Oktober 2026
Beranda » Pendidikan » Revisi UU Sisdiknas: Solusi Nyata Atasi Krisis Pendidikan Inklusif dan Kesejahteraan Guru

Revisi UU Sisdiknas: Solusi Nyata Atasi Krisis Pendidikan Inklusif dan Kesejahteraan Guru

  • account_circle Mascim
  • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Pembahasan revisi Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (UU Sisdiknas) kembali mencuat sebagai harapan baru untuk menyelesaikan masalah struktural di dunia pendidikan. Anggota Komite III DPD RI, Lia Istifhama, menegaskan bahwa perubahan regulasi ini harus menyentuh tiga isu kritis: akses pendidikan inklusif, ketimpangan anggaran sekolah swasta, dan beban administratif guru yang menggerus kualitas pembelajaran.

Pendidikan Inklusif Masih Jadi Pajangan Administrasi

Dalam forum legislasi di Jakarta (3/6/2025), Lia membeberkan fakta miris tentang implementasi pendidikan inklusif yang sekadar formalitas. “Di Surabaya, kelas untuk siswa difabel hanya muncul ketika ada laporan resmi. Tanpa permintaan, fasilitas pendukung seperti kurikulum adaptif atau aksesibilitas fisik diabaikan,” ujarnya.

Padahal, menurut data Kemendikbudristek 2024, hanya 1 dari 7 sekolah di Indonesia yang memiliki infrastruktur memadai untuk penyandang disabilitas. Kondisi ini memperlebar kesenjangan pendidikan dan bertentangan dengan prinsip Merdeka Belajar yang digaungkan pemerintah.

Dominasi PTN dan Ancaman Kepunahan Kampus Swasta

Persoalan lain yang mengemuka adalah ketidakadilan regulasi antara perguruan tinggi negeri (PTN) dan swasta (PTS). Lia menyoroti kebijakan penerimaan mahasiswa yang diskriminatif: “PTN bebas menambah kuota tanpa batas, sementara PTS kesulitan menarik minat calon mahasiswa.”

Baca Juga  Lia Istifhama DPD RI Beberkan Strategi Gen Z Kuasai Ekonomi Kreatif di Era Digital

Ia mengusulkan formula pendanaan berkeadilan, seperti insentif pajak untuk PTS atau kemitraan strategis PTN-PTS dalam penelitian. Tanpa intervensi kebijakan, ancaman kampus gulung tikar akan semakin nyata. Data Ditjen Dikti 2025 mencatat, 12% PTS di Jawa Timur berada di ambang kebangkrutan akibat minimnya pendaftar.

Guru Terjebak dalam Jerat Administrasi

Sebagai mantan dosen, Lia memahami betul bagaimana beban administratif menggerus waktu mengajar. “Selama pandemi, saya kehilangan tunjangan profesi 10 bulan karena laporan yang menumpuk. Banyak rekan guru mengalami nasib serupa,” kisahnya.

Survei terbaru Federasi Guru Independen Indonesia (FGII) mengungkapkan, guru menghabiskan 14 jam per minggu hanya untuk mengurus dokumen. Ironisnya, kualitas interaksi dengan siswa justru terabaikan. Padahal, penguatan kompetensi pendidik seharusnya menjadi tulang punggung revolusi pendidikan.

Langkah Strategis dalam Revisi UU Sisdiknas

Pemerintah perlu memasukkan sanksi tegas bagi sekolah yang mengabaikan inklusivitas, termasuk pencabutan izin operasional. Untuk pemerataan anggaran, kuota PTN bisa dibatasi maksimal 60% dengan alokasi dana afirmatif ke PTS.

Di sisi guru, digitalisasi pelaporan dan penghapusan 40% tugas administratif non-esensial bisa menjadi solusi. Contoh sukses ada di Finlandia, di mana guru hanya fokus pada pengajaran dengan dukungan sistem terintegrasi.

  • Penulis: Mascim

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dana hibah Ponpes Gresik

    Hibah Ponpes Manyar Gresik dari Pemprov Jatim, JPU Bongkar Fakta Penggunaan Dana Rp400 Juta di Sidang Replik

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Sidang Tipikor Surabaya kembali mengungkap fakta mengejutkan, terkait dugaan korupsi dana hibah Rp400 juta untuk Ponpes Ushulul Hikmah Al Ibrohimi, Manyar, Gresik. Dugaan pidana korupsi dana hibah dari Pemprov Jatim di lingkungan pengurus yayasan ponpes ini, jaksa penuntut menyeret dua terdakwa, yakni Moh. Zainur Rosyid dan RM. Khoirul Atho’shah, pengurus Yayasan ponpes. […]

  • 14.516 calon mahasiswa jalani utbk unair

    14.516 Calon Mahasiswa Berebut Masuk Universitas Airlangga

    • calendar_month Selasa, 30 Apr 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Universitas Airlangga Surabaya menggelar Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) melalui Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) dan di ikuti 14.516 calon mahasiswa pada Selasa (30/4). Untuk UTBK saat ini, Unair membagi menjadi dua gelombang. pada tanggal 30 April 2024 dan 2-7 Mei 2024, sementara gelombang kedua dijadwalkan pada tanggal 14-15 Mei 2024. Dan tersebar […]

  • Tanda Nada Memiliki Growth Mindset

    10 Tanda Kamu Memiliki Growth Mindset

    • calendar_month Sabtu, 5 Okt 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Dunia terus berubah dengan sangat cepat. Untuk bisa bertahan dan meraih kesuksesan di era yang penuh ketidakpastian ini, kita membutuhkan lebih dari sekadar kecerdasan. Kita membutuhkan pola pikir yang fleksibel, adaptif, dan selalu terbuka terhadap perubahan. Growth mindset adalah kunci untuk membuka pintu menuju masa depan yang lebih cerah. Growth mindset adalah […]

  • Advokat Achmad Shodiq

    Advokat Achmad Shodiq Laporkan Penyidik ke Propam Polda Jatim Terkait Sengketa Lahan dengan Yayasan Pondok Kasih Surabaya

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Advokat Achmad Shodiq dari Palenggahan Hukum Nusantara Law Firm baru-baru ini melaporkan tindakan penyidik Reserse Kriminal Umum (Reskrimum) Polda Jatim ke Direktorat Pengamanan dan Penegakan Hukum Internal (Dit Paminal) Propam dan Wakil Siddik Kepala Seksi (Wasidik) Polda Jatim. Laporan ini terkait pemanggilan dirinya untuk menindaklanjuti laporan Hana Amalia Vandayani dari Yayasan Pondok Kasih […]

  • Perlakuan beda jadi nasabah prioritas

    Rasakan Perlakuan Istimewa: Syarat dan Keuntungan Jadi Nasabah Prioritas

    • calendar_month Selasa, 24 Des 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Pernahkah Anda merasa diperlakukan berbeda saat mengunjungi sebuah bank? Ekspektasi nasabah akan pelayanan yang prima seringkali berbanding terbalik dengan kenyataan yang ada. Perbedaan perlakuan antara nasabah prioritas dan nasabah biasa menjadi sorotan. Apakah ini semata-mata karena perbedaan status keuangan atau ada faktor lain yang melatarbelakanginya? Mari kita bedah lebih dalam mengenai fenomena […]

  • prioritas difabel Pilkada

    Fasilitas Khusus untuk Difabel dan Lansia di Pilkada Serentak Surabaya 2024

    • calendar_month Rabu, 27 Nov 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 1Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Pilkada Serentak 2024 menjadi momentum penting bagi masyarakat Indonesia untuk menentukan pemimpin daerah. Tak terkecuali bagi para pemilih difabel dan lansia yang turut menggunakan hak pilihnya di TPS 16-17 RW 08, Rungkut Mapan Barat, Surabaya. Di TPS ini, sebanyak dua pemilih difabel mendapatkan perhatian khusus. Panitia memastikan mereka menjadi prioritas agar tidak […]

expand_less