Breaking News
light_mode
Minggu, 13 September 2026
Beranda » Ekbis » DPRD Jatim Minta Satgas Pangan Jatim Harus Ganyang Beras Oplosan Sebelum Merajalela

DPRD Jatim Minta Satgas Pangan Jatim Harus Ganyang Beras Oplosan Sebelum Merajalela

  • account_circle Ruang Gentur
  • calendar_month Kamis, 17 Jul 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Menyusul temuan peredaran ratusan beras oplosan berbagai merk yang dilakukan pemerintah pusat belum lama ini. Menggugah anggota DPRD Jatim untuk meminta pemprov Jatim melalui satgas pangannya segera melakukan pencegahan sejak dini.

Dijumpai di kantornya, Anggota komisi B ( bidang ekonomi) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur, Erma Susanti, meminta Satuan Tugas (Satgas) Pangan Jawa Timur segera melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar modern maupun tradisional.

“Kita tahu Jawa Timur ini merupakan salah satu lumbung padi nasional. Sehingga, kemungkinan adanya peredaran beras oplosan di masyarakat itu ada. Sehingga saya meminta agar Satgas pangan harus segera turun di pasar tradisional maupun modern untuk melakukan sidak. Masyarakat saat ini bertanya-tanya dan perlu kejelasan agar tidak was-was,” kata Erma Susanti.

Politisi PDI Perjuangan ini menekankan pentingnya langkah cepat dari Satgas Pangan, yang merupakan tim gabungan dari Dinas Perdagangan dan beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, aparat kepolisian, serta pemangku kepentingan lainnya untuk melakukan operasi pasar. Karena beras oplosan ini sangat merugikan konsumen dalam hal ini rakyat. Karena beras merupakan makanan pokok masyarakat Indonesia.

Menurut Erma, sidak diperlukan untuk memastikan apakah ratusan merek beras oplosan tersebut sudah beredar di wilayah Jawa Timur yang memiliki jumlah penduduk besar dan cakupan wilayah yang luas.

“Kalau hasil sidak sudah ada, harus langsung diumumkan secara resmi ke publik. Ini hak konsumen untuk tahu,” katanya.

Selain merugikan konsumen, peredaran beras oplosan juga berdampak negatif bagi petani.

Pasalnya, pelaku membeli gabah kualitas medium, lalu menjualnya sebagai beras premium dengan harga lebih tinggi.

“Nilai tukar petani tetap saja segitu, sedangkan di pasaran dijual dengan harga berkali lipat. Ini jelas merugikan petani kita,” tuturnya.

Baca Juga  BCA Dorong Pertumbuhan UMKM dengan Kredit Rp125 Triliun di 2024, Solusi Pembiayaan Inovatif

Erma berharap Satgas Pangan dapat segera bergerak cepat untuk melindungi masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga dan kualitas beras di pasaran.

  • Penulis: Ruang Gentur

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekda Sidoarjo Bukber Mewah

    Meski Sudah Klarifikasi, Bukber Mewah Sidoarjo Masih Marak Kritik Tajam Netizen dan Cek Fakta Kejanggalan Alibinya

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – perkembangan kejadian Sekretaris Daerah (Sekda) Sidoarjo, Fenny Apridawati, menghadiri acara buka bersama bersama kepala OPD dan camat, masih marak dan viral obrolan dan kritik tajam di medsos. Dalam cuplikan unggahan dokumentasi video yang menyebar di Medsos sejak dua minggu lalu, acara itu berlangsung di Mahabarata Palace, Surabaya, pada Jumat, 6 Maret 2026. […]

  • deklarasi pasukan gundul kemenangan Pilkada Sidoarjo

    Posko BAIK Meriahkan Kemenangan dengan Syukuran dan Cukur Gundul

    • calendar_month Kamis, 28 Nov 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Luapan kegembiraan dan wujud rasa syukur di posko BAIK atas kemenangan Paslon nomor urut 1 Subandi – Mimik Idayana, bukan hanya terjadi di kediaman Bupati terpilih sementara Subandi dan Wakil Bupati terpilih sementara Mimik Idayana, atas hasil kemenangan dari hasil hitung cepat (Quick Count) data Bakesbangpol Kabupaten Sidoarjo. Luapan ekspresi kemenangan juga […]

  • Ngantuk setelah Makan siang

    Ngantuk Setelah Makan Siang? Ini Dia Penyebabnya!

    • calendar_month Selasa, 17 Sep 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Pernahkah kamu merasa sangat mengantuk setelah menyantap makan siang? Rasanya kayak seluruh energi kita terkuras habis untuk nyeruput semangkuk bakso. Kondisi ini sangat umum terjadi dan seringkali mengganggu produktivitas. Lantas, apa sebenarnya penyebab ngantuk setelah makan dan bagaimana cara mengatasinya? Mengapa Kita Ngantuk Setelah Makan Siang? Ada beberapa faktor yang menyebabkan rasa […]

  • Arti Kode Pengumuman PPPK 2024

    Kode PPPK 2024 Terungkap! Ini Arti di Balik Huruf ‘L’ hingga ‘TH’ yang Bikin Deg-degan

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Detik-detik pengumuman hasil seleksi PPPK 2024 Tahap 2 semakin dekat. Bagi ribuan peserta yang sudah menanti sejak ujian berakhir pada 16 Mei 2025, memahami arti kode huruf seperti L, TL, atau TH adalah kunci untuk menghindari salah tafsir. Tak hanya sekadar lulus atau tidak, setiap kode menyimpan cerita berbeda yang menentukan nasib karir […]

  • Kebiasaan Sehari-hari yang Bisa Menghilangkan Komedo Tanpa Perawatan Mahal

    Kebiasaan Sehari-hari yang Bikin Komedo di Hidung Hilang Tanpa Perawatan Mahal

    • calendar_month Jumat, 21 Feb 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Pas lagi bercermin, tiba-tiba mata kita tertuju pada hidung. Dan ternyata, banyak banget komedo yang ‘bersembunyi’ di pori-pori, bikin hidung kelihatan kotor dan nggak sehat. Rasanya kayak ada “tamu tak diundang” yang bikin kesel setiap kali lihat refleksi wajah sendiri. Mau pencet-pencet takut iritasi, tapi kalau dibiarkan juga bikin kulit kelihatan kotor. Masalah […]

  • KPP Mining CSR Inklusi Disabilitas

    Aku, Kamu, Kita Setara: KPP Mining Dorong Dunia Kerja Inklusif Lewat CSR

    • calendar_month Jumat, 20 Des 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Dalam rangka Annual Meeting KPP Mining 2024, PT Kalimantan Prima Persada (KPP Mining) bersama Yayasan Bhakti Kinasih Mandiri (Rumah Kinasih) menggelar kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk “Aku, Kamu, Kita Setara”. Acara ini menjadi langkah nyata untuk mendukung sosiopreneurship dan menciptakan ekosistem kerja yang inklusif bagi penyandang disabilitas. Bertempat di Double Tree […]

expand_less