Breaking News
light_mode
Rabu, 28 Oktober 2026
Beranda » Pendidikan » Sekolah Hukum dan Politik Kebangsaan: Fiqh Nusantara Perkuat NKRI dan Pancasila

Sekolah Hukum dan Politik Kebangsaan: Fiqh Nusantara Perkuat NKRI dan Pancasila

  • account_circle Mascim
  • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Pimpinan Wilayah Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama Jawa Timur secara resmi meluncurkan Sekolah Hukum dan Politik Kebangsaan melalui webinar nasional yang dihadiri lebih dari lima ratus peserta. Acara bertajuk “Negara Pancasila dan Fiqh Kenegaraan: Meneguhkan Islam Nusantara dalam Demokrasi Konstitusional” ini menjadi wadah integrasi pemikiran hukum, politik, dan keislaman secara komprehensif. Jum’at, (22/8/2025).

Gagasan pendirian sekolah ini dicetuskan oleh Prof. Dr. Hufron, S.H., M.H., Guru Besar Hukum Tata Negara yang konsisten mengembangkan pemikiran konstitusi. Prof. Hufron menekankan bahwa sekolah ini merupakan laboratorium gagasan strategis untuk menjawab dinamika global. “Sarjana NU tidak boleh hanya menjadi penonton dalam arus besar hukum dan politik bangsa. Kita harus menjadi motor penggerak yang menanamkan nilai Islam Nusantara sekaligus menjaga marwah Pancasila,” tegas Prof. Hufron.

Plt Ketua Umum PW ISNU Jawa Timur, Prof. Dr. H. M. Afif Hasbullah, S.H., M.Hum., menjelaskan visi strategis sekolah ini dalam penguatan nilai kebangsaan. “ISNU hadir sebagai pengawal nilai di tengah arus globalisasi, tantangan ideologi, hukum dan moral. Sarjana NU harus meneguhkan bahwa Islam Nusantara adalah wajah Islam yang ramah, berbudaya, dan sejalan dengan Pancasila,” jelasnya. Sekolah ini dirancang untuk mencetak kader yang mampu menjawab tantangan kontemporer dengan pendekatan Islam Nusantara.

Keynote speaker Prof. Drs. KH. Yudian Wahyudi, M.A., Ph.D., selaku Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila yang diwakili oleh Prof. Dr. H. Agus Moh. Najib, S.Ag., M.Ag., memaparkan integrasi maqashid syariah dalam kurikulum sekolah. “Pancasila bukan sesuatu yang asing, justru ia adalah pengejawantahan nilai-nilai maqashid syariah dalam konteks kebangsaan dan kenegaraan Indonesia,” ujar Prof. Agus. Pendekatan ini akan menjadi fondasi utama dalam pengembangan materi pembelajaran.

Baca Juga  ARJUNU AWARD 2026, Puncak Apresiasi untuk Kerja Sunyi Pengelola Jurnal PTNU

Dr. (HC) KH. Afifuddin Muhajir, M.Ag., Wakil Rais Aam PBNU, menjelaskan penerapan metodologi fiqh dalam pembelajaran di sekolah kebangsaan. “Negara bukan tujuan, melainkan alat (wasilah). Tujuan yang sesungguhnya adalah tegaknya keadilan, terwujudnya kemaslahtan dan terlaksananya maqāṣid al-sharī‘ah,” ungkapnya. Pendekatan ini menekankan pada substansi rather than forma belaka.

Prof. Dr. KH. Moh. Noor Harisuddin, M.Fil.I., Guru Besar Ilmu Ushul Fiqh UIN KHAS Jember, memaparkan implementasi nilai kebangsaan dalam kurikulum sekolah. “NKRI sudah syariah, maka tidak perlu disyariahkan lagi. Fiqh Nusantara tidak dimaksudkan untuk mengganti Pancasila atau NKRI, melainkan menguatkan keduanya,” paparnya. Pendekatan ini akan diimplementasikan melalui studi kasus dan diskusi kontekstual.

Prof. Dr. Moh. Fadli, S.H., M.Hum., Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Brawijaya, menjelaskan integrasi regulasi dalam pembelajaran. “Sila pertama dan kedua memberikan landasan moral, sila ketiga dan keempat menjadi metode kerja dalam membangun persatuan serta musyawarah demokratis, sedangkan sila kelima adalah tujuan puncak berupa keadilan sosial,” ungkap Prof. Fadli. Kerangka ini akan menjadi panduan dalam analisis kebijakan publik.

Sebagai penutup, Prof. Dr. Hufron, S.H., M.H., menyampaikan model pembelajaran yang akan diterapkan. “Islam, Pancasila, dan sistem hukum nasional tidak berdiri bertentangan, melainkan saling menopang. Kehadiran negara adalah sebuah keniscayaan, negara dipahami sebagai wasilah untuk mewujudkan kemanusiaan, kemaslahatan, dan keadilan,” tegas Prof. Hufron. Sekolah akan menggunakan metode dialog interaktif dan studi kasus aktual.

Webinar ini menandai komitmen PW ISNU Jawa Timur dalam pengembangan pemikiran kebangsaan. Kegiatan Sekolah Hukum dan Politik Kebangsaan akan berlangsung rutin setiap bulan dengan melibatkan berbagai universitas mitra.

  • Penulis: Mascim

Rekomendasi Untuk Anda

  • Job Fair Sidoarjo 2025

    Job Fair Hybrid Sidoarjo 2025: Ribuan Peluang, Separuh yang Hadir – Apa yang Salah?

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id — Ribuan pencari kerja memadati platform Siap Kerja untuk mengikuti Job Fair Hybrid Sidoarjo 2025. Sebanyak 5.000 pendaftar tercatat, namun hanya sekitar 2.114 yang benar-benar hadir untuk sesi wawancara tatap muka. Fakta ini menyisakan tanya besar di benak publik, di mana sisanya? Acara yang diselenggarakan oleh Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Sidoarjo ini menampilkan […]

  • Ritual pradaksina

    Menyibak Rahasia Pradaksina: Ritual Biksu Thudong yang Menghidupkan Kembali Spirit Borobudur

    • calendar_month Senin, 12 Mei 2025
    • account_circle Ruang Sely
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Kedatangan 36 biksu Thudong asal Thailand di Candi Borobudur bukan sekadar kunjungan biasa. Mereka membawa misi spiritual yang dalam, melakukan ritual pradaksina sebagai bagian dari perayaan Waisak. Sabtu (9/5/2025) sore menjadi saksi bisu langkah-langkah khidmat mereka mengelilingi stupa induk, menorehkan makna di setiap putaran. Pradaksina: Lebih dari Sekadar Mengelilingi Stupa Filosofi di Balik […]

  • Pendaki hilang di Gunung Wilis

    Pendaki Asal Cengkareng Hilang di Gunung Wilis, Tim SAR Lanjutkan Pencarian

    • calendar_month Senin, 14 Okt 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Nganjuk, Ruang.co.id – Agus (24), seorang pendaki asal Cengkareng, Jakarta Barat, yang dilaporkan hilang di Gunung Wilis, Nganjuk, hingga kini masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan. Pencarian yang telah memasuki hari kelima pada Senin (14/10) ini belum membuahkan hasil. Menurut Novix Heryadi, Koordinator Unit Siaga SAR Bojonegoro, sebanyak 130 personel dikerahkan untuk melanjutkan […]

  • BMKG Juanda waspada Cuaca ekstrem Surabaya

    Cuaca Surabaya Lagi Liar! BMKG: Waspada Ekstrem Sampai 10 Januari

    • calendar_month Senin, 6 Jan 2025
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Kota Surabaya kembali diwarnai peringatan cuaca ekstrem dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda. Prediksi ini mencakup potensi hujan lebat disertai angin kencang yang akan berlangsung hingga 10 Januari 2025. Warga diminta untuk tetap waspada terhadap kemungkinan banjir dan dampak lainnya. Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Juanda, Teguh Tri Susanto, […]

  • soundtrack film Jumbo

    Jumbo Tak Hanya Pecahkan Rekor Box Office, Ini Rahasia Soundtracknya yang Bikin Melekat di Hati!

    • calendar_month Rabu, 9 Apr 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Gerai bioskop ramai dipenuhi antrean penonton sejak film animasi Jumbo dirilis pada Hari Idul Fitri 2025. Tak butuh waktu lama bagi karya anak bangsa ini untuk mencatatkan diri sebagai film animasi terlaris sepanjang sejarah perfilman Indonesia, dengan total penonton mencapai 775.502 hanya dalam 6 hari. Namun yang membuat Jumbo benar-benar istimewa bukan hanya […]

  • Konflik PCNU Sidoarjo

    Konflik Ketum PBNU (Masih) Memanas, Ini Seruan Ketua Tanfidziyah PCNU Sidoarjo

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Konflik internal di tubuh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama atau PBNU, juga berdampak pada daerah – daerah. Di Sidoarjo, Jawa Timur, KH. M. Zainal Abidin,M.Pd., Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang/ PC NU Sidoarjo, merasa kebingungan untuk memilihnya. Ia lebih memilih menunggu hasil keputusan terbanyak para kyai, dan mungkin sepertinya cenderung lebih memilih ketua tanfiziyah […]

expand_less